Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Kontrol Kecepatan Putar Motor Brush Dc Menggunakan Metode Pid Dengan Pengaturan Umpan Hidrogen Pada Pem Fuel Cell Fransiskus Xaverius Dwiyanto Meas; Suwandi Suwandi; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrogen adalah salah satu alternatif yang menjadi solusi dari permasalahan krisis energi yang dialami dunia pada zaman ini. Fuel cell adalah salah satu teknologi yang menerima hydrogen dan menghasilkan energy listrik, panas dan air. Energi listrik yang dihasilkan oleh dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang yang salah satunya adalah transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kontrol kecepatan motor DC dengan memanfaatkan energy listrik dari proses fuel cell. Kontrol yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan hydrogen dengan mengatur flow rate umpan hydrogen kedalam fuel cell agar tidak terjadi over flow yang menyebabkan terbuangnya hydrogen. Selain itu kontrol yang diharapkan juga diharapkan dapat meningkatkan respon dari motor. Dengan tujuan tersebut, maka sistem kontrol yang cocok adalah sistem kontrol PID yang akan memberikan dampak pada respon transien sistem, yang terdiri dari konstanta – konstanta proporsional, derivatif, dan integral. Konstanta tersebut akan di-tunning melalui metode kedudukan akar untuk memperoleh sistem dengan rise time yang cepat dan %overshoot rendah yang menyebabkan sistem memiliki respon transien berupa rise time = 10.1s, settling time = 66s, peak time = 40.9s, %Overshoot = 8.66%, dan nilai tunak = 1. Kata kunci : Hidrogen, Motor Dc, Fuel Cell, Kontrol PID
Deeteksi Kesalahan Nada Pada String Gitar Dengan Menggunakan Harmonic Product Spectrum Tedy Gumilar; Suwandi Suwandi; Hertiana Bethaningtyas Dyah K.
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Telah dibangun sebuah sistem yang dapat memberikan output berupa string yang mengalami kesalahan nada pada suatu chord. Tahapan metode yang dilakukan antara lain; Windowing, Fast Fourier Transform, Harmonic Product Spectrum, dan analisis frekuensi untuk deteksi kesalahan nada pada chord yang dimainkan. Dari hasil pengujian sistem didapatkan tingkat akurasi sistem dengan persentase sebesar 87,7% dari dari total 724 chord sampel yang diberikan dan tingkat akurasi sistem pada tiap jenis chord yang memiliki nilai persentase lebih dari 80%, dan pada chord Aminor mencapai nilai akurasi sebesar 92,08%. Selain itu, sistem memiliki tingkat sensitivitas untuk gangguan pada string dengan cara mengendurkan tuning knob sebesar 180º (-180º) yang mampu mendeteksi kesalahan pada chord sampel dengan persentase sebesar 97,65%. Sedangkan pada rentang gangguan -45º sistem hanya mampu mendeteksi kesalahan dengan nilai persentase sebesar 73,43% dari total sampel yang diberikan pada rentang gangguan tersebut. Kata Kunci : Chord, Windowing, Fast Fourier Transform, Harmonic Product Spectrum.
Desain Dan Implementasi Sistem Kontrol Intensitas Cahaya Lampu Motor Menggunakan Metode Logika Fuzzy Miranti Widyastuti; Suwandi Suwandi; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lampu utama pada sepeda motor selain berfungsi untuk penerangan saat berkendara pada kondisi gelap, dapat difungsikan sebagai penanda dijalan bahwa sepeda motor sedang melintas. Jika melihat dari sisi pengendara mobil aturan tersebut sangat bermanfaat, namun melihat dari sisi pengendara motor berpendapat bahwa peraturan tersebut adalah pemborosan energi. Untuk menangani kondisi tersebut dibutuhkan suatu sistem yang dapat mengatur intensitas lampu motor secara otomatis dengan menyesuaikan intensitas lingkungan serta kondisi waktu sehingga dapat mengurangi pemborosan daya. Pada penelitian ini dibuat suatu sistem yang dapat mengendalikan intensitas lampu motor, metode yang digunakan menggunakan logika fuzzy. Untuk sensor cahaya lingkungan menggunakan LDR (Light Dependent Resistor) serta untuk mendeklarasikan kondisi waktu menggunakan RTC (Real Time Clock). Pada sistem ini menggunakan mikrokontroler ATmega 32 untuk dilakukan pemrograman logika fuzzy serta komponen yang dibutuhkan. Pengontrolan menggunakan logika fuzzy dapat menurunkan penggunaan daya. Dari keempat percobaan menunjukkan bahwa percobaan ke-3 yang dapat menurunkan penggunaan daya paling besar dengan memiliki rata-rata selisih daya menggunakan fuzzy dengan tanpa fuzzy sebesar 24,19 watt. Kata kunci : DRL (Daytime Running Light), Mikrokontroler ATmega32, LDR (Light Dependent Resistor), RTC (Real Time Clock), Logika Fuzzy
Pengaruh Pemasangan Absorber Di Langit-langit Terhadap Performansi Akustik Di Ruang Rapat P213gedung P Universitas Telkom Fatma Junita; Suwandi Suwandi; Muhammad Saladin Prawirasa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyampaian secara lisan membutuhkan penekanan dan kejelasan pengucapan kata. Ruang rapat merupakan tempat yang berfungsi untuk menyampaikan informasi melalui percakapan atau disebut dengan room for speech. Kinerja akustik pada suatu ruang ditentukan oleh medan suara yang dihasilkan oleh ruangan tersebut. Pembentukan medan suara dipengaruhi oleh bentuk geometri, dimensi ruang, material penyusun ruangan serta noise. Sebagai evaluasi, maka ruang rapat harus memiliki kinerja akustik yang baik dan dinilai melalui parameter Listening Level (LL), Reverberation Time (RT), RASTI (Rapid Speech Transmission Index), dan ambient noise dengan nilai yang direkomendasikan. Pada penelitian ini, penulis ingin mengetahui pengaruh treatment akustik berupa pemasangan absorber di langit-langit terhadap pembentukan medan suara dan kinerja parameter akustik. Ada beberapa modifikasi yang dilakukan yaitu koefisien absorpsi, posisi, luas permukaan dan ketinggian dari absorber yang dikombinasikan satu sama lain. Dari hasil simulasi, pemasangan absorber pada langit-langit dengan nilai koefisien absorpsi rata-rata 0,13-0,15 belum mampu memperoleh nilai parameter akustik ruang P213 sesuai nilai rekomendasi untuk room for speech. Kata kunci : medan suara, RT, LL, RASTI, absorber, langit-langit
Sistem Otomasi Dalam Penyortiran Tomat Dengan Image Processing Menggunakan Metode Deteksi Rgb Ihsan Nugraha Putra Mukhti; Suwandi Suwandi; Hertiana Bethaningtyas
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat merupakan salah satu buah holtikultura yang mengalami berubahan warna menuju proses kematangannya. Perubahan warna pada tomat dapat diamati secara lansung oleh mata. Pada umumnya warna tomat muda berwarna hijau dan perlahan menjadi merah. Pakar holtikultura telah mengidentifikasikan warna tomat yang matang secara tampilan visual. Image processing menjadi solusi mendapatkan nilai warna pada tomat yang matang. Nilai didapat dari proses mendeteksi nilai RGB (Red, Green and Blue) pada warna tomat. Dimulai dari mendeteksi nilai warna setelah nilai diolah menjadi keputusan matang atau tidaknya tomat yang dilihat. Faktor cahaya dan tingkat sensitivitas kamera pada webcam berpengaruh dalam pengambilan data pada tomat.Tekstur warna pada romat dapat diidentifikasi ekstraksi cirinya dengan menggunakan metode deteksi warna. Informasi yang terdapat pada sebuah citra tomat berupa nilai - nilai ciri statistik. Berdasarkan nilai ekstraksi ciri, citra yang diakuisisi dari kamera dapat diklasifikasi dengan euclidean distance.Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, didapatkan akurasi teringgi mencapai 88% pada saat pengambilan 20 cm menggunakan preprocessing dengan kondisi cahaya terang (70-110lux). Jika jarak tidak fokus dan menjauhi objek akurasi akan menurun. Fokus jarak objek terhadap webcam maksimal dengan jarak 20 cm dengan akurasi 88%. Perbedaan parameter resolusi kamera juga memberikan tingkat akurasi yang berbeda yaitu maksimum pada 80% dengan resolusi 5MP dan menurun jika resolusi lebih kecil lagi. Waktu komputasi rata – rata untuk PC dengan RAM 2GB adalah 4500ms. Kata kunci: Image Processing, Tomat, RGB, Otomasi, Holtikultura, Matlab .
Perancangan Kontrol Kadar Keasaman Menggunakan Hybrid Fuzzy Pid Pada Sistem Hidroponik Untuk Pertumbuhan Tomat Randhy Novianto Prabowo; Suwandi Suwandi; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem hidroponik merupakan sistem pertanian yang menggunakan air sebagai media pengganti tanah sebagai tempat tumbuh akar. Pada penelitian ini, telah dibuat sistem yang mampu mengontrol pH pada sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Tehnique) dengan menggunakan arduino logika Fuzzy PID. Sistem dirancang agar mampu menjaga kestabilan pH. Buah tomat dipilih karena merupakan salah satu komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi dan masih memerlukan penanganan serius, terutama dalam hal peningkatan hasilnya dan kualitas buahnya. Sebagai pembanding dibuat juga sistem hidroponik NFT tanpa kontrol pH untuk mengetahui perbandingan antara keduanya. Pada sistem hidroponik dengan kontrol pH, kestabilan di pH 6 dengan tinggi batang rata-rata tanaman 69.99 cm, panjang akar rata – rata 49.15 cm , jumlah buah 173 dengan rata rata tiap tanaman 10.81 buah pertanaman. Untuk sistem hidroponik tanpa kontrol pH memiliki pH di 7.84, tinggi batang rata - rata tanaman 75.76, panjang akar rata – rata 46.24 cm, jumlah buah 288 dengan rata rata tiap tanaman 22.15 buah pertanaman.
Rancang Bangun Syringe Pump Menggunakan Motor Stepper Berbasis Arduino Fikri Rangga Halim; Suwandi Suwandi; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat infus merupakan alat yang paling sering digunakan dalam dunia kedokteran dan keperawatan, sekitar 90% pasien di rumah sakit menerima berbagai pengobatan melalui infus. Syringe pump merupakan salah satu alat infus yang berfungsi untuk mendorong batang alat suntik agar dapat mengeluarkan rentang laju aliran berskala mikroliter sampai mililiter per menit secara berkala dengan ketelitian tinggi sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pemberian dosis kepada pasien. Syringe pump yang dibuat dalam penelitian ini mempunyai nilai akurasi 96.60% dan nilai presisi 99.24% dalam mengeluarkan flow rate dengan waktu tertentu. Kata kunci: infus, laju alir, syringe pump.
Analisa Pengaruh Temperatur, Kelembaban, Intensitas Cahaya, Lama Penyinaran Dan Konsentrasi Larutan Terhadap Penguapan Air Garam Dalam Distilator Hadani Rabby; Suwandi Suwandi; Edy Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi penduduk pantai adalah kesulitan memperoleh air bersih. Teknologi untuk mengolah air payau atau air laut menjadi air tawar layak konsumsi (desalinasi) merupakan salah satu solusi yang dapat dijadikan pilihan. Teknologi yang dikembangkan tentunya perlu disesuaikan dengan keadaan penduduk yang serba terbatas maupun potensi yang ada di daerah., sehingga teknologi pengolahan air yang potensial untuk dikembangkan adalah teknologi distilasi. Distilasi merupakan proses pemisahan antara zat cair terhadap campurannya melalui perbedaan titik didih atau berdasarkan kemampuan benda menguap. Sistem distilasi yang digunakan pada umumnya menggunakan basin dengan bentuk plat datar yang dicat hitam sebagai penyerap panas serta memiliki lubang pada dinding bagian atas sebagai saluran keluaran air tawar yang dihasilkan. Pada penelitian ini dilakukan inovasi pada desain distilator untuk meningkatkan efisiensi produksi. Inovasi dilakukan dengan memodifikasi bentuk distilator dan penggunaan cermin pada bagian dinding distilator. Hasil dari modifikasi tersebut, basin miring yang menggunakan bahan karton hitam pada bagian alasnya menghasilkan kenaikan suhu ± 64°C, menghasilkan nilai kelembaban 82%, dan menghasilkan air mineral 235 ml selama pemanasan 5 jam. Larutan garam yang dibuat dari 100 g garam dilarutkan dalam 4 liter air memiliki suhu dalam distilator dan suhu air maksimum 64,2°C dan 65,8°C. Jarak lampu 15 cm dengan intensitas cahaya 70.200 lux memiliki nilai suhu dalam dan suhu air maksimum yaitu 60,6°C dan 65°C serta menghasilkan air mineral yang paling banyak yaitu 45 ml. Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa temperatur, kelembaban, intensitas cahaya, lama penyinaran, konsentrasi garam dapat mempengaruhi laju penguapan air garam. Kata Kunci : Air garam, Basin, Desalinasi, Distilasi, Distilator, Laju Penguapan.
Perancangan Dan Implementasi Sistem Obstacle Avoidance Pada Mobile Robot Beroda Berbasis Kontrol Proporsional Abdul Haffif; Suwandi Suwandi; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini, dibuat suatu implementasi kontrol Proporsional pada mobile robot untuk menjalankan skema obstacle avoidance. Mobile robot menggunakan Sensor HC SR04 dan CMPS 10, XBee seri 1 untuk komunikasi data, Arduino sebagai modul mikrokontroler dan driver motor sebagai pengubah PWM menjadi arus untuk motor DC. Data yang menjadi kunci penting dalam percobaan ini adalah pembacaan jarak, dan sudut oleh sensor pada robot. Kedua data tersebut akan dikirim ke station ground lalu diolah dan outputnya berupa data PWM untuk robot. Sistem kestabilan robot akan ditingkatkan dengan kontrol Proporsional. Nilai fungsi transfer hasil pemodelan adalah , orde satu. Nilai kontrol yang paling baik adalah Kp = 1.5048, dimana respon transiennya seperti nilai rise time, settling time, overshoot, dan error steady state menjadi menjadi lebih kecil yang menandakan sistem lebih cepat. Pada saat menghindari tabrakan terjadi penyimpangan nilai jarak dari set point 50 cm, 70 cm, dan 80 cm yaitu sebesar masing-masing 1.27 cm, 2.32 cm, 1.79cm, ini disebabkan oleh adanya delay waktu pengiriman dan pemrosesan data pada transmitter juga receiver, namun robot tetap dapat bergerak menghindari tabrakan dan kembali bergerak lurus dengan stabil menghadap ke arah yang sama seperti awal. Kata kunci : Proporsional, Arduino, HC SR04, CMPS 10, PWM, .Xbee Series1.
Simulasi Karakteristik Gasifikasi Biomassa Dalam Reaktor Circulating Fluidized Bed (cfb) Menggunakan Software Ansys 14.5 Muhamad Kholik Martadinata Efendi; Suwandi Suwandi; Haifa Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gasifikasi biomassa di dalam reaktor Circulating Fluidized Bed (CFB) memiliki potensi untuk pengembangan teknologi bersih dan peningkatan kualitas gas bakar yang dihasilkan. Proses gasifikasi merupakan proses pirolisa atau dekomposisi termal dimana rantai karbon dari biomassa terpecah menjadi gas-gas CO, CO2, CH4, dan H2. Berdasarkan keunggulan yang di miliki oleh reaktor CFB, untuk mengetahui bagaimana terjadinya proses gasifikasi didalam reaktor maka dilakukan proses simulasi. Simulasi dan analisis terhadap karakteristik gasifikasi biomassa dilakukan untuk mendapatkan visualisasi karakteristik gasifikasi biomassa dengan menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD). Metode CFD yang terdapat di ANSYS 14.5 digunakan untuk menentukan dimensi dan konfigurasi sistem di reaktor gasifikasi biomassa CFB seperti distribusi suhu, distribusi tekanan, aliran fluida, dan arah partikel biomassa pada saat proses gasifikasi. Pada hasil simulasi didapatkan bahwa kecepatan aliran didalam reaktor relatif sama di sepanjang tingi reaktor, distribusi tekanan lebih besar di bagian bawah dan pada bagian atas reaktor cenderung mengecil, komposisi CO dan H2 tidak dapat terdeteksi tapi untuk fraksi fuel gas sudah terlihat disepanjang tinggi reaktor CFB. Seluruh hasil simulasi CFD sudah merepsentasikan karakteristik gasifikasi CFB yaitu kecepatan fluidisasi desain 0.7 m/s dan kecepatan fluidisasi minimum 0.07 m/s yang dapat dilihat pada salah satu simulasi dengan masukan MFR 0.00709 kg/s dan kecepatan udara 2.35 m/s memiliki nilai kecepatan aliran atau fluidisasi 1.638 m/s; 2.234 m/s; dan 2.952 m/s yang dilihat dari tiga titik tinjau. Kata Kunci: gasifikasi biomassa, circulating fluidized bed (CFB), computational fluid dynamic (CFD),ANSYS Abstract Gasification of biomass in a reactor Circulating Fluidized Bed (CFB) has the potential for the development of clean technologies and the improvement of the quality of the resulting fuel gas. The process of pyrolysis or gasification is a thermal decomposition process in which the carbon chains of biomass split into gases CO, CO2, CH4, and H2. Based on the advantage which is owned by the CFB reactor, to know how the gasification process is carried out in the reactor simulation process. Simulation and analysis of the characteristics of biomass gasification is done to get a visualization of the characteristics of biomass gasification using Computational Fluid Dynamic (CFD). CFD methods contained in ANSYS 14.5 is used to determine the dimensions and configuration of the system at CFB biomass gasification reactor such as the distribution of temperature, pressure distribution, fluid flow, and direction of the particles during the process of biomass gasification. In the simulation results showed that the flow velocity in the reactor is relatively common along the steeper the reactor, the pressure distribution is greater at the bottom and at the top of the reactor tends to shrink, the composition of CO and H2 can not be detected but for a fraction of the fuel gas is already visible along the height of the reactor CFB. The entire results of CFD simulation has merepsentasikan characteristics of gasification CFB namely fluidization velocity design 0.7 m / s and minimum fluidization velocity 0.07 m / s that can be seen in one simulation with input MFR 0.00709 kg / s and the air speed 2.35 m / s has the value of the flow rate or fluidization 1,638 m / s; 2,234 m / s; and 2952 m / s are seen from three points to review. Keywords : biomass gasification, circulating fluidized bed (CFB), computational fluid dynamic (CFD),ANSYS
Co-Authors Abdul Haffif Adisal Krisnatal Adli Destiawan Wicaksono Ahmad Qurthobi Alsya Pratiwi Amaliyah Rohsari Amaliyah Rohsari Indah Utami Amaliyah Roshari Indah Utami Anang Try Wiyana Andica Dian Isnaini Angistu Palamarta Asep Suhendi Audi Riansyahputra Auliana Darmaningsih Ayu Lestari Bayu Priambodo Berna Wahyu Setiawan Chartika Fadilah Prasetiani Chintia Dara Anggraini Danny Dimas Debriano Dendy Darma Putra Desan Roni Saputra Edy Wibowo Egi Agustian Eiffel Fatimah Mardan Ekki Kurniawan Endang Rosdiana Erida Asih Selilana Fatma Junita Fikri Rangga Halim Fiqih Maulana Hasbi Firda Nurmalida Fransiskus Xaverius Dwiyanto Meas Hadani Rabby Haifa Wahyu Handri Morteza Hartono Adi Bharata Hasna Nur Aini Fadhilah Heni Dwi Juniar Hertiana Bethaningtyas Hertiana Bethaningtyas Dyah K. Hertiana Bethaningtyas Dyah Kusumaningrum Hicary Hicary Hilda Hamdah Husniyyah Ihsan Nugraha Putra Mukhti Ilham Pratama Imam Abdul Mahmudi Imas Agustin Indra Wahyudin Fathonah Isma Rekathakusuma Jaya Wikrama Jilva Novandarys Sugandi Kartika Mahardhika Dyah Puspitasari Lisa Anjani Arta Maruli Tua Baja Sihotang Memoria Rosi Miranti Widyastuti Mochammad Reddy Tri Cahaya Muh. Al Furqan Syafiuddin Muh. Saladin Muh. Saladin Prawirasasra Muhamad Kholik Martadinata Efendi Muhamad Maulana Riswandha Muhamad Ramdlan Kirom Muhamad Saladin Prawirasasra Muhammad Luthfian Dhiya Urramdhan Muhammad Saladin Muhammad Saladin Prawirasa Muhammad Saladin Prawirasasra Muhammad Zahid Hibaturrahman Muhammad Zakaria Narulita Andriyani Natasha Salsabila Nia Norissa Nouval Abdullah Nurwulan F Nurwulan Fitriyanti Nushaibah Athifah Orienta Sebayang Putri Mayasari Anisah R. Biantoro Kusumo Setiawan Rachman Ikhwanto Randhy Novianto Prabowo Ratna Sampurna Raysa Nurpujawati Gunawan Reza Fauzi Reza Fauzi Iskandar Reza Naufal Rizqullah Riandi Oktovian Rifki Irawan Risda Monitawati Riva Silvia Nababan Rizkar Febrian Rizky Anggara Saladin Prawirasasra Shinta Rizqi Amalia Siti Nur’aini Azizah Tedy Gumilar Tri Ayodha A Tri Ayodha Ajiwiguna Ulvariandani Ulvariandani Wahyu Rangga Pratama Yogathama Arif Kurniawan