Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Role of Exclusive Breastfeeding, Low Birth Weight, and Immunization in Stunting Among Children Under Five Yuliawati, Yuliawati; Anggraini, Yetti; Lestariningsih, Sri; Aghniya, Rofana; Yustiza, Non Rachmani
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkmsw.v18i1.5004

Abstract

Reducing stunting in children is the first of six Global Nutrition Targets for 2025 and serves as a key indicator in the Sustainable Development Goals (SDGs). Stunting is associated with increased risks of illness, mortality, and impaired motor and cognitive development in children. According to the 2022 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI), the prevalence of stunting in Lampung Province decreased to 15.2%, down from 18.5% in 2021. However, in Metro City, the prevalence increased from 7.29% (2021) to 10.4% (2022), with the highest rate recorded in the working area of Yosomulyo Health Center at 11%. This study aims to analyze the relationship between exclusive breastfeeding, history of low birth weight (LBW), and immunization status with the incidence of stunting in toddlers. This research is a quantitative study with a case-control analytic design. The population consisted of children aged 1–5 years who experienced stunting in the Yosomulyo Health Center working area between February and June 2024, totaling 84 children (11%). The sample consisted of 45 children in the case group and 90 children in the control group (a 1:2 ratio), selected using purposive sampling. Data were analyzed using the Chi-Square test with SPSS software after conducting a normality test. The analysis showed a significant relationship between exclusive breastfeeding, history of LBW, and immunization status with the incidence of stunting (p<0.001). Factors such as lack of exclusive breastfeeding, low birth weight, and incomplete immunization are significantly associated with the incidence of stunting. Early prevention of stunting can be achieved through proper pregnancy planning and regular antenatal care.
Stunting and Child Development: Evidence from Pujo Basuki Village, Central Lampung Aghniya, Rofana; Oktaviani, Ika; Widiyanti, Septi
Jurnal Kesehatan Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v16i2.5077

Abstract

Stunting remains a significant public health issue due to its long-term effects on child development, especially in low- and middle-income countries. This study aims to explore the impact of stunting on multiple developmental domains, including gross motor skills, fine motor skills, speech and language, socialization, and overall child development, using the Developmental Pre-Screening Questionnaire (KPSP) as a developmental assessment tool. We hypothesized that children with stunting would exhibit significantly lower developmental scores across all domains compared to non-stunted children, even after controlling for age and number of siblings. A comparative cross-sectional design was employed, and data were analyzed using independent t-tests, Multivariate Analysis of Covariance (MANCOVA), and Analysis of Covariance (ANCOVA). MANCOVA revealed significant effects of both stunting and age on most developmental domains, with stunting having a powerful impact on fine motor skills (F=6.424, p=0.018, η²=0.211), speech and language skills (F=11.924, p=0.002, η²=0.332), and overall KPSP scores (F=46.874, p<0.001, η²=0.661). ANCOVA confirmed the unique effect of stunting after adjusting for age. These findings underscore the critical need for early nutritional interventions, as stunting not only affects physical growth but also hampers essential developmental milestones. Addressing stunting could significantly improve long-term developmental outcomes and reduce health disparities among children in affected populations.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengadaan Sarana Pembuangan Air Limbah Di Desa Candi Retno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Tahun 2024 Mulyono, Rifai Agung; Oktaviani, Ika; Rusyantia, Anggun; Jaya, R . Prana; Prasteyowati, Prasteyowati; Aghniya, Rofana; RR. Nurfauziah, RR.
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1644

Abstract

Sebagian besar penduduk desa Candiretno menggunakan air kerawang tanpa proses masak sebagai sumber air minumnya. Untuk kebutuhan memasak dan kebutuhan MCK masyarakat menggunakan air dari sumur gali dengan kualitas cukup memenuhi syarat secara fisik namun belum pernah dilakukan uji laboratorium untuk menguji kualitas air secara keseluruhan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan keterampilan pembuatan Sarana Pembuangan Air Limbah (SPAL) dan mengoptimalkan program kesehatan pemerintah (Program STBM). Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada identifikasi dan pemanfaatan aset-aset yang dimiliki oleh desa, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam membuat Sarana Pembuangan Air Limbah (SPAL). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat mulai sadar akan pentingnya Sarana Pembuangan Air Limbah, hal ini terbukti dengan terbangunnya 2 buah sarana SPAL dan 1 Jamban keluarga di Desa Candi Retno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu. Perlu dilakukan upaya peningkatan kesadaran masyarakat untuk sadar akan sanitasi dasar. Perlu pembinaan berkelanjutan kepada masyarakat agar lebih semangat lagi untuk membuat sarana sanitasi dasar.
Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular Melalui Aktivitas Fisik, Edukasi dan Promosi Kesehatan Di UPTD Yosomulyo Kota Metro Aghniya, Rofana; Prasetyowati, Prasetyowati
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 6 (2024): April
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/tpmh3j73

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) menjadi fokus utama kesehatan dunia karena angka kejadian yang terus meningkat dan menjadi penyebab kematian utama serta peningkatan burden cost di berbagai negara. Aktivitas fisik sangat terkait dengan penyakit tidak menular. Secara global, kurangnya aktivitas fisik merupakan penyebab utama epidemi obesitas yang pada gilirannya menyebabkan penyebaran penyakit kronis. Aktivitas fisik yang teratur berdampak besar pada kesehatan jantung, seperti melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan kemampuan jantung berkontraksi dan berelaksasi, yang pada akhirnya memengaruhi efisiensi pemompaan darah sehingga mengurangi faktor risiko terjadinya stroke dan penyakit jantung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari jum’at tanggal 15 September 2023 di Puskesmas Yosomulyo. Sasaran kegiatan adalah wanita usia produktif sebanyak 6o orang. Kegiatan ini meliputi deteksi dini dengan skirining kesehatan dengan melakukan tes tekanan darah, cek glukosa dan sebagainya, melakukan aktivitas fisik selama 30 menit, edukasi & penyuluhan dengan metode ceramah, diskusi dan menyebarkan leaflet. Hasil edukasi dinilai melalui pengisian kuesioner pre-post penyuluhan dan didapatkan kenaikan nilai yang signifikan yang berarti bahwa edukasi yang dilakukan telah meningkatkan pengetahuan wanita usia subur dan lansia mengenai penyakit tidak menular dan pencegahannya.
Analisis disminore menggunakan metode akupresur Firdaus, Kintannisa Khalisan; Wijayanti, Yoga Tri; Aghniya, Rofana
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2023): October Edition 2023
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v2i2.379

Abstract

Background: Dysminorrhea is a phenomenon that includes pain in the abdomen, cramps and pain in the waist. Causes of menstrual pain include hormonal changes, excessive anxiety, physical activity, and frequent consumption of fast food. Gastrointestinal symptoms experienced include nausea, vomiting and diarrhea which can occur with some menstrual symptoms. Purpose: To provide reproductive health midwifery care for Ms. S with Disminorrhea using a midwifery management approach. Method: The author plans to provide IEC education on healthy lifestyles, acupressure massage, and warm water compresses. During the visit, the author provided counseling about healthy lifestyle patterns, taught massage techniques at acupressure points, and advised Ms. S to apply warm water compresses. Then the author also provides support and mental support and provides analgesic therapy. Results: Case study conducted in March 2023 at TPMB Fitriyana S.ST, Kel. Notoharjo, District. Trimurjo Regency Central Lampung, there are 3 out of 20 teenagers or 15% of teenagers who experience dysmenorrhea, one of which is Ms.S who is 19 years old. From the results of the assessment carried out, it was found that Ms.S did not do enough sports activities and when menstruation arrived she experienced lower abdominal pain accompanied by nausea but did not experience vomiting when menstruation arrived. Ms.S's history of primary dysmenorrhea was assessed according to a pre-survey using the Wong Baker Faces Pain Rating Scale method and it was found that Ms.S experienced primary dysmenorrhea with a pain scale of 5 (moderate pain). Conclusion: From the midwifery care provided to Ms. S with 4 visits, it was found that Ms. anti-pain (Mefenamic Acid 3x1). Keywords: Acupressure Method; Dysminorrhea; Reproduction health. Pendahuluan: Disminore merupakan fenomena yang meliputi rasa nyeri pada bagian abdomen, kram dan sakit pada bagian pinggang. Penyebab dari nyeri menstruasi meliputi perubahan hormonal, kecemasan yang berlebihan, aktifitas fisik, serta seringnya mengkonsumsi makanan siap saji. Gejala gastrointestinal yang dialami yaitu mual, muntah, serta diare yang dapat terjadi pada sebagian gejala menstruasi. Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan kesehatan reproduksi Nn. S dengan Disminore dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Metode: Penulis merencanakan akan melakukan edukasi KIE pola hidup sehat, pijat akupresure, serta kompres air hangat. Pada saat kunjungan penulis memberikan konseling tentang pola hidup sehat, mengajarkan teknik pemijatan pada titik akuprsure, serta menganjurkan Nn.S untuk melakukan kompres air hangat. Lalu penulis juga memberikan dukungan dan support mental serta memberikan terapi analgetik. Hasil: Studi kasus yang telah dilakukan pada bulan Maret 2023di TPMB Fitriyana S.ST, Kel. Notoharjo, Kec. Trimurjo Kab. Lampung Tengah, terdapat 3 dari 20 jumlah remaja atau sebesar 15% remaja yang mengalami disminore salah satunya adalah Nn.S yang berusia 19 tahun. Dari hasil pengkajian yang dilakukan didapatkan Nn.S kurang melakukan aktifitas olahraga serta saat menstruasi tiba mengalami nyeri perut bagian bawah yang disertai mual tetapi tidak muntah yang dialami saat menstruasi tiba. Riwayat disminore primer yang dialami Nn.S dinilai menurut pra survey dengan menggunakan metode Wong Baker Faces Pain Rating Scale ditemukan Nn.S mengalami desminore primer dengan skala nyeri 5 (nyeri sedang). Simpulan: Dari asuhan kebidanan yang dilakukan terhadap Nn.S dengan kunjungan 4 kali didapatkan skala nyeri Nn.S berkurang dari skala 5 menjadi skala 1, dan rasa mual yang Nn.S derita sudah teratasi dengan adanya pemijatan akupresure, kompres air hangat, serta obat anti nyeri (Asam Mefenamat 3x1).
ANALISIS FAKTOR RISIKO INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BAYI USIA 6–12 BULAN DI PUSKESMAS KARANGREJO KOTA METRO Puspitaningrum, Elisa Murti; Aghniya, Rofana; Lestari, Gangsar Indah
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.1966

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada bayi, khususnya pada kelompok usia 6–12 bulan. Kejadian ISPA dipengaruhi oleh berbagai faktor individu dan lingkungan, antara lain riwayat imunisasi, status gizi, dan paparan asap rokok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan riwayat imunisasi, status gizi, dan paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada bayi usia 6–12 bulan di Puskesmas Karangrejo. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Populasi penelitian meliputi seluruh bayi usia 6–12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Karangrejo sebanyak 66 responden, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juli–Agustus 2025 menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat imunisasi dan kejadian ISPA (p-value = 0,023), serta antara paparan asap rokok dan kejadian ISPA (p-value = 0,04). Sebaliknya, status gizi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian ISPA (p-value = 0,44). Dapat disimpulkan bahwa riwayat imunisasi dan paparan asap rokok merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada bayi usia 6–12 bulan, sementara status gizi tidak berhubungan secara bermakna. Oleh karena itu, penguatan cakupan imunisasi dasar lengkap dan upaya pencegahan paparan asap rokok di lingkungan rumah perlu ditingkatkan sebagai strategi pencegahan ISPA pada bayi.
The Impact of Murottal Qur'an Therapy on Anxiety Levels in Third Trimester Pregnant Women at Simpur Health Center Bandar Lampung Aghniya, Rofana; Kristina, Mia; Widiyanti, Septi; Sadiman, Sadiman
Journal of Health Management, Administration and Public Health Policies Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Health Management, Administration and Public Health Policies
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/healthmaps.v3i1.3037

Abstract

Kecemasan sebelum persalinan merupakan kejadian psikis yang paling sering dialami ibu hamil ketika memasuki dua belas minggu usia kehamilan dan berdampak negatif pada fisik dan psikis ibu serta janin, menjadi perhatian penting dalam periode kehamilan, khususnya pada trimester ketiga menjelang persalinan. Salah satu terapi yang digunakan adalah dengan terapi religi murottal Al Qur’an. Terapi religi murottal Al Qur’an bekerja merangsang otak akan memberikan umpan balik berupa rileksasi atau kenyamanan. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh terapi murottal Al-Quran terhadap tingkat    kecemasan menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Simpur Bandar Lampung. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode pre eksperimen dengan rancangan one group pretest – posttest. Populasi adalah ibu hamil trimester III di Puskesmas Simpur Bandar Lampung sebanyak 107 orang, sampel sebanyak 20 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian terhadap 20 responden diperoleh tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III sebelum dilakukan terapi murottal Al-Qur’an sebagian besar kategori sedang sebesar 90%, sesudah dilakukan terapi murottal Al-Qur’an sebagian besar ringan sebesar 90%, hasil uji wilcoxon didapatkan nilai p value kecemasan ibu hamil sebesar 0,000 (p value < 0,05). Terapi Murottal Al-Qur’an efektif dalam mengurangi tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Simpur, Bandar Lampung. Intervensi ini dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologis yang mudah diakses, aman, dan selaras dengan nilai-nilai spiritual ibu hamil, sehingga berpotensi meningkatkan kualitas kesehatan mental.