Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Di Klinik Pratama Asy Syifa Kota Bengkulu Suciati, Ike; Oktavidiati, Eva; Febriawati, Henni; Kosvianti, Emi
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 19 No. 1 (2024): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v19i1.6172

Abstract

Background: The quality of clinical services is very important, patient satisfaction is influenced by the quality of health services provided. The aim of the research is to determine the influence of health service quality on Prolanis patient satisfaction using the servqual (service quality) model. Method : the research uses quantitative methods through a cross sectional approach, namely the research design aims to determine the influence of the relationship between the independent variable and the dependent variable at the same time. Results : The research results show that the characteristics of the largest respondents were >50 years old, 60 respondents, 57 respondents were female, and 43 respondents worked as ASN. There is a significant influence between tangible and patient satisfaction of Prolanis participants in the Good category of 69.7%, Reliability and patient satisfaction of Prolanis participants in the Good category of 70.2%, Responsivennes and patient satisfaction of Prolanis participants in the Good category of 69.8%, Assurance with patient satisfaction of Prolanis participants in the Good category was 66.7%, Emphaty with patient satisfaction of Prolanis participants in the Good category was 67.7%. Conclusion : There is a significant influence between tangible and patient satisfaction of Prolanis participants who received promotive and preventive activity programs in the Good category at the Pratama Asy Syifa Clinic, Bengkulu City.   Keywords : Quality of Health Services, Patient Satisfaction
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN PADA TENAGA KESEHATAN Angraini, Wulan; Oktavidiati, Eva; Pratiwi, Bintang Agustina; Febriawati, Henni; Sari, Puja Puspita
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 menjadi faktor utama yang harus dilakukan untuk memutus rantai penularan. Para tenaga kesehatan di Puskesmas Kota Manna dituntut untuk dapat menjaga diri dalam hal penerapan protokol kesehatan. Tujuannya untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan protokol kesehatan pada petugas kesehatan di Puskesmas Kota Manna.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas kesehatan di Puskesmas Kota Manna, jumlah sampel sebanyak 76 responden menggunakan total sampling. Analisis data dengan univariabel, bivariabel chi square dan multivariabel regresi logistik.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan sebaran pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan sebagian besar responden (57,9%) memiliki pengetahuan baik, (56,6%) memiliki sikap patuh, (55,3%) memiliki dukungan keluarga baik dan 45 responden (59,2%) yang memiliki kepatuhan ketat terhadap protokol kesehatan. Terdapat pengaruh pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan protokol kesehatan (p value = 0,002, 0,018 dan 0,030).Simpulan : Pengetahuan yang baik dan sikap patuh dari petugas kesehatan dapat mengurangi penularan virus Covid-19. Disarankan agar petugas kesehatan selalu memberikan informasi mengenai penularan virus Covid-19.Kata Kunci : Covid-19, Dukungan Keluarga, Sikap, Pengetahuan ABSTRACTBackground: Efforts to prevent and control Covid-19 are the main factors that must be taken to break the chain of transmission. Health workers at the Manna City Health Center are required to be able to protect themselves in terms of implementing health protocols. Aims to determine the factors that influence the fulfillment of health protocols for health workers at the Manna City Health Center. Methods : This research is a quantitative research with a cross sectional approach. The population in this study were health workers at the Manna City Health Center, the total sample was 76 respondents using total sampling. Data analysis using univariable, bivariable chi square and multivariable logistic regression. Results: The results of the research show that the distribution of knowledge, attitudes, family support and compliance with health protocols, most respondents (57.9%) have good knowledge, (56.6%) have an obedient attitude, (55.3%) have good family support and 45 respondents (59.2%) who have strict adherence to health protocols. There is an influence of knowledge, attitudes and family support on compliance with health protocols (p value = 0.002, 0.018 and 0.030). Good knowledge and obedient attitude from health workers can reduce transmission of the Covid-19 virus. Conclusion:It is recommended that health workers always provide information regarding the transmission of the Covid-19 virus.Keywords: Covid-19, Family Support, Attitude, Knowledge
EFEKTIVITAS KEGIATAN RELAWAN CONTACT TRACER COVID-19 PRAMITA, CHANDRA WIDIATNI; FEBRIAWATI, HENNI; OKTAVIDIATI, EVA; YANUARTI, RISKA; ANGRAINI, WULAN
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5159

Abstract

Pendahuluan: Covid-19 merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona (SARS-COV2) yang banyak merenggut nyawa masyarakat terutama petugas Kesehatan. Dengan meningkatnya penyebaran Kasus Covid-19 yang meresahkan masyarakat, maka diperlukan upaya penanganan yang bertujuan untuk memutus rantai penularan virus Covid-19 di Indonesia, Pemerintah membuat program kegiatan Relawan Contact Tracer Covid-19 dengan cara merekrut tenaga Relawan dari berbagai daerah, yang akan bekerja sama dengan Recon dan Kemenkes untuk memutus rantai penularan dan menurunkan angka kasus Konfirmasi Positif Covid-19. Penelitian ini dirancang dengan metode Kualitatif dan data yang digunakan adalah data Retrospektif dari hasil catatan kegiatan Relawan Contact Tracer Covid-19 yang dilakukan pada bulan Juni sampai Agustus tahun 2021 di Puskesmas Tais, Kabupaten Seluma. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan program 3T (Testing, Tracing, Treatment). Hasil Kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan 3T yang dilakukan Efektif. Dilihat dari Kualitas, Kuantitas dan Waktu, kegiatan Relawan Contact Tracer Covid-19 dikatakan efektif karena telah mencapai target yang diinginkan. Hambatan yang ditemukan saat dilapangan yaitu tidak dilakukannya penggunaan APD (Alat pelindung diri) yang lengkap sesuai dengan ketentuan Kemenkes RI tahun 2020. Untuk itu diharapkan Pihak Puskesmas Tais dapat melakukan penyempurnaan APD lengkap agar para petugas dapat bekerja lebih Optimal.
Factors associated with the breastfeeding status of babies aged 0-7 days in Bengkulu City: Abstract, introduction, methods, results, discussion, conclusions, thanks, bibliography. Febriani, Cantika Alya Dwy; Wati, Nopia; Oktavidiati, Eva; Kosvianti, Emi; Pratiwi, Bintang Agustina
Riset Informasi Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v14i1.961

Abstract

Abstract Background: Bengkulu Province has 10 regencies/cities of which 9 regencies/cities experience fluctuating breastfeeding coverage, one city, Bengkulu City, has experienced a decline in exclusive breastfeeding coverage in the last 3 years by 60.5%, 60%, 43.66% (2020-2022). This study aims to identify the factors of maternal age, education, occupation, knowledge, attitude and self-efficacy associated with breastfeeding patterns of infants aged 0-7 days in Bengkulu City Method: The method used was a quantitative-based study with an observational analytic descriptive approach and case control design. The study sample included 62 mothers with newborns aged between 0 to 7 days who live in Bengkulu City. The participants were divided into two groups: a case group consisting of 31 mothers who did not breastfeed in the first three days after delivery, and a control group consisting of 31 mothers who breastfed in the first three days after delivery. . Data were collected through interviews and questionnaires and analyzed using the chi-square test Results: The findings showed no significant association between maternal age p=0.310 (>0.005), education p=1 (>0.005), occupation p=0.449 (>0.005), knowledge p=0.198 (>0.005), attitude p=1 (>0.005), and maternal self-efficacy p=0.779 (>0.005) with breastfeeding status. This study emphasizes the need for special strategies and efforts to improve breastfeeding, in the Bengkulu City area. Conclusion: In conclusion, this study found no significant association between the variables of maternal age, employment status, educational background, knowledge, attitude, and self-efficacy with exclusive breastfeeding practices. These results emphasise the importance of interventions that target not only knowledge, but also mothers‘ attitudes and beliefs regarding breastfeeding, as well as providing appropriate support based on mothers’ employment conditions and age to improve breastfeeding success rates.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan COVID-19 pada Mahasiswa Bintang Agustina Pratiwi; Azzaria Fidella; Eva Oktavidiati; Oktarianita Oktarianita; Henni Febriawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v11i02.1049

Abstract

Tindakan pencegahan COVID 19 harus diterapkan untuk mencegah infeksi virus. Survey pendahuluan menunjukkan lebih dari 50% Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu belum menerapkan perilaku pencegahan COVID-19. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa/i. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ialah cross sectional. Survei dilakukan di Universitas Muhammadiyah Bengkulu selama bulan Desember 2020. Populasi penelitian ini terdiri dari 5.788 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu mulai tahun 2014-2020 dengan status aktif. Sampel diperoleh sebanyak 98 mahasiswa. Analisis univariat dan bivariat digunakan setelah data terkumpul. Hasil analisis menemukkan hanya 51% responden yang menerapkan perilaku pencegahan COVID-19, berpengetahuan tinggi (62,2%), sikap mendukung (52,04) dan keluarga mendukung (57,1%). Tidak ada hubungan antara pengetahuan tentang pencegahan COVID-19 (Pv=0,499) dan dukungan yang diberikan keluarga (Pv=0,431) dengan perilaku pencegahan COVID-19 dan ada hubungan sikap dengan perilaku pencegahan COVID-19 (Pv=0,001; OR=4,667).
PENGARUH PEMBERIAN POC KULIT PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT CHERRY (Solanum lycopersicum var. cerasiforme) Sunjaya, Rieko Rahmat; Oktavidiati, Eva; Usman
Agriculture Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v20i1.8714

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi POC kulit pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat cherry (Solanum lycopersicum var. cerasiforme). Penelitian telah  dilaksanakan di Jalan Raya Air Sebakul-Betungan RT 09 RW 07 Kel Pekan Sabtu kec Selebar Kota Bengkulu. Dimulai pada bulan Maret-Mei 2024. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)  dengan perlakuan konsentrasi POC  kulit pisang (A) terdiri dari : A0= Kontrol (tanpa POC), A1= 40 ml/l, air A2= 80 ml/l air, A3= 120 ml/l air, A4= 160 ml/l air. Perlakuan di ulang  sebanyak 5 kali sehingga terdapat  25 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdapat 4 tanaman sehingga jumlah tanaman yang di gunakan sebanyak 100 tanaman. Hasil analisis ragam perlakuan POC kulit pisang menunjukkan hasil berpengaruh nyata pada peubah berat buah pertanaman panen 2 (P1) dan berpengaruh nyata pada peubah berat buah pertanaman panen 5 (P5) pada tanaman tomat cherry. Berpengaruh tidak nyata pada peubah tinggi tanaman umur 14, 28, 42 , 56 hst, jumlah daun  14, 28, 42 , 56 hst, berat buah pertanaman panen 1, 3, 4, berat total, berat basah tanaman dan berat kering tanaman. Pemberian POC kulit pisang 80 hingga 160 ml/l air memberikan hasil berat buah pertanaman terbaik.    Kata kunci : POC kulit  pisang, tomat cherry
Hubungan Konsumsi Ikan Dengan Tingkat Kecukupan Protein Anak Batita Pada Keluarga Nelayan Di Kelurahan Malabro Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu Oktavia, Desi; Oktavidiati, Eva; Febriawati, Henni; Angraini, Wulan
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 20 No. 1 (2025): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v20i1.5325

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan hasil survei pendahuluan yang dilakukan di Dinas Perikanan Kota Bengkulu diketahui bahwa masyarakat nelayan hanya mengkonsumsi ikan 30% dari hasil penangkapan. Hal ini karena status ekonomi masyarakat nelayan di Kelurahan Malabro Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu yang masih tergolong menengah ke bawah sehingga lebih memilih untuk menjual ikan hasil tangkapannya daripada mengkonsumsinya. Berdasarkan data dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bengkulu Kecamatan Teluk Segara memiliki angka konsumsi ikan yaitu sebesar 19,26 kg/kapita/tahun, angka ini masih cukup rendah dibandingkan dengan angka konsumsi ikan nasional. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Mix method dengan pendekatan Explanatory. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara konsumsi ikan dengan kecukupan protein (p-value = 0,054), sedangkan tidak ada hubungan antara frekuensi konsumsi ikan dengan kecukupan protein (p-value). = 0,438). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara kebiasaan konsumsi ikan dengan konsumsi protein anak, sehingga Ha ditolak dan H0 diterima. Hal ini kemudian didukung oleh data kualitatif yang menunjukkan bahwa pola konsumsi ikan berpengaruh terhadap asupan protein pada anak usia dini. Karena tidak ada hubungan frekuensi konsumsi ikan dengan kecukupan protein pada balita, maka Ha ditolak dan H0 diterima. Kemudian didukung data kualitatif bahwa frekuensi konsumsi ikan tidak berpengaruh terhadap asupan protein balita di Kecamatan Malabro Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu, karena pada saat frekuensi konsumsi ikan tinggi atau sering tetapi dalam jumlah sedikit, itu tidak dapat mempengaruhi kecukupan protein. Hal ini dikarenakan ayah dari anak tersebut bekerja sebagai nelayan dan tidak melaut setiap hari. Kesimpulan dan Saran: Pola konsumsi ikan batita baik dimana hal ini dikarenakan pekerjaan ayah mereka sebegai nelayan, namun hal tersebut tidak bisa menjadikan konsumsi protein nya juga baik karena setiap ikan memiliki kandungan gizi yang berbeda-beda. Kata kunci: Konsumsi Ikan, Protein, Batita
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Terhadap Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi di UPTD Puskesmas Kabawetan ardianti, jeni; Ramon, Agus; Oktavidiati, Eva; Yanuarti, Riska
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 20 No. 1 (2025): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v20i1.7430

Abstract

Background: Hypertension is one type of Hazardous disease that can cause death. One of the global hopes for PTM is to reduce the number of hypertension by 33% in 2010 and 2030. Compliance in taking medication for hypertension sufferers is certainly important because it can control blood pressure by taking medication regularly and can overcome complications of the disease. Based on observations at the UPTD Puskesman Kabaweran, hypertension is one of the most common types of disease. This study aims to see the relationship between the level of knowledge and attitudes of patients on compliance with taking antihypertensive drugs in the UPTD Puskesmas Kabawetan Work Area. Metodh: This study employed a cross-sectional design and a quantitative methodology. The sample used in this research was 86 respondents who suffered from hypertension at the Kabawetan Community Health Center UPTD. Result: The results of the chi square analysis showed that there was a relationship between knowledge and compliance with taking medication (P = 0.016), and there was a relationship between attitudes towards compliance with taking medication (P = 0.011). Conclusion: Thus, it can be concluded that there is a relationship between knowledge and attitude with medication compliance. Therefore, the researcher suggests that respondents check their blood pressure regularly so that their blood pressure can be controlled every day.   Keywords: Hypertension, Medication Compliance
Analisis Pelaksanaan TRIAS Program Usaha Kesehatan Sekolah di SMK Negeri Kota Bengkulu Supangat, Exsa Akhirullah; Kosvianti, Emi; Oktavidiati, Eva; Ramon, Agus
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 20 No. 1 (2025): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v20i1.7599

Abstract

Background : The School Health Business Program (UKS) is the formation of the mindset of students who are accustomed to clean and healthy living behavior. This research aims to find out how the UKS Trias Program is implemented at SMK N 1 Bengkulu City. Metodh:The type of research used is qualitative with a descriptive approach. namely research that attempts to describe the object or subject being studied according to what it is. The informants in this research were informants related to the implementation of UKS Trias at SMK N 1 Bengkulu City. Result: The results of research on Health Education have been carried out well leading to the Trias UKS guidebook with counseling and training carried out. Health services have been implemented including disease prevention activities, healthy environmental development has been implemented through school environmental cleanliness activities such as class pickets. The Healthy Environment Development Program at SMK N 1 Bengkulu City is in accordance with the UKS Trias, such as fulfilling infrastructure, increasing socialization or health education. Conclusion: Suggestions for schools and educational institutions to use as evaluation material for the TRIAS UKS program include providing outreach Keywords: Vocational School, Trias UKS, Students, Health, Evaluation
Mengontrol Hipertensi melalui Pemberian Jus Buah Naga dan Pendidikan Kesehatan pada Lanjut Usia Wijaya, Andri Kusuma; Oktavidiati, Eva; Andari, Fatsiwi Nunik
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i6.20114

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan kondisi dimana adanya peningkatan tekanan darah kategori tinggi dengan rentan 140 mmHg atau lebih untuk tekanan sistolik dan  untuk tekanan darah diastolic berada pada rentan 90 mmHg atau lebih. Masalah kesehatan hipertensi ini menyerang semua unsur masyarakat yang berada di dunia, terjadi peningkatan penderita hipertensi dari tahun ketahunya dalam hal ini termasuk masyarakat dengan kategori lanjut usia. Lansia atau lanjut usia merupakan keadaan dimana tahapan dari sebuah proses perjalanan hidup manusia yang dengan perubahan penurunan fungsi  tubuh dari seorang lanjut usia terkhusus dalam menghadapi perubahan  stress didalam tubuh lanjut usia tersebut sebagai akibat dari lingkungan yang berada disekitar kehidupan lanjut usia. Proses ini dikatakan juga sebagai keadaan menua dimana adanya proses kemunduran berbagai fungsi dan struktur anatomi dari tubuh seorang manusia. Perubahan struktur anatomi dari lanjut usia akan memiliki akibat pada perubahan fungsi organ system peredaran darah lanjut usia dalam hal ini adanya permasalahan kesehatan yang disebut sebagai hipertensi.  Hipertensi dapat dihindari atau dikontrol dengan berbagai kegiatan salah satunya ialah kegiatan pemeriksaan kesehatan terkait pengukuran tekanan darah, dilanjutkan dengan pemberian edukasi atau pendidikan kesehatan terkait hipertensi, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan melakukan intervensi keperawatan atau pemberian terapi non farmakologi seperti mengkonsumsi jus buah naga sehingga dapat mengontrol munculnya kekambuhan hipertensi. Metode kegiatan yang digunakan ialah pemeriksaan kesehatan, sosialisasi pemberian jus buah naga dan pendidikan kesehatan tentang hipertensi. Tujuan kegiatan pengabdian ini ialah lanjut usia mampu mengontrol hipertensi melalui pemberian jus buah naga dan pendidikan kesehatan pada lanjut usia. Hasil dari kegiatan ini memperlihatkan adanya 15 lanjut usia yang menderita hipertensi serta terjadi perubahan tekanan darah lanjut usia kearah yang lebih baik dimana terjadi perubahan kategori hipertensi dari yang sebelumnya sebagian besar lanjut usia atau 9 orang lanjut usia (60%) berada pada kategori hipertensi tahap 2 dan 6 orang lanjut usia (40%) berada pada kategori hipertensi tahap 1 setelah pemberian jus buah naga dan pendidikan kesehatan sebagian besar lanjut usia penderita hipertensi memiliki tekanan darah dengan kategori pre hipertensi sejumlah 6 orang lanjut usia (40%) sementara sisanya berada pada kategori hipertensi tahap 2 sejumlah 5 orang lanjut usia (33,3%) dan kategori hipertensi tahap 1 sejumlah 4 orang lanjut usia (26,7%). Kesimpulan terjadi perubahan tekanan darah kearah yang lebih baik serta selama kegiatan pengabdian ini lanjut usia penderita hipertensi aktif mengikuti kegiatan mulai dari pemeriksaan kesehatan, sosialisasi pemberian jus buah naga dan pendidikan kesehatan tentang hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa Bengkulu. Kegiatan yang telah dilaksanakan diharapkan dapat dilanjutkan oleh UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa Bengkulu  dengan harapan lanjut usia yang menderita hipertensi dapat mengontrol tekanan darahnya. Kata Kunci: Hipertensi, Buah Naga, Pendidikan Kesehatan  ABSTRACT Hypertension is a condition where there is an increase in high blood pressure with a range of 140 mmHg or more for systolic pressure and for diastolic blood pressure is in the range of 90 mmHg or more. This hypertension health problem attacks all elements of society in the world, there is an increase in hypertension sufferers from year to year in this case including the elderly category. Elderly or elderly is a condition where the stages of a human life journey with changes in the decline of the body's function of an elderly person, especially in dealing with changes in stress in the elderly's body as a result of the environment around the elderly's life. This process is also said to be a state of aging where there is a process of decline in various functions and anatomical structures of the human body. Changes in the anatomical structure of the elderly will have an impact on changes in the function of the elderly's circulatory system organs in this case there is a health problem called hypertension. Hypertension can be avoided or controlled with various activities, one of which is a health check-up activity related to measuring blood pressure, followed by providing education or health education related to hypertension, followed by carrying out nursing interventions or providing non-pharmacological therapy such as consuming dragon fruit juice so that it can control the emergence of recurrence of hypertension. The activity methods used are health checks, socialization of dragon fruit juice and health education about hypertension. The purpose of this community service activity is that the elderly are able to control hypertension through the provision of dragon fruit juice and health education for the elderly. The results of this activity showed that there were 15 elderly people suffering from hypertension and there was a change in the elderly's blood pressure towards the better where there was a change in the hypertension category from the previous most elderly or 9 elderly (60%) were in the stage 2 hypertension category and 6 elderly (40%) were in the stage 1 hypertension category after the provision of dragon fruit juice and health education most elderly people with hypertension had blood pressure with the pre-hypertension category of 6 elderly (40%) while the rest were in the stage 2 hypertension category of 5 elderly (33.3%) and the stage 1 hypertension category of 4 elderly (26.7%). The conclusion was that there was a change in blood pressure towards the better and during this community service activity elderly people with hypertension actively participated in activities starting from health checks, socialization of the provision of dragon fruit juice and health education about hypertension at the Tresna Werdha Pagar Dewa Bengkulu Social Home. It is hoped that the activities that have been carried out can be continued by the UPTD of the Pagar Dewa Bengkulu Tresna Werdha Social Home with the hope that elderly people suffering from hypertension can control their blood pressure. Keywords: Hypertension, Dragon Fruit, Health Education