Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Antara Habits of Mind dengan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas IX SMPN 1 Montong Gading Tahun Ajaran 2024/2025 Muniro, Nisrina; Syahrul Azmi; Nilza Humaira Salsabila; Nani Kurniati
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i4.484

Abstract

Mathematical critical thinking skills are critical thinking skills that involve cognitive processes and encourage students to think reflectively which are developed in mathematics learning. Mathematical critical thinking skill is necessary for students in solving mathematical problems. However, in reality, many students have low critical mathematical thinking skills. Several researchers have studied there is correlation between mathematical critical thinking skill to students habits of mind. Therefore, this research aims to determine the correlation between habits of mind and critical mathematical thinking abilities of class IX students at SMP Negeri 1 Montong Gading. This research is a non-experimental descriptive quantitative research with a correlation method. Sampling method used purposive sampling technique to obtain data from class IX B students of SMPN 1 Montong Gading with a total of 26 students as samples. Data collection techniques include giving habits of mind questionnaires, testing students' critical mathematical thinking skills and interviews. This research uses descriptive techniques and prerequisite tests. The research results show that habits of mind and mathematical critical thinking skills are included in the medium category with percentages of 65% and 62%. The results of the correlation analysis using the pearson product moment formula show that there is a significant relationship between habits of mind and students' mathematical critical thinking abilities with a correlation value of 0.481946, which is categorized as a medium level correlation. Keywords: Habits of mind, mathematical critical thinking
Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI SMA Ni Putu Ayu Listiani; Harry Soeprianto; Nilza Humaira Salsabila; Sri Subarinah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1761

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang rendah dan proses pembelajaran kurang efektif serta guru kurang interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran interaktif berbasis Articulate storyline 3 terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMAN 8 Mataram. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan Pretest-Posttest Only Control Group Design dengan sampel penelitian yang terdiri dari siswa kelas XI MIA 5 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI MIA 3 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 56 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes dan angket respon siswa. Hasil penelitian ini yaitu terdapat efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate storyline 3 terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI SMAN 8 Mataram, sebagaimana efektivitas yang dimaksud pada penelitian ini yaitu (1) adanya perbedaan rata-rata hasil belajar matematika yang signifikan antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen; (2) terdapat peningkatan dan efektivitas pada rata-rata hasil belajar matematika dengan peningkatan hasil belajar kelas eksperimen sebesar 0,81 dengan kategori tinggi dan memperoleh presentase sebasar 80,74% dengan kategori efektif; (3) terdapat respon yang sangat baik dari angket respon siswa terhadap penggunaan media interaktif Articulate storyline 3 dalam proses pembelajaran dengan persentase respon 81,85%.
Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas VIII Ditinjau dari Gaya Kognitif Nadiyatush Sholihah; Sri Subarinah; Nilza Humaira Salsabila; Arjudin Arjudin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2046

Abstract

Kemampuan literasi matematika memiliki peran penting dalam kehidupan modern, dimana setiap individu diharapkan dapat memanfaatkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. Namun, survei PISA 2022 mengungkapkan bahwa literasi matematika siswa Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika dengan gaya kognitif fast-accurate, reflektif, impulsif, dan slow-inaccurate. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIA MTs NW Aik Ampat Lombok Timur tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 22 siswa, dengan 2 siswa bergaya kognitif fast-accurate, 6 siswa bergaya kognitif reflektif, 11 siswa bergaya kogntif impulsif, dan 3 siswa bergaya kognitif slow-inaccurate. Teknik pemilihan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes MFFT (Maching Familiar Figures Test), tes kemampuan literasi matematika, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari tiga tahap, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) verifikasi. Analisis dilakukan berdasarkan tiga indikator kemampuan literasi matematika, yaitu 1) merumuskan situasi ke dalam bentuk matematika; 2) menerapkan konsep, penalaran, dan prosedur matematika; serta 3) menafsirkan solusi matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif fast-accurate dan reflektif melakukan ketiga indikator kemampuan literasi matematika walau siswa fast-accurate kurang lengkap dalam menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan pada soal. Siswa dengan gaya kognitif impulsif dan slow-inaccurate melakukan ketiga indikator kemampuan literasi matematika namun belum maksimal dalam menggunakan prosedur matematika, cenderung kurang teliti saat proses perhitungan.