Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Multikultural Untuk Pembentukan Sikap Sosial Siswa Di Smp Negeri 2 Satu Atap Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara Tarihoran, Toiba; Zulhimma, Zulhimma; Efendi Hasibuan, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.25767

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk nilai-nilai multikultural yang ditanamkan pada siswa di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap. Untuk mendeskripsikan strategi guru PAI dalam pembentukan sikap sosial siswa di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap. Dan untuk mengetahui hasil dari penanaman nilai-nilai multicultural dalam pembentukan sikap sosial siswa di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nilai multikultural yang ditanamkan di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap yaitu  nilai toleransi, demokrasi, humanisme, pluralisme dan persaudaraan. Nilai-nilai multicultural tersebut yang telah diterapkan di SMP Negeri 2 Simangambat satu atap sudah cukup efektif meski belum sebagaian terlaksana secara sempurna dan belum memiliki kurikulum yang tetap terkait dengan penanaman nilai-nilai multicultural tersebut, hanya dilakukan melalui upaya guru PAI dan sekolah sebagai bentuk menghargai keragaman yang multicultural dengan banyaknya masyarakat sekolah yang beragam, dengan itu sekolah tersebut bisa terwujudkan cita-cita pendidikan tanpa harus ,membedakan suku, golongan dan agama yang berbeda, hidup berkembang secara harmonis. Strategi Guru PAI dalam menanamkan Nilai-Nilai Multikultural dalam Pembentukan Sikap Sosial Siswa di SMP Negeri 2 Satu Atap yaitu dengan menggunakan strategi Problem Based Learning (PBL) dan Pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenagkan. Hasil Penanaman Nilai-Nilai Multikultural Oleh Guru PAI dalam Pembentukan Sikap Sosial di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap yaitu memberikan pengaruh terhadap perubahan pada ranah sikap siswa. Sikap yang dimaksud adalah antar masing-masing lebih menghargai dan sikap toleransi antar individu terutama yang berbeda agama lebih terlihat baik
Strategi Penanaman Nilai Agama Islam Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Padangsidimpuan Harahap, Rendy; Zulhimma, Zulhimma; Efendi Hasibuan, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui (1) Implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. (2) Upaya sekolah untuk menunjang implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius siswa di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. (3) Pembelajaran intrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Dan (4) Pembelajaran ekstrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur yaitu dengan pengawasan bersama orangtua dalam hal pelaksanaan sholat, pembiasaan berbagi/berinfak, pembiasaan bertutur kata yang baik dan menguatkan nilai-nilai toleransi antar umat beragama. Upaya sekolah untuk menunjang implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius siswa di SMA N 1 Angkola Timur yaitu Memberikan informasi tentang perkembangan pendidikan agama Islam kepada siswa, serta mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan dalam membentuk nilai-nilai religius Dan melakukan kerjasama antar pihak sekolah dengan orangtua dalam membentuk nilai-nilai religius. Pembelajaran intrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur yaitu dilakukan dengan berpusat pada peserta didik dan dimaksimalkan pada aspek-aspek materi konseptual dan ilustrasi serta pemberian contoh- contoh yang kontekstual. Kemudian untuk pengamalannya dilakukan dengan penilaian sikap dan kontrol perkembangan sikap serta praktik- praktik keagamaan. Pembelajaran ekstrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur yaitu eliputi kegiatan ekstrakurikuler pilihan yaitu Seni Budaya Quran (SBQ) dan Hadrah serta kegiatan ekstrakurikuler yang lainnya yang berhubungan dengan keagamaan.
Metode Pendidikan Akhlak Dalam Membentuk Sikap Sosial Siswa di Madrasah Tsanawiyah Se Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah Hutabarat, Ramadhan; Aziz Siregar, Fatahuddin; Efendi Hasibuan, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Sikap sosial siswa di Madrasah# Tsanawiyah Al-Muhajirin Pinangsori. 2) Faktor yang mempengaruhi sikap#sosial# siswa# di Madrasah#Tsanawiyah Al-Muhajirin Pinangsori. 3) Pola pendidikan# akhlak# di Madrasah Tsanawiyah Al-Muhajirin Pinangsori. Dan 4) Faktor yang#mempengaruhi pola# pendidikan#akhlak di Madrasah Tsanawiyah Al-Muhajirin Pinangsori. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap sosial siswa di Madrasah Tsanawiyah Se Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah dapat dikatakan kategori baik, yang dilihat dari siswa yang masih memiliki sikap jujur, sopan santun, disiplin, dan mampu menanggapi orang lain dengan baik, serta memiliki sikap rasa tolong menolong. Metode pendidikan akhlak dalam membentuk sikap sosial siswa di Madrasah Tsanawiyah Se Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah meliputi beberapa metode yaitu metode keteladanan, metode pembiasaan, metode memberikan nasehat atau ceramah, dan metode pemberian sanksi atau hukuma. Faktor yang mempengaruhi metode pendidikan akhlak dalam membentuk sikap sosial siswa di Madrasah Tsanawiyah Se Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah sesuai yang ditemukan di lapangan yaitu terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal yaitu keperibadian siswa, dan faktor eksternal yaitu lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan lingkungan sekolah.
PEMIKIRAN-PEMIKIRAN FILOSOFIS TENTANG TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM Herawati, Herawati; Efendi Hasibuan, Zainal
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 9, No 2 (2024): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v9i2.429-446

Abstract

Pendidikan Islam memiliki tujuan yang mendalam dan holistik, melampaui sekadar transfer pengetahuan untuk mencakup pembentukan karakter dan akhlak. Artikel ini mengkaji pengertian dan tujuan pendidikan Islam, serta pandangan para tokoh seperti Ibnu Khaldun, Ibnu Sina, dan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman yang menyeluruh tentang tujuan pendidikan Islam sangat penting untuk mengatasi kesalahan persepsi mengenai pendidikan, di mana aspek kognitif sering lebih diutamakan daripada aspek afektif dan psikomotorik. Melalui tinjauan literatur, artikel ini mengidentifikasi bahwa tujuan pendidikan Islam mencakup pengembangan individu yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran spiritual. Hasil utama diskusi menunjukkan bahwa pendidikan Islam seharusnya diarahkan untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat, membentuk pribadi insan kamil, serta mengarahkan manusia sebagai khalifah fil ardh. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang pendidikan Islam dan pentingnya integrasi nilai-nilai moral dalam proses pendidikan, sejalan dengan pandangan para cendekiawan sebelumnya. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan baru bagi pendidik dan praktisi dalam menerapkan tujuan pendidikan Islam secara efektif.
PUSKESMAS PIJORKOLING SEBAGAI PELAKSANA STUDI KUALITATIF PERAN TOKOH AGAMA DALAM LITERASI ASI EKSKLUSIF DAN PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA PADANGSIDEMPUAN: PUSKESMAS PIJORKOLING SEBAGAI PELAKSANA STUDI KUALITATIF PERAN TOKOH AGAMA DALAM LITERASI ASI EKSKLUSIF DAN PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA PADANGSIDEMPUAN Napitupulu, Natar Fitri; Royani Siregar , Hotma; Tua Siregar, Ganti; Harahap, Herawati; Adelina Harahap, Mei; Efendi Hasibuan, Zainal; Pandia, Ruslayni; Mario Harahap, Eky; Sari , Elpiana
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2330

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang. Salah satu upaya pencegahan yang terbukti efektif adalah pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. Namun, rendahnya literasi kesehatan, faktor sosial budaya, serta keterbatasan dukungan keluarga menjadi kendala dalam penerapan ASI eksklusif. Dalam konteks ini, keterlibatan tokoh agama penting karena memiliki pengaruh besar dalam memberikan edukasi berbasis nilai keagamaan yang mudah diterima masyarakat. Tujuan: Penelitian ini dilaksanakan oleh Puskesmas Pijorkoling Kota Padangsidimpuan dengan tujuan mengeksplorasi peran tokoh agama dalam literasi ASI eksklusif dan pencegahan stunting. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tokoh agama Islam Dan Nasrani, serta tenaga kesehatan. Jumlah partisipan dalam penelitian ini delapan orang. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan Dan di sajikan dalam bentuk narasi. Hasil: Penelitian menghasilkan Lima tema yaitu:1) Peran Puskesmas sebagai pelaksana program kesehatan; 2) Kontribusi Tokoh Agama dalam Literasi kesehatan; 3) Literasi ASI eksklusif pada calon ibu; 4) Pencegahan stunting berbasis komunitas; 5) Percepatan penurunan stunting di Kota Padangsidempuan. Kesimpulan: keterlibatan tokoh agama merupakan strategi efektif yang dapat dimanfaatkan oleh Puskesmas dalam memperkuat literasi kesehatan masyarakat. Kolaborasi antara tenaga kesehatan dan tokoh agama perlu ditingkatkan untuk mempercepat pencapaian target pencegahan stunting melalui penguatan praktik ASI eksklusif. Kata kunci : Puskesmas; Tokoh agama; ASI eksklusif; stunting; literasi kesehatan