Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Climate Change Impact Mitigation Strategy to Improve Health Resilience of Coastal Communities in Bungkutoko Village, Nambo District, Kendari City, Southeast Sulawesi Siti Nurfadilah H; Arya Eka Putra; Balqis Fadhilah; Rifa Riski Yanti; Ruqayyah Apriliana; Wa Ode Sitti Nurmulya; Wa Ode Fatimah Zuhra; Suci Putriana
Journal of Epidemiology and Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Yayasan Cipta Anak Bangsa (YCAB) Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Background: The impacts of climate change are multifaceted and affect various dimensions of human life, including public health, both directly and indirectly. According to the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), global temperatures increased by approximately 0.15°C to 0.3°C between 1990 and 2005. Southeast Sulawesi is among the regions influenced by the El Niño and La Niña phenomena; however, limited research has been conducted to explore these effects in the area. Objective: This study aims to examine the relationship between climate change mitigation strategies and the enhancement of health resilience, particularly regarding disease incidence in Bungkutoko Village, Nambo District, Kendari City, Southeast Sulawesi. Methods: This research employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. A total of 236 residents of Bungkutoko Village were selected as respondents. Data were collected using a structured questionnaire administered through the Epicollect application. Statistical analysis was performed using crosstabulation tests in SPSS software. Results: Univariate analysis revealed that 74.1% of respondents reported experiencing illness. Bivariate analysis indicated a significant association between climate change and disease incidence (p-value = 0.016 < 0.05), as well as between climate change mitigation efforts and disease incidence (p-value = 0.000 < 0.05). Conclusion: Collaborative efforts between the community and government are essential to mitigate the adverse impacts of climate change and to strengthen public health resilience, particularly in coastal areas. Keywords: Climate Change, Indonesia, Public Health, Global Temperature, Government
Water Pollution in Coastal Communities in Indonesian: A Review Siti Nurfadilah H; Nurmiaty Hamzah; Widarni
Journal of Epidemiology and Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Yayasan Cipta Anak Bangsa (YCAB) Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Water pollution in coastal areas poses both direct and indirect threats to public health. Exposure to contaminated water can lead to various illnesses, including gastrointestinal disorders, dermatological infections, and respiratory diseases resulting from the inhalation of toxic gases or pollutant particles. Moreover, the consumption of fish or seafood contaminated with hazardous substances may result in the bioaccumulation of toxic elements in the human body, increasing the risk of chronic conditions such as liver damage, kidney dysfunction, and neurological disorders. Objectives: This study aims to explore the relationship between coastal water pollution and public health outcomes in order to support the development of more effective policies and strategies for sustainable coastal environmental management. Method: This research is a literature review intended to identify and synthesize findings from relevant national and international journal articles. Literature sources were retrieved using Google Scholar, employing keywords such as "water pollution," "coastal communities," "environmental health," "water quality," and "water-based diseases." Results: The review indicates that coastal areas hold significant ecological and economic importance but are increasingly threatened by severe water pollution. Major sources of pollution include industrial discharge, agricultural runoff, and untreated domestic wastewater. The public health consequences are considerable and include a heightened incidence of waterborne diseases such as diarrhea, cholera, hepatitis A, and skin infections, along with long-term health risks associated with exposure to heavy metals and toxic chemicals. From an environmental perspective, pollution contributes to the degradation of aquatic ecosystems, loss of biodiversity, and eutrophication caused by nutrient over-enrichment. Conclusion: Based on the reviewed literature, it can be concluded that pollution from domestic, industrial, and agricultural sources significantly deteriorates the quality of coastal waters. The resulting health impacts range from acute waterborne diseases to chronic respiratory and systemic disorders due to heavy metal toxicity. To mitigate these effects, comprehensive management strategies are essential. These include the improvement of sanitation infrastructure, the implementation of stricter regulatory frameworks, and the promotion of community awareness and education to support sustainable, long-term solutions. Keywords: Water Pollution, Environmental Health, Water Quality, Sanitation, Coastal Communities.
FAKTOR RISIKO DISPEPSIA PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABAWO TAHUN 2025 Ndariani, Uci; Nirmala G, Fifi; Nurfadilah H, Siti
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dispepsia merupakan gangguan pada saluran pencernaan yang banyak dialami masyarakat dan dapat menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko dispepsia pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kabawo tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui metode dengan teknik pencocokan (matching). Sampel berjumlah 88 responden yang terdiri dari kelompok kasus dan kontrol. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan yang tidak teratur, kondisi stres, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol berhubungan dengan kejadian dispepsia. Responden dengan pola makan kurang baik dan tingkat stres tinggi lebih banyak ditemukan pada kelompok kasus dibandingkan kontrol. Selain itu, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol juga lebih dominan pada kelompok kasus. Simpulan dari penelitian ini bahwa faktor gaya hidup berperan penting dalam meningkatkan risiko dispepsia sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui perubahan perilaku kesehatan.
Penyuluhan Interaktif : Pergaulan Bebas dan Kesehatan Reproduksi pada Mahasiswa Baru Perantauan FKM UHO Hilda Harun; Ruslan Majid; Rizkita Nur Ainun; Yasrul; Wa Ode Siti Aisyah Nur Cahyani; Sitti Nur Afridasari; Siti Nurfadilah; Paridah; Fifi Nirmala; Rastika Dwiyanti Liaran
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2136

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa perantauan merupakan kelompok rentan yang menghadapi berbagai risiko kesehatan, termasuk pergaulan bebas dan masalah kesehatan reproduksi akibat minimnya pengawasan orang tua dan tekanan adaptasi sosial di lingkungan baru. Jauh dari keluarga, mahasiswa perantauan sering kali menghadapi krisis identitas, pengaruh negatif teman sebaya, serta paparan konten digital yang tidak tersaring, sehingga meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai pergaulan bebas, kesehatan reproduksi, dan strategi adaptasi sehat di perantauan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan yang partisipatif dan berbasis media PowerPoint dan e-leaflet. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain kuasi-eksperimen pre-test post-test tanpa kelompok kontrol (one-group pre-test post-test design). Peserta berjumlah 54 mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (FKM UHO) Angkatan 2025, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa penyuluhan kesehatan interaktif menggunakan media PowerPoint, e-leaflet berbasis barcode yang dapat diakses melalui smartphone, serta sesi tanya jawab dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner 15 item pilihan ganda melalui Google Form sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan batas kemaknaan p < 0,05. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 13,63 pada pre-test menjadi 13,88 pada post-test, disertai peningkatan nilai median dari 14 menjadi 15 dari total skor maksimal 15. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor sebelum dan sesudah intervensi (Z = -2,536; p = 0,011). Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi, dengan pertanyaan-pertanyaan yang kritis dan relevan dengan pengalaman nyata di lingkungan perantauan. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan partisipatif berbasis media PowerPoint, dan e-leaflet terbukti efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa perantauan tentang adaptasi sehat, pergaulan bebas, dan kesehatan reproduksi. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan yang aplikatif di lingkungan perguruan tinggi.
ANALISIS PENERAPAN SARANA PENYELAMATAN JIWA DAN SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN DI SMP NEGERI 1 KENDARI TAHUN 2024 Muhamad Sahriyanto; Syawal Kamiluddin Saptaputra; Siti Nurfadilah H
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Ol
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i1.79

Abstract

Kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, misalnya di area tempat tinggal, sekolah, atau tempat kerja. Untuk mengelola risiko kebakaran, diperlukan sistem penyelamatan jiwa dan sistem proteksi kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sarana penyelamatan jiwa dan sistem proteksi kebakaran di SMP Negeri 1 Kendari Tahun 2024. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian ini adalah informan kunci (kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bagian sarana dan prasarana) dan informan biasa (guru, satpam sekolah, dan staf sarana dan prasarana). Pemilihan informan dilakukan dengan dua cara yaitu pada informan kunci menggunakan prosedur purposive dan pemilihan pada informan biasa menggunakan prosedur kuota. Penelitian ini mencakup elemen-elemen dari sarana penyelamatan jiwa yang meliputi sarana jalan keluar, pencahayaan darurat, penunjuk arah keluar, dan titik kumpul, serta sistem proteksi kebakaran aktif yang meliputi apar, alarm kebakaran, hydrant dan sprinkler. Informasi ini diperoleh melalui berbagai metode, termasuk proses wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana jalan keluar telah sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh SNI 03-1746-2000. Pencahayaan darurat dan tanda petunjuk arah tidak sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh KepMen PU 10/KPTS/2000. Titik kumpul telah sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh NFPA 101 Life Safety Code. Alat pemadam api ringan (APAR), alarm kebakaran, hydrant, dan sprinkler belum sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh KepMen PU 02/KPTS/1985.
HUBUNGAN ANTARA REPETITIVE MOTION, MASA KERJA, LAMA KERJA, USIA DENGAN CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PENJAHIT DI KECAMATAN MANDONGA KOTA KENDARI TAHUN 2025 Rahmatia Rahmatia; Arum Pratiwi; Siti Nurfadilah H
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v7i1.103

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan pada tangan yang menyebabkan rasa sakit dan mati rasa terutama disekitar ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, dan sisi radial jari manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara repetitive motion, masa kerja, lama kerja, usia dengan kejadian CTS pada Penjahit Di Kecamatan Mandonga Kota Kendari Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan  cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 60 pekerja. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner, lembar phalen’s test dan dokumtasi sesuai dengan kebutuhan peneliti. Variabel penelitian ini meliputi usia, masa kerja, lama kerja, dan gerakan berulang. Data dianalisis mengggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan Chi-square. Penyajian data dilakukan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan tabel hubungan antar variabel dan kemudian dinarasikan. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa 34 atau 56,7% pekerja mengalami keluhan CTS dan 26 atau 43,3% tidak mengalami keluhan CTS. Terdapat hubungan usia (p-value=0,005), masa kerja (p-value=0,001), lama kerja (p-value=0,006), gerakan berulang (p-value=0,000) dengan CTS. Kesimpulannya ada hubungan antara usia, masa kerja, lama kerja, gerakan berulang dengan CTS pada penjahit. Saran agar terhindar dari keluhan CTS pekerja harus meluangkan sedikit waktunya selama bekerja untuk melakukan peregangan ringan untuk meregangkan otot-otot yang digunakan selama bekerja.
STUDI PENERAPAN PERENCENAAN DAN PELAKSANAAN K3 DI PT. PLN (PERSERO) X TAHUN 2023 Nurul Hikmah; Syawal Kamiluddin Saptaputra; Siti Nurfadilah H
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.199

Abstract

Perlindungan bagi tenaga kerja bertujuan agar mereka dapat menjalankan tugas sehari-hari dengan nyaman dan meningkatkan produktivitas mereka. Penerapan perencanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi aspek yang krusial dalam melindungi tenaga kerja, sehingga memastikan kelancaran dan kesuksesan proses pembangunan. Keselamatan dan Kesehatan Kerja diperlukan dalam semua kegiatan yang sedang berlangsung. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penerapan dan pelaksanaan K3 di PT. PLN (Persero) X. Penelitian ini memanfaatkan prosedur kualitatif dengan pendekatan Studi kasus. Penelitian ini dijalani antara bulan Maret dan April 2023 di PT. PLN (Persero) X. Metode yang digunakan meliputi wawancara dengan 4 informan, observasi, dan telaah dokumen. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan K3 di PT. PLN (Persero) X belum terlaksana secara optimal. Untuk merumuskan perencanaan K3, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah tinjauan awal kondisi K3 perusahaan dan identifikasi potensi bahaya. PT. PLN (Persero) X melakukan identifikasi bahaya melalui pemantauan langsung, dan setiap vendor diwajibkan memiliki Working Permit (WP) dan Job Safety Analysis (JSA). Namun, terdapat kendala dalam hal sumber daya manusia, terutama kurangnya pengawas K3, yang mengakibatkan kurangnya pengawasan terhadap proses perbaikan. Sarana dan prasarana yang tersedia meliputi peralatan kerja, toilet, rambu-rambu, Alat Pelindung Diri (APD), Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dan Kotak P3K. Meskipun PT. PLN (Persero) X tidak menyelenggarakan pelatihan untuk pekerja secara umum, mereka menyediakan sosialisasi seperti safety briefing. Namun, terdapat pelatihan khusus yang diadakan untuk divisi K3.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Hipertensi di Desa Banggina Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara Hariati Lestari; Nurhijrianti Akib; Devi Savitri Effendy; Febriana Muchtar; Jusniar Rusliafa; Putu Eka Meiyana Erawan; Rastika Dwiyanti Liaran; Paridah; Siti Nurfadilah H; Wa Ode Nur Adawiyah Yusryah
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2193

Abstract

Hipertensi adalah kondisi tekanan darah yang menetap di atas batas normal dan termasuk masalah kesehatan utama di negara maju maupun berkembang, termasuk Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Banggina, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara tentang hipertensi. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan rancangan pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 25 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan, lalu dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, dengan rata-rata meningkat dari 6,56 menjadi 8,56, nilai t sebesar 5,225, dan p-value < 0,001. Temuan ini menunjukkan penyuluhan mampu memperbaiki pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, dampak, dan cara pencegahan hipertensi, sekaligus berperan sebagai upaya promotif dan preventif untuk mendorong pola hidup sehat. Penyuluhan sebaiknya dilakukan secara rutin dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader, dan tokoh masyarakat, serta didukung media edukasi yang mudah dipahami.
EDUKASI GIZI DAN TUBERKULOSIS (TB) MELALUI KAMPANYE POSTER DIGITAL DI MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN MASYARAKAT Sri Ramdayani Apdi; Syahwa Ramadhani; Rosa Damayanti; Sabitah Salsabila; Sakila Sakila; Syahlani Syahlani; Sitti Alvareza; Selviana Selviana; Devi Savitri Effendy; Febriana Muchtar; Ramadhan Tosepu; Siti Nurfadilah H; Hariati Lestari; Hartati Bahar; Nurmaladewi Nurmaladewi
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan angka kejadian yang tinggi. Salah satu faktor yang berperan dalam kejadian TB adalah status gizi, namun pengetahuan masyarakat mengenai hubungan gizi dan TB masih relatif rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi dalam pencegahan dan penanganan tuberkulosis melalui kampanye poster digital di media sosial. Metode yang digunakan meliputi analisis situasi, penyusunan media poster, validasi oleh ahli media dan ahli kesehatan masyarakat, implementasi melalui media sosial Instagram, serta evaluasi menggunakan kuesioner Google Form. Media yang dikembangkan terdiri atas tiga poster yang membahas hubungan malnutrisi dan TB, makanan tinggi protein bagi pasien TB, serta pencegahan TB melalui gizi seimbang dan PHBS. Hasil validasi menunjukkan bahwa poster memperoleh kategori layak hingga sangat layak dengan skor ahli media sebesar 67–82% dan ahli kesehatan masyarakat sebesar 72–81%. Uji penerimaan masyarakat menunjukkan kategori baik hingga sangat baik dengan skor 74,77–82,46%, sedangkan uji kelayakan memperoleh nilai 87,88–88,73%. Kampanye melalui Instagram juga mendapatkan respons positif dari audiens. Dengan demikian, poster digital dinilai efektif dan layak digunakan sebagai media edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai gizi dan tuberkulosis. 
MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG ANEMIA DAN INFEKSI PARASIT MELALUI KAMPANYE POSTER DIGITAL BERBASIS MEDIA SOSIAL Tarasari Hisani; Devi Savitri Effendy; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Siti Nurfadilah H; Rivelin Ramadhani; Suci Rahmadani; Suci Fauziah; Santri Fitran Umanahu; Sitti Fadhilah Milu; Putu Eka Meiyana Erawan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 04 (2026): JULI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak terjadi, terutama pada remaja dan wanita usia subur. Salah satu faktor risiko yang sering kurang dipahami oleh masyarakat adalah infeksi parasit atau kecacingan yang dapat menyebabkan kehilangan darah dan gangguan penyerapan zat gizi sehingga meningkatkan risiko anemia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai anemia, faktor risikonya, hubungan infeksi parasit dengan anemia, serta pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan gizi seimbang melalui kampanye poster digital di media sosial. Metode yang digunakan meliputi analisis situasi berdasarkan data sekunder, penyusunan poster edukatif, validasi oleh ahli media dan ahli materi, publikasi melalui Instagram, serta evaluasi respons audiens berdasarkan statistik media sosial. Tiga poster digital dikembangkan dengan fokus pada hubungan kecacingan dengan anemia, pencegahan anemia melalui gizi seimbang dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta pencegahan infeksi parasit melalui penerapan PHBS dan sanitasi lingkungan. Hasil validasi menunjukkan bahwa seluruh poster berada dalam kategori layak digunakan dengan tingkat kelayakan ahli media sebesar 53,91%–73,04% dan ahli materi sebesar 68,70%–69,57%. Hasil kampanye media sosial menunjukkan bahwa poster “Cegah Anemia Mulai dari Piring Makanmu” memperoleh jangkauan tertinggi sebanyak 1.674 akun dan interaksi tertinggi sebanyak 261, sedangkan rata-rata Engagement Rate dari ketiga poster mencapai 13,73%. Secara keseluruhan, kampanye memperoleh 390 likes, 63 komentar, dan 24 shares yang menunjukkan respons positif dari audiens. Oleh karena itu, poster digital yang dikembangkan dinilai layak digunakan sebagai media edukasi kesehatan dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat mengenai hubungan anemia dan infeksi parasit pada remaja.
Co-Authors Ad’zan ‎, Achmad Hilal Akhmadi, Khafizah Valerina Akib, Nurhijrianti Alghi, Anugrah Febrian Aliya Aliya Ananda Ninuk Rezkylia Anisa Hul Jannah Ardiansyah Pandayu Ardiansyah Pandayu Arum Dian Pratiwi Arum Pratiwi Arum Shochichah Arya Eka Putra Asnia Zainuddin Aswanty Balqis Fadhilah Bawia, Muhammad Anugrah Citra Lestari Dassya Mukni Butuni Devi Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Fachry Abda El Rahman Febriana Muchtar Febriana Muchtar Febriana Muchtar Febriana Muchtar Fifi Nirmala Fifi Nirmala G Fivin Ramadani Hamdawang Handayani, Listy Hariati Lestari Hariati Lestari Harleli Harleli Hartati Bahar Hartati bahar Hilda Harun Indradewa, Rhian Irma Ishak, Alya Rahmawati Jafriati Jusniar Rusliafa Karimuna, Siti Rabbani Listy Handayani Listy Handayani Madarina Julia Mega Sabara Muhamad Sahriyanto Muhammad Arifin Ndariani, Uci Nirmala G, Fifi Nisa'i Daramita Supriyono Nur Illiyyin Akib Nurhijrianti Akib Nurhijrianti Akib Nurmaladewi Nurmaladewi Nurmaladewi Nurmaladewi Nurmaladewi, Nurmaladewi Nurmiaty Hamzah Nurul Hikmah Nurul Yulianti, Nurul Paridah Paridah Putri Patricia Putri, Anggi Faradiba Putu Eka Meiyana Erawan Putu Eka Meiyana Erawan Rahman Rahmatia Rahmatia Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Rastika Dwiyanti Liaran Rastika Dwiyanti Liaran Rastika Dwiyanti Liaran Rifa Riski Yanti Rifa'atul Mahmudah Riris Andono Ahmad Rivelin Ramadhani Rizkita Nur Ainun Rohadi, Melia Pradita Rosa Damayanti Ruqayyah Apriliana Ruslan Majid Sabitah Salsabila Sakila Sakila Salfina Salfina Sanggo, Raqhil Caesario Santri Fitran Umanahu Selviana Selviana Sety, La Ode Muhamad Siti Masita Zahra Ohoira Siti Nurwahida Sitti Alvareza Sitti Fadhilah Milu Sitti Nur Afridasari Sri Ramdayani Apdi Suci Fauziah Suci Putriana SUCI RAHMADANI Syahlani Syahlani Syahwa Ramadhani Syamsiar, Syamsiar Syawal Kamiluddin Saptaputra Tarasari Hisani Wa Ode Anisa Putri Almayanti Wa Ode Fatimah Zuhra Wa Ode Nur Adawiyah Yusryah Wa Ode Saktilawati Wa Ode Siti Aisyah Nur Cahyani Wa Ode Sitti Nurmulya Waode Sitti Nurrokhmadani WATI, KASMA Widarni Yasmin, Dhira Fijri Yasrul Yusuf Sabilu, Yusuf