Claim Missing Document
Check
Articles

PROTEKSI KEAMANAN DOKUMEN SERTIFIKAT FILE JPEG PADA PERGURUAN TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN STEGANOGRAFI DAN KRIPTOGRAFI Ary Budi Warsito; Lusi Fajarita; Nazori AZ
Telematika MKOM Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Telematika MKOM Vol. 4 No. 1 Maret 2012
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.301 KB)

Abstract

Proses pengamanan informasi dapat dilakukan dengan menyembunyikan informasi tersebut pada media lain atau dengan metode tertentu, sehingga orang lain tidak menyadari ada suatu informasi didalam media tersebut. Dikenal dengan teknik Steganografi dan Kriptografi. Steganografi adalah teknik menyembunyikan atau menyamarkan keberadaan pesan rahasia dalam media penampungnya. Sedangkan kriptografi menyamarkan arti dari suatu pesan, tetapi tidak menyembunyikan bahwa ada suatu pesan. Dalam perguruan tinggi tidak lepas dengan adanya penerbitan dokumen sertifikat. Selain dokumen sertifikat dalam bentuk paper atau hardcover, terdapat juga sertifikat yang diterbitkan secara online. Setiap sertifikat dalam bentuk hardcover memiliki nomor seri atau kode yang unik atau stamp dan tanda tangan dari pejabat yang bersangkutan, sehingga untuk membuktikan keasliannya sangatlah mudah, dibandingkan dengan sertifikat online. Bagaimana cara membuktikan keaslian sertifikat online tersebut? Bagaimana jika stakeholder meminta aslinya padahal sertifikat tersebut dibuat secara online? Apakah pemilik dapat menyakinkan stakeholder bahwa sertifikat ini adalah asli? Oleh karena itu sebuah perguruan tinggi memerlukan media untuk membuktikan keabsahan sertifikat yang dikeluarkan secara online. Penulis telah merancang sebuah aplikasi dengan perpaduan teknik steganografi dan kriptografi untuk menguji keabsahan dari sertifikat tersebut.
MODEL PETA DIGITAL RAWAN SAMBARAN PETIR DENGAN MENGGUNAKAN METODE SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING) : STUDI KASUS PROPINSI LAMPUNG Sugiyono Sugiyono; Nazori Agani
Telematika MKOM Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Telematika MKOM Vol. 4 No. 1 Maret 2012
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.406 KB)

Abstract

Propinsi Lampung merupakan daerah yang padat penduduknya, hal ini menyebabkan sangat banyak korban jika terjadi sambaran petir. Hasil analisa data petir juga menunjukan bahwa Provinsi Lampung merupakan daerah yang banyak terjadi petir. Data petir dan data demografi yang dianalisa menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk mendapatkan nilai kerawanan terhadap sambaran petir, setelah mendapatkan nilai kerawanan terhadap sambaran petir lalu dipetakan menggunakan ArcView GIS. ArcView GIS memiliki ciri khas arsitektur perangkat lunak yang dapat diperluas dan menyediakan scalable platform untuk proses-proses komputasi dan analisis-analisis yang diperlukan di dalam SIG. Metoda ini berdasarkan konsep pembobotan rata–rata atau pembobotan dengan multikriteria. Dari penelitian ini diharapkan membuahkan suatu model peta rawan sambaran petir yang akurasinya baik, sehingga dapat digunakan untuk kegiatan dalam rangka meminimalisir resiko terhadap sambaran petir. Dengan adanya peta digital rawan sambaran petir juga diharapkan menjadi acuan oleh pemerintah Propinsi Lampung dalam penataan ruang dan bangunan.
APLIKASI FUZZY INFERENCE SYSTEM (FIS) METODE MAMDANI DALAM DIAGNOSA PENYAKIT LIVER (HATI) : STUDI KASUS PASIEN LIVER INDIAN Za’imatun Niswati; Nazori AZ
Telematika MKOM Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Telematika MKOM Vol. 5 No. 2 September 2013
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6040.428 KB)

Abstract

Penderita Liver (hati) meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini dikarenakan keterlambatan diagnosa penyakit dan juga karena gaya hidup yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan membuat rancang bangun sebuah aplikasi dari sistem pendukung keputusan dalam bidang kesehatan yaitu diagnosa penyakit Liver (Hati) dengan Fuzzy Inference System (FIS) metode Mamdani, sehingga orang awam dapat melakukan diagnosa secara dini dan dapat segera melakukan pengobatan. Teknik Sistem Pendukung Keputusan dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas dari pengambil keputusan. Sampel pada penelitian ini adalah data sekunder dari UCI Data Set penyakit Liver yang disediakan oleh Center for Machine Learning and Intelligent Systems at the University of California, Irvine. Data yang diperoleh akan diolah menggunakan pendekatan logika fuzzy dengan toolbox matlab dan dibuat Graphical User Interface (GUI). Aplikasi yang dirancang akan diuji dengan melibatkan data diagnosa dari dokter yang terdapat pada UCI Data Set. Hasil yang diharapkan adalah suatu aplikasi untuk diagnosa penyakit liver (hati). Sistem ini menggunakan delapan variabel sebagai input dan dua variabel sebagai output. Hasil dari penelitian ini adalah diagnosa penyakit liver (hati) dengan menggunakan Fuzzy Inference System (FIS) metode Mamdani, diperoleh tingkat akurasi sebesar 95%.
TEKNIK PENGOLAHAN CITRA DAN ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) UNTUK MENDETEKSI KECACATAN PADA ACCU KERING DI PT. NIPRESS TBK Muhamad Nur Witama; Nazori AZ
Telematika MKOM Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Telematika MKOM Vol. 7 No. 1 Maret 2015
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8432.345 KB)

Abstract

Secara tradisional, inspeksi visual dan kualiti control dapat dilakukan oleh manusia secara manual. Pekerjaan ini lebih lambat jika dibandingkan dengan menggunakan mesin yang berbasis komputer. Dengan mesin berbasis komputer ini inspeksi visual dan quality control dapat dilakukan secara terus menerus dengan kualitas yang sama. Salah satu mesin yang berbasis komputer adalah Sistem Visual Inspeksi Otomatis (AVIS)  dimana biaya pemeliharaan lebih murah dan akurasi tinggi. Latar belakang penelitian menggambarkan pentingnya menggunakan sistem visual inspeksi otomatis. Walaupun demikian beberapa industri Accu masih belum menggunakannya karena sistem visual inspeksi otomatis terlambat diperkenalkan sehingga masih menggunakan secara tradisional. Faktor yang menghambat penggunaan sistem visual inspeksi otomatis adalah, system ini tidaklah sederhana, kurangnya fleksibilitas dasar perancangan, kurangnya metoda kajian kinerja dan kurangnya studi kasus yang menghambat pengembangan inspeksi visual otomatis.
PROTOTIPE DETEKSI UKURAN BAJU DENGAN TEKNIK PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Nazori Agani; Awaludin Awaludin
Telematika MKOM Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Telematika MKOM Vol. 6 No. 2 September 2014
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7029.427 KB)

Abstract

Pada zaman konvensional jika ingin membeli baju orang harus datang langsung ke tempat penjual untuk memilih dan mencoba baju yang sesuai dengan selera dan pas dengan ukuran badan pembeli. Seiring dengan perkembangan zaman, banyak teknologi bermunculan salah satunya adalah internet. Dengan semakin murah dan mudahnya penggunaan internet didukung dengan peralatan untuk mengakses internet yang kian murah sehingga hampir seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat dari internet, berdasarkan hal tersebut menjadikan internet sebagai lahan baru untuk mengubah cara bisnis konvensional menjadi modern, salah satunya adalah penjualan baju dimana orang hanya cukup menggunakan internet untuk membeli baju secara online tanpa harus dating langsung ke penjual. Akan tetapi dengan metode penjualan dan pembelian seperti ini ada beberapa hal yang menjadi nilai minus diantaranya adalah pembeli tidak dapat mencoba langsung baju yang akan dibeli sehingga ada kemungkinan baju yang di beli tidak sesuai ukurannya. Dari hal tersebut penulis mencoba melakukan penelitian untuk metode pengukuran baju otomatis menggunakan pengolahan citra, harapan penulis nantinya prototipe ini dapat di kembangkan lebih lanjut dan dapat di implementasikan sebagai alat bantu shoping online untuk menditeksi ukuran baju otomomatis dengan menggunakan citra, untuk melakukan percobaan ini penulis memilih CD (Compact Disc) sebagai alat bantu skala ukuran untuk deteksi ukuran baju pada citra.
PROTOTIPE KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM (KMS) PRAKTIKUM PERBANKAN SYARIAH BERBASIS WEB DAN ANDROID DENGAN KERANGKA KERJA “TIWANA” PADA PERGURUAN TINGGI: STUDI KASUS STEI SEBI Nazori Agani; Samidi Samidi; Wirda Hilwa
Telematika MKOM Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Telematika MKOM Vol. 6 No. 2 September 2014
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8203.826 KB)

Abstract

Knowledge Management System (KMS) bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM dalam suatu organisasi dengan memperbaiki komunikasi antara seluruh bagian organisasi dan meningkatkan penguasaan pengetahuan dengan melakukan transfer pengetahuan. Penerapan KMS dengan sebuah sistem berbasis web diharapkan dapat menjadi solusi dari kebutuhan transfer knowledge yang tidak dihalangi oleh batasan waktu dan tempat, sedangkan aplikasi mobile diharapkan dapat lebih mempermudah pengaksesan KMS oleh mahasiswa dan dosen yang mobilitas nya tinggi. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja model Tiwana, dan untuk pemetaan knowledge organisasi menggunakan siklus KM model Zack, sedangkan untuk pembentukan knowledge menggunakan model SECI. Kualitas perangkat lunak yang dihasilkan diuji berdasarkan empat karakteristik kualitas perangkat lunak model ISO 9126. Hasil dari penelitian ini adalah prototipe KMS berbasis web dan mobile Android ini dapat diterapkan dengan baik dengan kualitas pengujian yang sangat baik sehingga dapat menjadi sebuah solusi untuk meningkatkan penguasaan pengetahuan dalam kegiatan belajar mengajar dan membuat prodi Perbankan Syariah dapat bekerja lebih cerdas dalam memanfaatkan sumber daya yang ada dari waktu ke waktu yang muaranya adalah peningkatan kualitas dan berkembangnya pengetahuan.
PROTOTIPE MODEL PREDIKSI PERIODE ULANG KEJADIAN GEMPA BUMI DENGAN IDENTIFIKASI PENGENALAN POLARITAS MEKANISME SUMBER GEMPA BUMI MELALUI KLASIFIKASI BOLA FOCAL MENGGUNAKAN TEKNIK ANFIS DAN PCA Wiko Setyonegoro; Nazori AZ
Telematika MKOM Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Telematika MKOM Vol. 7 No. 1 Maret 2015
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12842.047 KB)

Abstract

Kejadian bencana gempa bumi telah menimbulkan korban jiwa dan materi dalam jumlah yang cukup banyak. Penduduk yang bermukim pada wilayah rawan gempa bumi tidak mengetahui kapan dan dimana gempa bumi akan terjadi secara tiba-tiba, sehingga timbulnya korban jiwa dan materi akibat gempa bumi tak terhindarkan. Melalui tesis ini diangkat tema tujuan penelitian mengenai upaya prediktabilitas periode ulang kejadian gempa bumi beserta identifikasi mekanisme sumber gempa bumi pada studi kasus wilayah Sumatra. Untuk melakukan prediksi gempa bumi dilakukan pembelajaran terhadap data historis kejadian gempa bumi. Sistem pembelajaran data ini menggunakan teknik ANFIS. Pada teknik ini susunan data historis disusun menjadi interval kejadian rata-rata gempa bumi harian dalam setahun. Output yang akan diperoleh adalah model periode ulang kejadian gempa bumi rata-rata harian dalam setahun. Parameter mekanisme sumber digambarkan sebagai citra bola focal dari mekanisme sumber terjadinya gempa bumi di bawah permukaan bumi, dimana pada bola tersebut terdapat bagian yang diarsir menurut polaritas yang dapat menggambarkan bagaimana arah, tekanan, regangan, tumbukkan dan luasan antar blok sesar yang terjadi. Model periode ulang kejadian gempa bumi yang telah dipelajari terhadap waktu oleh ANFIS, selanjutnya dilakukan pengenalan polaritasnya melalui teknik pengenalan citra pada bola focal menggunakan metode principal component analysis PCA. Hipotesis penelitian ini akan membuktikan apakah panjang data pembelajaran dan kerapatan selang data pembelajaran akan menunjukkan akurasi model?. Validitas akurasi ketepatan model prediksi periode ulang gempa bumi tersebut diuji melalui Koefisien korelasi, RMSE dan Uji selang penerimaan hipotesis. Hasil yang diperoleh melalui tesis ini menunjukkan, model prediksi periode ulang kejadian gempa bumi untuk rata-rata periode ulang bulanan menunjukkan koefisien korelasi 0.014562, artinya masih berada pada selang nilai yang memenuhi dengan kriteria korelasi yang lemah, sedangkan koefisien korelasi rata-rata periode ulang 10 harian yang lebih rapat dengan nilai lebih mendekati 1 menunjukkan korelasi kuat dengan nilai -0.161. Sehingga melalui pengujian ini dapat diduga kuat bahwa kerapatan panjang data observasi yang dipelajari oleh ANFIS akan sangat mempengaruhi akurasi dari model prediksi gempa bumi.
PERANCANGAN IMPLEMENTASI SHA-1 PASSWORD CRACKING BERBASIS FPGA: STUDI KASUS INSTANSI XYZ Siti Zaim; Nazori AZ; Hadi Syahrial
Telematika MKOM Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Telematika MKOM Vol. 5 No. 1 Maret 2013
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7042.735 KB)

Abstract

Password merupakan salah satu metode otentikasi yang digunakan pada banyak aplikasi. Password disimpan dalam bentuk digest yang dihasilkan dari perhitungan menggunakan fungsi hash, salah satunya SHA-1. Instansi XYZ bergerak dalam bidang pengamanan informasi yang membutuhkan kecepatan dalam melakukan komputasi kriptanalisis termasuk password cracking di dalamnya. FPGA merupakan salah satu alternatif teknologi komputasi dengan performansi tinggi. Pada penelitian ini akan dibuat rancangan implementasi SHA-1 password cracking dengan metode brute force attack.Pada Hasil akhir dari penelitian ini berupa rancangan implementasi SHA-1 password cracking berbasis FPGA bagi Instansi XYZ. Dengan menggunakan rancangan ini, Instansi XYZ dapat melakukan password cracking lebih cepat dibandingkan menggunakan personal computer sehingga informasi dapat lebih cepat disampaikan untuk pengambilan keputusan.
Mobile Based Student Presence System Using Haar Cascade and Eigenface Facial Recognition Methods Suherman Achmad; Nazori AZ; Achmad Solichin
Jurnal Riset Informatika Vol 5 No 2 (2023): Priode of March 2023
Publisher : Kresnamedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34288/jri.v5i2.340

Abstract

Using biometric technology for recording attendance in the school environment is still not widely done by researchers. In this study, a solution was proposed to the problems that occurred in the school environment where parents/guardians could not monitor the presence of their children in school. The solution offered is a student attendance recording system based on facial recognition algorithms (face recognition). The built system can record the presence of students when entering the classroom and when returning home or out of class. Proposed methods for identifying student attendance are the Haar Cascade and Eigenface algorithms. The system can also provide notice of attendance or absence of students in real time to parents/guardians via email that has been registered. The method can provide accurate and fast facial recognition results based on the test results. The presence system developed based on mobile can recognize faces up to a distance of 200-300 cm with low and moderate light intensity.
Rancang Bangun Robot Berkaki Enam Menggunakan Pola Gerak Tripod Gait Dhia Farhan; Sujono Sujono; Nazori AZ
MAESTRO Vol 6 No No 2 (2023): Vol.6 No. 2. Oktober 2023
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BUDI LUHUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this study, a six-legged robot (hexapod) was designed to detect the presence of a victim by interpreting the shape of an orange cube and passing through various obstacles such as a broken road, a downhill road with rocks, a flat road with rocks, a muddy road with marshes and a stair climb using the Gait Tripod movement pattern. The hexapod is designed to have a size of 31.8 cm x 27.4 cm x 18 cm. The robot consists of 18 servo motors that each foot uses 3 servos, 2 HC-SR04 ultrasonic sensors right and left as the sensor of the distance between the robot and the wall, the TCS230 color sensor as the detection of victims and the Arduino Mega2560 as the microcontroller that regulates the work of the system on the robot. When the robot finds the victim, the LED lights up to indicate the victim has been found. On obstacles a straight path without obstacles and boundary walls up to 120 cm can move forward at a speed of 18.6 seconds with a deviation of 3.6 cm, at a distance of 80 cm has a speed of 12.8 seconds with a deviation of 11.9 cm, and at a distance of 40 cm has a speed of 7.1 seconds with a deviation of 15.9 cm. On broken road obstacles the robot can pass with a speed of 20.7 seconds, on downhill road obstacles with rocks it can pass with a speed of 20.3 seconds, on flat road obstacles with rocks it can pass with a speed of 19.3 seconds, on muddy road obstacles with muddy media it can pass with a speed of 17.5 seconds, but on stair climbing obstacles the robot fails to pass the obstacles.