Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

THE IMPLEMENTATION OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN THE FORMATION OF RELIGIOUS CHARACTER AMONG INMATES IN THE PAREPARE CITY CORRECTIONAL FACILITY Zalzabila, Jumrana; Mahsyar, Mahsyar; Ahdar, Ahdar
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (September)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/fj.v5i2.4532

Abstract

Islamic education in the Parepare Correctional Institution plays a crucial role in shaping the religious character of inmates. This study examines the implementation of religious education as a rehabilitation effort that focuses not only on cognitive aspects but also on moral and spiritual values. The methods used include interviews, observations, and documentation, with descriptive data analysis. The results indicate that religious activities, such as communal prayers and Quran recitations, successfully enhance the religious awareness of inmates. However, challenges such as staff competency and inmate boredom need to be addressed to achieve optimal outcomes. This study provides recommendations for developing more effective and innovative training programs to support the social reintegration of inmates.
Efektivitas Metode Ummi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada Peserta Didik MTs Plus Al-Ishlah Bondowoso Cabang Timika Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah Sutriani, Sutriani; Ahdar, Ahdar; Jufri, Muhammad; Marhani, Marhani; Herdah, Herdah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1909

Abstract

Penelitian ini membahas tentang efektivitas Metode Ummi dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an peserta didik MTs Plus Al-Ishlah Bondowoso Cabang Timika Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbdaan kemampuan membaca al-Qur’an peserta didik sebelum dan sesudah penerapan metode Ummi serta menganalisis efektivitas Metode Ummi dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an peserta didik, yang diukur melalui aspek makharijul huruf, tajwid, fashahah, dan irama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenisQuasy-eksperiment dengan model Nonequivalent Control Group. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-VIII-IX dengan teknik pengambilan sampel adalah cluster sampling. Teknik pengumpulann data meliputi tes (Pretest dan Posttest), angket dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal tes lisan, lembar angket untuk mengukur tingkat efektivitas dan kemampuan peserta didik selama pembelajaran, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistic deskriptif dan inferensial melalui uji Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan: (1) adanya perbedaan signifikan antara kemampuan awal dan akhir pada kedua kelas. Setelah penerapan Metode Ummi, kelas eksperimen mengalami peningkatan yang jauh lebih tinggi dengan nilai posttest 84,67, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 67,86. (2) Efektivitas metode Ummi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik dibuktikan melalui uji independent samples t-test berdasarkan uji independent samples t-test dengan nilai signifikansi < 0,001 < 0,05 dan nilai t-hitung = -5,737 yang lebih besar secara dibanding t-tabel, sehingga H? ditolak dan H? diterima.
Membangun Sikap Karakter Toleransi di Sekolah Multikultural: Strategi Guru Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 5 Mimika Kamsir, Kamsir; Saleh, Muhammad; Ahdar, Ahdar; Halik, Abdul; Musyarif, Musyarif
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1910

Abstract

Tulisan ini menyelidiki bagaimana guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menggunakan strategi pembelajaran untuk meningkatkan toleransi beragama pada siswa di SD Negeri 5 Mimika, sebuah sekolah dasar multikultural yang memiliki keberagaman agama, suku, dan budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis metode pedagogis yang digunakan oleh guru PAI untuk membangun sikap toleransi dalam lingkungan belajar yang heterogen. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif dan fenomenologis. Observasi kelas, dokumentasi, dan wawancara menyeluruh digunakan untuk mengumpulkan data. Informasi penelitian terdiri dari guru pendidikan anak-anak (PAI), kepala sekolah, guru kelas, dan siswa Muslim dan non-Muslim. Hipotesis awal penelitian ini adalah bahwa perkembangan sikap toleransi pada peserta didik sangat dipengaruhi oleh peran guru PAI sebagai contoh, mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran, dan membantu siswa dari berbagai agama berinteraksi dengan baik. Temuan penelitian ini mendukung hipotesis ini. Melalui contoh, kegiatan kolaboratif, pembelajaran kontekstual, dan pendekatan komunikasi pribadi, guru PAI terbukti meningkatkan toleransi. Sementara hal-hal yang mendukung adalah budaya sekolah yang inklusif, hal-hal yang menghambat adalah konflik kecil antara siswa dan kurangnya dukungan orang tua. Secara keseluruhan, guru PAI memainkan peran penting dalam menciptakan keseimbangan keberagaman dengan menggunakan strategi pedagogis yang kontekstual dan adaptif.
ACCULTURATION OF ISLAMIC CULTURE AND SAYYANG PATTU’DU AT DESA LERO, DISTRICT SUPPA, REGENCY PINRANG Musyarif, Musyarif; Ahdar, Ahdar; Multazam, Multazam
Jurnal Diskursus Islam Vol 8 No 1 (2020): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v8i1.13589

Abstract

The tradition of sayyang pattu'du is the ancestral culture of Mandar which is combined with Islamic culture, as a form of appreciation to the children who love the Qur'an, so it becomes a motivation for children to immediately attend the Qur'an. The sub-problems in this study, namely 1) How the beginning of the emergence of the tradition of Sayyang Pattu'du, 2) How is the procedure for implementing the tradition of Sayyang Pattu'du in the village of Lero, 3) How is the acculturation of Islam with the tradition of Sayyang Pattu'du. and the purpose of this research is to find out the beginning of the emergence of the tradition of Sayyang Pattu'du in the village of Lero. This type of research is descriptive qualitative research using data collection techniques namely observation, interviews, and documentation. The approach used is historical approach, sociology, anthropology, phenomenology and theology. Data analysis techniques used are deductive, inductive and comparative. The results showed that: the beginning of the emergence of the tradition of sayyang pattu'du when Islam entered in the land of Mandar during the reign of the kingdom of Balanipa, namely the fourth king Daetta tommuane, which was under the preachers. Then it was developed by K.H Muhammad Tahir Imam Lapeo, so that this tradition developed and was carried out until in the village of Lero because the majority of the population was the Mandar tribe. In the village of Lero, the implementation of the sayyang pattu'du tradition was carried out every two years coupled with the birthday of the Prophet Muhammad. The procedure for implementing it is through several stages, namely first preparing the things needed, ma'barasanji, marrattas baca and parrawana. This tradition is an acculturation of Islam and the culture of Mandar ancestral ancestors. The acculturation of Islam and the culture of the ancestors of the mandar found in the tradition of sayyang pattu'du are khatam al-Qur'an, the birthday of the Prophet Muhammad, reading of barzanji, traditional customs of Mandar, Mandar art (rawana and kalinda'da), motivating others, and hospitality