Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

FARMING ANALYSIS OF RED CHILI IN SOLOK REGENCY Khairat, Rusda; Hakimi, Rini; Syahni, Rahmat; Syarfi, Ira Wahyuni; Hendri, Muhammad
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3883

Abstract

Farming analysis is important to determine the allocation of resource use on a farm. This research aims to describe the implementation of red chili cultivation techniques and analyze the income and profits of red chili farming in Lembah Gumanti District, Solok Regency. The method used in this research is the descriptive method. The number of samples is determined by quota, while the sampling method is purposive. The research results show that farmers carry out chili cultivation after shallot cultivation. Cultivation techniques begin with land processing (only repairing the beds), planting, weeding, inserting, installing stakes, fertilizing, controlling pests and diseases, harvesting, and post-harvest. Income analysis shows an average income of IDR 52,553,499.10/Land area/Planting Season or IDR 153,541,311.14/ha/Planting Season with a profit of IDR 39,570,967.01/Land area/Planting Season or IDR 89,884,691.45/ha/Planting Season. Farming efficiency through the R/C ratio obtains profitable results of IDR 2.046 from each unit of input used in red chili farming. It shows that red chili farming is worth pursuing. Keywords: Farming, red chilies, cultivation techniques, income, profits INTISARIAnalisis usahatani penting dilakukan untuk mengetahui alokasi penggunaan sumberdaya pada sebuah usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan teknik budidaya cabai merah dan menganalisis pendapatan serta keuntungan pada usahatani cabai merah di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.  Jumlah sampel ditetapkan secara kuota, sedangkan metode pengambilan sampelnya secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya cabai dilakukan petani setelah budidaya bawang merah. Teknik budidaya diawali dengan pengolahan lahan (hanya memperbaiki bedengan), penanaman, penyiangan, penyisipan, pemasangan ajir, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, panen dan pasca panen. Analisis pendapatan memperlihatkan pendapatan rata-rata sebesar Rp 52.553.499,10/LL/MT atau Rp 153.541.311,14/ha/MT dengan keuntungan sebesar Rp 39.570.967,01/LL/MT atau Rp 89.884.691,45/ha/MT. Efisiensi usahatani melalui R/C ratio mendapatkan hasil yang menguntungkan yaitu sebesar 2,046 rupiah dari setiap satuan input yang digunakan dalam usahatani cabai merah.  Hal ini memperlihatkan bahwa usahatani cabai merah layak untuk diusahakan. Kata kata Kunci: Usahatani, cabai merah, teknik budidaya, pendapatan, keuntungan
Strategi Penguatan Kelompok Tani "Senior Ganepo" di Jorong Padang Kandi Nagari tujuah Koto Talago, Kecamatan Guguk, Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat Qurratha Akyune; Ira Wahyuni Syarfi; Yusri Usman
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 2 (2021): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i2.413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan pelaksanaan usaha pengolahan rubik ganepo pada Kelompok Tani Senior Ganepo, 2) Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal terhadap perubahan kondisi pada Kelompok Tani Senior Ganepo, dan 3) Merumuskan strategi penguatan Kelompok Tani Senior Ganepo.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran, yaitu metode deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan matriks EFI dan EFE untuk mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) Kelompok Tani Senior Ganepo, matriks IE untuk menentukan posisi Kelompok Tani Senior Ganepo, matriks SWOT untuk merumuskan beberapa alternatif startegi, dan matriks QSPM untuk menentukan alternatif strategi yang menjadi strategi prioritas. Hasil penelitian didapatkan 6 alternatif strategi, yaitu a. Meningkatkan sumber daya anggota untuk menjadikan rubik ganepo sebagai produk unggulan daerah, b. Pengembangan produk ke daerah geografis yang baru, c. Meningkatkan produktivitas anggota dalam mewujudkan rubik ganepo sebagai local brand, d. Meningkatkan sumber daya dibidang teknologi dalam menentukan ketahanan produk, e.  Melakukan diversifikasi produk secara objektif, f. Menerapkan manajemen resiko dalam segala aspek didalam kelompok. Alternatif strategi yang menjadi strategi prioritas adalah Melakukan diversifikasi produk secara objektif dengan jumlah nilai TAS sebesar 7.211
Analisis Keuntungan dan Titik Impas Usaha Kopi Sahabat Baru di Nagari Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab Monalisa Octavia; Ira Wahyuni Syarfi; Zulvera zulvera
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 2 (2021): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i2.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan profil Usaha Bubuk Kopi Sahabat Baru yang dilihat dari aspek operasional, aspek keuangan dan aspek pemasaran, (2) menganalisis tingkat keuntungan dan titik impas usaha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, pengumpulan data dari penelitian ini diperoleh dari data primer melalui wawancara langsung dengan informan kunci dan data sekunder dari BPS dan litelatur lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Kopi Sahabat Baru sudah mendapatkan perizinan usaha yaitu sertifikasi pangan produksi industri rumah tangga (SPP-IRT) dan sudah terdapat pembagian kerja yang jelas, akan tetapi pemilik usaha merangkap sebagai pemilik dan pimpinan usaha, juga bertanggungjawab untuk bagian administrasi dan keuangan. Metode pemberian upah menggunakan metode upah langsung dengan tingkat upah didasarkan pada bidang pekerjaannya. Pemasaran produk menggunakan saluran tidak langsung yaitu melalui pedagang besar dan pedagang pengecer. Usaha Kopi Sahabat Baru belum melakukan sistem pembukuan yang mencatat keuangan dengan jelas dan terstruktur. Berdasarkan analisis keuntungan dan titik impas yang dilakukan pada periode April 2021, Usaha Kopi Sahabat Baru memperoleh keuntungan sebesar Rp183.235.062 dan berdasarkan analisis titik impas Usaha Kopi Sahabat Baru berada pada titik impas jika volume penjualannya sebanyak 1.525,35 kg dengan tingkat penjualan sebesar Rp53.387.190. Pada periode April 2021 volume penjualan kopi sahabat baru telah berada diatas titik impas yaitu dengan volume penjualan 13.680 kg. Hal ini menunjukkan bahwa Usaha Kopi Sahabat Baru telah mendapatkan keuntungan dalam menjalankan usahanya. 
PERSIAPAN PEREMAJAAN KEBUN KELAPA SAWIT OLEH KUD SUKA MAJU DAN KUD BUKIT JAYA DI KABUPATEN DHARMASRAYA PROPINSI SUMATERA BARAT Melinda Noer; Ira Wahyuni Syarfi; Rafnel Azhari
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 2 No. 3 (2019)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v2i3.106

Abstract

Nationally, the program to rejuvenate oil palm has become a concern of the Government. It is supported by the policy of replanting grant funds using funds from the Oil Palm Plantation Fund Management Agency (BPDPKS), including West Sumatra Province. In Dharmasraya District, KUD Suka Maju received grant funds to realize replanting in 2019, while KUD Bukit Jaya was for realization in 2020. This paper describes the activities' results to the two KUDs in preparation for replanting oil palm using BPDPKS funds. The activity's objective is to encourage and revive the spirit of cooperation in the KUD and help accelerate the effective coordination among stakeholders in the replanting program in the district of Dharmasraya. In the context of broader regional development, particularly the development of sustainable oil palm plantations, this oil palm replanting program needs to involve stakeholders from the initial planning stages to implementation and evaluation. Coordination between related government agencies requires the participation of the Regional Development Planning Agency (Bappeda) as the coordinator of regional planning, and it is necessary to internalize the replanting program plan with all its aspects into the Office's Strategic Plan (Renstra) and the Regional Medium-Term Development Plan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Tanaman Karet Rakyat di Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan Citra, Ayu Rahmah; Syarfi, Ira Wahyuni; Fitriana, Widya
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v7i1.595

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan dengan mendeskripsikan profil perkebunan karet rakyat serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tanaman karet rakyat. Penelitian menggunakan metode survei pada 100 petani sampel. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk tujuan pertama, dan analisis kuantitatif regresi non linear, fungsi Cobb-Douglas untuk tujuan ke dua.  Hasil penelitian menemukan bahwa teknik budidaya karet rakyat di Kecamatan Karang Dapo, pada kegiatan penanaman, penyulaman, pengendalian hama dan penyakit tanaman, panen dan pasca panen sudah sesuai dengan pedoman dari Direktorat Jenderal Perkebunan, namun pada kegiatan frekuensi penyiangan dan dosis pemupukan belum sesuai dengan anjuran. Selain itu penelitian menunjukkan bahwa  penggunaan bibit, tenaga kerja, penggunaan pupuk Urea berpengaruh signifikan terhadap produksi karet di Kecamatan Karang Dapo, sedangkan penggunaan pupuk TSP dan pupuk KCL tidak berpengaruh terhadap produksi karet di Kecamatan Karang Dapo.  
Keberlanjutan Usaha Peternakan Sapi Potong Program Bantuan Pemerintah Di Kabupaten Padang Pariaman Tommy Fadillah; Ira Wahyuni Syarfi; Asdi Agustar
Jurnal Niara Vol. 16 No. 1 (2023): Mei
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v16i1.14098

Abstract

This study aims to determine the sustainability of the government-assisted beef cattle business in Padang Pariaman Regency and the factors that influence it. The study was conducted using a survey method with respondents of 82 beneficiaries in 2013 to 2017. Data collection using questionnaires. Data analysis using descriptive statistics and multiple linear regression correlation analysis. The results of the study found that the sustainability of the government-assisted beef cattle business in Padang Pariaman Regency was seen physically and economically as showing a low level of sustainability. This is due to the weakness in planning, implementing and supervising the assistance provided to the community by paying attention to variables that are very sensitive to the sustainability of the beef cattle farming business so that the expected goals have not been achieved properly
Eksistensi Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Dalam Mengembangkan Usaha Dan Ekonomi Nagari Sutri Dahlena; Asdi Agustar; Ira Wahyuni Syarfi
Jurnal Niara Vol. 16 No. 1 (2023): Mei
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v16i1.14101

Abstract

The purpose of this study is to obtain facts about the performance of Nagari-Owned Enterprises, to determine the relationship between BUMNag businesses and the economy of the community in each nagari, and to determine the factors that influence the development of BUMNag in West Pasaman Regency. The data collected are primary data and secondary data. The secondary data sources used are from the BUMNag annual report. While the primary data comes from key informants consisting of the Nagari Wali and BUMNag administrators. Data analysis was carried out with descriptive statistics in the form of percentages, averages to describe. The results of the research show that (1) BUMNag has been formally established administratively but not all of them have activities that can become the economic institutions of the respective nagari. The type of business that has been carried out is relevant to the economic mode of the nagari community, but its existence has not been seen as significant. (2) After four (4) years of existence, it turns out that the development of turnover, capital and the scope of activities has not seen any significant development. (3) The development of BUMNag is closely related to the management and performance of its management
Persepsi Petani Terhadap Teknologi Smart Farming Dalam Pertanian Padi Sawah di Kabupaten Pasaman Barat Wilheppi, Rizki; Noer, Melinda; Syarfi, Ira Wahyuni
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 6 No. 2 (2023): September
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jace.v6i2.676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani terhadap teknologi smart farming dengan aplikasi RiTx dalam pertanian padi sawah dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani untuk menggunakan teknologi smart farming di Kabupaten Pasaman Barat. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian survai bersifat deskriptif korelasional. Hasil penelitian menunjukkan 81,8% responden adalah petani berumur >30 tahun; 70,7% responden petani yang memiliki pendidikan tamatan SLTP dan SLTA dan 69,7% responden memiliki lahan yang berukuran 0,25–0,7 hektar. Komponen kognisi responden diukur dari pengetahuan responden mengenai manfaat dari aplikasi RiTx menunjukkan sebanyak 78,8% pada kategori sedang, 14,1% yang memiliki persepsi tinggi terkait manfaat aplikasi RiTx. Komponen afeksi yang diukur berdasarkan perasaan emosional yang timbul terhadap teknologi smart farming berbasis aplikasi RiTx sebanyak 78,8% responden pada kategori sedang. Komponen konasi merupakan kecenderungan bertindak terhadap objek sikap, sebanyak 75,8% responden pada kategori sedang. Persepsi petani terhadap aplikasi RiTx pada komponen kognisi, afeksi dan konasi rata rata pada kategori sedang. Peran teknologi memiliki pengaruh signifikan dalam membangun persepsi petani, sehingga mempengaruhi sikap dan keputusan dalam berusahatani. Adanya pengaruh antara peubah karakteristik individu petani dengan persepsi petani terhadap aplikasi RiTx pada indikator jenis kelamin dan tingkat pendidikan.
Analisis Kontribusi Pendapatan Karyawan Wanita Bagian Pemeliharaan Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Pendapatan Rumah Tangga (Studi Kasus: Ptpn Iv Kebun Laras, Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun Sumatera Utara) Nasution, Tresna Dwie Salsabila; Syarfi, Ira Wahyuni; Evaliza, Dwi
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 6 No. 2 (2024): August
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v6i2.502

Abstract

Fenomena wanita bekerja telah menjadi hal yang menarik untuk dikaji. Kondisi perekonomian keluarga yang lemah dan serba kekurangan memaksa wanita untuk ikut bekerja membantu keluarga dalam rangka mendapatkan penghasilan tambahan. Masyarakat desa dengan pendapatan yang kecil membuat kehidupan keluarga kurang maju karena dengan ekonomi yang rendah maka pendidikan anak dalam rumah tangga tidak dijadikan prioritas, hanya untuk memenuhi keperluan sehari- hari saja mengingat pendapatan yang diterima suami kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pekerjaan utama karyawan wanita perkebunan kelapa sawit dan menganalisis kontribusi pendapatan karyawan wanita perkebunan sawit. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode studi kasus (case study), dengan analisiskuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan informan kunci dengan karyawan wanita perkebunan kelapa sawit PTPN IV Kebun Laras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan karyawan wanita merupakan penyumbang tertinggi dalam pendapatan rumah tangga dengan persentase sebesar 67% dimana nilai persentase pendapatan karyawan wanita merupakan yang terbesardibandingkan persentase kontribusi pendapatan suami yakni sebesar 27% persentase kontribusi pendapatan anak sebesar 3% dan persentase kontribusi hasil usaha lainnya sebesar 3%.
FARMING ANALYSIS OF RED CHILI IN SOLOK REGENCY Khairat, Rusda; Hakimi, Rini; Syahni, Rahmat; Syarfi, Ira Wahyuni; Hendri, Muhammad
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3759

Abstract

Farming analysis is important to determine the allocation of resource use on a farm. This research aims to describe the implementation of red chili cultivation techniques and analyze the income and profits of red chili farming in Lembah Gumanti District, Solok Regency. The method used in this research is the descriptive method. The number of samples is determined by quota, while the sampling method is purposive. The research results show that farmers carry out chili cultivation after shallot cultivation. Cultivation techniques begin with land processing (only repairing the beds), planting, weeding, inserting, installing stakes, fertilizing, controlling pests and diseases, harvesting, and post-harvest. Income analysis shows an average income of IDR 52,553,499.10/Land area/Planting Season or IDR 153,541,311.14/ha/Planting Season with a profit of IDR 39,570,967.01/Land area/Planting Season or IDR 89,884,691.45/ha/Planting Season. Farming efficiency through the R/C ratio obtains profitable results of IDR 2.046 from each unit of input used in red chili farming. It shows that red chili farming is worth pursuing. Keywords: Farming, red chilies, cultivation techniques, income, profits INTISARIAnalisis usahatani penting dilakukan untuk mengetahui alokasi penggunaan sumberdaya pada sebuah usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan teknik budidaya cabai merah dan menganalisis pendapatan serta keuntungan pada usahatani cabai merah di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.  Jumlah sampel ditetapkan secara kuota, sedangkan metode pengambilan sampelnya secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya cabai dilakukan petani setelah budidaya bawang merah. Teknik budidaya diawali dengan pengolahan lahan (hanya memperbaiki bedengan), penanaman, penyiangan, penyisipan, pemasangan ajir, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, panen dan pasca panen. Analisis pendapatan memperlihatkan pendapatan rata-rata sebesar Rp 52.553.499,10/LL/MT atau Rp 153.541.311,14/ha/MT dengan keuntungan sebesar Rp 39.570.967,01/LL/MT atau Rp 89.884.691,45/ha/MT. Efisiensi usahatani melalui R/C ratio mendapatkan hasil yang menguntungkan yaitu sebesar 2,046 rupiah dari setiap satuan input yang digunakan dalam usahatani cabai merah.  Hal ini memperlihatkan bahwa usahatani cabai merah layak untuk diusahakan. Kata kata Kunci: Usahatani, cabai merah, teknik budidaya, pendapatan, keuntungan