Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

THE IMPLEMENTATION OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN THE FORMATION OF RELIGIOUS CHARACTER AMONG INMATES IN THE PAREPARE CITY CORRECTIONAL FACILITY Zalzabila, Jumrana; Mahsyar, Mahsyar; Ahdar, Ahdar
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (September)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/fj.v5i2.4532

Abstract

Islamic education in the Parepare Correctional Institution plays a crucial role in shaping the religious character of inmates. This study examines the implementation of religious education as a rehabilitation effort that focuses not only on cognitive aspects but also on moral and spiritual values. The methods used include interviews, observations, and documentation, with descriptive data analysis. The results indicate that religious activities, such as communal prayers and Quran recitations, successfully enhance the religious awareness of inmates. However, challenges such as staff competency and inmate boredom need to be addressed to achieve optimal outcomes. This study provides recommendations for developing more effective and innovative training programs to support the social reintegration of inmates.
Efektivitas Metode Ummi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada Peserta Didik MTs Plus Al-Ishlah Bondowoso Cabang Timika Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah Sutriani, Sutriani; Ahdar, Ahdar; Jufri, Muhammad; Marhani, Marhani; Herdah, Herdah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1909

Abstract

Penelitian ini membahas tentang efektivitas Metode Ummi dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an peserta didik MTs Plus Al-Ishlah Bondowoso Cabang Timika Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbdaan kemampuan membaca al-Qur’an peserta didik sebelum dan sesudah penerapan metode Ummi serta menganalisis efektivitas Metode Ummi dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an peserta didik, yang diukur melalui aspek makharijul huruf, tajwid, fashahah, dan irama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenisQuasy-eksperiment dengan model Nonequivalent Control Group. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-VIII-IX dengan teknik pengambilan sampel adalah cluster sampling. Teknik pengumpulann data meliputi tes (Pretest dan Posttest), angket dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal tes lisan, lembar angket untuk mengukur tingkat efektivitas dan kemampuan peserta didik selama pembelajaran, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistic deskriptif dan inferensial melalui uji Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan: (1) adanya perbedaan signifikan antara kemampuan awal dan akhir pada kedua kelas. Setelah penerapan Metode Ummi, kelas eksperimen mengalami peningkatan yang jauh lebih tinggi dengan nilai posttest 84,67, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 67,86. (2) Efektivitas metode Ummi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik dibuktikan melalui uji independent samples t-test berdasarkan uji independent samples t-test dengan nilai signifikansi < 0,001 < 0,05 dan nilai t-hitung = -5,737 yang lebih besar secara dibanding t-tabel, sehingga H? ditolak dan H? diterima.
Membangun Sikap Karakter Toleransi di Sekolah Multikultural: Strategi Guru Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 5 Mimika Kamsir, Kamsir; Saleh, Muhammad; Ahdar, Ahdar; Halik, Abdul; Musyarif, Musyarif
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1910

Abstract

Tulisan ini menyelidiki bagaimana guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menggunakan strategi pembelajaran untuk meningkatkan toleransi beragama pada siswa di SD Negeri 5 Mimika, sebuah sekolah dasar multikultural yang memiliki keberagaman agama, suku, dan budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis metode pedagogis yang digunakan oleh guru PAI untuk membangun sikap toleransi dalam lingkungan belajar yang heterogen. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif dan fenomenologis. Observasi kelas, dokumentasi, dan wawancara menyeluruh digunakan untuk mengumpulkan data. Informasi penelitian terdiri dari guru pendidikan anak-anak (PAI), kepala sekolah, guru kelas, dan siswa Muslim dan non-Muslim. Hipotesis awal penelitian ini adalah bahwa perkembangan sikap toleransi pada peserta didik sangat dipengaruhi oleh peran guru PAI sebagai contoh, mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran, dan membantu siswa dari berbagai agama berinteraksi dengan baik. Temuan penelitian ini mendukung hipotesis ini. Melalui contoh, kegiatan kolaboratif, pembelajaran kontekstual, dan pendekatan komunikasi pribadi, guru PAI terbukti meningkatkan toleransi. Sementara hal-hal yang mendukung adalah budaya sekolah yang inklusif, hal-hal yang menghambat adalah konflik kecil antara siswa dan kurangnya dukungan orang tua. Secara keseluruhan, guru PAI memainkan peran penting dalam menciptakan keseimbangan keberagaman dengan menggunakan strategi pedagogis yang kontekstual dan adaptif.
ACCULTURATION OF ISLAMIC CULTURE AND SAYYANG PATTU’DU AT DESA LERO, DISTRICT SUPPA, REGENCY PINRANG Musyarif, Musyarif; Ahdar, Ahdar; Multazam, Multazam
Jurnal Diskursus Islam Vol 8 No 1 (2020): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v8i1.13589

Abstract

The tradition of sayyang pattu'du is the ancestral culture of Mandar which is combined with Islamic culture, as a form of appreciation to the children who love the Qur'an, so it becomes a motivation for children to immediately attend the Qur'an. The sub-problems in this study, namely 1) How the beginning of the emergence of the tradition of Sayyang Pattu'du, 2) How is the procedure for implementing the tradition of Sayyang Pattu'du in the village of Lero, 3) How is the acculturation of Islam with the tradition of Sayyang Pattu'du. and the purpose of this research is to find out the beginning of the emergence of the tradition of Sayyang Pattu'du in the village of Lero. This type of research is descriptive qualitative research using data collection techniques namely observation, interviews, and documentation. The approach used is historical approach, sociology, anthropology, phenomenology and theology. Data analysis techniques used are deductive, inductive and comparative. The results showed that: the beginning of the emergence of the tradition of sayyang pattu'du when Islam entered in the land of Mandar during the reign of the kingdom of Balanipa, namely the fourth king Daetta tommuane, which was under the preachers. Then it was developed by K.H Muhammad Tahir Imam Lapeo, so that this tradition developed and was carried out until in the village of Lero because the majority of the population was the Mandar tribe. In the village of Lero, the implementation of the sayyang pattu'du tradition was carried out every two years coupled with the birthday of the Prophet Muhammad. The procedure for implementing it is through several stages, namely first preparing the things needed, ma'barasanji, marrattas baca and parrawana. This tradition is an acculturation of Islam and the culture of Mandar ancestral ancestors. The acculturation of Islam and the culture of the ancestors of the mandar found in the tradition of sayyang pattu'du are khatam al-Qur'an, the birthday of the Prophet Muhammad, reading of barzanji, traditional customs of Mandar, Mandar art (rawana and kalinda'da), motivating others, and hospitality
Strategy for Utilizing Artificial Intelligence in Islamic Religious Education Learning Ahmad, Hamidah; Ahdar, Ahdar; Halik, Abdul; Akib D, Muh.; Yani, Ahmad
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 24, No 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v24i2.9509

Abstract

ENGLISH: Strategy for Utilizing Artificial Intelligence in Islamic Religious Education Learning in Junior High SchoolsObjective: This study aims to develop strategies for the ethical and practical use of Artificial Intelligence (AI) features in the Canva application to transform Islamic Religious Education (IRE) learning at the junior high school level. Method: The research method used a qualitative descriptive approach. Data was collected through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis. Results: Canva's Magic Studio and automation feature reduced material preparation time to 30–60 minutes, enabling the production of relevant visual media. The “SIKAP” blended learning model with strict Islamic content control increased student motivation, theological understanding, memory, classroom interaction, and pedagogical efficiency. Conclusion: The integration of Canva-based AI, which is ethical and strictly supervised by humans (human-in-the-loop), has proven capable of revitalizing junior high school PAI learning, making it more engaging and relevant to the digital generation without compromising Islamic values or the role of teachers as guardians of morals. Contribution: This study developed a replicable and low-cost “Blended PAI-AI with Islamic Content Control” model for PAI teachers in Indonesia. It enriched the TPACK theory with the dimensions of Islamic ethics and content validation in AI-assisted religious education.INDONESIOA: Strategi Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran PAI di SMPTujuan: Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi pemanfaatan fitur Kecerdasan Buatan (AI) pada aplikasi Canva secara etis dan efektif untuk mentransformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di jenjang SMP. Metode: Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam serta analisis dokumen. Hasil: Fitur Magic Studio dan otomatisasi Canva mengurangi waktu persiapan materi menjadi 30–60 menit, menghasilkan media visual relevan. Model blended learning “SIKAP” dengan kontrol konten Islami ketat meningkatkan motivasi siswa, pemahaman teologis, daya ingat, interaksi kelas, dan efisiensi pedagogis. Kesimpulan: Integrasi AI berbasis Canva yang etis dan diawasi ketat oleh manusia (human-in-the-loop) terbukti mampu merevitalisasi pembelajaran PAI jenjang SMP sehingga lebih menarik dan relevan bagi generasi digital tanpa mengorbankan nilai-nilai Islam maupun peran guru sebagai penjaga akhlak. Kontribusi: Penelitian ini mengembangkan model “Blended PAI-AI dengan Kontrol Konten Islami” yang mudah direplikasi dan berbiaya rendah untuk guru PAI di Indonesia, serta memperkaya teori TPACK dengan dimensi etika Islam dan validasi konten dalam pendidikan agama berbantuan AI.