Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Karakteristik Input-Output dan Optimasi Biaya Pembangkitan Menggunakan Metode Quadratic Least Square Regression dan Metode Dynamic Genetic Algorithm Anggraeni, Rina; Setiawan, Dedy Kurnia; Hardianto, Triwahju
BERKALA SAINSTEK Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v5i2.5705

Abstract

Optimalisasi produksi listrik, khususnya pada pembangkit termal membutuhkan analisis karakteristik input-output dan pembebanan yang tepat agar beroperasi dengan baik. Karakteristik input-output akan mengawasi pergeseran yang terlihat dari kurva dan mendeteksi perlu adanya maintenance atau tidak pada sebuah pembangkit. Karakteristik input-output dapat dihitung dengan metode quadratic least square regression. Sedangkan pembebanan yang tepat, membuat produksi listrik sesuai maksimal beban yang diinginkan dengan biaya paling murah. Perhitungan pembebanan dilakukan dengan metode dynamic genetic algorithm. Metode ini diaplikasikan pada data PT. PJB UP Gresik bulan Juli 2015 didapatkan total biaya bahan bakar yang dihemat sebesar 3.162,9147 KNM3 dan biaya bahan bakar sebesar $22.773 dibandingkan PJB. Kata Kunci: dynamic genetic algorithm, economic dispatch, karakteristik input-output, quadratic least square regression.
Overview of Nurses' Knowledge about Nursing Rounds in the Inpatient Room Aeni, Qurrotul; Setiyaningsih, Reni; Anggraeni, Rina; Jati, Riani Pradara; Nurwijayanti, Andriyani Mustika
Journal of Economics and Public Health Vol 3 No 3 (2024): Journal of Economics and Public Health: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jeph.v3i3.4495

Abstract

Nursing round is an activity that aimed at overcoming nursing problems on clients carried out by nurses with involved patients or families actively in discussions and examining nursing problems and also evaluating the results of actions that have been taken. Knowledge about nursing rounds that are not owned by nurses will have impact on existing treatment in the hospital and also have effect on the implementation of nursing rounds that are not optimal due to nurses' lack of knowledge about nursing rounds in hospitals that are rarely carried out and not only performed on patients with certain problems. The purpose of this study is to find out description of nurse knowledge about nursing rounds in the inpatient room of regional public hospital Dr. H. Soewondo Kendal. This study uses descriptive analytic. Quantitative design is used in this study. The sampling technique used is Purposive (Purposive Sampling). The sample in this study are 124 respondents. Data analysis uses descriptive statistics. Research data was collected by distributing questionnaires without leaving anything behind after the researcher and enumerator explain the aims and objectives and respondents who are willing to sign an informed consent form become respondents. The results of this study indicate that moderate nursing round knowledge reach 94 (75.8%). The nurse only knows basically about the nursing round and does not know in theory.
Penerapan Sasaran Keselamatan Pasien dengan Pengurangan Resiko Infeksi Terkait Pelayanan Kesehatan Aeni, Qurrotul; Nurwijayanti, Andriyani Mustika; Anggraeni, Rina
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v4i2.4865

Abstract

Sasaran keselamatan pasien merupakan syarat untuk diterapkan disemua Rumah Sakit yang diakreditasikan KARS (2017) yang mengacu pada Nine Life-Safing Patient Safety WHO dan Joint Commision International (JCI). Dalam rangka penerapan sasaran keselamatan pasien, salah satunya dilakukan pencegahan dan pengurangan resiko infeksi terkait pelayanan kesehatan. Dalam rangka pemenuhan Tridharma Perguruan Tinggi tersebut, pengabdian terhadap masyarakat dilakukan oleh dosen. Sesuai kapasitas sebagai dosen keperawatan, maka bentuk pengabdian yang dapat dilakukan bagi masyarakat yaitu dalam bentuk edukasi pencegahan pencegahan dan pengurangan resiko infeksi terkait pelayanan kesehatan kepada pasien dan keluarga pasien. Hal ini merupakan wadah pembekalan dan pembelajaran dosen untuk menyalurkan pengetahuan keperawatan dalam mengamalkan profesionalisme ke tengah masyarakat. Metode pemberian ceramah dan diskusi baik secara langsung dengan sample accidental sampling seluruh orangtua yang anaknya dirawat di ruang Boegenvile RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Hasil pengabdian pada masyarakat ini keluarga mampu memahami dan melakukan tindakan pencegahan dan pengurangan resiko infeksi terkait pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat disarankan dapat dilakukan secara rutin pada setiap semester, supaya ilmu yang dimiliki bermanfaat bagi sesama. Dukungan moral dan materi akan sangat membantu kegiatan edukasi dan pengabdian masyarakat ini, yang dengan semangat kemanusiaan dan pengabdian masyarakat mampu memberikan pengetahuan mencegah resiko infeksi dan peningkatan keselamatan pasien.
GAMBARAN HAMBATAN JALAN PADA LANSIA DENGAN ARTRITIS REMATOID DI PANTI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA CEPIRING KENDAL Jati, Riani Pradara; Anggraeni, Rina
PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 6 (2023): PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang proses menua lansia memberikan dampak pada berbagai aspek kehidupan, terutama kesehatan, dengan bertambahnya usia, fungsi organ tubuh semakin menurun. salah satunya permasalahan Atritis Reumatoid yang sering terjadi pada lansia akibat proses menua diantaranya kurangnya gerakan pada daerah persendian atau aktivitas tubuh. hingga mengalami hambatan dalam berjalan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui gambaran hambatan jalan yang mencakup kemampuan menanjak, menurun, permukaan datar, naik tangga, menyusuri tepi dan berjalan dengan jarak tertentu. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain diskripsi survey, teknik total sampling dengan jumlah populasi sampel 50 lansia di PPSLU Cepiring Kendal dengan quesioner. Hasil ketidakmampuan berjalan menanjak sebanyak 80%, ketidakmampuan berjalan menurun 72%, ketidakmampuan berjalan di jalan rata 68%, Ketidakmampuan menaiki tangga 78% dan ketidakmampuan berjalan menyusuri tepi 76%, serta ketidakmampuan menyusuri jalan tertentu sebanyak 76%. Dalam upaya pemberian pelayanan perawatan pada lansia sangat penting pemantauan terkait dengan fungsi gerak motorik guna mengkaji kemampuan aktivitas lansia.
Studi Vaccine Product-Related Reaction Pasca Pemberian Booster Vaksin Covid-19 Anggraeni, Rina; Setianingsih, Setianingsih; Darwati, Lestari Eko
Jurnal Gawat Darurat Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Gawat Darurat: Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/jgd.v4i2.667

Abstract

Pemerintah Indonesia menetapkan Coronavirus Disease 2019 (covid-19) sebagai pandemi bencana non-alam. Hingga saat ini pandemi tersebut masih berlangsung sehingga memerlukan penanganan lanjutan, salah satunya pelaksanaan vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi pada bulan Februari 2021 sudah mencapai tahapan booster setelah mendapat vaksin tahap 1 dan 2 secara lengkap. Vaccine product related reaction atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) menjadi hal yang ditakuti masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi, terutama setelah mendapatkan booster. Beberapa kejadian ikutan pasca imunisasi booster vaksin covid-19 adalah demam, mual, nyeri sendi, nyeri otot, sakit kepala, pembengkakan di area penyuntikan dan kelenjar getah bening hingga terjadi reaksi anafilaksis alergi hingga pingsan. Hingga saat ini belum ada studi tentang fenomena KIPI pasca pemberian booster vaksin covid-19 di berbagai tingkatan usia dan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi Vaccine Product-Related Reaction (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) pada masyarakat pasca pemberian booster vaksin covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Deskriptif Survey, yaitu mengidentifikasi fenomena terjadinya vaccine product-related reaction (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) setelah penyuntikan vaksin booster Astrazeneca, Moderna, dan Pfizer. Alat ukur menggunakan kuesioner karakteristik responden dan kuesioner kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) covid-19. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 masyarakat kota kendal yang sudah mendapatkan booster vaksin covid-19. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa sebagian besar responden perempuan, keseluruhan responden berusia dewasa dengan usia termuda 17 tahun dan tertua 44 tahun, dan sebagian besar adalah mahasiswa (61,8%) dan PNS (14,5%). Mayoritas (52,6%) mengalami KIPI dengan jenis vaksin terbanyak adalah vaksin Moderna (30,3%). Gejala KIPI yang paling banyak dialami untuk Vaksin Pfizer yaitu nyeri di lokasi penyuntikan. Gejala yang didominasi muncul dari Vaksin Pfizer dan Moderna adalah nyeri lokasi penyuntikan dan sakit kepala. Masyarakat dapat lebih mempersiapkan penanganan jika terjadi keluhan KIPI berdasarkan jenis vaksin yang didapatan.
Pengalaman hidup pasien dengan stoma: A scoping review Maryati, Ida; Sarjono, Kalih; Miladi, Qonita Nur; Widaningsih, Ida; Saritesa, Nining; Ermaya, Asep; Anggraeni, Rina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 5 (2025): Volume 19 Nomor 5
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i5.1106

Abstract

Background: The lived experience of patients with a stoma is an important aspect that is often overlooked in health care. Patients with a stoma often face physical and emotional challenges that can affect their quality of life. The changes experienced after stoma surgery can lead to feelings of loss of control and challenges of adaptation. In addition, social support and education from health care providers play a significant role in helping patients adjust. Purpose: To identify patients' lived experiences with a stoma. Method: Scoping review using three databases, namely CINAHL, PubMed, and Scopus with the keywords of patient life experience with stoma, social support, and stoma adaptation. The initial articles found were 679, then 11 articles were included in the study. Results: Patients with stomas have difficulty adapting, but good social support and education from nurses can help improve a sense of control and quality of life. Appropriate interventions can help reduce anxiety and improve the patient's quality of life. Conclusion: The importance of ongoing psychosocial support and education by nurses to help patients manage physical and emotional changes. Suggestion: Further research is recommended to further explore the effectiveness of educational interventions and long-term social support in patients with stoma.   Keywords: Experiences; Patients; Stoma.   Pendahuluan: Pengalaman hidup pasien dengan stoma merupakan aspek penting yang sering diabaikan dalam perawatan kesehatan. Pasien dengan stoma sering menghadapi tantangan fisik dan emosional yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka. Perubahan yang dialami setelah operasi stoma dapat menyebabkan perasaan kehilangan kendali dan tantangan adaptasi. Selain itu, dukungan sosial dan edukasi dari tenaga kesehatan berperan signifikan dalam membantu pasien menyesuaikan diri. Tujuan: Untuk mengidentifikasi pengalaman hidup pasien dengan stoma. Metode: Scoping review menggunakan tiga database yaitu CINAHL, PubMed, dan Scopus dengan kata kunci pengalaman hidup pasien dengan stoma, dukungan sosial, dan adaptasi stoma. Artikel awal yang ditemukan adalah sebanyak 679, kemudian 11 artikel disertakan dalam penelitian. Hasil: Pasien dengan stoma mengalami kesulitan dalam beradaptasi, namun dukungan sosial yang baik dan edukasi dari perawat dapat membantu meningkatkan rasa kontrol dan kualitas hidup. Intervensi yang tepat dapat membantu mengurangi rasa cemas dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Simpulan: Pentingnya dukungan psikososial dan edukasi berkelanjutan oleh perawat untuk membantu pasien mengelola perubahan fisik dan emosional. Saran: Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang efektivitas intervensi edukatif dan dukungan sosial dalam jangka panjang pada pasien dengan stoma.   Kata Kunci: Pasien; Pengalaman; Stoma.
Implementation of the Role of Nurses as Advocators for Patients in the Class III Aeni, Qurrotul; Lutvianti, Lutvianti; Anggraeni, Rina; Nurwijayanti, Andriyani Mustika
Journal of Economics and Public Health Vol 4 No 2 (2025): Journal of Economics and Public Health: June 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jeph.v4i2.7106

Abstract

The advocate is an act by the nurse to defend and protect the rights of the patient, to improve what is best for the patient, to meet the patient’s need. Implementation of the nurse’s role as advocate is very important for the patient. This study aims to know the description of the implementation of the role of nurse as advocates in patient. This research uses quantitative method with decriptive observational research design and approach is done by survey. The sample in this research were 242 patients in the class III inpatient room at Soewondo Kendal hospital using proportional stratified random sampling of 611 population. Research shows that the implementation of the role of nurse as an advocate on this patient has been done fairly well. Can be concluded that the implementation of the role of nurse as an advocate in patients in Soewondo Kendal hospital has been implemented with good results. Based on the results of research, it is advisable for hospitals to maintain service and improve the quality of good service with always respect the right of patients. Hospitals are expected to conduct training or seminars for nurses about the role of advocates in patients.
Picture of Society Stigma Towards People with Mental Disorders (ODGJ) Jati, Riani Pradara; Nurfaizin, Muhammad Arief; Anggraeni, Rina; Iqomh, Muhammad Khabib Burhanudin; Santoso, Dona Yanuar Agus
Jurnal Gawat Darurat Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Gawat Darurat: Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/jgd.v7i1.3909

Abstract

Mental disorders are caused by the instability of individual psychosocial functions, although some are related to the dysfunction of certain physical or neurological organs. Mental health is more difficult to observe and so often does not get enough attention from the public. Objective: to find out the community's stigma against ODGJ in Krompaan Village, Gemuh District. This study used a descriptive survey study design, a sample of 400 samples, the sampling technique used was purposive sampling. The questionnaire used is the community's stigma against ODGJ from 16 questions. Statistical analysis using univariate analysis. The stigma of the labeling community is mostly sufficient as much as 348 (87.0%), the stigma of the stereotyping community is sufficient as much as 335 (83.8%), the stigma of the separation community is sufficient as much as 171 (42.8%), the community stigma on the aspect of discrimination is sufficient, namely as many as 201 (50.3%), this is because there are some people who demean, do not consider and harass ODGJ patients.
Effectiveness of Deep Breathing Relaxation Therapy on Reducing Hypertension Pain Nurwijayanti, Andriyani Mustika; Aeni, Qurrotul; Anggraeni, Rina
Journal of Economics and Public Health Vol 4 No 2 (2025): Journal of Economics and Public Health: June 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jeph.v4i2.7223

Abstract

Headache is a common complaint in hypertension sufferers. Pain management using deep breathing relaxation therapy can stimulate the body to release endogenous opioids, namely endorphins and enphekalins, which are useful for reducing pain. Likewise, music therapy can also reduce pain by distracting a person from the sensation of pain. The purpose of this study was to determine the difference in effectiveness of deep breathing relaxation therapy and music therapy in reducing hypertension pain in Pegandon Village, Pegandon District. This study used a quasi-experimental design with a pre-test post-test with a control group. The research instrument used a Numeric Rating Scale observation sheet. The study population was patients with hypertension. The total sample was 42 respondents, divided into 2 groups: 21 respondents with deep breathing relaxation therapy, and 21 respondents with control, selected using a purposive sampling technique. Data analysis used the Independent Sample T-Test. The results of the study obtained a p-value in the group after deep breathing relaxation therapy and the control group of 0.372>0.05, meaning there was no significant difference between the deep breathing relaxation therapy group and the control group in reducing hypertension pain in Pegandon Village, Pegandon District.
Analisis Penetapan Harga Jasa Make Up Artist (MUA) Menggunakan Metode Cost Plus Pricing dan Metode Going Rate Pricing Anggraeni, Rina; Nusantoro, Jawoto; Febri Darmayanti, Elmira
Expensive: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/exclusive.v4i2.10335

Abstract

This research aims to analyze the pricing of Make UpArtist (MUA) service at Erika Wedding Gallery Metro using two pricing methods, namely Cost plus pricing and Going Rate Pricing. the Cost Plus Priicng method involves adding a markup to the total production costs to determine the selling price, while the Going Rate Pricing method sets prices based on the rates prevailing in the market. The research uses a case study approach to understand how each method can be applied and its impact on pricing. Data was collected through in-depth interviews as well as analysis of operational cost. The research results show that the Cost plus pricing method provides a more stable and predictable price structure, while the Going Rate Pricing method is more responsive to market dynamics and competition, that optimizing strategy competitive and sustainable service prices