Andre Primantyo Hendrawan
Unknown Affiliation

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Perancangan Struktur Revetment untuk Perkuatan Lereng Sungai Cisanggarung di Desa Kalibuntu, Kabupaten Brebes Raden Roro Radhisty Oetami; Andre Primantyo Hendrawan; Linda Prasetyorini
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan kapasitas tampung alur Sungai Cisanggarung di Desa Kalibuntu, Kabupaten Brebes, sering memicu masalah banjir dan erosi tebing yang parah saat musim penghujan tiba. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk memprediksi debit banjir rencana, mengevaluasi profil penampang sungai, serta merancang dimensi struktur revetment yang aman. Pendekatan metodologi yang diterapkan meliputi analisis hidrologi dengan Distribusi Log Pearson Tipe III dan Hidrograf Satuan Sintesis (HSS) Snyder, pemodelan hidrolika satu dimensi menggunakan HEC-RAS 7.0, serta evaluasi stabilitas lereng lewat Metode Bishop dengan bantuan GeoStudio SLOPE/W. Hasil analisis hidrologi menunjukkan debit banjir rancangan Snyder kala ulang 25 tahun () adalah sebesar 738,42 m³/det. Simulasi hidrolika eksisting mengindikasikan terjadinya luapan di beberapa lokasi kritis, dengan limpasan tertinggi pada patok 55+300 setinggi 2,085 meter, sehingga diperlukan normalisasi dan tanggul. Dari aspek geoteknik, perkuatan tebing menggunakan kombinasi Concrete Corrugated Sheet Pile (CCSP) sepanjang 9 meter dan minipile 6 meter terbukti aman terhadap risiko kelongsoran, baik pada kondisi penyurutan cepat (rapid drawdown) maupun skenario beban gempa. Integrasi sistem ini menjadi solusi efektif perlindungan tebing sungai Cisanggarung.
Studi Perencanaan Kolam Retensi di Desa Wotansari Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik sebagai Upaya Pengendalian Banjir Kali Lamong Arlita Hilda Puspitasari; Moh. Sholichin; Andre Primantyo Hendrawan
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kali Lamong menyebabkan banjir tahunan di Desa Wotansari, Gresik, karena kapasitas sungai (250 m³/detik) tak mampu menampung debit puncak hingga 700 m³/detik, ditambah belum adanya kolam retensi. Penelitian ini menghitung debit banjir rencana kala ulang 5, 10, dan 25 tahun, volume dan efektivitas kolam retensi, stabilitas lereng tanggul, serta rencana anggaran biaya, menggunakan HSS Nakayasu, HEC-RAS, metode Bishop Simplified (SLOPE/W), dan Analisis Harga Satuan Pekerjaan. Hasil menunjukkan debit rencana 25 tahun sebesar 185,961 m³/detik; kolam retensi 310.680 m³ mampu mereduksi debit puncak 7,14%; seluruh faktor keamanan lereng memenuhi syarat, baik dengan maupun tanpa gempa; dan biaya konstruksi diperkirakan Rp 6,99 miliar. Kolam retensi terbukti efektif menurunkan risiko banjir, meski beberapa ruas sungai masih berpotensi meluap sehingga diperlukan penanganan banjir lanjutan yang terintegrasi.
Analisis Kapasitas Aliran Sebagai Dasar Perencanaan Tanggul Sungai Kali Lamong Pada Segmen Tengah Kabupaten Gresik, Jawa Timur Chiara Dewi Chatlina; Moh Sholichin; Andre Primantyo Hendrawan
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Kali Lamong pada segmen tengah Kabupaten Gresik memiliki keterbatasan kapasitas penampang dalam mengalirkan debit banjir sehingga masih terjadi limpasan pada beberapa lokasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas penampang, menentukan lokasi kritis, merencanakan tanggul tanah, dan menganalisis stabilitas tanggul pada ruas Patok 29–38. Debit banjir rencana kala ulang 25 tahun ditentukan menggunakan distribusi Log Pearson Tipe III dan Hidrograf Satuan Sintetis Nakayasu. Kondisi hidraulika dimodelkan menggunakan HEC-RAS 6.2, sedangkan stabilitas tanggul dianalisis menggunakan GeoStudio SLOPE/W dengan metode Bishop. Hasil penelitian menunjukkan debit Q25 sebesar 193,063 m³/det masih menyebabkan limpasan, dengan lokasi paling kritis pada Patok 34. Tinggi limpasan mencapai 1,31 m pada sisi kiri dan 1,83 m pada sisi kanan. Tanggul direncanakan setinggi 4,5 m, lebar mercu 4 m, tinggi jagaan 1 m, dan kemiringan lereng 1:2. Hasil analisis menunjukkan tanggul memenuhi kriteria stabilitas yang digunakan.
Evaluasi Kapasitas Penampang dan Perencanaan Normalisasi Sungai Kali Lamong pada Cross Section 39–50 Menggunakan HEC-RAS di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur Naufal Rahmat Ramadani; Moh Sholichin; Andre Primantyo Hendrawan
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Kali Lamong di Kabupaten Gresik memiliki keterbatasan kapasitas penampang yang menyebabkan limpasan saat debit banjir. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas penampang pada Cross Section 39–50, merencanakan normalisasi sungai, serta mengetahui efektivitas dan biaya pelaksanaannya. Analisis hidrologi menggunakan metode Polygon Thiessen, distribusi Log Pearson Tipe III, Mononobe, dan Hidrograf Satuan Sintesis Nakayasu, sedangkan analisis hidraulika dilakukan menggunakan HEC-RAS 6.2. Debit banjir rencana kala ulang 25 tahun diperoleh sebesar 193,06 m³/det. Simulasi kondisi eksisting menghasilkan luas genangan sebesar 330,774 ha. Normalisasi direncanakan melalui pelebaran dan pendalaman penampang berbentuk trapesium dengan lebar dasar 50 m, kedalaman 4 m, kemiringan lereng 1:2, dan koefisien Manning 0,025. Hasil simulasi menunjukkan luas genangan berkurang menjadi 2,679 ha atau sebesar 99,19%. Estimasi biaya pelaksanaan normalisasi sebesar Rp34.665.258.000,00 termasuk PPN 12%.
Studi Perencanaan Bore Pile pada Dinding Pelimpah Bendungan Bagong, Kabupaten Trenggalek Alfirenno Fitra Noercholis; Suwanto Marsudi; Andre Primantyo Hendrawan
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek menghadapi kendala geoteknik pada area pelimpah akibat tanah dan batuan berdaya dukung rendah serta rentan longsor. Penelitian inimerencanakan dinding penahan tanah pada peredam energi pelimpah, mengevaluasi stabilitasnya, serta menentukan kebutuhan perkuatan pondasi bore pile. Metode menggunakan analisis deskriptif-kuantitatif berbasis data topografi, geologi, geoteknik, dan parameter gempa, dengan evaluasi stabilitas manual dan GEO5 pada empat kondisi pembebanan (kosong dan banjir, tanpa dan dengan gempa), serta analisis lereng metode Bishop. Hasil menunjukkan dinding penahan tipe counterfort (tinggi 7 m, lebar dasar 6,5 m) memenuhi stabilitas lokal terhadap guling, geser, dan daya dukung, namun stabilitas global lereng menurun pada kondisi gempa dengan faktor keamanan 1,21 (kosong-gempa) dan 1,26 (banjir-gempa), belum memenuhi kriteria aman. Perkuatan 2 bore pile diameter 1,0 m dan panjang 20 m meningkatkan faktor keamanan global lereng hingga di atas 1,50. Kombinasi keduanya dinilai layak meningkatkan keamanan struktur pelimpah Bendungan Bagong.
Perencanaan Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) Sebagai Bangunan Pengaman Tanggul di Sungai Cisanggarung, Desa Kedungneng, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah Fio Ramadhan; Andre Primantyo Hendrawan; Muhammad Nurjati Hidayat
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan tanggul Sungai Cisanggarung di Desa Kedungneng, Kabupaten Brebes dipengaruhi oleh gerusan tebing dan ketidakstabilan lereng yang dapat mengancam kawasan permukiman. Penelitian ini bertujuan menentukan muka air banjir, merencanakan dimensi retaining wall, dan mengevaluasi stabilitas lereng setelah diperkuat. Debit banjir rancangan dihitung menggunakan Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu, kemudian muka air dimodelkan dengan HEC-RAS pada kondisi aliran permanen. Retaining wall tipe kantilever dianalisis terhadap guling, geser, daya dukung tanah, dan kebutuhan bore pile, sedangkan stabilitas lereng dianalisis menggunakan GeoStudio SLOPE/W metode Bishop. Debit banjir kala ulang 25 tahun diperoleh sebesar 663,70 m³/s. Dinding direncanakan setinggi 6,0 m dan selebar 5,2 m. Faktor keamanan guling kondisi normal dan gempa masing-masing 3,10 dan 2,90, sedangkan faktor keamanan geser sebesar 2,79 dan 1,90. Tekanan maksimum tanah dasar 6,750 t/m² lebih kecil dari daya dukung izin 19,525 t/m². Hasil analisis menunjukkan struktur memenuhi persyaratan stabilitas yang digunakan.
Perencanaan Kolam Retensi Sebagai Upaya Pengendalian Banjir di Kali Lamong Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Felix Apriliano; Moh Sholichin; Andre Primantyo Hendrawan
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir di Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, khususnya sepanjang Kali Lamong, terjadi akibat debit banjir yang melebihi kapasitas sungai sehingga diperlukan upaya pengendalian banjir yang efektif. Penelitian ini bertujuan merencanakan kolam retensi sebagai alternatif pengendalian banjir melalui analisis hidrologi, pemodelan hidraulika, dan evaluasi stabilitas tanggul. Analisis hidrologi menggunakan data curah hujan tahun 2010–2024 untuk memperoleh debit banjir rencana kala ulang 10 dan 25 tahun dengan Hidrograf Satuan Sintetis Nakayasu. Pemodelan hidraulika dilakukan menggunakan HEC-RAS 1D dan 2D yang dikalibrasi dengan data AWLR, kemudian disimulasikan pada kondisi eksisting dan setelah penerapan kolam retensi dengan sistem operasi pintu berbasis Elevation Controlled Gates. Hasil penelitian menunjukkan debit puncak sebesar 175,611 m³/s (Q10) dan 198,571 m³/s (Q25). Penerapan kolam retensi menurunkan debit puncak menjadi sekitar 153,560 m³/s atau mereduksi debit ±17%, sehingga genangan berkurang.