Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Non formal

Pengaruh Pendidikan Bagi Perempuan untuk Mendapat Kesempatan Kerja Guna Meningkatkan Perekonomian Keluarga Yansyah, Deri; Wati, Evy Ratna Kartika; Nurrizalia, Mega; Kurniawan, M. Ilham; Batrisya, Amira; Wulandari, Riska
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 1 No. 3 (2024): March
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v1i3.352

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak sekolah terhadap prospek kerja perempuan. Studi ini juga bermaksud untuk menyelidiki masalah yang dihadapi perempuan di sektor yang tidak terorganisir. Pendekatan penelitian kualitatif dan deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian yang memberikan nilai tinggi pada informasi verbal, pengamatan mendalam, dan memahami makna dari asal-usul fenomena sosial atau humanisme dikenal sebagai penelitian kualitatif. Alih-alih menggunakan populasi, pendekatan kualitatif beralih dari individu yang terisolasi ke lokasi dengan keadaan sosial yang sebanding. Pendekatan kualitatif yang subjektif, naratif, dan mencakup semuanya, memiliki kapasitas untuk menghasilkan teori. Dalam proses penelitian, pendekatan kualitatif lebih penting daripada hasil yang akan terjadi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam pekerjaan perempuan, meningkatkan pendapatan keluarga, dan mengatasi masalah yang dihadapi perempuan di pasar tenaga kerja resmi dan informal.
Peran Perempuan dalam Pengembangan Desa Wisata Guna Mengatasi Kesenjangan Gender di Sektor Wisata Marizka, Refi; Nurrizalia, Mega; Wati, Evy Ratna Kartika; Fadsyah, Nazwa Aulia; Sari, Lia Puspita; Lusiyani, Lusiyani
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 1 No. 3 (2024): March
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v1i3.358

Abstract

Kesenjangan gender di sektor wisata masih sangat terlihat, hal ini tentu merupakan konstruksi sosial yang buruk. Kesenjangan ini mempengaruhi kesempatan perempuan berpartisipasi dalam pengembangan wisata karena dianggap tidak berdaya dalam mengembangkan desa wisata dan disibukkan dengan pekerjaan rumah tangga. Padahal, perempuan juga makhluk sosial yang memiliki hak yang sama pada sektor wisata. Jika perempuan diikutsertakan dapat memaksimalkan pengembangan desa wisata melalui ketrampilan dan kreativitas perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran perempuan yang dapat diikutsertakan dalam pengembangan desa wisata. Studi ini juga bertujuan untuk mengetahui hambatan perempuan dalam pengembangan desa wisata. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang memberikan penjelasan secara rinci, analisis yang mendalam, dan memahami fenomena yang terjadi sebagai hasil dari konstruksi sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan juga dapat berpartisipasi dalam pengembangan desa wisata sesuai dengan bidang yang perempuan kuasai. Perempuan dapat berperan pada pengelola makanan, innstruktur wisata atau tourguide, pengembangan kalender wisata, pelestarian lingkungan, dan pengembangan program wisata.
Pengaruh Faktor Budaya Patriarki pada Pembagian Kerja Rumah Tangga: Studi Kasus Desa Buluh Cawang, Ogan Komering Ilir Sartika, Dewi; Waty, Evy Ratna Kartika; Nurrizalia, Mega; Ananda, Yola; Masyiroh, Uchie; Junirahmawati, Nuriyah
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 1 No. 3 (2024): March
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v1i3.362

Abstract

Studi kualitatif ini menyelidiki dampak faktor budaya patriarki terhadap pembagian pekerjaan rumah tangga di Desa Buluh Cawang, Ogan Komering Ilir. Melalui wawancara mendalam dan metode observasi, penelitian ini mengungkap wawasan penting tentang bagaimana norma-norma patriarki membentuk pembagian kerja dalam rumah tangga. Peran gender dan ekspektasi tradisional muncul sebagai faktor penentu utama yang mempengaruhi praktik sehari-hari. Temuan-temuan ini menyoroti pengaruh kuat struktur patriarki terhadap tanggung jawab rumah tangga dan menggarisbawahi perlunya pendekatan yang berbeda untuk mengatasi ketidaksetaraan gender. Dengan mengenali dinamika ini, para pembuat kebijakan dan praktisi pembangunan dapat merancang intervensi yang lebih efektif yang bertujuan untuk mendorong kesetaraan gender dan mendorong pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih luas tentang interaksi yang kompleks antara budaya, gender, dan dinamika rumah tangga di masyarakat pedesaan, sehingga menawarkan wawasan berharga untuk intervensi sosial dan perumusan kebijakan.
Realitas Tantangan Tenaga Kerja Wanita di Sektor Informal: Kontribusi, Tantangan dan Dampak yang Terjadi Putri, Rizki Amelia; Wati, Evy Ratna Kartika; Nurrizalia, Mega; Anggelia, Ririn Desmita; Syakirin, Ahmad; Syawalludin, Syawalludin
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 1 No. 3 (2024): March
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v1i3.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkapkan realitas yang terjadi terhadap tenaga kerja wanita yang ada di sektor informal. Studi ini juga dimaksudkan untuk menyelidiki masalah apa saja yang sering dihadapi oleh pekerja wanita dalam sektor yang tidak terorganisir. Pendekatan artikel ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif dan kualitatif yang lebih terfokus pada permasalahan atas dasar fakta. Sektor informal ini merupakan salah satu sektor ekonomi yang tidak terstruktur serta tidak terdaftar secara resmi oleh pemerintah. Sektor informal biasanya ditandai dengan ciri-ciri seperti usaha berskala kecil milik pribadi dengan modal terbatas, tenaga kerja yang kurang terampil atau memiliki Tingkat Pendidikan yang rendah, tidak memiliki jaminan sosial dan perlindungan tenaga kerja, dan produktifitas rendah karena keterbatasan modal, teknologi dan keterampilan. Realitas tantangan yang sering diterima oleh tenaga kerja wanita di sektor informal contohnya seperti diskriminasi gender, eksploitasi pekerja, dan adanya keterbatasan terhadap layanan publik (layanan kesehatan, jaminan sosial dan tunjangan pendidikan).
Peran Perempuan dalam Pembangunan Desa Beruge Darat Kecamatan Talang Ubi Pertiwi, Niken; Wati, Evy Ratna Kartika; Nurrizalia, Mega; Pitriana, Pitriana; Rambe, Bayu Lesmana; Umbarab, Saprizal
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 1 No. 3 (2024): March
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v1i3.369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan dalam pembangunan desa dan mengindentifikasi partisipasi dan keterlibatan perempuan dalam pembangunan desa. Mereka terlibat aktif dalam berbagai aspek kehidupan desa, mulai dari ekonomi, sosial, dan budaya. Saat ini peran perempuan dalam pembangunan desa semakin aktif melalui partisipasi mereka dalam perangkat desa, misalnya dalam pengangkatan kepala desa.Di Desa Beruge Darat, kini banyak perempuan yang mulai berpartisipasi dalam pembangunan desa, termasuk menjadi anggota BPD. Perempuan di Desa Berge Dalat turut serta membangun fasilitas desa, menjaga keamanan desa, dan memperkuat keluarga dengan PKK.
Peran Perempuan dalam Pendidikan Waty, Evy Ratna Kartika; Nurrizalia, Mega; Elvito, Siti Nabila; Toressa, Audylla; Nurafifah, Siti; Naura, Khalisha
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 1 No. 4 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v1i4.495

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana persoalan hak perempuan untuk memperoleh pendidikan dengan menyoroti peran perempuan dalam ranah pendidikan dan pentingnya pendidikan bagi perempuan. Artikel ini dibuat dengan menggunakan metode studi literatur, dimana penelitiannya menggunakan berbagai sumber Hasil penelitian ini adalah Sejarah menunjukkan bahwa perempuan seringkali terpinggirkan dari akses terhadap pendidikan, namun perjuangan tokoh seperti Cut Nyak Dien dan R.A. Kartini telah membawa perubahan signifikan dalam memperjuangkan hak pendidikan perempuan. Meskipun semakin banyak perempuan yang memperoleh akses terhadap pendidikan tinggi, tantangan masih tetap ada, terutama di beberapa negara yang masih memiliki jumlah perempuan yang mengejar pendidikan tinggi dalam jumlah terbatas. Pentingnya pendidikan bagi perempuan tercermin dari dampak positifnya terhadap pengembangan pribadi, ekonomi, kesejahteraan dan keadilan. Oleh karena itu, menekankan peran perempuan dalam pendidikan serta upaya untuk memastikan akses yang setara terhadap pendidikan bagi semua gender adalah kunci dalam memajukan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting untuk terus memperkuat peran perempuan dalam pendidikan guna mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.