Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Pengaruh Jumlah Hotel Terhadap Penerimaan Pajak Hotel dengan Inflasi dengan Variabel Moderasi Nuridah, Siti; Rima Nurseha; Emy Setyawati Melati Putri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah hotel terhadap penerimaan pajak hotel di Kota Bekasi dengan inflasi sebagai variabel moderasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, dan Bank Indonesia (BI) untuk periode 2018 hingga 2024. Variabel yang dikaji meliputi jumlah hotel (hotel bintang dan hotel melati) sebagai variabel independen, penerimaan pajak hotel sebagai variabel dependen, serta inflasi sebagai variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah hotel berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel. Inflasi terbukti memoderasi hubungan tersebut, di mana inflasi yang tinggi dapat memperkuat penerimaan pajak hotel seiring dengan pertumbuhan jumlah hotel. Temuan ini memberikan implikasi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pajak hotel yang adaptif terhadap dinamika ekonomi makro dan bagi pelaku usaha perhotelan dalam menyesuaikan strategi bisnis di tengah fluktuasi inflasi.
Pengaruh Pemahaman Pajak Dan Sistem Pemungutan Pajak Terhadap Kepatuhan Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi Lala Aulia; Nuridah, Siti; Pungki Martha Kusuma
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10672

Abstract

Pajak merupakan sumber utama pendapatan negara yang vital bagi pembiayaan pembangunan nasional. Di Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat bahwa jumlah wajib pajak terdaftar mencapai 86,7 juta pada akhir 2024, meningkat 17,23% dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun demikian, rasio kepatuhan formal pada tahun yang sama tercatat sebesar 85,75%, sedikit menurun dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 86,97% . Penurunan ini menunjukkan adanya tantangan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak, khususnya di kalangan wajib pajak orang pribadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemahaman pajak dan system pemungutan pajak terhadap kepatuhan pajak orang pribadi di Kabupaten Karawang. Terdapat 108 responden yang mengisi kusioner penelitian ini. Metode analisis yang digunakan adalah metode regresi linear berganda. Hasil Penelitian nya adalah baik secara parsial dan secara simultan pemahaman pajak dan sistem pemungutan pajak berpengaruh terhadap kepatuhan pajak orang pribadi di Kabupaten Karawang.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Sektor Pariwisata Di Jawa Barat Fitria Adestiani; Ade Irawan; Nuridah, Siti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat realisasi dan kontribusi masing-masing jenis pajak sektor pariwisata yakni pajak hotel, restoran, parkir, dan hiburan di Jawa Barat selama periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis data sekunder yang diperoleh dari laporan resmi BPKAD, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta sumber pemerintah provinsi dan kabupaten di Jawa Barat. Data dianalisis dalam bentuk presentase realisasi pajak terhadap target tahunan dan tren pertumbuhan dari tahun ke tahun. Penelitian ini menyarankan strategi peningkatan penerimaan melalui optimalisasi digitalisasi pemungutan pajak, peningkatan kualitas wajib pajak, pengawasan lapangan yang konsisten, serta promosi pariwisata yang terintegrasi antar daerah. Temuan ini mengindikasikan bahwa (1) Pajak Restoran, (2) Pajak Hotel merupakan paling dominan dalam mempengaruhi total realisasi pajak sektor pariwisata, sedangkan (3) Pajak Parkir dan (4) Pajak Hiburan cenderung tidak stabil serta sangat terpengaruh oleh kebijakan sosial, ekonomi dan budaya.
Pengaruh Penerimaan Pajak Restoran Dan Pajak Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Silfa Rosliana; Nuridah, Siti; Emy Setyawati Melati Putri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Penerimaan Pajak Restoran dan Pajak Hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di DKI Jakarta tahun 2019-2023. Jenis penelitian ini menggunakan motode kuantitatif, yang diukur menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan Eviews v.10. Populasi pada penelitian ini adalah DKI Jakarta periode tahun 2019-2023. Sampel ditentukan menggunakan sampling jenuh, jumlah sampel sebanyak 6 wilayah yaitu 5 Kota dan 1 Kabupaten sehingga total observasi sebesar 60 observasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder, dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi yang didapatkan dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dengan menggunakan uji t, uji f dan koefisien determinasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pajak Restoran berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di DKI Jakarta, Pajak Hotel berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di DKI Jakarta, Pajak Restoran dan Pajak Hotel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di DKI Jakarta.
Pengaruh Pajak Hiburan dan Pajak Parkir Terhadap Pendapatan Asli Daerah Nuridah, Siti; Raden Ayu Amelia Ramadhani; Pungki Martha Kusuma
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10458

Abstract

Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi tolok ukur utama kemandirian fiskal suatu daerah. Di tengah pertumbuhan ekonomi yang pesat di DKI Jakarta, Pajak Hiburan dan Pajak Parkir dipandang memiliki kontribusi signifikan terhadap PAD. Namun, realisasi penerimaan dari dua sektor ini masih menghadapi berbagai hambatan, seperti rendahnya kepatuhan wajib pajak, lemahnya sistem pengawasan, serta tantangan dalam penerapan kebijakan baru pascapandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pajak Hiburan dan Pajak Parkir terhadap PAD DKI Jakarta pada periode 2022 hingga 2024, baik secara parsial maupun simultan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data sekunder dari laporan pendapatan pajak daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Pajak Hiburan maupun Pajak Parkir memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan PAD. Kenaikan tarif pajak hiburan hingga 40% pada tahun 2024, meskipun di satu sisi mampu meningkatkan target pendapatan, di sisi lain menimbulkan polemik di kalangan pelaku usaha. Realisasi pajak hiburan bahkan belum mencapai separuh dari target yang ditetapkan pada semester pertama 2024. Pajak parkir pun menghadapi tantangan serupa dengan tingkat realisasi yang fluktuatif. Temuan ini menegaskan pentingnya perbaikan sistem pemungutan dan pengawasan pajak daerah, serta perlunya kebijakan yang lebih responsif dan berkeadilan bagi semua pihak, termasuk pelaku usaha dan masyarakat umum. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam menyusun strategi optimalisasi penerimaan PAD melalui sektor hiburan dan parkir..
Pengaruh Jumlah Wisatawan, Jumlah Hotel, Dan Tingkat Hunian Hotel Terhadap Penerimaan Pajak Hotel Anggun Suciani Dewi Pratiwi; Nuridah, Siti; Emy Setyawati Melati Putri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, dan jumlah hotel terhadap penerimaan pajak hotel di Provinsi Jawa Barat selama periode 2020–2024. Pajak hotel merupakan salah satu komponen penting dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berperan dalam pembiayaan pembangunan daerah, khususnya di wilayah dengan potensi pariwisata yang tinggi seperti Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Dalam penelitian ini terfokus pada wisatawan domestik, hotel berbintang dan tingkat hunian hotel berbintang. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel independent yaitu jumlah wisatawan, tingkat hunian hotel, dan jumlah hotel berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel. Secara parsial tingkat hunian hotel menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan pendapatan dari sektor ini. Sedangkan jumlah wisatawan dan jumlah hotel tidak berpengaruh terhadap penerimaan pajak hotel. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata secara langsung dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui optimalisasi pajak hotel. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat terus memperkuat sektor pariwisata dan menciptakan strategi yang mampu meningkatkan daya tarik wisata serta tingkat hunian hotel.
Pengaruh Jumlah Wisatawan dan Jumlah Hotel Terhadap Penerimaan Pajak Hotel di DKI Ade Kusmayani; Nuridah, Siti; Emy Setyawati Melati Putri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10527

Abstract

Provinsi DKI Jakarta merupakan pusat pemerintahan, perdagangan, dan pariwisata yang berperan penting dalam perekonomian nasional, penerimaan pajak hotel menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang vital. Namun, meskipun jumlah wisatawan dan hotel meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah wisatawan dan jumlah hotel terhadap penerimaan pajak hotel di DKI Jakarta pada periode 2019 – 2023, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda dengan Eviews 10. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Disparekraf, dan Bapenda DKI Jakarta, yang mencangkup jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara, jumlah hotel berbintang dan non bintang, serta realisasi penerimaan pajak hotel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik wisatawan domestik maupun mancanegara berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel. Jumlah hotel berbintang memiliki pengaruh positif signifikan, sedangkan jumlah hotel nonberbintang berpengaruh negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak semua peningkatan fasilitas akomodasi otomatis meningkatkan penerimaan pajak, tergantung pada jenis hotel dan kepatuhan pajaknya. Penelitian ini memberikan kontribusi orisinal dalah memahami hubungan antar variabel pariwisata dan fiskal daerah secara empiris pasca pandemi. Temuan ini dapat menjadi dasar evaluasi kebijakan perpajakan daerah dan strategi pengembangan sektor perhotelan agar lebih optimal dalam mendukung PAD DKI Jakarta
Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel dan Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Dita Ismaida Kurniawan; Ade Irawan; Nuridah, Siti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerimaan pajak hotel dan retribusi daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Karawang selama periode 2019–2024.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data sekunder diperoleh dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kabupaten Karawang, meliputi data penerimaan pajak hotel, retribusi daerah, dan PAD selama enam tahun. Analisis dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda dan uji asumsi klasik untuk menguji hubungan parsial dan simultan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, penerimaan pajak hotel dan retribusi daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD Kabupaten Karawang. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua variabel tersebut merupakan komponen penting dalam mendorong peningkatan pendapatan daerah. Kesimpulan yang diperoleh menegaskan perlunya optimalisasi kebijakan fiskal daerah, khususnya pada sektor perhotelan dan jasa layanan publik. Originalitas dari penelitian ini terletak pada konteks wilayah industri yang masih minim kajian empiris, berbeda dengan studi sebelumnya yang dominan dilakukan di daerah pariwisata. Penelitian ini juga mencakup periode pandemi dan pasca-pandemi, yang memberikan perspektif tambahan terhadap dinamika fiskal daerah dalam situasi krisis dan pemulihan ekonomi.
Pengaruh Tingkat Hunian Hotel dan Inflasi Terhadap Penerimaan Pajak Hotel Dinni Febri Prasettany; Nuridah, Siti; Emy Setyawati Melati Putri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat hunian hotel dan inflasi terhadap penerimaan pajak hotel variabel independen dalam penelitian ini adalah tingkat hunian hotel dan inflasi, variabel dependen dalam penelitian ini adalah penerimaan pajak hotel. Pajak hotel adalah fasilitas penyedia jasa penginapan dan peristirahatan. Populasi penelitian menggunakan lembaga pemerintah non-kementrian (BPS) dan lembaga pemerintah daerah (BPD). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pemilihan sampel menggunakan metode Fixed Effect menggunakan data Eviews 10, dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 48 sampel. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data runtun waktu (time series) untuk periode tahun 2020-2024. Berdasarkan hasil analisis diketahui, menunjukkan bahwa tingkat hunian hotel bintang berpengaruh terhadap pajak hotel dengan nilai signifikansi sebesar (0.0000 < 0.05). Tingkat hunian hotel non-bintang tidak berpengaruh terhadap pajak hotel dengan nilai signifikansi sebesar (0.0058 > 0.05). Sedangkan secara simultan komponen stimulus yang diukur dengan variabel tingkat hunian hotel bintang, hotel non-bintang, dan inflasi berpengaruh terhadap penerimaan pajak hotel.
Co-Authors Ade Irawan Ade Irawan Ade Kusmayani Alda, Yuli Anggun Suciani Dewi Pratiwi Ansil, Florianus Indra Putra Aprilia Syamputri, Dewi Ariani, Imelza Audina, Bella Puspita Bawamenewi, Natalia cahyono, didik Carolus Rivaldo Conterius Dea Rahma Safira Dewi Rahayu Dina Oktavia Dinni Febri Prasettany Dita Ismaida Kurniawan Emy Setyawati Melati Putri Fauzobihi, Fauzobihi Febriani, Shiva Dwi Firmansyah, Fikrian Rezha Fitrawansyah, Fitrawansyah Fitria Adestiani Fitria, Dina Eka Hamzah Bustomi Hartati, Ida Herlina, Erna Intan Suryana, Irma Irawan, Pristanto Ria Jehosua S.V. Sinolungan Junengsih, Junengsih Kusumaningtyas, Dyah Shinta Kusumawati, Indah La Farlan Lala Aulia Lisdawati Lisdawati Littu, Herlina Malihah, Hilyatul Markus Asta Patma Nugraha Megawati, Esther Nabila, Salsa Nasrullah Nina Sakinah Nofirman, Nofirman Nur Azizah, Rafida Nur, Rezeki Pungki Martha Kusuma Puspita Audina, Bella Puspita, Bella Putri, Emy Setiawati Melati Putri, Emy Setyawati Melati Qona’ah, Siti Raden Ayu Amelia Ramadhani Rahwana, Rudy Ratih, Pawestri Dewi Retyaningsih, Retyaningsih Rima Nurseha Rina Rina Riyanto, Didik Rizkia, Ananda Zahra Farhatun Rosida, Siti Ayu saepudin, udin Safitri, Catur Arum Sagitarius, Elda Sandi, Handi Ari Septiani, Arneta Shinta Kusumaningtyas, Dyah Silfa Rosliana Sinaga, Indah Siti Nurhayati Siti Suryani Sitohang, Rony Marthin Sopian sopian Sri Mulyani Sumekar, Diah Retna Supraptiningsih, Joelianti Dwi Suwiji, Sri Tamirsyah, Haniyah Wel Mau, Rio Anseda Zega, Felitusu