Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penampang Asimetris Terhadap Kinerja Akustik Pada Ruang Audio Visual Gedung G Fakultas Teknik Universitas Telkom Ratna Sampurna; Suwandi Suwandi; Muh. Saladin
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Room for speech merupakan ruangan dengan fungsi utama untuk menyampaikan informasi melalui percakapan. Kejelasan suara yang didengar dipengaruhi oleh pembentukan medan suara. Pembentukan medan suara ditentukan oleh jalur perambatan, material, dimensi, koefisien absorbsi, bentuk ruangan. Medan suara merupakan fungsi dari geometri dan material penyusun ruang. Ruang Audio Visual pada gedung S2 fakultas teknik Universitas Telkom memiliki fungsi sebagai room for speech. Dimensi ruang tersebut adalah 8,97m x 6,61m x 3,34m. Bentuk geometri pada ruang tersebut tidak simetris dengan langit-langit dan dinding yang tidak simetris. Kriteria room for speech memiliki parameter-parameter akustik untuk dianalisis. Parameter-parameter akustik yang akan dianalisis antara lain Listening level (LL), Reverberation time (RT), RASTI. Pada penelitian ini, peneliti menganalisis dua analisis yaitu mengubah material dan mengubah bentuk geometri ruang menjadi simetris dengan menambah luas dan memotong geometri. Simulasi yang dilakukan dengan dua software yaitu CATT acoustic dan COMSOL. Dari hasil pengukuran lapangan didapat nilai Reverberation time 0,47-0,53 s dan nilai tersebut belum memenuhi kriteria room for speech pada ruang audio visual gedung S2 fakultas teknik elektro. Kata kunci : Simulasi, Listening Level, Reverberation Time, RASTI, Geometris Asimetris dan Simetris
Pengujian Pengaruh Intensitas Cahaya Lampu Pada Pertumbuhan Tanaman Jagung Dalam Ruangan Riva Silvia Nababan; Suwandi Suwandi; Indra Wahyudhin Fathona
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengujian pengaruh intensitas cahaya lampu pada pertumbuhan tanaman jagung di dalam ruangan telah dilakukan. Tanaman jagung yang ditinjau pertumbuhannya ditanam di dalam pot berdiameter 25 cm dengan jarak lampu sebagai sumber cahaya 50 cm. Lampu yang digunakan adalah lampu LED biru dengan intensitas cahaya yang divariasikan dari 78 lux sampai 1127 lux menggunakan PWM arduino. Penelitian dilakukan selama 53 hari sampai pertumbuhan jagung vegetatif dengan lama penyinaran selama 12 jam/hari (18.00-06.00). Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan, cahaya lampu dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman jagung. Dengan intensitas 1127 lux, rata-rata tinggi tanaman jagung mencapai 44,2 cm, rata-rata diameter batang 15,7 mm, rata-rata panjang dan lebar daun mencapai 32,55 cm dan 5,37cm. Saat intensitas rendah 78 lux, rata-rata tinggi tanaman jagung adalah 34 cm. Ratarata diameter batang 10,6 mm, rata-rata panjang dan lebar daun jagung adalah 27,73 cm dan 4,03 cm. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Intensitas cahaya berbanding lurus dengan parameter yang diukur dari pertumbuhan tanaman jagung. Semakin besar intensitas yang diterima oleh tanaman jagung maka pertumbuhan tanaman jangung akan lebih baik. Kata Kunci : Intensitas Cahaya, Tanaman Jagung, Lampu LED Abstract Testing the influence of light intensity on the growth of corn plants in the room has been conducted. The observed corn plants were planted in the pots of 25 cm in diameter with the distance of the lamp as a light source of 50 cm. The lamp used was a blue LED with a light intensity varied from 78 to 1127 lux, using arduino pwm. The study was conducted in 53 days (until the growth of vegetative maize) with irradiation for 12 hours/day (18-06.00). Based on the experimental results, light can affect the growth of corn plants. With intensity (1127 lux), the average height of the corn reached 44.2 cm, the average stem diameter of 15,7 mm, the average length and width of leaves reach 32,55 cm and 5,37cm. When the intensity is low (78 lux), the average height of the corn plant was 34 cm. The average stem diameter of 10.6 mm, the average length and width of leaves was 27,73 cm and 4,03 cm. From these results, it can be concluded that the intensity of light is directly proportional to the measured parameters by the growth of corn crops. The greater the intensity received by corn plants, the better the growth of the corn plant. Keywords: Light intensity, corn plan, LED lamp.
Rancang Bangun Potensiostat Berbasis Mikrokontroler Jilva Novandarys Sugandi; Suwandis Suwandi; Memoria Rosi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Potentiostat adalah alat elektronik yang digunakan pada eksperimen elektrokimia menggunakan 3 elektroda dengan cara mengkontrol tegangan pada salah satu elektroda lalu melihat respon arus yang terjadi pada elektroda yang diuji. Hasil pengukuran pada sensor elektrokimia dapat diolah menjadi informasi berupa konsentrasi larutan, derajat keasaman, laju korosi dan laju transfer elektron pada kapasitor elektrokimia. Untuk pengukuran kapasitansi pada kapasitor, data pengukuran biasanya ditampilkan dalam bentuk kurva I-V yang reversibel menggunakan metoda cyclic voltammetry. Dalam operasinya, potensiostat dihubungkan dengan sensor berupa tiga macam elektroda yang dimasukkan ke dalam sel elektrokimia yaitu elektroda kerja, elektroda referensi dan elektroda pengimbang. System potensiostat yang dibuat terdiri dari rangkaian analog dan rangkaian mikrokontroler, rangkaian analog menggunakan Op-amp TLC274, op-aamp yang diunakan bekerja sebagai 3 rangkaian yang berbeda yaitu sebagai buffer, differensial dan I to v converter. Dac MCP4725 digunakan untuk mengatur tegangan di rangkaian differensial agar dapat menghasilkan tegangan yang diinginkan mikrokontroler digunakan sebagai pengatur nilai tegangan dari DAC dan pengolah data dari rangkaian analog untuk dapat ditampilkan ke komputer. Rancang bangun potensiostat yang dibuat dapat menghasilkan tegangan pada rentang -1V hingga 1V , dengan nilai scan rate sebesar 10mV/s, 50mV/s, 100mV/s, dan dapat membaca arus dari rentang 10uA hingga 300uA. Kata Kunci : Potentiostat, elektroda, kurva I-V. Abstact A potetiostat is the electronic hardware required to control a three electrode cell, the system fuinctions by maintaining the potential of the working electrode at a acostatnt level with respect to the reference electrode by adjusting the current at a counter electrode. The result from the measurement from the potentiostat can be used as reference to calculate such as the liquid concetrare, acidity, corrosion rate and electron transfer rate from capacitor. For the use of capacitance measurement on capasitor, the data will be displayed as I-V curve by using Cyclic Voltammetry method. in the operation of potentiostat will be using three different electrode sensor which is woring electrode, reference electrore, counter electrode. The system from the potentiostat consist analog circuit and microcontroler circuit. Analog circuit using an Op-amp TLC274 as the core of its system, the op-amps in the analog circuit work as three different method which consist buffer circuit, differential circuit and I to V converter circuit. The DAC MCP4725 are used to control the voltage in the differential op-amp. Microcontroler are used to change the voltage value of DAC and data acquisition to acquire data from the analog circuit. And we can display the acquired data to the computer. The prototype of the potentiostat are able to control the voltage between -1V – 1V, and have three diferent scan rate value 10mV/s, 50mV/s, 100mV/s, and the range measurement of current is 10uA to 300uA. Keyword: Potentiostat, electrode, I-V curve.
Karakterisasi Bahan Cair Produk Distilasi Sampah Plastik Dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Bakar Isma Rekathakusuma; Suwandi Suwandi; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik merupakan bahan kebutuhan yang banyak digunakan dalam kehidupan masyarakat modern. Sejak pertama diciptakan, plastik telah banyak dimanfaatkan di berbagai bidang industri baik industri pangan maupun non pangan. Dapat dilihat produk berbahan plastik mulai dari mainan, perlengkapan dapur, alat elektronik sampai sikat gigi yang digunakan setiap hari. Plastik banyak dimanfaatkan dikarenakan keunggulan plastik yang kuat, ringan, mudah dibentuk, merupakan isolator yang baik, tidak korosif dan tahan lama. Konsumsi yang banyak tersebut tidak diimbangi dengan jumlah daur ulang yang sama besarnya. Sampah plastik dapat menimbulkan permasalahan bagi lingkungan karena sangat susah terurai. Struktur kimia plastik sebagai senyawa organik polimer terbentuk dari rantai karbon yang sangat kuat. Mikroorganisme tidak dapat memutus ikatan karbon tersebut sehingga membutuhkan waktu yang sangat panjang untuk mengurai sampah plastik. Waktu penguraian sampah plastik secara alami membutuhkan kurang lebih delapan puluh tahun agar dapat terdegradasi secara sempurna. Dengan teknologi sederhana tentunya sampah plastik dapat dikelola dengan baik. Teknologi tepat guna yang penulis gunakan untuk mengkonversi sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) adalah dengan metoda distilasi. Kata kunci : sampah plastik, daur ulang, bahan bakar minyak, distilasi.
Studi Sistem Pengaduk Berbasis Magnet Dan Pemanas Fluida Dengan Menggunakan Mikrokontroler Adisal Krisnatal; Suwandi Suwandi; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan uji suatu sistem pengaduk berbasis magnet dan pemanas fluida dengan menggunakan mikrokontroler. Pengujian bermaksud untuk mengetahui pengaruh viskositas fluida terhadap kecepatan rotasi fluida dan juga untuk mengetahui pengaruh kecepatan pengaduk terhadap pemanasan fluida. Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian pengaduk dan pengujian pemanas. Pada pengujian pengaduk akan dilakukan dengan cara memutarkan larutan fluida dengan viskositas yang berbeda-beda dan mendapatkan nilai kecepatan rotasi fluida, sedangkan pada pengujian pemanas akan dilakukan dengan cara memanaskan larutan fluida dengan viskositas yang berbeda-beda dan mengamati perubahan suhu fluida. Berdasarkan perhitungan data hasil pengujian pengadukan setelah dikonversi ke dalam rumus diperoleh error yang sangat bervariasi, sehingga metode rotasi fluida dengan stirrer tidak direkomendasikan untuk mengukur viskositas suatu larutan.  
Pengaruh Em4 (effective Microorganisme ) Pada Produksi Biogas Dengan Bahan Baku Sampah Organik Rumah Tangga Muh. Al Furqan Syafiuddin; Suwandi Suwandi; Tri Ayodha Ajiwiguna
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Biogas merupakan salah satu energi alternatif yang dapat dihasilkan dari fermentasi bahan organik oleh proses anaerob. Bahan baku dalam proses produksi biogas yang digunakan pada penelitian ini yaitu, sampah organik yang berasal dari rumah tangga. Selain ketersedian bahannya yang melimpah, juga dapat mengurangi pencermaran lingkungan. Namun permasalahan terbesar dalam proses produksi biogas adalah konstruksi, dimana pada umunya permanen. Sehingga perlu dikembangkan untuk penggunaan skala rumah tangga. Salah satu yang dikembangkan saat ini adalah homebiogas mobile. Homebiogas mobile merupakan sistem penggunaan biogas skala rumah tangga yang konstruksinya yang lebih sederhana dan mudah digerakkan secara bebas. Secara alami pembentukan biogas cukup memerlukan waktu yang lama dalam proses fermentasi, oleh karena itu dibutuhkan peran aktivator. Aktivator yang digunakan pada penelitian ini EM4 (Effective mikroorganisme). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi EM4 pada produksi biogas dengan bahan baku sampah organik rumah tangga dan variasi penambahan EM4 sebesar 5%, 7% dan 9%. Penelitian tersebut dilakukan menggunakan 2 metode yaitu wet dan dry digester. Dari hasil penelitian pada metode wet dan dry digester, dengan penambahan konsentrasi EM4 9 % total produksi gas dihasilkan lebih banyak dibandungkan variasi yang lain. Sedangkan pada pengukuran kandungan gas metana, yang menghasilkan paling baik yaitu, penambahan kosentrasi EM4 9% dengan bahan insulasi rockwool sebesar 31% pada metode wet digester. Kata kunci: Biogas, Sampah organik rumah tangga, Homebiogas mobile, EM4 (Effective mikroorganisme) ABSTRACT Biogas is one of alternative energy that can be produced from fermentation of organic material by anaerob process. Raw materials in the biogas production process used in this study is, organic waste originating from households. In addition to the availability of abundant materials, also can reduce environmental contamination. But the biggest problem in biogas production process is construction, which in general is permanent. So it needs to be developed for household use. One developed today is the mobile homebiogas. Mobile Homebiogas is a household-scale biogas usage system whose construction is simpler and easier to move freely. Naturally the formation of biogas requires quite a long time in the process of fermentation, therefore it takes the role of activator. Activators used in this study EM4 (Effective microorganisms). This study aims to determine the effect of EM4 concentration on biogas production with raw materials of household organic waste and variations of EM4 addition of 5%, 7% and 9%. The research was conducted using two methods: wet and dry digester. From the results of the research on wet and dry digester method, with the addition of EM4 concentration 9% total gas production produced more dibandungkan other variations. While the measurement of methane gas content, which produces the best is the addition of EM4 concentration of 9% with rockwool insulation material of 31% on wet digester method. Keywords: Biogas, Household organic waste, Homebiogas mobile, EM4 (Effective microorganisms)
Perancangan Dan Implementasi Sistem Kendali Pid Pada Autonomous Moving Forward Quadcopter Rizkar Febrian; Suwandi Suwandi; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quadcopter merupakan salah satu jenis Unmanned Aerial Vehiclhe (UAV) rotary wing yang memiliki empat buah lengan. Quadcopter dapat terbang secara vertical dan horizontal, hal tersebut dipengaruhi oleh tiga sumbu yaitu gerakan sumbu x (pitch), sumbu y (roll), dan sumbu z (yaw). Untuk melakukan gerak secara horizontal diperlukan kestabilan keempat motor agar quadcopter tidak terbalik. Kontrol PID digunakan untuk mengatur keempat motor tersebut, dan untuk mendapatkan nilai PID digunakan metode tuning Ziegler n ichols. Nilai kontrol yang didapat setelah melakukan tuning yaitu , pada sumbu x, , pada sumbu y dan , pada sumbu z . Moving forward pada dasarnya sama dengan gerakan hover, perbedaannya hanya terdapat pada sudut salah satu sumbunya, maka dari itu set poin sudut yang diberikan agar quadcopter dapat melakukan gerakan horizontal adalah 2o – 10o. Kata kunci : Quadcopter, PID, pitch, roll, yaw, Ziegler Nichols.
Rancang Bangun Sistem Amplifier Pada Elektrokardiogram Fiqih Maulana Hasbi; Suwandi Suwandi; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Elektrokardiograf (ECG) merupakan suatu alat yang umum dipakai untuk mengukur kinerja jantung manusia dengan memanfaatkan electrode sebagai penangkap impuls. Permasalahan yang kemudian terjadi dalam proses tersebut adalah sinyal yang dihasilkan oleh aktivitas jantung memiliki amplitudo dan frekuensi yang rendah. Oleh karena itu, dibutuhkan proses amplifikasi sebagai penguat sinyal keluaran agar selanjutnya dapat digunakan oleh subsistem lain seperti monitoring pasien. Pada tugas akhir ini, alat yang dirancang merupakan sebuah sistem penguat untuk ECG dengan memanfaatkan operational amplifier dan filter sebagai penguat sinyal dari tiga buah elektroda yang ditempel ke permukaan kulit subjek untuk pembacaan aktivitas jantungnya. Hasil dari penguatan tersebut dijadikan sinyal keluaran yang selanjutnya dapat diolah menjadi informasi oleh mikrokontroler. Rancangan sistem amplifier ini dibangun dengan memanfaatkan IC INA333 dan OPA333. Dari hasil pengujian dan analisis yang telah dilakukan, sistem penguat ini dapat berjalan dengan cukup baik apabila dilihat dari setiap komponennya karena berjalan sesuai kebutuhan. Rata-rata error keseluruhan dari sistem ini dibawah 5%, dalam artian masih dalam batas wajar. Kata kunci : ECG, Monitoring, Amplifier Abstract Electrocardiograph (ECG) is a tool that commonly used to measure the performance of human within electrode to detect the impulse. But the problem occurs in the process of generating signal on cardiac activity, because of low amplitude and frequency. Therefore, amplification process is needed to amplified the output signal before it can be used by other subsystems such as monitoring a patient. In this final project, researcher designed an amplifier for ECG by utilizing operational amplifiers and filters as a signal amplifier of three electrodes attached to the surface of the subject's skin for the reading of its heart activity. The result of the reinforcement is used as output signal which can be post-processed into information by microcontroller. The design system is confirmed to be done quite well based on each component as it effective as needed. The error rate of the system is below 5%, which can be concluded as good cause still within reasonable limits. Keywords : ECG, Monitoring, Amplifier
Pengaruh Bahan Insulasi Terhadap Perpindahan Kalor Pada Tangki Penyimpanan Air Untuk Sistem Pemanas Air Berbasis Surya Adli Destiawan Wicaksono; Suwandi Suwandi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini, suatu sistem pemanas air tenaga surya dimana tangki penyimpanan yang berada di sistem ini dibungkus dengan bahan insulasi. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan insulasi terhadap perpindahan kalor pada tangki penyimpanan untuk sistem pemanas air tenaga surya. Bahan insulasi yang digunakan pada pengujian ini antara lain Armaflex, Busa, Ceramic Fiber, Glasswool, Kapas, Kapuk, Plasticine, Polyfoam, Rockwool, dan Styrofoam. Fluida yang berada di sistem pemanas air tenaga surya ini dialirkan dengan bantuan pompa aquarium. Debit yang digunakan untuk mengalirkan fluida yaitu 150 ml/min, 300 ml/min, dan 450 ml/min. Dari hasil penelitian, tangki penyimpanan dengan bahan insulasi Armaflex dan Rockwool memiliki total heat loss paling sedikit daripada bahan insulasi yang lain. Pada debit 150 ml/min, total heat loss pada tangki penyimpanan dengan bahan insulasi Armaflex dan Rockwool masing-masing sebesar 807.429 J dan 705.579 J. Pada debit 300 ml/min, total heat loss pada tangki penyimpanan dengan bahan insulasi Armaflex dan Rockwool masing-masing sebesar 2.067.534 J dan 2.032.464 J. Pada debit 450 ml/min, total heat loss pada tangki penyimpanan dengan bahan insulasi Armaflex dan Rockwool masing-masing sebesar 2.942.121 J dan 3.153.024 J. 
Perancangan Sistem Simulasi Sinyal Ecg Berbasis Mikrokontroler Riandi Oktovian; Suwandi Suwandi; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang memakan banyak korban jiwa. Oleh karena itu diperlukan perangkat medis pendukung, Salah satu perangkat bioinstrumen yang digunakan untuk mendeteksi adanya kelainan pada jantung adalah Electrocardiograph (ECG). Namun, ECG perlu di kalibrasi menggunakan alat ecg simulator, harga dipasaran cukup mahal penulis mencoba membuat alat tersebut dengan hanya menggunakan mikrokontroler. Alat ini menghasilkan data yang mirip dengan data yang denyut jantung yang dihasilkan tubuh manusia. Dalam penelitian ini, Data yang dikeluarkan dari alat ini dibandingkan dengan data yang ada pada MIT BIH. Keluaran sinyal yang ada pada alat ini dapat dirubah sesuai dengan parameter yang di inginkan. Parameter yang dapat dirubah yaitu : periode denyut, tegangan denyut, nilai tengah denyut, amplitudo tegangan dan lebar parameter PQRST. Untuk merubahnya menggunakan menu pengaturan yang ada pada GUI arduino nya. Berdasarkan hasil pengujian, alat ini dapat bekerja dengan baik dalam menampilkan simulasi sinyal ECG dan perubahan parameter PQRST, karena output dari alat ini sesuai dengan yang di inputkan dalam GUI mikrokontroler. Keywords: ECG Signal Simulation, Arduino Due, PQRST Parameters Abstrak Heart disease is one of the most deadly diseases. Therefore, a medical device is needed. One of the bioinstruments used to detect heart defects is Electrocardiograph (ECG). However, ECG needs to be calibrated using ecg simulator tool, the market price is quite expensive the author tries to make the tool by using only microcontroller. This tool produces data that is similar to the heart rate data generated by the human body. In this study, Data released from this tool is compared with data available on MIT BIH. The signal output in this tool can be changed according to the desired parameters. Parameters that can be changed are: the period of beats, the pulsation voltage, the mean pulse rate, the voltage amplitude and the width of the PQRST parameter. To change it using the settings menu in its arduino GUI. Based on the test results, this tool can work well in displaying ECG signal simulation and PQRST parameter change, since the output of this tool matches the input in GUI microcontroller.Keywords: ECG Signal Simulation, Arduino Due, PQRST Parameters Keywords: ECG Signal Simulation, Arduino Due, PQRST Parameters
Co-Authors Abdul Haffif Adisal Krisnatal Adli Destiawan Wicaksono Ahmad Qurthobi Alsya Pratiwi Amaliyah Rohsari Amaliyah Rohsari Indah Utami Amaliyah Roshari Indah Utami Anang Try Wiyana Andica Dian Isnaini Angistu Palamarta Asep Suhendi Audi Riansyahputra Auliana Darmaningsih Ayu Lestari Bayu Priambodo Berna Wahyu Setiawan Chartika Fadilah Prasetiani Chintia Dara Anggraini Danny Dimas Debriano Dendy Darma Putra Desan Roni Saputra Edy Wibowo Egi Agustian Eiffel Fatimah Mardan Ekki Kurniawan Endang Rosdiana Erida Asih Selilana Fatma Junita Fikri Rangga Halim Fiqih Maulana Hasbi Firda Nurmalida Fransiskus Xaverius Dwiyanto Meas Hadani Rabby Haifa Wahyu Handri Morteza Hartono Adi Bharata Hasna Nur Aini Fadhilah Heni Dwi Juniar Hertiana Bethaningtyas Hertiana Bethaningtyas Dyah K. Hertiana Bethaningtyas Dyah Kusumaningrum Hicary Hicary Hilda Hamdah Husniyyah Ihsan Nugraha Putra Mukhti Ilham Pratama Imam Abdul Mahmudi Imas Agustin Indra Wahyudin Fathonah Isma Rekathakusuma Jaya Wikrama Jilva Novandarys Sugandi Kartika Mahardhika Dyah Puspitasari Lisa Anjani Arta Maruli Tua Baja Sihotang Memoria Rosi Miranti Widyastuti Mochammad Reddy Tri Cahaya Muh. Al Furqan Syafiuddin Muh. Saladin Muh. Saladin Prawirasasra Muhamad Kholik Martadinata Efendi Muhamad Maulana Riswandha Muhamad Ramdlan Kirom Muhamad Saladin Prawirasasra Muhammad Luthfian Dhiya Urramdhan Muhammad Saladin Muhammad Saladin Prawirasa Muhammad Saladin Prawirasasra Muhammad Zahid Hibaturrahman Muhammad Zakaria Narulita Andriyani Natasha Salsabila Nia Norissa Nouval Abdullah Nurwulan F Nurwulan Fitriyanti Nushaibah Athifah Orienta Sebayang Putri Mayasari Anisah R. Biantoro Kusumo Setiawan Rachman Ikhwanto Randhy Novianto Prabowo Ratna Sampurna Raysa Nurpujawati Gunawan Reza Fauzi Reza Fauzi Iskandar Reza Naufal Rizqullah Riandi Oktovian Rifki Irawan Risda Monitawati Riva Silvia Nababan Rizkar Febrian Rizky Anggara Saladin Prawirasasra Shinta Rizqi Amalia Siti Nur’aini Azizah Tedy Gumilar Tri Ayodha A Tri Ayodha Ajiwiguna Ulvariandani Ulvariandani Wahyu Rangga Pratama Yogathama Arif Kurniawan