p-Index From 2021 - 2026
10.581
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Journal of Islamic Medicine Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Health Promotion and Behavior JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Manuju : Malahayati Nursing Journal INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Journal of Issues in Midwifery JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Nutrix Journal Babali Nursing Research Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Midwifery Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Jurnal EduHealth Binawan Student Journal Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Jurnal Ilmu Multidisplin International Journal of Medicine and Health Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Jurnal Indonesia Sosial Sains Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Jurnal Multidisiplin West Science Health and Technology Journal (HTECHJ) Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of Innovative and Creativity Jurnal Kesehatan Health Dynamics EDUCATIONE: Journal of Education Research and Review International Journal Of Public Health Jurnal Siti Rufaidah Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif sanif, dharmawati; Keswara, Nila Widya; purwati, anik
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.462

Abstract

Ibu yang akan melahirkan sering mengalami nyeri persalinan kala 1 fase aktif. Nyeri menjadi lebih parah pada pembukaan empat hingga sepuluh. Karena pembukaan dan penipisan serviks, rasa tidak nyaman dimulai di bagian bawah perut. Untuk mengurangi rasa nyeri persalinan, terdapat pendekatan non-farmakologis menggunakan teknik relaksasi seperti relaksasi napas dalam, relaksasi otot, masase, musik, atau aromaterapi. Metode nonfarmakologis yang bisa mengurangi rasa nyeri saat persalinan ialah menggunakan teknik relaksasi pernapasan dalam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif. Metode: Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain pretest posttest satu kelompok untuk mengukur intensitas nyeri persalinan kala I. Populasi penelitian terdiri dari semua ibu bersalin kala I fase aktif di ruang bersalin RSUD Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, dengan jumlah sampel sebanyak orang, menggunakan metode purposive sampling. Penelitian dilakukan dari Februari hingga Mei 2024. Data dikumpulkan menggunakan lembar skala nyeri NRS yang mencakup angka/numerik 0-10, diukur sebelum dan sesudah penerapan teknik pernapasan dalam. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil: Hasil uji statistik Wilcoxon yang dilakukan untuk melihat hubungan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi pada 25 responden menunjukkan hasil yang signifikan. Nilai p-value 0.000 mengindikasikan adanya perubahan yang sangat signifikan dalam tingkat nyeri yang dirasakan sebelum dan sesudah intervensi, Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri dengan intensitas yang bervariasi antara nyeri ringan, sedang, dan berat. Namun, setelah intervensi, tingkat nyeri menurun secara drastis, dan sebagian besar responden melaporkan penurunan intensitas nyeri. Kesimpulan: Terdapat Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif. Intervensi yang diterapkan berhasil menurunkan tingkat nyeri secara signifikan, dengan sebagian besar responden mengalami perbaikan yang substansial.
HUBUNGAN PENGETAHUAN MKJP DENGAN PENGGUNAAN MKJP PADAAKSEPTOR KB DI PMB LINDAHWATI Rohi, Shelindian Lanesta; Keswara, Nila Widya; Purwanti, Anik Sri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2546

Abstract

Pemerintah menganjurkan penggunaan metode kontrasepsi, terutama yang bersifat jangka panjang, sebagai upaya untuk mencegah kehamilan. Riset pada penelitian dengan menggunakan Analisis Korelasi, yang melibatkan pengumpulan data menggunakan dua variabel atau lebih dengan menggunakan pendekatan cross-sectional, di mana pengamatan atau pengukuran variabel dilakukan secara bersamaan. Populasi yang diteliti adalah semua akseptor KB di PMB Lindahwati, yang berjumlah 250 orang. Teknik pada sampel yang digunakan yaitu metode simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 71 responden. Hasil riset menyatakan bahwa sebagian responden memiliki pengetahuan dengan kategori cukup, hampir separuhnya memiliki pengetahuan dengan kategori baik, dan sebagian kecil mempunyai pengetahuan dengan kategori kurang. Hampir semua responden selalu menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), dengan sebagian kecil pernah menggunakannya, dan sebagian kecil lainnya tidak pernah menggunakannya. Terdapat hubungan antara pengetahuan tentang jenis MKJP dengan penggunaan MKJP pada akseptor KB di PMB Lindahwati, yang memperlihatkan dengan hasil uji chi-square yang menghasilkan P-value = (0,000) < (0,05).
THE RELATIONSHIP OF SECTIO CAESAREA DELIVERY AND THE INCIDENT OF NEONATAL JAUNDICE IN NEONATES AT WAJAK HUSADA MALANG GENERAL HOSPITAL: HUBUNGAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DENGAN KEJADIAN NEONATAL JAUNDICE PADA NEONATUS DI RUMAH SAKIT UMUM WAJAK HUSADA MALANG Mega Sanjaya; Rifzul Maulina; Nila Widya Keswara
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 12 No. 02 (2024): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 12 Issue 02
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v12i02.644

Abstract

Introduction: The incidence of neonatal jaundice at Wajak Husada General Hospital, Malang, was recorded to increase in 2023. In the same year, cesarean section deliveries (SC deliveries) at Wajak Husada General Hospital also increased. However, the results of previous research regarding the relationship between SC delivery and the incidence of neonatal jaundice still need to be found. This study aimed to determine the relationship between SC delivery and the incidence of neonatal jaundice in neonates at RSU Wajak Husada in 2023. Methods: This research was an analytical observational study with a cross-sectional design. Sampling in this study used a case-control technique with a sample size of 172 neonates. Results: Crosstabulation results showed that more respondents from the neonatal jaundice group (66.7%) had a CS delivery status than those without neonatal jaundice (28.9%). The chi-square test results showed that the status of SC delivery and the incidence of neonatal jaundice had a p-value of 0.000. The OR calculation results showed that respondents with a history of SC delivery were 4.909 times more likely to experience neonatal jaundice than those with a history of natural delivery (95% CI 2.556 – 9.428). Conclusion: There is a relationship between SC delivery and the incidence of neonatal jaundice in neonates at RSU Wajak Husada in 2023.
HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL PADA KUNJUNGAN ANC DI KELURAHAN PONDANG Kerangan, Silvana; Keswara, Nila Widya; Ilmiah, Widia Shofa
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i02.2956

Abstract

Latar Belakang : Beberapa faktor yang mempengaruhi kunjungan antenatal care (ANC) ibu hamil meliputi usia, paritas, pengetahuan, sikap, ekonomi, sosial budaya, geografis, dan dukungan suami. Pengetahuan sangat penting untuk kunjungan ANC rutin karena membantu mendeteksi komplikasi kehamilan dan penyakit terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana paritas dan kepatuhan berkorelasi dengan kunjungan ANC di kelurahan Podang di Minahasa selatan. Metode : Studi deskriptif korelasional dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 66 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dengan metode total sampling. Distribusi frekuensi dan uji Fisher digunakan untuk menganalisis data penelitian secara univariat. Hasil : Hasil analisis menunjukkan bahwa P Value yang diperoleh adalah 1.00. Nilai ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara usia responden dan ketaatan terhadap ANC, karena nilai P sebesar 1.00 jauh di atas ambang batas signifikansi (biasanya 0,05). Dengan demikian, usia tidak mempengaruhi ketaatan terhadap ANC pada populasi yang diteliti. Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara usia responden dan ketaatan terhadap ANC. Usia, Pendidikan dan aksesibilitas terhadap informasi mungkin memberikan kontribusi dalam fenomena ini
Gambaran Pelaksanaan Posyandu Balita Pada Masa Pandemik di Desa Kasri Kabupaten Malang Sulistiyah, Sulistiyah; Keswara, Nila Widya
Journal of Islamic Medicine Vol 7, No 1 (2023): JOURNAL OF ISLAMIC MEDICINE EDISI MARET 2023
Publisher : Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jim.v7i1.17233

Abstract

Background: The Ministry of Health stated that Posyandu had a very important role  during the pandemic to bring basic health services closer to the community and empower mothers in improving the health quality of children and families. The Posyandu in Kasri village has experienced visitor decline, this situation requires strong support from various parties, both moral, material and financial support. In addition, cooperation is needed so that the posyandu can continue to run during the pandemic. Objective: the purpose of this study was to  analyze the portrait of the implementation of Posyandu during the pandemic in Kasri Village, Malang Regency. Methods: This research is a qualitative research with a case study approach (case study). Results: The implementation of the Posyandu for toddlers in Kasri Village during the pandemic is still being carried out. Due to the high concern for mothers, they start to  reduce contact outside. This condition made mothers neglect the health of their toddlers. Thanks to the hard work of posyandu cadres by making home visits so that the activities of the toddler posyandu can still be carried out by paying attention to health protocols. In real, many cadres encountered several obstacles, one of which was rejected by the community. As a result of this pandemic, it is not only the people who are afraid, but the cadres are also worried. Posyandu success cannot be separated from the hard work of health cadres who voluntarily manage posyandu in their area. Conclusion: Implementation of posyandu with home visits of posyandu cadres has paid attention to health protocols in accordance with service technical instructions during the COVID-19 pandemic. The success of the posyandu cannot be separated from the hard work of posyandu cadres and the community in improving health status during the pandemic
Pengaruh Pemberian Teh Chamomile (Matricaria Chamomilla) terhadap Nyeri Desminore Primer pada Remaja Putri Usia 15 – 18 Tahun di SMK PGRI Ampelgading Jannahuthor, Sayyidaty Lailatul; Keswara, Nila Widya; Purwanti, Anik Sri
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni–Juli 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i2.1033

Abstract

Dismenore primer, atau nyeri menstruasi, adalah keluhan kesehatan yang umum dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang banyak digunakan untuk mengurangi rasa sakit ini adalah konsumsi teh chamomile (Matricaria chamomilla). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teh chamomile dalam mengurangi intensitas nyeri menstruasi di kalangan remaja putri berusia 15–18 tahun di SMK PGRI Ampelgading. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 45 siswa perempuan yang mengalami dismenore primer, yang dipilih melalui sampling berurutan. Intervensi melibatkan pemberian teh chamomile selama tiga hari berturut-turut. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil statistik mengungkapkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.000 (< 0.05), menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam tingkat nyeri setelah intervensi. Sebagai kesimpulan, teh chamomile efektif dalam mengurangi dismenore primer pada remaja putri. Disarankan agar perempuan muda mempertimbangkan penggunaan teh chamomile sebagai alternatif alami dan aman untuk mengelola nyeri menstruasi.
The Influence of Peppermint Aromatherapy Inhalation on Morning Sickness in First Trimester Pregnant Women in Bantur Village, Malang Regency Winanda, Shanty; Keswara, Nila Widya
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal EduHealt, Edition July - September , 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Every pregnant woman will experience a process of adjusting the body to pregnancy according to the trimester stage being experienced. The first trimester causes nausea and vomiting (emesis gravidarum) in pregnant women. Nausea and vomiting usually occur in the morning (morning sickness), but some occur at night. Changes in the mother's body system during pregnancy require both physical and psychological adaptation so that it is not uncommon for mothers to experience discomfort in these changes so that prevention and treatment are needed. This study uses a quantitative research analytical type, a Quasi-experimental research design with a one group pretest-posttest approach. This research design has carried out the first observation (pretest) so that researchers can test the changes that occur after the treatment, but in this design there is no control group (comparison). the sample size used in this study used a sample of 20 pregnant women in TM I. Sampling by purposive sampling. There is a difference before and after being given peppermint aromatherapy on reducing nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester with a p value of 0.000. There is an effect of giving peppermint aromatherapy on reducing nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester at the Bantur Health Center, Malang Regency.
The Effect of Edamame Decoction on Breast Milk Production in Breastfeeding Mothers from 2 Days to 1 Week with Insufficient Milk Flow in Kertonegoro Village, Jember Fatmawati, Yuris; Keswara, Nila Widya
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal EduHealt, Edition July - September , 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breast milk (ASI) is strongly recommended as the sole intake for infants during the first six months of life. It serves as the primary and optimal source of nutrition for babies. Consuming additional nutritious foods is crucial during the breastfeeding period, as it can support breast milk production. Edamame has the potential to be a nutritional source that supports maternal health due to its phytosterol content, which contributes to additional nutrition and can help increase breast milk volume. This study aims to identify the contribution of edamame decoction in supporting breast milk production in breastfeeding mothers from the second day to the first week postpartum with insufficient milk flow in Kertonegoro Village, Jember. The research design used was a pre-experimental approach with a one-group pre-test and post-test design. The sample was selected using purposive sampling, involving 15 breastfeeding mothers between days 2 to 7 postpartum. The study was conducted over a two-week period and employed the Wilcoxon statistical test for analysis. The results showed a p-value of 0.001, indicating that there is a significant effect of edamame decoction on breast milk production in breastfeeding mothers on days 2–7 in Kertonegoro Village, Jember. Health workers are expected to provide education about adequate nutrition for postpartum mothers during the breastfeeding period, as it can support the achievement of government programs aimed at increasing the coverage of exclusive breastfeeding.
The Effect of Endorphin Massage on Reducing Labor Pain Intensity During the Active Phase of the First Stage of Labor at Ledokombo Public Health Center, Jember Regency Yuliastuti, Novi; Keswara, Nila Widya
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal EduHealt, Edition July - September , 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The most common complaint experienced by mothers during the first stage of labor, active phase, is pain, which can trigger excessive stress and anxiety. This condition may lead to increased respiratory rate and pulse, potentially disrupting oxygen supply from the placenta to the fetus. One simple method that can help reduce labor pain is the endorphin massage technique. The purpose of this study was to examine the difference in pain levels experienced by mothers in the first stage of labor, active phase, before and after receiving endorphin massage. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. It involved 20 laboring mothers in the active phase of the first stage who experienced discomfort ranging from severe (scale 7–9) to very severe (scale 10). Measurements taken before the endorphin massage intervention showed an average pain intensity score of 5 and a maximum of 10. After the endorphin massage was administered, the average pain intensity decreased to 4 with a maximum of 9. There was a notable difference indicating a reduction in pain levels among mothers in the active phase of the first stage of labor before and after receiving endorphin massage intervention.
Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Ginger Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di TPMB BD Hj Ririn Restati Ningrum, S.St., M.Ap Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang : Penelitian Nicke Arresta; Nila Widya Keswara
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1824

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan fisiologis yang umum terjadi pada kehamilan trimester pertama dan dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan fisik maupun psikologis ibu. Intervensi non-farmakologis seperti aromaterapi jahe telah banyak diteliti terkait efek antiemetiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian aromaterapi jahe terhadap penurunan intensitas emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel terdiri dari 20 ibu hamil yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Intervensi dilakukan melalui inhalasi aromaterapi jahe selama satu minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p sebesar 0,002 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan intensitas emesis gravidarum sebelum dan sesudah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa aromaterapi jahe efektif sebagai terapi pelengkap dalam mengurangi gejala mual dan muntah pada kehamilan trimester awal. Kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan intervensi komplementer di pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Co-Authors ., Sulistiyah Agustin, Selly aksohini, tut rayani Alim, Zainul Ambar Wati, Sri Mahmut Andrio, Prawasti Rahayuningtyas Anik Purwati Anik Sri Purwanti Argyo Demartoto, Argyo Ayunda Aprilia Bayu Budi Laksono Bhisma Murti Cahyaningtyas, Beta Permata Cicik Widayanti Daeri Daeri Damaiyanti, Putri Dewi Lestari Sayem Diajeng Retno Noviyati Dian Rahmatiya Adi Mula Diti Arianti Diyah Amelia Ayu K.D Eka Putri, Lita Immanda Fatmawati, Yuris Firdauziah, Nicky Aurelia Indah Rahmawati Indriarti, Ina Ine Febrianti Suswardani Jannahuthor, Sayyidaty Lailatul Jumratul Aini Kartika, Mahastra Aulya Kartikasari, Ayudina Kartikasari, Tititan Nur Ari Dwi Kerangan, Silvana Maulidianingtiyas, Maulidianingtiyas Maulina, Rifzul Mega Sanjaya Monica Marcelina Kindangen Nicke Arresta Nisak, Qorina Izzaty Khoirun Novi Andani Novi Yuliastuti, Novi Nur Azizah, Karlina Zhelda Nuraini, Ayu Eka Nurjanah Abubakar Nurkhasanah, Riya Ayomi Nurmahidayati, Intan Pitaloka, Riris Dea Pondaag, Olfi Pratiwi Rintang Puspita, Meila Putri Putri Amarela Wardana Putri, Diana Maulidia Anastasya Putri, Vina Della Septiana Agustini Raden Maria Veronika Widiatrilupi Rahmawati, Emilia Rani Safitri Reny Retnaningsih Reny Rosalina, Reny Rina Lasmilawati Rohi, Shelindian Lanesta Roslina Roslina Rosyidah Alfitri Rutiana Rutiana Saha, Regina sanif, dharmawati Sayyidaty Lailatul Jannahuthor Siska Sandra Masulili Siti Maimuna Bin Gani Sri Marliani Dondo Sri Sudharmi Sri Wahyuni Sulastri Sulastri Sulistiyah Sulistyah Sulistyah suoth, yanti maslin Syarifah, Lailatus Tiyas, Ani Widianing Tut Rayani Aksohini Wijayanti Ulfa Sa’idah Umamah Aisyah Umyana . Widia Shofa Ilmiah Winanda, Shanty Windanoraya, Rhisa Windy Indrawaty Pusung Zhafirah, Muti’ah Jihan