Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM TERHADAP KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DI KING GEPREK Toralawe, Yulianti; Ahmad, Ratna; Mohehu, Fazri; Gani, Imam Prawiranegaa
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 8, No 3 (2026): JIMB - VOLUME 8 NOMOR 3 JANUARI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v8i3.37076

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi pilar penting dalam perekonomian Indonesia, namun kepatuhan perpajakannya masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM terhadap Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Studi kasus dilakukan pada UMKM King Geprek menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara semi terstruktur. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan perpajakan UMKM King Geprek masih bersifat administratif, yaitu pelaporan SPT tahunan dilakukan karena adanya tuntutan regulatif, bukan karena kesadaran atau pemahaman terhadap perpajakan. Pemilik usaha belum memiliki NPWP atas nama usaha, tidak melakukan pembukuan, serta belum memahami ketentuan PPh Final UMKM 0,5%. Faktor utama yang menurunkan kepatuhan adalah rendahnya pengetahuan perpajakan, tidak adanya pembukuan, serta persepsi bahwa pajak tidak memberikan manfaat langsung bagi usaha. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan perpajakan UMKM tidak hanya bergantung pada penyederhanaan regulasi, tetapi juga pada edukasi, sosialisasi, dan pembinaan yang efektif bagi pelaku usaha.
ANALISIS TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM TERHADAP KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN DI KING GEPREK Toralawe, Yulianti; Ahmad, Ratna; Mohehu, Fazri; Gani, Imam Prawiranegaa
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 8, No 3 (2026): JIMB - VOLUME 8 NOMOR 3 JANUARI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v8i3.37077

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi pilar penting dalam perekonomian Indonesia, namun kepatuhan perpajakannya masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM terhadap Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Studi kasus dilakukan pada UMKM King Geprek menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara semi terstruktur. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan perpajakan UMKM King Geprek masih bersifat administratif, yaitu pelaporan SPT tahunan dilakukan karena adanya tuntutan regulatif, bukan karena kesadaran atau pemahaman terhadap perpajakan. Pemilik usaha belum memiliki NPWP atas nama usaha, tidak melakukan pembukuan, serta belum memahami ketentuan PPh Final UMKM 0,5%. Faktor utama yang menurunkan kepatuhan adalah rendahnya pengetahuan perpajakan, tidak adanya pembukuan, serta persepsi bahwa pajak tidak memberikan manfaat langsung bagi usaha. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan perpajakan UMKM tidak hanya bergantung pada penyederhanaan regulasi, tetapi juga pada edukasi, sosialisasi, dan pembinaan yang efektif bagi pelaku usaha.
Penerapan Metode Pembelajaran Studi Kasus Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS di Kelas VIII-3 SMP Negeri 6 Gorontalo Ni Kadek Lusiyani; Agil Bahsoan; Yulianti Toralawe; Melizubaida Mahmud; Ardiansyah Ardiansyah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Di Kelas VIII-3 SMP Negeri 6 Gorontalo Dengan Menerapkan Metode Pembelajaran Studi Kasus. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran studi kasus dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas VIII-3 SMP Negeri 6 Gorontalo. Hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya jumlah siswa yang memperoleh nilai ketuntasan belajar dari 47% saat observasi awal menjadi 75% hasil siklus 1 dan meningkat lagi menjadi 97% hasil siklus 2. Sehingga terjadi peningkatan sebesar 22% dari siklus 1 ke siklus 2.
Pengaruh Gaya kognitif Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas IX di  SMP Negeri 1 Atinggola Iyut Angriyu Pratiwi Maruwae; Radia Hafid; Abdulrahim Maruwae; Frahmawati Bumulo; Yulianti Toralawe
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.177

Abstract

Gaya kognitif adalah suatu kecenderungan yang konsisten cara bereaksi terhadap rangsang dari lingkungan. mendefinisikan gaya kognitif sebagai dimensi psikologis yang merepresentasikan konsistensi individual dalam mengumpulkan dan memproses informasi. Gaya kognitif berkaitan dengan metode yang digunakan individu untuk mengumpulkan, menganalisis, mengevaluasi, dan menginterpretasi data dalam menyelesaikan suatu persoalan. Bahwa gaya kognitif merupakan bagian dari gaya belajar yang menggambarkan kebiasaan berprilaku relatif tetap dalam diri seseorang dalam menerima, memikirkan, memecahkan masalah maupun dalam menyimpan informasi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Gaya Kognitif Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas IX di SMP Negeri 1 Atinggola. Penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif Deskriptif, dengan jumlah sampel sebanyak 53 siswa. Instrumen yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada Gaya Kognitif Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas IX di SMP Negeri 1 Atinggola. Besar Pengaruh Gaya Kognitif Terhadap Hasil Belajar yakni sebesar 93,3% dan sisanya sebesar 6,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH PENDIDIKAN EKONOMI DALAM KELUARGA TERHADAP MOTIVASI SISWA MELANJUTKAN STUDI KE PERGURUAN TINGGI Juliya Paramata; Meyko Panigoro; Yulianti Toralawe; Frahmawati Bumulo; Ardiansyah Ardiansyah
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11088

Abstract

This study aims to determine the effect of Family Economic Education on the motivation of students to continue their studies to college at SMK Negeri 2 Paguyaman Boalemo Regency, Gorontalo. This study is motivated by the low number of graduates who continue their education to college in the last five years. This condition is influenced by various factors, especially family economic education related to financial management, saving habits, parental support, and understanding of the importance of education as a future investment. This study uses a quantitative approach with associative methods. The study population was 77 graduate students in 2025, while the research sample was 10 respondents determined using purposive sampling technique. Data collection techniques are done through observation, questionnaires, and documentation. Data analysis using descriptive statistics, normality Test, simple linear regression, t-test, and coefficient of determination. The results showed that family Economic Education is in the high category with an average value of 4.39, while the motivation of students to continue their studies to college is in the high category with an average value of 4.26. Thus, Family Economic Education has a positive influence on the motivation of students to go to college. The better the Economic Education applied in the family, the higher the motivation of students to continue their education to college. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan ekonomi keluarga terhadap motivasi siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi pada siswa SMK Negeri 2 Paguyaman Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya jumlah lulusan yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dalam lima tahun terakhir. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama pendidikan ekonomi keluarga yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan, kebiasaan menabung, dukungan orang tua, serta pemahaman mengenai pentingnya pendidikan sebagai investasi masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 77 siswa lulusan tahun 2025, sedangkan sampel penelitian sebanyak 10 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan ekonomi keluarga berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,39, sedangkan motivasi siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,26. Dengan demikian, pendidikan ekonomi keluarga memiliki pengaruh positif terhadap motivasi siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Semakin baik pendidikan ekonomi yang diterapkan dalam keluarga, maka semakin tinggi motivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Angkatan 2022 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo Yasinta Ayuba; Melizubaida Mahmud; Yulianti Toralawe; Radia Hafid; Fatmawaty Damiti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.9983

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Penggunan Artificial Intelligence terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Angkatan 2022 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan pendekatan Asosiatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner pada mahasiswa angkatan 2022 Jurusan Pendidikan Ekonomi. Jumlah Penarikan Sampel dalam penelitian ini sebesar 49 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Penggunan Artificial Intelligence terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Angkatan 2022 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo. Besaran pengaruh Penggunan Artificial Intelligence terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa sebesar 86,7%
Penerapan Metode Pembelajaran Studi Kasus Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS di Kelas VIII-3 SMP Negeri 6 Gorontalo Ni Kadek Lusiyani; Agil Bahsoan; Yulianti Toralawe; Melizubaida Mahmud; Ardiansyah Ardiansyah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Di Kelas VIII-3 SMP Negeri 6 Gorontalo Dengan Menerapkan Metode Pembelajaran Studi Kasus. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran studi kasus dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas VIII-3 SMP Negeri 6 Gorontalo. Hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya jumlah siswa yang memperoleh nilai ketuntasan belajar dari 47% saat observasi awal menjadi 75% hasil siklus 1 dan meningkat lagi menjadi 97% hasil siklus 2. Sehingga terjadi peningkatan sebesar 22% dari siklus 1 ke siklus 2.
ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN PENGELOLAAN KEUANGAN PENERIMA BANTUAN SOSIAL PKH DI DESA INOMATA Fitra Kulati; Melizubaida Mahmud; Yulianti Toralawe; Radia Hafid; Risca Marsanti Halid
Oikos Nomos: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Vol 18, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jkeb.v18i2.37615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Inomata, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis survei eksplanatori. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada 60 responden yang merupakan penerima manfaat PKH. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga penerima manfaat PKH. Semakin baik pemahaman responden mengenai perencanaan anggaran, pencatatan keuangan, kebiasaan menabung, dan penggunaan produk keuangan, semakin baik pula kemampuan mereka dalam mengelola bantuan sosial yang diterima. Koefisien determinasi (R²) sebesar 25,2% menunjukkan bahwa literasi keuangan berkontribusi sebesar 25,2% terhadap pengelolaan keuangan, sedangkan 74,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya meningkatkan literasi keuangan melalui pendidikan dan pendampingan agar bantuan sosial tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
Active Learning through PBL: A Quantitative Study in the Context of Merdeka Belajar. Nurlindawati Amrain; Roy Hasiru; Agil Bahsoan; Meyko Panigoro; Yulianti Toralawe
Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Sudirman Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the impact of Problem-Based Learning (PBL) on Social Studies learning outcomes at SMP Negeri 1 Atinggola in North Gorontalo, Indonesia. Conducted over four months with 65 Grade VIII students, the research used a quantitative descriptive approach. Data were collected through questionnaires, observations, interviews, and documentation, and analyzed with SPSS v20.0. Results show a positive and significant effect of PBL on academic achievement, with a t-count of 5.212 and R² of 0.301. The equation (Ŷ = 53.445 + 0.531X) indicates each increase in PBL implementation improved scores by 0.531 points. Students displayed greater motivation, participation, and engagement. Observations and interviews supported these findings, revealing enhanced autonomy and relevance of learning. This study confirms that PBL is an effective strategy for Social Studies, aligning with national curriculum goals like Merdeka Belajar and Profil Pelajar Pancasila. It offers practical insights for improving student-centered learning and contributes to research on active learning strategies.
INSTRUCTIONAL COMPETENCE AS A PREDICTOR OF STUDENT LEARNING ENGAGEMENT Yuliana Ginggada; Melizubaida Mahmud; Sudirman Sudirman; Meyko Panigoro; Yulianti Toralawe
Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Sudirman Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the relationship between teacher professional competence and student learning activity among Grade XI students at SMA Negeri 1 Bonepantai, Indonesia. While policy frameworks emphasize competence-based instruction, challenges remain in translating this into active student engagement, particularly in under-resourced contexts. Employing a quantitative descriptive–correlational design, the study gathered data from 64 respondents using validated and reliable Likert-scale instruments. Instrument testing confirmed high validity (r > 0.412) and reliability (α = 0.923 for competence and 0.922 for activity). Descriptive findings revealed high average scores for both teacher competence (4.34) and student learning activity (4.45). Regression analysis produced the model Ŷ = 24.291 + 0.730X, with a significant positive effect (t = 6.267 > t-table = 1.669; p < 0.05) and R² = 0.388, indicating that competence explains 38.8% of the variation in student activity. Strongest indicators included creative material development and student group discussions, while the lowest were contextualization and opinion expression. These findings confirm theoretical assumptions that professional competence enhances learner participation and underscore the need for CPD focused on culturally responsive and dialogic teaching. The study contributes to empirical knowledge on instructional quality in Indonesian secondary education and invites further research using multivariate approaches to examine the remaining variance in student engagement.