Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Kontrol Fuzzy Logic Pada Metode Leader Follower Untuk Penjejak Formasi Mobile Robot Lisa Anjani Arta; Suwandi Suwandi; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi robotika akhir-akhir ini berkembang sangat pesat, salah satunya adalah mobile robot dengan sistem koordinasi multirobot sederhana yang menghubungkan perilaku kehidupan makhluk hidup seperti perilaku dari kerumunan serangga. Ada berbagai macam bentuk dan beragam tugas yang dapat dilakukan oleh mobile robot, salah satu diantaranya adalah leader follower. Leader follower merupakan konsep berpindah posisi dengan mengikuti jejak dari robot pemimpinnya. Pergerakan berpindah posisi dari kedua robot tersebut menggunakan modul komunikasi Xbee series1 yang difungsikan sebagai end device (robot leader dan follower), router (Xbee peta 1 dan 3), dan coordinator (Arduino Mega). Selain itu, mobile robot juga memerlukan sistem kontrol dalam menetukan perpindahan posisinya. Sistem kontrol yang digunakan adalah sistem kontrol fuzzy logic dengan menggunakan 2 buah input berupa jarak dan sudut dengan output yang dihasilkan berupa PWM kanan dan kiri. Implementasi kontrol pada sistem in dilakukan pada posisi awal robot follower lurus, menghadap ke kanan, dan menghadap ke kiri. Dari pengujian yang telah dilakukan diperoleh error posisi Xlurus = 1% dan Ylurus = 15%, Xkanan = 2% dan Ykanan = 16%, serta Xkiri = 3% dan Ykiri = 32%. Hal ini dikarenakan perubahan gerak robot yang lebih cepat daripada pembacaan sensor CMPS10. Kata Kunci : mobile robot, leader follower, kontrol fuzzy logic, komunikasi Xbee
Analisis Pemasangan Absorber Dan Diffusor Terhadap Kinerja Akustik Pada Dinding Auditorium (ku3.08.11) Shinta Rizqi Amalia; Suwandi Suwandi; Muhammad Saladin Prawirasasra
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Auditorium merupakan sebuah ruangan besar yang biasanya digunakan untuk pertemuan umum. Di Universitas Telkom, terdapat auditorium yang sering digunakan untuk melakukan perkuliahan umum, seminar, atau biasa disebut dengan room for speech. Dalam penilaian akustik, suatu ruangan dinilai berdasarkan parameter akustik objektif dan parameter akustik subjektif. Parameter akustik objektif terdiri dari waktu dengung, tingkat bising latar belakang, listening level, dan RASTI. Sedangkan untuk parameter akustik subjektif dinilai berdasarkan penilaian dari manusia. Pada ruang auditorium (KU3.08.11) telah dilakukan pengukuran lapangan dengan hasil waktu dengung 1,5s – 1,6 s, listening level yang sesuai, RASTI 58%, dan NC 25 dari hasil tersebut untuk parameter waktu dengung dan RASTI belum memenuhi rekomendasi nilai untuk room for speech. Pada penelitian ini, dilakukan simulasi pemasangan absorber dan diffusor pada dinding ruang untuk mengetahui pengaruh perubahan parameter akustik objektif pada ruangan. Dari hasil simulasi diperoleh hasil waktu dengung antara 0,64s – 0,92s dengan pemasangan absorber pada dinding bagian samping dan belakang serta pemasangan diffusor pada kolom dinding bagian samping. Kata Kunci: auditorium, parameter akustik objektif, absorber, diffusor.
Evaluasi Dan Peningkatan Performansi Pada Akustik Ruang Kelas Studi Kasus : Ruang P402 Gedung Deli Universitas Telkom Ulvariandani Ulvariandani; Suwandi Suwandi; Muh. Saladin Prawirasasra
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang kelas merupakan ruangan yang berfungsi sebagai tempat untuk menyampaikan informasi. Terkadang dalam penyampaian informasi tersebut tidak terlalu jelas dikarenakan adanya gangguan seperti suara yang berasal dari dalam ruang kelas maupun dari luar ruang kelas. Penelitian tugas akhir ini dilakukan di ruang kelas 402 Gedung Deli (P) Universitas Telkom. Ruang kelas tersebut terletak diantara dua ruang kelas dan berhadapan dengan tiga ruang kelas yang dibatasi oleh sebuah koridor. Aktivitas perkuliahan di dalam ruang kelas 402 dapat terganggu karena aktvitas di luar ruang kelas tersebut. Pada ruang kelas 402 telah dilakukan pengukuran lapangan dengan hasil waktu dengung 0.81 – 1.95 detik, nilai sound transmission index (STI) sebesar 64 %, nilai insulasi suara untuk ruang kelas 402 dengan sumber 401, 403 dan koridor berturut – turut adalah 11, 13 dan 10. Hasil pengukuraan tersebut masih jauh dari nilai yang direkomendasikan untuk kategori room for speech. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan evaluasi untuk mengetahui dan merekomendasikan material yang cocok untuk memperbaiki masalah kejelasan dan insulasi suara di ruang kelas 402.
Pengaruh Amplitudo Pada Pembuatan Biodiesel Berbahan Dasar Minyak Jelantah Menggunakan Ultrasonik Nia Norissa; Egi Agustian; Suwandi Suwandi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh amplitudo sebagai parameter penting untuk proses biodiesel dari minyak jelantah menggunakan ultrasonik. Minyak jelantah merupakan bahan baku proses biodiesel dapat dianggap sebagai bahan baku yang ramah lingkungan. Percobaan ini digunakan untuk mengetahui konversi biodiesel terhadap waktu rekasi (10-40 menit) dan amplitudo (20-90%) menggunakan reaktor ultrasonik tanduk. Hasil proses biodiesel menggunakan reaktor ultrasonik tanduk adalah waktu reaksi 30 menit dan amplitudo 70%. Waktu reaksi dapat dikurangi menjadi empat kali (menit) dibandingkan dengan sistem pengadukan, dengan amplitudo 70% dapat dipastikan pencampuran dan pembentukan emulsi yang cukup baik dari dua lapisan reaksi yang tidak bercampur. Amplitudo pada ultrasonik dapat mempengaruhi laju reaksi dan konversi biodiesel karena energi yang ditransmisikan ke dalam tabung reaksi dan cairan.
Estimasi State Of Charge Pada Baterai Lithium Ion Menggunakan Metode Perhitungan Coulomb Andica Dian Isnaini; Suwandi Suwandi; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi Listrik merupakan salah satu bentuk energi yang berperan penting dalam kemajuan peradaban manusia. Penyimpanan energi sangat penting untuk mendukung penyediaan pasokan dalam waktu relatife lama, salah satunya adalah baterai. Baterai adalah salah satu media penyimpan energi listrik yang dapat digunakan sewaktu-waktu serta dapat dengan mudah dipindahkan dari satu tempat ketempat lainnya.Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja baterai diantaranya adalah kapasitas dan energi keluaran. Pada penelitian ini dirancang baterai manajemen sistem untuk memantau kinerja baterai pada saat pengisian dan pengosongan agar tidak berlebihan. Adapun beberapa indikator penting pada baterai seperti tegangan tiap sel, arus yang keluar atau masuk ke dalam baterai dapat dipantau dengan menggunakan parameter State of Charge (SOC). Dengan menggunakan parameter SOC baterai dapat menunjukan keadaan pada saat pengosongan dan pengisian secara aman untuk meningkatkan daya tahan baterai. Salah satu metode estimasi SOC yang cukup mudah untuk diimplementasikan dan paling banyak digunakan adalah metode perhitungan coulomb. Prinsip dasar perhitungan coulomb adalah melakukan penjumlahan terhadap arus listrik yang masuk ataupun keluar pada baterai. Dari perhitungan coulomb inilah yang nantinya akan mendapatkan nilai SOC pada baterai tersebut. Nilai SOC yang didapatkan dengan menggunakan beban lampu 15 watt 9.6 ohm pada proses pengisian adalah minimum 0%. dan maksimum 100% Sedangkan pada proses pengosongan nilai SOC yang dihasilkan maksimum 99.99 % dan minimum 0.33%. Pada percobaan dengan menggunakan beban resistor 35 watt 77ohm pada proses pengisian hasil SOC yang diperoleh adalah minimum 21.51%. dan maksimum 100% Sedangkan pada proses pengosongan nilai SOC maksimum 99.99 % dan minimum 0%. Kata Kunci: Energi Listrik, Baterai, SOC, Perhitungan Coulomb
Perancangan Object Follower Robot Untuk Sistem Scanning Dan Tracking Object Follower Menggunakan Kontrol Pid (object Follower Robot Design To Scan And Track Of System Using Pid Control) Heni Dwi Juniar; Suwandi Suwandi; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobile Robot dapat diartikan sebagai robot yang bergerak dari satu tempat ketempat yang lain. Mobile robot mempuyai beberapa jenis salah satunya yaitu Object Follower Robot. Keunggulan dari Object Follower Robot yaitu dapat mengikuti gerak suatu objek serta dapat melacak suatu objek dikarenakan kamera yang terdapat pada robot dapat mengetahui warna dari setiap objek yang dilacak, sehingga dapat membantu pekerjaan. Sedangkan kekurangannya adalah objek yang akan diikuti atau dideteksi harus didefinisikan terlebih dahulu. Keselarasan antara badan robot dan kamera juga menjadi hal yang penting pada Object Follower Robot agar robot dapat mengikuti arah objek dengan benar. Keselarasan keduanya dapat diatur oleh sensor kompas pada kedua komponen, kemudian menjadi peran yang penting dalam berjalannya Object Follower Robot. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mengontrol sensor kompas yang digunakan agar sensor yang terdapat pada mobile robot dan kamera dapat menjadi searah. Sistem kontrol yang dirancang untuk kesearahan sensor kompas yaitu sistem kontrol proporsional (Kp=0.24) dan sistem kontrol derivative (Kd=0.012).
Sistem Pengkondisi Suhu Substrat Limbah Organik Di Subreaktor Metanogenesis Temperature Phased Anaerobic Digestion R. Biantoro Kusumo Setiawan; Muhamad Ramdlan Kirom; Suwandi Suwandi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi produksi biogas berbahan baku limbah organik dapat dijadikan solusi untuk mengatasi krisis energi di masyarakat dan berfungsi pula sebagai proses pengurai zat berbahaya di dalam limbah organik. Chemical oxygen demand (COD) merupakan tolok ukur zat berbahaya yang terkandung pada limbah organik. Proses produksi biogas yang menggunakan metode temperature phased anaerobic digestion (TPAD) berjalan optimal menghasilkan gas metana pada suhu substrat 35 °C di subreaktor metanogenesis. Pada penelitian ini dirancang dan dibuat sistem pengkondisi suhu substrat di subreaktor metanogenesis. Cara kerja sistem pengkondisian suhu substrat ialah dengan mengontrol pemanasan air yang dialirkan ke selimut air di sekeliling subreaktor metanogenesis. Dilakukan pengujian sistem dengan membandingkan kinerja sistem antara sistem yang menggunakan pengkondisi suhu substrat dengan sistem yang tidak menggunakan pengkondisi suhu substrat. Dari hasil pengujian sistem diperoleh peningkatan produksi gas metana sebesar 100,71% dan peningkatan kemampuan mereduksi COD sebesar 96,95% dengan mengondisikan suhu substrat. Kata kunci : biogas, TPAD, metanogenesis, sistem pengkondisi suhu substrat.
Simulasi Karakteristik Gasifikasi Biomassa Dalam Reaktor Circulating Fluidized Bed (cfb) Menggunakan Software Ansys 14.5 Muhamad Kholik Martadinata Efendi; Suwandi Suwandi; Haifa Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gasifikasi biomassa di dalam reaktor Circulating Fluidized Bed (CFB) memiliki potensi untuk pengembangan teknologi bersih dan peningkatan kualitas gas bakar yang dihasilkan. Proses gasifikasi merupakan proses pirolisa atau dekomposisi termal dimana rantai karbon dari biomassa terpecah menjadi gas-gas CO, CO2, CH4, dan H2. Berdasarkan keunggulan yang di miliki oleh reaktor CFB, untuk mengetahui bagaimana terjadinya proses gasifikasi didalam reaktor maka dilakukan proses simulasi. Simulasi dan analisis terhadap karakteristik gasifikasi biomassa dilakukan untuk mendapatkan visualisasi karakteristik gasifikasi biomassa dengan menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD). Metode CFD yang terdapat di ANSYS 14.5 digunakan untuk menentukan dimensi dan konfigurasi sistem di reaktor gasifikasi biomassa CFB seperti distribusi suhu, distribusi tekanan, aliran fluida, dan arah partikel biomassa pada saat proses gasifikasi. Pada hasil simulasi didapatkan bahwa kecepatan aliran didalam reaktor relatif sama di sepanjang tingi reaktor, distribusi tekanan lebih besar di bagian bawah dan pada bagian atas reaktor cenderung mengecil, komposisi CO dan H2 tidak dapat terdeteksi tapi untuk fraksi fuel gas sudah terlihat disepanjang tinggi reaktor CFB. Seluruh hasil simulasi CFD sudah merepsentasikan karakteristik gasifikasi CFB yaitu kecepatan fluidisasi desain 0.7 m/s dan kecepatan fluidisasi minimum 0.07 m/s yang dapat dilihat pada salah satu simulasi dengan masukan MFR 0.00709 kg/s dan kecepatan udara 2.35 m/s memiliki nilai kecepatan aliran atau fluidisasi 1.638 m/s; 2.234 m/s; dan 2.952 m/s yang dilihat dari tiga titik tinjau. Kata Kunci: gasifikasi biomassa, circulating fluidized bed (CFB), computational fluid dynamic (CFD),ANSYS
Analisis Koefisien Absorbsi Pada Material Berbahan Baku Kertas Duplex Menggunakan Tabung Impedansi Rifki Irawan; Suwandi Suwandi; Hertiana Bethaningtyas
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan material akustik pada saat ini mulai berkembang. Material yang biasa digunakan berupa mineral wool. Hanya saja material tersebut masih sulit terjangkau karena harganya yang tinggi. Dari permasalahn tersebut akan dilakukan penelitian pembuatan material papan serat untuk dijadikan sebagai pelapis dinding yang ramah lingkungan. Material akustik tersebut akan dibuat dengan memanfaatkan buangan kertas duplex dan perekat portland cement. Material akustik dibuat dengan ketebalan 1.5 cm, 2.5 cm, dan 4.0 cm serta tiga nilai rasio perekat:kertas:air, 1:3:24, 1:3:36, dan 1:3:48. Pengujian dilakukan menggunakan tabung impedansi dua microphone dengan metode fungsi transfer. Pada pengukuran range frekuensi yang digunakan mulai dari 64 Hz- 6300 Hz, range tersebut manjadi nilai batas frekuensi dari tabung impedansi dua microphone yang digunakan. Hasil yang didapat pada ketebalan panel 1.5 cm dengan nilai rasio 1:3:24 memiliki nilai koefisien absorbsi 0.38 dalam range frekuensi tinggi. Nilai tersebut lebih baik dibanding dengan ketebalan yang lain. Sedangkan pada ketebalan panel 4.0 cm dengan nilai rasio 1:3:36 memiliki nilai koefisien absorbsi mencapai 0.6 pada range frekuensi sendang. Dari keseluruhan panel menunjukan semakin tinggi frekuensi semakin tinggi nilai koefisien absorbsi yang diuji. Kata Kunci : Material Akustik, Kertas Duplex, Koefisien Absorbsi, Tabung Impedansi
Proses Pembuatan Bioetanol Dari Jerami Padi Dengan Metode Ssf Delignifikasi Asam Dan Metode Shf Kartika Mahardhika Dyah Puspitasari; Suwandi Suwandi; Hartono Adi Bharata
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioetanol merupakan bahan bakar nabati yang dapat dihasilkan dari tanaman yang mengandung pati dan limbah biomassa yang mengandung senyawa lignoselulosa. Telah dilakukan penelitian yang menghasilkan etanol dengan menggunakan limbah biomassa yaitu jerami padi dengan metode SSF Delignifikasi asam (HCl) dan metode SHF Hidrolisis dengan air pH 5,6. Kegiatan ini untuk melihat pengaruh variasi berat ragi dan variasi lama fermentasi terhadap kadar etanol yang dihasilkan. Penelitian ini merujuk pada penelitian yang telah dilakukan dengan metode Delignifikasi Basa (NaOH) dan SHF hidrolisis asam (HCl)[5]. Diperoleh hasil proses pembuatan bioetanol dengan menggunakan metode SSF tidak menghasilkan etanol, sedangkan menggunakan metode SHF Hidrolisis dengan air pH 5,6 tanpa menambahkan bahan kimia (NaOH dan HCl) diperoleh hasil kadar etanol yang optimal pada fermentasi 5 hari dengan kadar etanol sebesar 4% dan pemberian ragi sebesar 30 gram. Menurut peneliti lain, semakin banyak ragi yang diberikan menyebabkan kadar etanol yang dihasilkan semakin besar[5]. Namun hasil dari penelitian menggunakan metode SHF Hidrolisis dengan air pH 5,6, jika berat ragi yang diberikan diatas 30 gram maka kadar etanol yang didapatkan tetap.
Co-Authors Abdul Haffif Adisal Krisnatal Adli Destiawan Wicaksono Ahmad Qurthobi Alsya Pratiwi Amaliyah Rohsari Amaliyah Rohsari Indah Utami Amaliyah Roshari Indah Utami Anang Try Wiyana Andica Dian Isnaini Angistu Palamarta Asep Suhendi Audi Riansyahputra Auliana Darmaningsih Ayu Lestari Bayu Priambodo Berna Wahyu Setiawan Chartika Fadilah Prasetiani Chintia Dara Anggraini Danny Dimas Debriano Dendy Darma Putra Desan Roni Saputra Edy Wibowo Egi Agustian Eiffel Fatimah Mardan Ekki Kurniawan Endang Rosdiana Erida Asih Selilana Fatma Junita Fikri Rangga Halim Fiqih Maulana Hasbi Firda Nurmalida Fransiskus Xaverius Dwiyanto Meas Hadani Rabby Haifa Wahyu Handri Morteza Hartono Adi Bharata Hasna Nur Aini Fadhilah Heni Dwi Juniar Hertiana Bethaningtyas Hertiana Bethaningtyas Dyah K. Hertiana Bethaningtyas Dyah Kusumaningrum Hicary Hicary Hilda Hamdah Husniyyah Ihsan Nugraha Putra Mukhti Ilham Pratama Imam Abdul Mahmudi Imas Agustin Indra Wahyudin Fathonah Isma Rekathakusuma Jaya Wikrama Jilva Novandarys Sugandi Kartika Mahardhika Dyah Puspitasari Lisa Anjani Arta Maruli Tua Baja Sihotang Memoria Rosi Miranti Widyastuti Mochammad Reddy Tri Cahaya Muh. Al Furqan Syafiuddin Muh. Saladin Muh. Saladin Prawirasasra Muhamad Kholik Martadinata Efendi Muhamad Maulana Riswandha Muhamad Ramdlan Kirom Muhamad Saladin Prawirasasra Muhammad Luthfian Dhiya Urramdhan Muhammad Saladin Muhammad Saladin Prawirasa Muhammad Saladin Prawirasasra Muhammad Zahid Hibaturrahman Muhammad Zakaria Narulita Andriyani Natasha Salsabila Nia Norissa Nouval Abdullah Nurwulan F Nurwulan Fitriyanti Nushaibah Athifah Orienta Sebayang Putri Mayasari Anisah R. Biantoro Kusumo Setiawan Rachman Ikhwanto Randhy Novianto Prabowo Ratna Sampurna Raysa Nurpujawati Gunawan Reza Fauzi Reza Fauzi Iskandar Reza Naufal Rizqullah Riandi Oktovian Rifki Irawan Risda Monitawati Riva Silvia Nababan Rizkar Febrian Rizky Anggara Saladin Prawirasasra Shinta Rizqi Amalia Siti Nur’aini Azizah Tedy Gumilar Tri Ayodha A Tri Ayodha Ajiwiguna Ulvariandani Ulvariandani Wahyu Rangga Pratama Yogathama Arif Kurniawan