Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Studi Alternatif Pengendalian Banjir Sistem Drainase Polder Kedoya Taman Ratu Greenville di Kota Jakarta Barat dengan Pendekatan Pemodelan Banjir Aliran 2D Aditama, Attaya Rakha; Mohammad Bisri; Very Dermawan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.124

Abstract

Kawasan Kedoya Taman Ratu Greenville di Jakarta Barat sering mengalami banjir akibat curah hujan tinggi, perubahan tutupan lahan, serta kapasitas sistem drainase yang tidak memadai. Banjir yang terjadi berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat dan infrastruktur setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem drainase eksisting dan merancang alternatif pengendalian banjir yang lebih efektif. Metode yang digunakan adalah pemodelan banjir aliran 2D menggunakan perangkat lunak HEC-RAS versi 6.6. Simulasi dilakukan berdasarkan debit rencana dengan kala ulang 5 dan 10 tahun. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi titik rawan genangan serta kapasitas saluran dalam menampung limpasan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem drainase saat ini belum mampu mengatasi debit puncak secara optimal. Beberapa alternatif pengendalian banjir diusulkan, seperti peningkatan kapasitas saluran dan pembangunan serta optimalisasi rumah pompa. Selain itu, disusun rencana anggaran biaya sebagai estimasi awal pelaksanaan solusi teknis. Studi ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan banjir yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
P PEMETAAN ZONA KERENTANAN PENCEMARAN AIRTANAH BERBASIS PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN MENGGUNAKAN METODE SUSCEPTIBILITY INDEX (SI): PEMETAAN ZONA KERENTANAN PENCEMARAN AIRTANAH Donny Harisuseno; Mohammad Bisri; Nabillah Eva Wahyuningtyas
Jurnal Teknika Vol 18 No 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jt.v18i1.1575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan zona kerentanan airtanah terhadap pencemaran di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, dengan menggunakan metode Susceptibility Index (SI). Parameter yang dianalisis meliputi kedalaman muka airtanah, imbuhan airtanah, media akuifer, kemiringan lereng, serta penggunaan lahan. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa tingkat kerentanan bervariasi dari rendah hingga tinggi, dengan tingkat kerentanan tertinggi ditemukan di Dusun Gedangsewu dan Pojok. Temuan ini menunjukkan adanya keterkaitan erat antara kondisi hidrogeologi wilayah dengan risiko pencemaran airtanah yang mungkin terjadi. Masyarakat setempat sangat bergantung pada airtanah sebagai sumber utama untuk kebutuhan rumah tangga dan irigasi pertanian. Di sisi lain, aktivitas antropogenik seperti pertanian dan penambangan batu kapur secara intensif di kawasan ini berpotensi memperbesar risiko pencemaran airtanah. Validasi kualitas air dilakukan melalui pengambilan sampel dari sumur warga, yang menunjukkan bahwa wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi cenderung memiliki kadar Total Dissolved Solids (TDS) dan kekeruhan yang lebih tinggi. Selain itu, ditemukannya serpihan putih saat air dimasak mengindikasikan adanya kandungan kapur terlarut dalam air. Hasil penelitian ini kemudian dibandingkan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tulungagung Tahun 2023–2043, yang mengungkapkan adanya ketidaksesuaian antara kondisi kerentanan dan pola pemanfaatan lahan saat ini. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan lahan yang berkelanjutan serta integrasi data kerentanan airtanah dalam kebijakan penataan ruang untuk mengurangi risiko pencemaran jangka panjang.
Efektivitas Sustainable Urban Drainage Systems (SUDS) Berbasis Ruang Terbuka Hijau Privat sebagai Solusi Non-Struktural Pengendalian Banjir pada Kawasan Permukiman Padat Shaula Novianty Ramadhani; Ussy Andawayanti; Mohammad Bisri
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir dan genangan air merupakan permasalahan berulang di Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, yang dipicu oleh tingginya koefisien limpasan permukaan akibat dominasi lahan terbangun dan keterbatasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Penelitian ini mengkaji efektivitas penerapan Sustainable Urban Drainage Systems (SUDS) berbasis RTH privat skala rumah tangga sebagai solusi non-struktural pengendalian banjir. Skenario SUDS dirancang melalui dua pendekatan: penyesuaian koefisien limpasan lahan terbuka dari 0,3 menjadi 0,18, dan penambahan RTH privat berupa taman pekarangan, taman vertikal, rainwater harvesting, permeable paving, serta biopori yang disesuaikan dengan kondisi lahan masing-masing rumah. Hasil simulasi HEC-RAS 6.6 menunjukkan bahwa dari 48 saluran yang meluap pada kondisi eksisting, sebanyak 40 saluran berhasil teratasi setelah penerapan SUDS, sehingga diperoleh tingkat efektivitas sebesar 83,33%. Estimasi biaya implementasi berkisar antara Rp 1.692.750 untuk taman pekarangan hingga Rp 5.039.400 untuk rainwater harvesting per unit rumah. Hasil ini menegaskan bahwa SUDS berbasis RTH privat merupakan solusi yang efektif dan berbiaya terjangkau sebagai pelengkap perbaikan sistem drainase konvensional.  
Pemetaan Zona Potensi Air Tanah Menggunakan Sistem Informasi Geografis dan Analytical Hierarchy Process di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak Quilla Malyahasna Rayya; Mohammad Bisri; Dian Chandrasasi
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak mengalami peningkatan lahan terbangun sebesar 8,2% per tahun yang berpotensi mengurangi kapasitas resapan air tanah dan meningkatkan kebutuhan air. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik parameter yang memengaruhi potensi air tanah, menentukan bobot parameter, serta memetakan zona potensi air tanah (Groundwater Potential Zone/GWPZ). Metode yang digunakan adalah integrasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan delapan parameter, yaitu curah hujan, litologi batuan, kemiringan lereng, jenis tanah, drainage density, lineament density, tutupan lahan, dan Topographic Wetness Index (TWI). Hasil AHP menunjukkan litologi batuan memiliki bobot terbesar (0,26), diikuti kemiringan lereng (0,18) dan jenis tanah (0,13), dengan Consistency Ratio sebesar 0,086. Hasil weighted overlay menunjukkan zona potensi rendah sebesar 1,79%, sedang 77,19%, dan tinggi 21,02%. Validasi terhadap data sumur eksisting dan peta hidrogeologi menghasilkan kesesuaian masing-masing 48% dan 65,22%. Hasil penelitian dapat menjadi acuan dalam perencanaan konservasi dan pemanfaatan air tanah berkelanjutan.
Studi Evaluasi dan Penanganan Genangan Menggunakan Aplikasi SWMM 5.1 pada Sistem Drainase Kelurahan Bareng Kota Malang Arnold Felix Anwar; Runi Asmaranto; Mohammad Bisri
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah aliran drainase Bareng berada di Kota Malang dan mengalami permasalahan genangan akibat perubahan tata guna lahan, keterbatasan kapasitas saluran, sedimentasi, sampah, serta belum optimalnya sistem pengaliran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas sistem drainase eksisting di Kelurahan Bareng menggunakan SWMM 5.1, mengidentifikasi saluran yang mengalami luapan pada hujan rancangan kala ulang 5 tahun, merancang alternatif penanganan genangan, serta menghitung kebutuhan biaya konstruksi. Analisis hidrologi menggunakan data hujan maksimum tahunan Stasiun Sukun dan Stasiun Universitas Brawijaya tahun 2012-2021. Curah hujan rancangan terpilih menggunakan Distribusi Log Pearson III dengan kala ulang 5 tahun sebesar 91,80 mm. Model dikalibrasi menggunakan Root Mean Square Error (RMSE) pada saluran C68 dengan nilai 0,000975 berdasarkan 13 data waktu pengamatan satu kejadian hujan. Hasil simulasi menunjukkan 14 saluran berada pada kondisi meluap atau mencapai kapasitas maksimum, yaitu C14, C16, C20, C22, C25, C36, C39, C40, C41, C47, C68, C69, C70, dan C71. Penanganan utama dilakukan melalui perbaikan dimensi saluran prioritas, disertai arahan pemeliharaan sedimentasi dan sampah, peningkatan fungsi inlet, serta penyelesaian sistem jacking. Total biaya perbaikan dimensi saluran sebesar Rp6.309.021.650.