Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Community Empowerment

PELATIHAN APLIKASI CITATION MANAGER MENGGUNAKAN SOFTWARE ENDNOTE X9 Rustam Efendi; Herlina Herlina; Arjal Tando; Darwin Darwin; Welly Liku Padang; Irwansyah Irwansyah
Journal of Community Empowerment Vol 2, No 1 (2023): Juni
Publisher : Journal of Community Empowerment

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Endnote X9 merupakan salah satu software citation manager yang dapat mempermudah penulis dalam melakukan sitasi dan penulisan daftar pustaka secara otomatis. Pelatihan Endnote X9 yang diadakan oleh Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sulawesi Tenggara bertujuan untuk berbagi kepada para akademisi kampus agar dapat melakukan sitasi dengan benar pada saat menuliskan artikel ilmiah serta mendapatkan pemahaman dan pengetahuan tentang cara menggunakan software Endnote X9. Metode yang digunakan adalah pelatihan secara langsung tentang Endnote X9 kepada peserta kemudian diadakan sesi tanya jawab untuk mengetahui pemahaman peserta. Hasil dari pelatihan Endnote X9 terlihat bahwa para peserta yang hadir begitu antusias dalam mengikuti kegiatan. Hal tersebut terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan oleh para peserta. Kata kunci: citation manager, daftar pustaka, Endnote X9. ABSTRACTEndnote X9 is a citation manager software that can make it easier for writers to do citations and write bibliography automatically. The Endnote X9 training held by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University of Southeast Sulawesi aims to share with campus academics so they can do citations correctly when writing scientific articles and gain understanding and knowledge about how to use the Endnote X9 software. Some of the participants who attended were so enthusiastic in participating in the activity. This can be seen from the various questions submitted by the participants. Keywords: biobliography, citation manager, Endnote X9.
SOSIALISASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA SEBAGAI UPAYA MENNGHINDARI KECELEKAAN KERJA BAGI SISWA PRAKTEK KERJA (PRAKERIN) PADA JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF SMK NEGERI 7 LHOKSEUMAWE Irwansyah, Irwansyah; Rahman, Edi; Hayati, Masrura; Hakim, Syahirman; Akmal, Ajmir; Nuraida, Nuraida; Fauzan, Saniar; Afrinanda, Cut; Dabet, Abubakar; Jumadil, Jumadil; Alchalil, Alchalil; Safriwardi, Ferri; Herlina, Herlina; Tando, Arjal; Padang, Welly Liku; Aries, Muhlin; Efendi, Rustam
Journal of Community Empowerment Vol 2, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/joce.v2i2.20749

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pemahaman pengetahuan kepada para siswa SMK Negeri 7 Lhokseumawe tentang pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sehingga tercipta kenyamanan dan keamanan dalam melakukan Praktek Kerja Industri (Prakerin). Metode pelaksanaan yang digunakan adalah melalui kegiatan ceramah, diskusi dan tanya jawab tentang K3. Acara sosialisasi ini melibatkan siswa kelas XI Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif yang akan melaksanakan PRAKERIN. Adapun pelaksanaan kegiatan dalam rangka memberikan sosialisasi tentang tentang K3, cara melaksanakan K3 dan bahaya tidak melaksanakan K3. Dari hasil kegiatan pengabdian ini diketahui bahwa adanya tingkat pemahaman peserta semakin meningkat. Hal ini dilihat dari hasil kusioner yang diberikan pretest dan posttest dari kegiatan dilaksanakan. Dari hasil kusioner menunjukkan sebelum mengikuti kegiatan sosialisasi, nilai rata-rata adalah 53,57 %, namun setelah mengikuti kegiatan nilai rata-rata menjadi 82,77 %  maka persentase peningkatan sebesar 29,19 %. Maka dapat simpulkan sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berdampak pada peningkatan wawasan dan pengetahuan, sehingga dapat mencegah kecelakaan kerja selama mengikuti prakerin. Kata kunci: kenyamanan; keamanan; K3. ABSTRACTThe purpose of this community service activity is to provide knowledge understanding to the students of SMK Negeri 7 Lhokseumawe about the importance of Occupational Safety and Health (K3), so as to create comfort and safety in carrying out Industrial Work Practices (Prakerin). The implementation method used is through lectures, discussions and questions and answers about K3. This socialization event involves class XI students of the Department of Automotive Light Vehicle Engineering who will carry out PRAKERIN. The implementation of activities in order to provide socialization about K3, how to implement K3 and the dangers of not implementing K3. From the results of this service activity, it is known that the level of understanding of participants is increasing. This can be seen from the results of the questionnaire given pretest and posttest from the activities carried out. From the results of the questionnaire showed that before participating in socialization activities, the average score was 53.57%, but after participating in the activity the average score became 82.77%, the percentage increase was 29.19%. So it can be concluded that the socialization of occupational safety and health (K3) has an impact on increasing insight and knowledge, so as to prevent work accidents during prakerin. Keywords: comfort; safety; K3.
EDUKASI TEKNOLOGI PERTANIAN BERWAWASAN SUSTAINABLE AGRICULTURE PADA SISWA SEKOLAH DASAR SUKMA BANGSA LHOKSEUMAWE Irwansyah, Irwansyah; akmal, ajmir; Hakim, Syahirman; Fridayanti, Diah; Nursayuti, Nursayuti; Qhinanti Lubis, Uchti Nuzul; Amar, Aidil; Munawar, Munawar
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i1.24623

Abstract

ABSTRAK Rendahnya petani muda yang bekerja sektor pertanian terus mengalami peningkatan, ini kondisi tidak baik bagi ketahan pangan Indonesia dimasa depan. Salah satu faktor utama rendahnya minat generasi muda terhadap pertanian adalah kurang mengetahui tentang pertanian khususnya pada anak usia dini di tingkat sekolah dasar. Upaya mengatasi permasalah ini, dapat ditempuh berupa edukasi bagi generasi penerus pertanian. Inilah yang menjadi alasan utama kegiatan penyuluhan edukasi terhadap peserta didik jenjang pendidikan dasar tepatnya Sekolah Dasar. Tujuan kegiatan adalah menumbuhkan pemahaman pada 21 siswa SD Sukma Bangsa Lhokseumawe kelas VI tentang Sustainable Agriculture. Metode yang digunakan dalam kegiatan edukasi ini adalah penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi. Setelah kegiatan edukasi didapatkan siswa SD Sukma Bangsa Lhokseumawe mengetahui tentang teknik budidaya, perawatan, dan panen pada tanaman pertanian menerapkan sistem sustainable agriculture. Hasil yang diperoleh melalui kuesioner bahwa pengetahuan siswa pada bidang pertanian sebesar 80,94 %. Kesimpulan peningkatan pemahaman siswa mengenai stutainable agriculture, menjadi upaya baik untuk memberikan pemahaman kesadaran pentingnya pengelolaan sektor pertanian dengan konsep ramah lingkungan. Kata kunci: Edukasi; sustainable agriculture; ramah lingkungan; siswa  ABSTRACT The low number of young farmers working in the agricultural sector continues to increase, this is not a good condition for Indonesia food security in the future. One of the main factors in the young generation low interest in agriculture is their lack of knowledge about agriculture, especially in early childhood at the elementary school level. Efforts to overcome this problem can be taken in the form of education for the next generation of agriculture. This is the main reason for educational outreach activities for students at the basic education level, specifically elementary schools. The aim of the activity is to foster understanding in 21 students of SD Sukma Bangsa Lhokseumawe class VI about Sustainable Agriculture. The method used in this educational activity is counseling using lecture and discussion methods. After the educational activities, students at SD Sukma Bangsa Lhokseumawe learned about cultivation, care and harvesting techniques for agricultural plants using a sustainable agriculture system. The results obtained through the questionnaire showed that students' knowledge in the field of agriculture was 80.94%. In conclusion, increasing students' understanding of sustainable agriculture is a good effort to provide awareness of the importance of managing the agricultural sector with an environmentally friendly concept.Keywords: Education; sustainable agriculture; environmentally friendly; student