p-Index From 2021 - 2026
10.393
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA BERMAIN GADGET DENGAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN BERPIKIR KREATIF PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (5-6 TAHUN) DI TK MUSLIMAT NU 10 AL-HIDAYAH MALANG Nurmahidayati, Intan; Keswara, Nila Widya; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2017

Abstract

The positive impact of playing gadgets is related to the process of cognitive development, development of symbolic representation, development of attention, opportunity and understanding of essence, faster clear classification, decision making, analysis, cause and effect relationships, memory development, encouraging creativity, encouraging curiosity, developing imagination. problem solving processes, and increasing motivation. The type of research used in this research is analytical observational using a cross sectional approach where researchers will carry out observations or measurements of variables at the same time. The population in this study were all students aged 5-6 years in classes Kindergarten A and Kindergarten B at TK-Muslimat Al-Hidayah Kepanjen, totaling 46 people. The sample technique uses purposive sampling. The number of samples in this study was 32 people who were divided into two groups of equal size. The research results showed that most respondents had good gadget playing patterns. Most respondents have cognitive abilities in the good category. Most respondents have creative thinking in the good category. There is a relationship between gadget playing patterns and cognitive abilities in preschool children (5-6 years) at Muslimat Al-Hidayah Malang Kindergarten with a P value of 0.000 < 0.05. There is a relationship between gadget playing patterns and creative thinking in preschool children (5-6 years) at the Muslimat Al-Hidayah Malang Kindergarten with a P value of 0.000 < 0.05.
PENGARUH BABYSPA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR DAN HALUS PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI SUNRISE BABY SPA KOTA MALANG Zhafirah, Muti’ah Jihan; Keswara, Nila Widya; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2021

Abstract

This study aims to investigate the effect of baby spa therapy on gross and fine motor development in babies aged 6–12 months at Sunrise Baby Spa, Malang City. We used a quasi-research method with a one-group pretest-posttest design, involving 20 babies who underwent baby spa therapy. We collected data using gross and fine motor development questionnaires, and processed the results using univariate, bivariate, and Wilcoxon statistical tests. The results showed a significant increase in gross motor development after baby spa therapy, with 80% of respondents achieving development in accordance with the expected stages after therapy. The Wilcoxon statistical test shows a P value of 0.000, confirming that there is a significant difference between the pretest and posttest conditions. Likewise, with fine motor development, the results showed a significant improvement after baby spa therapy, with 50% of respondents achieving development in accordance with the expected stages after therapy. The Wilcoxon statistical test shows a P value of 0.000, confirming that there is a significant difference between the pretest and posttest conditions in fine motor development. The conclusion of this study is that baby spa therapy positively influences gross and fine motor development in babies aged 6–12 months, showing potential as an effective method for improving motor skills in babies.
Hubungan Peran Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Melakukan Pemeriksaan Kehamilan di PMB Setyaning Rahayu Dampit Damaiyanti, Putri; Widya Keswara, Nila; Maulina, Rifzul
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2047

Abstract

Pregnancy is a vulnerable period for health. Efforts made by pregnant women to maintain the health of the fetus are ANC examinations. If ANC visits are not carried out properly, it will have an impact on the mother's health status, thereby increasing the maternal mortality rate. The factor that influences ANC adherence or visits is family support. Family support is very important to prevent unwanted conditions such as risky pregnancies, and this can be achieved by fulfilling complete antenatal care visits. The aim of this research is to determine the relationship between the role of family support and the compliance of pregnant women with pregnancy checks to increase K6 coverage at PMB Setyaning Rahayu. This type of study uses observational analytics with a cross sectional approach. The population of this research was all pregnant women who underwent examinations at PMB Setyaning Rahayu with a research sample of 31 pregnant women. Sampling used total sampling. Data analysis used the Chi-Square. The research results showed that 51.6% of pregnant women received good family support and as many as 61.3% were compliant in carrying out pregnancy checks. The results of the chi square test show that there is a relationship between the role of family support and the compliance of pregnant women with pregnancy checks to increase K6 coverage at PMB Setyaning Rahayu with a p-value of 0.015
Pengaruh Pijat Oksitosin Pada Ibu Nifas Terhadap Kecukupan ASI Bayi Windanoraya, Rhisa; Alfitri, Rosyidah; Keswara, Nila Widya
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/3n3pyc16

Abstract

Cakupan ASI eksklusif di wilayah Puskesmas Wonoasih mencapai 58,2% pada tahun2022, yang lebih rendah dari target program sebesar 60%. Kondisi ini menunjukkanadanya bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif. Salah satu upaya yang dapat dilakukanuntuk meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas adalah dengan menerapkan teknik pijatoksitosin. Pijat ini bernilai ekonomis dan dapat dilakukan oleh suami atau anggota keluargalainnya. Berdasarkan studi pendahuluan di wilayah kerja Puskesmas Wonoasih, 80%ibu nifas melaporkan bahwa ASInya tidak keluar dengan lancar dan belum mengetahuitentang pijat oksitosin serta manfaatnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh pijat oksitosin pada ibu nifas terhadap kecukupan ASI pada bayi diwilayah kerja Puskesmas Wonoasih, Kota Probolinggo. Metode penelitian menggunakandesain pra-eksperimen dengan teknik purposive sampling, yang melibatkan dua grupdalam skema pretest-posttest. Kelompok intervensi diberikan perlakuan berupa pijatoksitosin, dan data dikumpulkan melalui uji Wilcoxon untuk menilai pengaruh intervensiterhadap kecukupan ASI. Hasil Pada kelompok intervensi, uji Wilcoxon menunjukkannilai 0.002 > 0.05, yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan dari pijat oksitosinterhadap kecukupan ASI pada bayi. Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh yangsignifikan dari penerapan pijat oksitosin pada ibu nifas terhadap kecukupan ASI bayi diwilayah kerja Puskesmas Wonoasih, Kota Probolinggo. Pijat oksitosin terbukti efektifdalam meningkatkan kecukupan ASI pada ibu nifas
Korelasi Jarak Kehamilan Dengan Ketaatan Antenatal Care Pada Ibu Hamil suoth, yanti maslin; Keswara, Nila Widya; Ilmiah, Widia Shofa
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.461

Abstract

Pendahuluan: Ibu hamil mengunjungi bidan atau dokter untuk mendapatkan perawatan antenatal sejak awal kehamilan. Resiko tinggi kehamilan adalah kelainan yang berbahaya yang dapat menyebabkan kematian ibu. Salah satu cara penting untuk mengurangi angka kematian ibu dan anak adalah dengan melakukan pemeriksaan kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan sikap Ibu Tentang Resiko Tinggi Kehamilan Dengan Kelengkapan Antenatal Care (ANC) Di Desa Wailang Minahasa Selatan Tahun 2023. Metode: Penelitian ini dirancang dengan menggunakan observasi analitik dan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden terdiri dari 66 hamil, yang sedang hamil di usia 37 hingga 40 minggu, yang datang ke Posyandu sepanjang tahun 2023. Metode pengambilan sampel nonprobability dan teknik purposive yang digunakan. Analisa bivariat lambda digunakan untuk melakukan uji statistik pada penelitian ini. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak patuh terhadap pemeriksaan ANC dimana akhirnya angka kunjungan ANC cukup rendah. Dari hasil Analisa bivariat diketahui ada korelasi antara Jarak Kehamilan dengan Ketaatan ANC pada Ibu Hamil dengan nilai p-value = 0.029, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara jarak kehamilan dan ketaatan ANC pada tingkat signifikansi 5% (karena p-value < 0.05). Selain itu, nilai korelasi (r) sebesar 0.592 mengindikasikan adanya hubungan yang cukup kuat antara kedua variabel ini. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dan cukup kuat antara jarak kehamilan dengan ketaatan dalam mengikuti pemeriksaan ANC. Ini menunjukkan bahwa jarak kehamilan dapat mempengaruhi ketaatan ibu dalam menjalani pemeriksaan ANC. Pengaturan jarak antar kehamilan perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan ketaatan ibu terhadap ANC, untuk mendukung kesehatan ibu dan anak secara optimal.
HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL PADA KUNJUNGAN ANC DI KELURAHAN PONDANG Kerangan, Silvana; Keswara, Nila Widya; Ilmiah, Widia Shofa
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 02 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i02.2956

Abstract

Latar Belakang : Beberapa faktor yang mempengaruhi kunjungan antenatal care (ANC) ibu hamil meliputi usia, paritas, pengetahuan, sikap, ekonomi, sosial budaya, geografis, dan dukungan suami. Pengetahuan sangat penting untuk kunjungan ANC rutin karena membantu mendeteksi komplikasi kehamilan dan penyakit terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana paritas dan kepatuhan berkorelasi dengan kunjungan ANC di kelurahan Podang di Minahasa selatan. Metode : Studi deskriptif korelasional dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 66 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dengan metode total sampling. Distribusi frekuensi dan uji Fisher digunakan untuk menganalisis data penelitian secara univariat. Hasil : Hasil analisis menunjukkan bahwa P Value yang diperoleh adalah 1.00. Nilai ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara usia responden dan ketaatan terhadap ANC, karena nilai P sebesar 1.00 jauh di atas ambang batas signifikansi (biasanya 0,05). Dengan demikian, usia tidak mempengaruhi ketaatan terhadap ANC pada populasi yang diteliti. Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara usia responden dan ketaatan terhadap ANC. Usia, Pendidikan dan aksesibilitas terhadap informasi mungkin memberikan kontribusi dalam fenomena ini
Hubungan Usia Ibu Dengan Ketaatan Kunjungan ANC Pada Ibu Hamil di Kelurahan Pondang: Relationship between Maternal Age and ANC Visit Compliance in Pregnant Women in Pondang Village Saha, Regina; Keswara, Nila Widya; Ilmiah, Widia Shofa
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 3 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/0z5tpc46

Abstract

Pendahuluan: Setiap wanita hamil berpotensi mengalami komplikasi yang dapat membahayakan kesehatannya. Pemeriksaan terbaru pada antenatal care yang memenuhi standar pelayanan adalah minimal enam kali selama masa kehamilan dan dua kali periksa di dokter trimester I dan III. Deteksi dini kehamilan melelui ANC dapat mengidentifikas masalah kehamilan dan mencegah kematian ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkasi hubungan usia dengan ketaatan ANC pada ibu hamil di kelurahan podang Minahasa Selatan. Metode: Desain penelitian ini analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah Puskesmas Kelurahan Podang, Minahasa Selatan, dan melibatkan 66 responden yang merupakan ibu hamil. Semua responden dipilih menggunakan teknik total sampling selama periode penelitian di tahun 2023. Data yang dikumpulkan melalui informasi kohort ANC mencakup usia ibu hamil dan ketaatan mereka terhadap Antenatal Care (ANC). Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik koefisien kontingensi, Hasil:  Hasil uji statistik menunjukkan bahwa P Value yang diperoleh adalah 0,389. Nilai ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara usia responden dengan ketaatan terhadap ANC, karena nilai P lebih besar dari 0,05. Pembahasan: Beberapa factor diduga memberikan kontribusi dalam kepatuhan responden.  ketaatan terhadap ANC lebih kompleks dan melibatkan banyak faktor selain usia Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara usia responden dengan ketaatan terhadap ANC (Antenatal Care). Diperlukan penelitian lanjutan dengan melibatkan lebih banyak sample dan variable yang terlibat.
Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif sanif, dharmawati; Keswara, Nila Widya; purwati, anik
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.462

Abstract

Ibu yang akan melahirkan sering mengalami nyeri persalinan kala 1 fase aktif. Nyeri menjadi lebih parah pada pembukaan empat hingga sepuluh. Karena pembukaan dan penipisan serviks, rasa tidak nyaman dimulai di bagian bawah perut. Untuk mengurangi rasa nyeri persalinan, terdapat pendekatan non-farmakologis menggunakan teknik relaksasi seperti relaksasi napas dalam, relaksasi otot, masase, musik, atau aromaterapi. Metode nonfarmakologis yang bisa mengurangi rasa nyeri saat persalinan ialah menggunakan teknik relaksasi pernapasan dalam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif. Metode: Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain pretest posttest satu kelompok untuk mengukur intensitas nyeri persalinan kala I. Populasi penelitian terdiri dari semua ibu bersalin kala I fase aktif di ruang bersalin RSUD Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, dengan jumlah sampel sebanyak orang, menggunakan metode purposive sampling. Penelitian dilakukan dari Februari hingga Mei 2024. Data dikumpulkan menggunakan lembar skala nyeri NRS yang mencakup angka/numerik 0-10, diukur sebelum dan sesudah penerapan teknik pernapasan dalam. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil: Hasil uji statistik Wilcoxon yang dilakukan untuk melihat hubungan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi pada 25 responden menunjukkan hasil yang signifikan. Nilai p-value 0.000 mengindikasikan adanya perubahan yang sangat signifikan dalam tingkat nyeri yang dirasakan sebelum dan sesudah intervensi, Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri dengan intensitas yang bervariasi antara nyeri ringan, sedang, dan berat. Namun, setelah intervensi, tingkat nyeri menurun secara drastis, dan sebagian besar responden melaporkan penurunan intensitas nyeri. Kesimpulan: Terdapat Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif. Intervensi yang diterapkan berhasil menurunkan tingkat nyeri secara signifikan, dengan sebagian besar responden mengalami perbaikan yang substansial.
HUBUNGAN PENGETAHUAN MKJP DENGAN PENGGUNAAN MKJP PADAAKSEPTOR KB DI PMB LINDAHWATI Rohi, Shelindian Lanesta; Keswara, Nila Widya; Purwanti, Anik Sri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2546

Abstract

Pemerintah menganjurkan penggunaan metode kontrasepsi, terutama yang bersifat jangka panjang, sebagai upaya untuk mencegah kehamilan. Riset pada penelitian dengan menggunakan Analisis Korelasi, yang melibatkan pengumpulan data menggunakan dua variabel atau lebih dengan menggunakan pendekatan cross-sectional, di mana pengamatan atau pengukuran variabel dilakukan secara bersamaan. Populasi yang diteliti adalah semua akseptor KB di PMB Lindahwati, yang berjumlah 250 orang. Teknik pada sampel yang digunakan yaitu metode simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 71 responden. Hasil riset menyatakan bahwa sebagian responden memiliki pengetahuan dengan kategori cukup, hampir separuhnya memiliki pengetahuan dengan kategori baik, dan sebagian kecil mempunyai pengetahuan dengan kategori kurang. Hampir semua responden selalu menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), dengan sebagian kecil pernah menggunakannya, dan sebagian kecil lainnya tidak pernah menggunakannya. Terdapat hubungan antara pengetahuan tentang jenis MKJP dengan penggunaan MKJP pada akseptor KB di PMB Lindahwati, yang memperlihatkan dengan hasil uji chi-square yang menghasilkan P-value = (0,000) < (0,05).
THE RELATIONSHIP OF SECTIO CAESAREA DELIVERY AND THE INCIDENT OF NEONATAL JAUNDICE IN NEONATES AT WAJAK HUSADA MALANG GENERAL HOSPITAL: HUBUNGAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DENGAN KEJADIAN NEONATAL JAUNDICE PADA NEONATUS DI RUMAH SAKIT UMUM WAJAK HUSADA MALANG Mega Sanjaya; Rifzul Maulina; Nila Widya Keswara
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 12 No. 02 (2024): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 12 Issue 02
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v12i02.644

Abstract

Introduction: The incidence of neonatal jaundice at Wajak Husada General Hospital, Malang, was recorded to increase in 2023. In the same year, cesarean section deliveries (SC deliveries) at Wajak Husada General Hospital also increased. However, the results of previous research regarding the relationship between SC delivery and the incidence of neonatal jaundice still need to be found. This study aimed to determine the relationship between SC delivery and the incidence of neonatal jaundice in neonates at RSU Wajak Husada in 2023. Methods: This research was an analytical observational study with a cross-sectional design. Sampling in this study used a case-control technique with a sample size of 172 neonates. Results: Crosstabulation results showed that more respondents from the neonatal jaundice group (66.7%) had a CS delivery status than those without neonatal jaundice (28.9%). The chi-square test results showed that the status of SC delivery and the incidence of neonatal jaundice had a p-value of 0.000. The OR calculation results showed that respondents with a history of SC delivery were 4.909 times more likely to experience neonatal jaundice than those with a history of natural delivery (95% CI 2.556 – 9.428). Conclusion: There is a relationship between SC delivery and the incidence of neonatal jaundice in neonates at RSU Wajak Husada in 2023.
Co-Authors ., Sulistiyah Agustin, Selly aksohini, tut rayani Alim, Zainul Andrio, Prawasti Rahayuningtyas Anik Purwati Anik Sri Purwanti Bayu Budi Laksono Cahyaningtyas, Beta Permata Cicik Widayanti Daeri Daeri Damaiyanti, Putri Dewi Lestari Sayem Diajeng Retno Noviyati Diti Arianti Diyah Amelia Ayu K.D Eka Putri, Lita Immanda Eni Adeko Fatmawati, Yuris Firdauziah, Nicky Aurelia Indah Rahmawati Indriarti, Ina Ine Febrianti Suswardani Jannahuthor, Sayyidaty Lailatul Jumratul Aini Kartikasari, Ayudina Kartikasari, Tititan Nur Ari Dwi Kerangan, Silvana Maulina, Rifzul Mega Sanjaya Monica Marcelina Kindangen Nicke Arresta Novi Andani Novi Yuliastuti, Novi Nur Azizah, Karlina Zhelda Nuraini, Ayu Eka Nurhusna H. Umar Nurjanah Abubakar Nurkhasanah, Riya Ayomi Nurmahidayati, Intan Pitaloka, Riris Dea Pondaag, Olfi Pratiwi Rintang Puspita, Meila Putri Putri Amarela Wardana Putri, Diana Maulidia Anastasya Putri, Vina Della Septiana Agustini Qoridatul Mu&#039;awiyah Qurota Akyuni Raden Maria Veronika Widiatrilupi Rahmawati, Emilia Ramdani Dian Kartika Rani Safitri Reny Retnaningsih Reny Rosalina, Reny Rina Lasmilawati Rohi, Shelindian Lanesta Roslina Roslina Rosyidah Alfitri Rutiana Rutiana Saha, Regina sanif, dharmawati Sayyidaty Lailatul Jannahuthor Siska Sandra Masulili Siti Maimuna Bin Gani Sri Marliani Dondo Sri Wahyuni Srikandi Potabuga Sulastri Sulastri Sulistiyah Sulistyah Sulistyah suoth, yanti maslin Syarifah, Lailatus Tiyas, Ani Widianing Tut Rayani Aksohini Wijayanti Ulfa Sa’idah Umamah Aisyah Umyana . Widia Shofa Ilmiah Winanda, Shanty Windanoraya, Rhisa Windy Indrawaty Pusung Zhafirah, Muti’ah Jihan