Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Pharmacy Genius

Studi Farmakovigilans Obat Golongan Antipsikotik Pada Pasien Skizofrenia Di Rsud SMC Kabupaten Tasikmalaya Salsabila, Siti Salma; Alifiar, Ilham; Tuslinah, Lilis
Pharmacogenius Journal Vol 3 No 1 (2024): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v3i01.325

Abstract

Pendahuluan: Skizofrenia adalah salah satu jenis penyakit gangguan jiwa disertai beberapa gejala diantaranya halusinasi, delusi, gangguan proses berpikir dan prilaku aneh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis obat golongan antipsikotik yang sering digunakan, evaluasi obat yang mencakup penilaian, pemahaman juga pencegahan efek samping obat juga gejala dan efek samping setelah mengkonsumsi obat golongan antipsiotik pada pasien skizofrenia di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya Metode: Jenis penelitian ysng digunakan ialah observasional dengan desain penelitian cross sectional dan pengambilan data dilakukan secara prospektif. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan obat golongan antipsikotik yang paling banyak ialah kombinasi dengan obat jenis lain sebanyak 60 orang dan penggunaan obat golongan antipsikotik kedua (atipikal) tunggal sebanyak 20 orang clozapine 85% dan risperidone 15%. Gejala yang palng banyak pada pasien skizofrenia gejala positif 71% dan negatif 29%, efek samping yang sering muncul yakni sedasi 32%. Evaluasi obat berdasarkan ketepatan indikasi dan dosis 100% Kesimpulan: Hasil analisis menunjukan semua hasil data demografi tidak terdapat hubungan dengan efek samping obat yang muncul, efek samping obat mayoritas disebabkan oleh obat itu sendiri
Konseling Informasi Beserta Pentingnya Kepatuhan Dalam Penggunaan Anti Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Sekunder Alifiar, Ilham; Rahmi, Suci Mega; Azahra, Fatimah; Aulia, Ratu; Dwiputri, Nadya; Agung, Rifki Permana
Pharmacogenius Journal Vol 3 No 2 (2024): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v3i2.363

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah ≥140 mmHg (sistolik) dan/atau ≥90 mmHg (diastolik) yang menjadi penyakit berbahaya yang tidak dapat disembuhkan. Kepatuhan minum obat menjadi faktor penting yang juga menjadi permasalahan ketidakefektifan terapi pada hipertensi. Pengetahuan menjadi faktor pengaruh ketidakpatuhan terapi yang akan menjadi intervensi utama dalam penelitian. Tujuan: Penelitian bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Cilumba Kecamatan Cikatomas tentang informasi penggunaan serta kepatuhan meminum obat obat hipertensi dengan mengukur parameter pengetahuan Metode: Penelitian menggunakan metode konseling, diskusi dan tanya jawa . Intervensi yang diberikan terhadap responden penelitian yaitu konseling informasi penggunaan obat hipertensi serta pentingnya kepatuhan meminnum obat. Hasil: Responden penelitian didapati sejumlah 20 orang yang didominasi oleh perempuan dengan persentase 55% dibandingkan laki-laki dengan persentase 45%. Usia responden didominasi oleh usia lansia dengan rentang usia 46-57 tahun dengan persentase 65% dibandingkan usia dewasa dengan rentang usia 20-45 tahun dengan persentase 35%. Profil pendidikan responden didominasi oleh tamatan SD dengan persentase sebesar 85% jika dibandingkan dengan tamatan SD, SMP, SMA, S1 dengan persentase masing-masing 5%. Berdasarkan hasil intervensi konseling, keseluruhan parameter pengetahuan yang diukur mencakup cara penggunaan, dosis pemakaian, cara penyimpanan, interaksi obat, efek samping, lama penggunaan, dan cara membuang meningkat setelah diberikan intervensi konseling. Peningkatan cara penggunaan dari 35% menjadi 95%; dosis pemakaian dari 55% menjadi 100%; cara penyimpanan dari 70% menjadi 100%; interaksi obat dari 20% menjadi 85%; efek samping dari 5% menjadi 85%; lama penggunaan dari 0% menjadi 80%; dan cara membuang dari 0% menjadi 95%. Kesimpulan: Konseling informasi mengenai penggunaan terapi antihipertensi terhadap 20 responden penelitian efektif meningkatkan pengetahuan responden mengenai terapi antihipertensi
Analisis Bibliometrik Terkait Tren Teratogenik Maharani, Ira; Alifiar, Ilham; Sukmawan, Yedy Purwandi
Pharmacogenius Journal Vol 4 No 3 (2025): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v4i3.912

Abstract

Pendahuluan: Kelainan kongenital merupakan penyebab utama kematian bayi yang sering disebabkan oleh paparan zat teratogen seperti obat, bahan kimia, dan polutan. Penelitian ini bertujuan memetakan tren global penelitian teratogenik melalui analisis bibliometrik selama sepuluh tahun terakhir untuk mengetahui perkembangan topik, kontribusi penulis dan institusi, serta area penelitian yang masih kurang dieksplorasi. Tujuan: Mengetahui pemetaan bibliometrik guna mengidentifikasi tren penelitian terkait teratogenik dari waktu ke waktu. Mengetahui area-area penelitian yang masih kurang mendapatkan perhatian namun memiliki potensi besar untuk dieksplorasi lebih lanjut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan analisis bibliometrik. Alur penelitian mengikuti standar PRISMA 2020 untuk proses identifikasi, penyaringan, dan seleksi artikel ilmiah. Menggunakan 3 sumber data base yaitu PubMed, Cochrane, dan Dimensions Hasil: Dari 3.342 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 621 memenuhi kriteria inklusi. Terjadi peningkatan signifikan publikasi lima tahun terakhir, terutama pada jurnal The Science of The Total Environment. Topik dominan meliputi nanoparticles, zebrafish, dan oxidative stress. Penulis produktif adalah Wang J, sementara institusi terbanyak berasal dari Amerika Serikat dan China dengan kontribusi negara berkembang masih rendah. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan meningkatnya perhatian global terhadap isu teratogenik, terutama dalam konteks toksikologi lingkungan dan kesehatan reproduksi. Dominasi penelitian masih berasal dari negara maju, menandakan perlunya peningkatan kolaborasi dan riset di negara berkembang. Hasil ini menjadi dasar untuk mengarahkan fokus penelitian pada topik yang belum banyak dikaji secara lokal maupun global.
Studi Farmakovigilans Obat Golongan Antipsikotik Pada Pasien Skizofrenia Di Rsud SMC Kabupaten Tasikmalaya Salsabila, Siti Salma; Alifiar, Ilham; Tuslinah, Lilis
Pharmacogenius Journal Vol 3 No 1 (2024): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v3i01.325

Abstract

Pendahuluan: Skizofrenia adalah salah satu jenis penyakit gangguan jiwa disertai beberapa gejala diantaranya halusinasi, delusi, gangguan proses berpikir dan prilaku aneh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis obat golongan antipsikotik yang sering digunakan, evaluasi obat yang mencakup penilaian, pemahaman juga pencegahan efek samping obat juga gejala dan efek samping setelah mengkonsumsi obat golongan antipsiotik pada pasien skizofrenia di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya Metode: Jenis penelitian ysng digunakan ialah observasional dengan desain penelitian cross sectional dan pengambilan data dilakukan secara prospektif. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan obat golongan antipsikotik yang paling banyak ialah kombinasi dengan obat jenis lain sebanyak 60 orang dan penggunaan obat golongan antipsikotik kedua (atipikal) tunggal sebanyak 20 orang clozapine 85% dan risperidone 15%. Gejala yang palng banyak pada pasien skizofrenia gejala positif 71% dan negatif 29%, efek samping yang sering muncul yakni sedasi 32%. Evaluasi obat berdasarkan ketepatan indikasi dan dosis 100% Kesimpulan: Hasil analisis menunjukan semua hasil data demografi tidak terdapat hubungan dengan efek samping obat yang muncul, efek samping obat mayoritas disebabkan oleh obat itu sendiri
Konseling Informasi Beserta Pentingnya Kepatuhan Dalam Penggunaan Anti Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Sekunder Alifiar, Ilham; Rahmi, Suci Mega; Azahra, Fatimah; Aulia, Ratu; Dwiputri, Nadya; Agung, Rifki Permana
Pharmacogenius Journal Vol 3 No 2 (2024): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v3i2.363

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah ≥140 mmHg (sistolik) dan/atau ≥90 mmHg (diastolik) yang menjadi penyakit berbahaya yang tidak dapat disembuhkan. Kepatuhan minum obat menjadi faktor penting yang juga menjadi permasalahan ketidakefektifan terapi pada hipertensi. Pengetahuan menjadi faktor pengaruh ketidakpatuhan terapi yang akan menjadi intervensi utama dalam penelitian. Tujuan: Penelitian bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Cilumba Kecamatan Cikatomas tentang informasi penggunaan serta kepatuhan meminum obat obat hipertensi dengan mengukur parameter pengetahuan Metode: Penelitian menggunakan metode konseling, diskusi dan tanya jawa . Intervensi yang diberikan terhadap responden penelitian yaitu konseling informasi penggunaan obat hipertensi serta pentingnya kepatuhan meminnum obat. Hasil: Responden penelitian didapati sejumlah 20 orang yang didominasi oleh perempuan dengan persentase 55% dibandingkan laki-laki dengan persentase 45%. Usia responden didominasi oleh usia lansia dengan rentang usia 46-57 tahun dengan persentase 65% dibandingkan usia dewasa dengan rentang usia 20-45 tahun dengan persentase 35%. Profil pendidikan responden didominasi oleh tamatan SD dengan persentase sebesar 85% jika dibandingkan dengan tamatan SD, SMP, SMA, S1 dengan persentase masing-masing 5%. Berdasarkan hasil intervensi konseling, keseluruhan parameter pengetahuan yang diukur mencakup cara penggunaan, dosis pemakaian, cara penyimpanan, interaksi obat, efek samping, lama penggunaan, dan cara membuang meningkat setelah diberikan intervensi konseling. Peningkatan cara penggunaan dari 35% menjadi 95%; dosis pemakaian dari 55% menjadi 100%; cara penyimpanan dari 70% menjadi 100%; interaksi obat dari 20% menjadi 85%; efek samping dari 5% menjadi 85%; lama penggunaan dari 0% menjadi 80%; dan cara membuang dari 0% menjadi 95%. Kesimpulan: Konseling informasi mengenai penggunaan terapi antihipertensi terhadap 20 responden penelitian efektif meningkatkan pengetahuan responden mengenai terapi antihipertensi