Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Strategi Bauran Pemasaran Syariah Produk Rengginang di Desa Klompang Barat Pakong Pamekasan Jumaidah; Maksum
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i4.33386

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penerapan strategi bauran pemasaran syariah pada usaha rengginang di Desa Klompang Barat Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha serta konsumen produk rengginang. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa strategi bauran pemasaran syariah yang diterapkan pada usaha rengginang sudah berjalan dengan cukup baik. Produk yang dipasarkan memiliki kualitas yang baik, rasa yang khas, harga yang sesuai dengan kemampuan masyarakat, serta pelayanan yang baik kepada konsumen sehingga mampu menarik minat pembeli secara konsisten. Selain itu, penerapan prinsip-prinsip syariah seperti kejujuran, amanah, menjaga kebersihan, dan penggunaan bahan halal menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap produk rengginang tersebut. Akan tetapi, masih terdapat beberapa kendala dalam kegiatan pemasaran, seperti kemasan produk yang masih sederhana, promosi yang belum maksimal, dan pemanfaatan media sosial yang masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam kemasan produk dan pengembangan pemasaran digital agar produk rengginang dapat memperluas pasar, meningkatkan penjualan, serta mampu bersaing dengan produk lainnya di era modern saat ini. Strategi pemasaran yang baik juga diharapkan dapat membantu perkembangan usaha rengginang secara berkelanjutan, memperkuat ekonomi masyarakat, dan meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan usaha yang semakin berkembang pesat.
Are Islamic Branding and Halal Awareness Relevant? A Study of Annuqayah Santri's Purchasing Decisions on Wardah Cosmetics Sumita; Maksum
Airlangga Journal of Innovation Management Vol. 5 No. 4 (2024): Airlangga Journal of Innovation Management
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ajim.v5i4.63453

Abstract

Cosmetics have become an important part of women's lives, including teenage santriwati at Pondok Pesantren Annuqayah, who use cosmetics not only to maintain skin health but also to boost self-confidence. Indonesia, as the second largest market for halal cosmetics, is a relevant place to examine the influence of Islamic branding, halal awareness, trust, and product quality on purchasing decisions. Islamic branding is expected to give consumers a sense of trust that the product is halal. Halal awareness also influences consumers in choosing halal-labeled products as part of compliance with sharia. The research uses a quantitative approach with a purposive sampling technique with the criteria that female Santri are at least 15 years old, Wardah cosmetic users, and have used it for the past year. The data were analysed using multiple regression with a sample of 100 respondents obtained through filling out a questionnaire by Santri, which was then carried out using a using a validity test, a classical assumption test, and hypothesis testing using multiple linear regression with the help of SPSS. The results showed that partially Islamic branding (0.029), trust (0.003), and product quality (0.001) have an influence on the purchasing decisions of Pondok Pesantren Annuqayah Santri on Wardah cosmetic products, while halal awareness (0.062) has no effect. These results provide an understanding of the behaviour of santri through an Islamic economic approach. Further research can increase the number of observations about the behaviour of Santri at the Islamic Boarding School.