Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

EVALUASI PEMANFAATAN LAHAN DAN TATA BANGUNAN PADA SUB KAWASAN HARMONI, JAKARTA PUSAT Mekar Sari Suteja; Priscilla Epifania Ariaji; Sharon Esther Thessalonia M.; Lidya Zoraya Pranata; Alvina Daniella Susanto
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (IN PRESS)
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/v86yv942

Abstract

Kawasan Harmoni merupakan salah satu kawasan strategis di Jakarta Pusat yang mengalami transformasi signifikan dalam aspek pemanfaatan lahan dan penataan bangunan, terutama setelah diberlakukannya Peraturan Gubernur (Pergub) No. 31 Tahun 2022 sebagai pengganti Peraturan Daerah (Perda) No. 1 Tahun 2014. Penelitian ini bertujuan agar dapat menganalisis dinamika perubahan fungsi lahan dan bentuk bangunan di Kawasan Harmoni, serta mengkaji relevansi dan urgensi penyusunan Panduan Rancang Kota (PRK) sebagai instrumen pengendalian pemanfaatan ruang yang adaptif terhadap perkembangan perkotaan. Penelitian dilaksanakan dengan metode deskriptif kualitatif melalui studi literatur, pengamatan di lapangan, dan analisis kebijakan spasial. Fokus kajian diarahkan pada zona perencanaan P1 dan P2 yang menjadi representasi area dengan potensi perubahan tertinggi akibat pengaruh pembangunan infrastruktur strategis seperti MRT fase 2 serta pendekatan Transit Oriented Development (TOD). Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran fungsi lahan dari hunian menuju komersial yang signifikan, serta perubahan bentuk, massa, dan skala bangunan yang cenderung berkembang secara vertikal dan padat. Transformasi ini terjadi dalam rentang waktu antara implementasi Perda No. 1 Tahun 2014 hingga diberlakukannya Pergub No. 31 Tahun 2022. Temuan tersebut memberikan kontribusi penting sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan kebijakan tata ruang dan rancang kota di Kawasan Harmoni, yang diharapkan dapat dituangkan dalam penyusunan Panduan Rancang Kota Kawasan Harmoni guna mendukung pengendalian pemanfaatan ruang yang berkelanjutan dan responsif terhadap dinamika perkotaan.
SOSIALISASI REKOMENDASI PENATAAN TEMATIK FUNGSI LAHAN PADA KAWASAN BERBASIS TRANSIT STASIUN MRT HARMONI Mekar Sari Suteja; Nina Carina; Ivan Karel Surya; Kevin Purnomo; Pricilia Chandra; Josephine Quin Destania; Wynne Eileen
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.38017

Abstract

The construction of the Harmoni MRT Station, scheduled for completion in 2027, marks a transformative phase for the area as a strategic hub within Jakarta’s public transportation network. Over the next three years, the area is projected to experience significant changes in its spatial structure and community activities. This Community Service Program (PKM) continues previous research focused on recommendations for organizing supporting activities and pedestrian networks within the Harmoni Sub-area. This article emphasizes disseminating spatial planning recommendations through a thematic land-use concept for the transit-oriented area surrounding the station, in collaboration with the DCKTRP of DKI Jakarta. The program began by presenting initial research results to the partner agency to gather feedback and discuss potential development plans. Data collection employed a descriptive-comparative approach through literature studies of similar cases, while analysis utilized the 5D framework (density, diversity, design, destination accessibility, distance to transit) to formulate recommendations for transit-oriented development (TOD). The findings indicate the need for an Urban Design Guideline (PRK) integrating office, culinary, vertical housing, and public space functions within a pedestrian-oriented spatial system. The proposed planning framework aims to preserve the historical character of the Gajah Mada–Hayam Wuruk corridor while enhancing urban vitality through adaptive, efficient, and sustainable mixed-use design. These recommendations are expected to form the basis for the Harmoni PRK in accordance with Jakarta Governor Regulation No. 31 of 2022.   ABSTRAK Pembangunan Stasiun MRT Harmoni yang ditargetkan selesai pada tahun 2027 menandai fase transformasi kawasan sebagai simpul strategis transportasi publik Jakarta. Dalam tiga tahun ke depan, kawasan ini diproyeksikan mengalami perubahan signifikan pada pola ruang dan aktivitas masyarakat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini melanjutkan penelitian sebelumnya yang berfokus pada rekomendasi penataan aktivitas pendukung dan jalur pedestrian di Sub-Kawasan Harmoni. Artikel ini menitikberatkan pada sosialisasi rekomendasi penataan ruang melalui konsep penataan tematik fungsi lahan untuk kawasan berbasis transit di sekitar stasiun, berkolaborasi dengan DCKTRP DKI Jakarta. Program diawali dengan mempresentasikan hasil penelitian awal kepada lembaga mitra untuk menampung masukan dan mendiskusikan potensi rencana pembangunan. Pengumpulan data menggunakan pendekatan deskriptif-komparatif melalui kajian pustaka kasus sejenis, sementara analisis menggunakan konsep 5D (density, diversity, design, destination accessibility, distance to transit) untuk merumuskan rekomendasi kawasan berbasis transit (TOD). Temuan menunjukkan perlunya Panduan Rancang Kota (PRK) yang mengintegrasikan fungsi perkantoran, kuliner, hunian vertikal, dan ruang publik dalam sistem spasial yang berorientasi pada pejalan kaki. Kerangka perencanaan yang diusulkan bertujuan menjaga karakter historis Koridor Gajah Mada Hayam Wuruk sekaligus meningkatkan vitalitas perkotaan melalui desain mixed-use yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan. Rekomendasi ini diharapkan menjadi dasar bagi PRK Harmoni sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 31 Tahun 2022.