Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Karakterisasi Dan Seleksi Galur F2 Hasil Persilangan Padi Aromatik Dengan Padi Tipe Baru Inpari 4 (Oryza sativa L.) markus kendek; Yusuf L Limbongan
AgroSainT Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/9tw27j49

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memilih galur-galur F2 padi aromatik hasil persilangan Pare Kombong x Inpari 4, Pare Bau x Inpari 4, dan Inpari 4 x Pare Bau (resiprok) yang memiliki karakter-karakter unggul pada produksi hasil dan mutu. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah Fakultas Pertanian, Kampus II UKI Toraja, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara. Tempat penelitian berada pada ketinggian sekitar 750 m dpl. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2019 hingga Januari 2020. Penelitian ini menggunakan metode seleksi single seed discent dan hasil pangamatan dianalisis regresi dan korelasi terhadap karakter bobot gabah bernas per rumpun. Hasil penelitian menunjukkan hasil persilangan padi aromatik yakni Pare Kombong x Inpari 4 menghasilkan karakter-karakter yang beragam pada populasi F2. Karakter komponen hasil populasi F2 hasil persilangan Pare Kombong x Inpari 4 yang memiliki korelasi positif terhadap peningkatan produksi pada hasil yaitu karakter bobot gabah bernas per malai, jumlah gabah bernas per malai, jumlah gabah per malai, jumlah anakan produktif, jumlah anakan maksimum, bobot 1000 biji, panjang malai, umur panen, umur berbunga, dan panjang daun bendera. Sedangkan karakter komponen hasil yang memiliki korelasi negatif terhadap hasil yaitu karakter panjang ekor gabah, tinggi tanaman dan kerontokan. Sedangkan karakter panjang dan lebar gabah hanya memiliki korelasi yang sangat sedikit terhadap produksi. Galur yang terpilih secara seleksi terboboti pada populasi F2 Pare Kombong x Inpari 4 yaitu K69, K19, K188, K70, K168, K94, K84, K40, K40, K110, K112, K191, K173, K9, K176, K124, K31, K3, K177 dan K11.
Pengaruh Bokashi Limbah Ternak Kambing dan Pupuk KCl Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Lobak ( Raphanus sativus L.) Jesika; Yusuf L. Limbongan; Pasari lempang
AgroSainT Vol 15 No 1 (2024): Agro Saint
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/8rmae449

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bokashi limbah ternak kambing dan pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman lobak (Raphanus sativus L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga September 2023 di Kelurahan Batupapan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja dengan ketinggian ± 760 Mdpl. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial yang disusun menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor perlakuan berbeda yaitu : Faktor I (Bokashi limbah ternak kambing / B) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu : B0 (kontrol), B1 (94 g/tanaman), B2 (187,5 g/tanaman), B3(281,2 g/tanaman). Faktor II ( Dosis pupuk KCl / K) terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu : K0 (kontrol), K1 (1,25 g/tanaman), K2 (1,87 g/tanaman), sehingga terdapaat 12 kombinasi perlakuan yaitu : B0K0, B0K1 ,B0K2 ,B1K0, B1K1, B1K2, B2K0, B2K1, B2K2, B3K0 ,B3K1, B3K2. Perlakuan Bokashi limbah ternak kambing dengan dosis 281,2 9/tanaman memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter daun, diameter umbi, panjang umbi, bobot per umbi, bobot umbi per petak, bobot biologi, dan indeks panen. Perlakuan pupuk KCl dengan dosis 1,87 g/tanaman, memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter daun, diameter umbi, panjang umbi, bobot per umbi, bobot umbi per petak, bobot biologi dan indeks panen. Kombinasi perlakuan Bokashi limbah ternak kambing dosis 281,2 g/tanaman dan pupuk KCl dosis 1,87 g/tanaman merupakan kombinasi terbaik pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter daun, diameter umbi, panjang umbi, bobot per umbi, bobot umbi per petak, bobot biologi dan indeks panen.
Pengaruh Arang Sekam dan Konsentrasi Em4 Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat Apel (Solanum lycopersicum L) Junianto Samperuruk Pabanga; Yusuf L Limbongan; Afra Andre Pasanda
AgroSainT Vol 14 No 2 (2023): Agro Saint
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/zxq12m08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sekam bakar dan konsentrasi EM4 terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat apel (Solanum lycopersicum L). Peneltian dilaksanakan mulai pada Bulan Oktober 2023 hingga Desember 2023 yang berlokasi di Kelurahan Lapandan, Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja dengan ketinggian ± 800 m dpl. Penelitian dilakukan dengan percobaan menggunakan faktorial yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Adapun taraf masing-masing perlakuan yaitu : taraf perlakuan EM4 yakni E0 : kontrol, E1 : 10 ml/l air/petak, E2 : 20 ml/l air/petak, E3 : 30 ml/l air/petak. Sedangkan taraf perlakuan arang sekam yakni A0 : kontrol, A1 : 5 ton/ha, A2 : 10 ton/ha, A3 : 15 ton/ha. Hasil penelitian memperlihatkan perlakuan dosis EM4 30 ml/l air/petak memperlihatkan hasil paling baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat apel. Perlakuan arang sekam dosis 15 ton/ha memperlihatkan hasil paling baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat apel. Sedangkan Kombinasi perlakuan EM4 dengan dosis 30 ml/l air/petak dengan arang sekam dosis 15 ton/ha memperlihatkan hasil paling baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat apel
PENGARUH PUPUK UREA DAN BOKASHI LIMBAH TERNAK AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) Dyna Ranindaya Sumboli; Yusuf L Limbongan; Berlian Z Haryati
AgroSainT Vol 14 No 2 (2023): Agro Saint
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/299h9j60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk urea dan bokashi limbah ternak ayam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada (Lactuca sativa L.). Penelitian berlangsung dari bulan Juli 2023 sampai bulan September 2023, di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Kristen Indonesia Toraja, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk percobaan faktorial dengan 2 (dua) faktor yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Pupuk urea sebagai faktor pertama terdiri atas empat taraf perlakuan yaitu U0 = 0 g/polybag, U1 = 1,5 g/polybag, U2 = 2,5 g/polybag dan U3 = 3,5 g/polybag, sedangkan bokashi limbah ternak ayam sebagai faktor kedua terdiri atas empat taraf perlakuan yaitu A0 = 0 g/polybag, A1 = 150 g/polybag, A2 = 250 g/polybag, dan A3 = 350 g/polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk urea berpengaruh baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada. Dosis 3,5 gram/polybag (U3) memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah helai daun, dan berat segar ekonomis pertanaman. Dosis 2,5 gram/polybag (U2) memberikan pengaruh terbaik terhadap indeks panen dan volume akar. Bokashi limbah ternak ayam berpengaruh baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada. Dosis 350 gram/polybag (A3) memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah helai daun, dan berat segar ekonomis pertanaman. Dosis 250 gram/polybag (A2) memberikan pengaruh terbaik terhadap indeks panen. Dosis 150 gram/polybag (A1) memberikan pengaruh terbaik terhadap volume akar. Terdapat interaksi antara pupuk urea dan bokashi limbah ternak ayam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada. Kombinasi antara dosis pupuk urea 3,5 gram/polybag (U3) dengan dosis bokashi limbah ternak ayam 350 gram/polybag (A3) memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah helai daun, dan berat segar ekonomis pertanaman.
Pengaruh Arang Sekam dan NPK Phonska Terhadap Pertumbuhan Batang Bawah Durian (Durio zibethinus Murr) Repin Rombe Allo; Yusuf L Limbongan; Afra Andre Pasanda
AgroSainT Vol 14 No 2 (2023): Agro Saint
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dm87gr28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh Arang Sekam dan NPK Phonska terhadap Pertumbuhan Batang Bawah Durian, yang Dilaksanakan pada Bulan Juni – September 2023, di Kebun Percontohan Fakultas Pertanian Universitas Kristen Indonesia Toraja, Pakkea, Kelurahan Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, ketinggian tempat 740 m dpl. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial dengan 2 faktor yaitu media tanam Arang Sekam dan NPK Phonska dan tiga kali ulangan. Faktor Pertama Dosis Arang Sekam yang terdiri atas tiga taraf yaitu: A0: Kontrol, A1: 50 gram/1 kg tanah, dan A2 :100 gram/1 kg tanah. Faktor dosis pupuk NPK Phonska yang terdiri atas empat taraf yaitu: P0: Kontrol, P1 : 5 gram/ polibag, P2 : 10 gram/polybag, dan P3 : 15 gram/ polybag. Variabel yang diamati yaitu: waktu keluarnya tunas, tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat basah dan berat kering. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemberian Arang sekam dengan dosis 100 gram/ 1 kg tanah pupuk NPK Phonska dengan dosis 10 gram/polibag memberikan pengaruh terbaik terhadap waktu keluarnya tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat basah dan berat kering tanaman.
UJI KERAGAMAN GENETIK, HERITABILITAS DAN KERAGAAN AGRONOMI GALUR F6 PADI TIPE BARU HITAM DAN MERAH DATARAN TINGGI Parari, Trisday Yiin; Limbongan, Yusuf L; Mangando, Yeheskiel; Karamang, Syukur
JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif Vol 9 No 2 (2024): JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/agrosains.2024.9.2.92-101

Abstract

Efforts to increase rice production in the highlands which are hampered by cold temperatures continue to be made, one of which is by developing new varieties that are able to adapt to these conditions. The aim of this research was to test genetic diversity, heritability values, and test the performance of agronomic characters of several new types of F6 black and red rice resulting from crosses. This research was carried out in rainfed rice fields in Barana' Hamlet, Tikala District, North Toraja Regency at an altitude of 855 m above sea level. This research took place from May 2023 to December 2024. The planting material used in this research consisted of 6 promising F6 lines of black and red rice as well as the comparisons Inpari 4, Pare Lea, Pare Ambo and Pare Lallodo. This panel research was structured in the form of a randomized block design (RAK) with 3 replications so that there were 18 experimental plots. Each plot consists of 6 planting rows. The variables observed consisted of agronomic character components and organoleptic tests. Data analysis used analysis of variance (Anova) and the BNJ test level was 0.05. The results of the research show that the value of genetic diversity and phenotypic character of the new types of black and red F6 rice lines shows narrow criteria. The characteristics of the number of grain contents per panicle, weight of 100 seeds, panicle length and number of productive tillers had the best genetic diversity coefficient values. All the characters of the new black and red types of F6 rice lines have broad heritability values and high KGH. UKIT101-2-278-4, UKIT105-2-042-3 and UKIT105-2-042-5 lines had the best agronomic characteristics in terms of harvested dry grain weight per hectare, number of filled grains per panicle and number of productive tillers. UKIT101-2-278-2 and UKIT101-2-278-4 strains have rice in the criteria of the best taste and aroma.
Effectiveness of bamboo boobs poc on the growth of madesta F1 melon using a hydroponic system Putri, Elisabeth; Kannapadang, Sepsriyanti; Aksadi, Hendrik; Karua, Agustinus Tandi; Pali’padang, Hengky; Moda, Moda; Limbongan, Yusuf L.; Pata’dungan, Adewidar Marano; Galla, Ernytha A.; Karuru, Sakti Swarno
AGRICOLA Vol 15 No 1 (2025): AGRICOLA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/ag.v15i1.6627

Abstract

Penelitian inii bertujuan untuk mengetahuii pertumbuhan dan produksi melon (Cucumis melo L.) secara hidroponik pada sistem Deep Flow Technique (DFT) dengan menggunakan POC rebung bambu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga November 2024 di Kebun Percobaan Pakea, Fakultas Pertanian, Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima taraf perlakuan, yaitu R0 = tanpa POC (kontrol), R1 = 90% AB mix dan 10% POC rebung bambu, R2 = 80% AB mix dan 20% POC rebung bambu, R3 = 70% AB mix dan 30% POC rebung bambu, serta R4 = 60% AB mix dan 40% POC rebung bambu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 90% AB mix dan 10% POC memberikan hasil terbaik pada jumlah daun, lebar daun, jumlah bunga, diameter buah, bobot buah, dan bobot buah per plot.
Peningkatan produksi jamur tiram putih (Peurotus ostreatus L.) dengan pemberian POC rebung bambu aur Febrianti, Irene; Gau, Seni Randa; Pandung, Natalia; Gallang, Raymon Tandi; Yusuf, Dhedhe; Pata'dungan, Adewidar Marano; Tandirerung, Willy Yavet; Limbongan, Yusuf La'lang; Galla, Ernytha Anita; Karuru, Sakti Swarno
AGRICOLA Vol 15 No 1 (2025): AGRICOLA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/ag.v15i1.6677

Abstract

This study aims to analyze the manufacture of Liquid Organic Fertilizer (POC) from fermented bamboo shoots using leri water (rice water), molasses, and EM4, and to apply it to white oyster mushrooms. The study was conducted from July to December 2024 at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Toraja Christian University, located in Tallunglipu District, North Toraja Regency. This study used a Randomized Block Design (RAK) with three replications and five treatment levels, namely the concentration of POC bamboo shoots: R0 = 0% (control), R1 = 10%, R2 = 20%, R3 = 30%, and R4 = 40%. Each treatment consisted of three replications, with each replication using 25 baglogs. Thus, the total number of baglogs used in this study was 75 baglogs. Based on the research results, the provision of POC bamboo shoots significantly affected the growth and production of oyster mushrooms, especially in terms of mushroom fruit body weight, number of caps, cap diameter, stem diameter, and total number of pinheads. In addition, economic analysis shows that the POC bamboo shoots and products made using leri water (rice water), brown sugar, and EM4 have an excellent sales value prospect to be developed in the agricultural sector. This is supported by the availability of raw materials that are easily obtained and affordable for all groups. Farming efforts in making this POC also provide convenience for farmers in overcoming plant nutrition problems and improving the condition of the planting media and humidity. Thus, POC bamboo shoots not only increase oyster mushroom productivity but also have the potential to be developed as an environmentally friendly and economical agricultural solution.
Effectiveness of Azolla LOF on the growth and production of leek plants (Allium fistulosum L.) and pakcoy plants (Brassica rapa L.) Daniel, Agustina; Kannapadang, Sepsriyanti; Maliku, Ganesia N; Borotoding, Nataniel S; Toding, Ernawaty; Limbongan, Yusuf La'lang; Pata'dungan, Adewidar Marano; Karuru, Sakti Swarno
AGRICOLA Vol 15 No 1 (2025): AGRICOLA
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/ag.v15i1.6685

Abstract

Bawang daun (Allium fistulosum L.) adalah jenis sayuran dari kelompok bawang yang umumnya digunakan dalam masakan. Di Indonesia, bawang daun telah dibudidayakan sejak lama bersamaan dengan jenis sayuran komersial lainnya. Pakcoy (Brassica rapa L.) adalah tanaman sayuran yang memiliki daya tarik tersendiri di kalangan masyarakat Indonesia maupun dunia, sehingga meningkatkan nilai komersialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman bawang daun (Allium fistulosum L.) dan tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) dengan menggunakan Pupuk Organik Cair (POC) Azolla. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 hingga Januari 2025 di Kebun Percobaan Pakkea, Fakultas Pertanian, Kabupaten Toraja Utara. Merupakan penelitian faktor tunggal yang dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat taraf perlakuan. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) untuk mengetahui perbedaan nyata rerata perlakuan, dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Perlakuan yang diberikan adalah P0 = 0 ml/L larutan, P1 = 100 ml/L larutan, P2 = 200 ml/L larutan, dan P3 = 300 ml/L larutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 300 ml/L larutan (P3) memberikan hasil terbaik pada semua parameter pengamatan, yaitu dengan rerata tinggi tanaman bawang daun 42 hari setelah tanam (47,17 cm) dan tanaman pakcoy (26,12 cm), jumlah daun tanaman bawang daun 42 hari setelah tanam (22,56 helai) dan tanaman pakcoy (20,22 helai), diameter batang tanaman bawang daun 42 hari setelah tanam (60,21 mm), bobot basah tanaman bawang daun 42 hari setelah tanam (140,67 g) dan tanaman pakcoy (396,00 g), serta jumlah anakan per tanaman pada tanaman bawang daun sebanyak 6,67. Hasil ini menunjukkan bahwa POC Azolla mengandung nutrisi esensial seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, serta senyawa organik yang mendukung pertumbuhan bawang daun dan tanaman pakcoy. Dengan demikian, penggunaan pupuk organik cair Azolla dapat menjadi alternatif pupuk organik cair alami yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam budidaya tanaman bawang daun dan tanaman pakcoy.
PRODaUKSI PUPUK KOMPOS HASIL FERMENTASI LIMBAH TERNAK AYAM PLUS & APLIKASINYA PADA TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum) Pendana, Sufriono; Limbongan, Yusuf La'lang; Galla', Ernytha Anytha
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 12 No. 6 (2025): February: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v12i6.6136

Abstract

This study aims to evaluate the results of chicken manure compost fermentation mixed with rice washing water and rice husk waste and to test its effect on the growth of leek plants (Allium fistulosum L.). The study was conducted from June to November 2024 at the Experimental Park of the Faculty of Agriculture, Toraja Christian University of Indonesia, Tarunlip Matalo District, North Toraja Regency, South Sulawesi. The method used was a randomized block design (RAK) with five compost dose treatments, namely K0 (no treatment), K1 (50 g/plastic bag), K2 (100 g/plastic bag), K3 (150 g/plastic bag) and K4 (200 g/plastic bag). The results showed that the provision of chicken manure compost had a significant effect on all observed parameters. A dose of 150 g/polybag (K3) produced optimal growth in terms of plant height, number of leaves, stem diameter and wet weight of plants. This proves that fermented chicken manure waste compost with additional materials such as rice water and rice husk waste can be an effective alternative organic fertilizer to increase the productivity of spring onions sustainably.