Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kualitatif Pengaruh Tata Kelola TI Terhadap Transformasi Digital dan Kinerja: Studi Kasus Asuransi A Uli Artha; Rahmat Mulyana; Luthfi Ramadani
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v9i5.4878

Abstract

The emergence of digital technology, innovation competition and government regulations Making BUMN 4.0 disrupt incumbent organizations must carry out digital transformation (DT). It turns out that many of TD's efforts fail to live up to expectations due to poor governance. Previous studies have proven the role of IT governance (ITG). Unfortunately, there are still few studies exploring the mechanism of hybrid ITG that affects DT and organizational performance (OP). Therefore, we propose a research question about how the 46 ITG mechanisms affect DT and OP in the Indonesian insurance industry. Insurance A was chosen because there is a strategic direction for TD acceleration as the basis for digitization. Case study method with qualitative data collection through semi-structured interviews and thematic analysis. This study resulted in 4 themes, 19 sub-themes, and 60 codes and succeeded in demonstrating the mechanism of hybrid ITG that affects DT and the dimensions of DT that affect the achievement of knockout targets through the perspective of BSC in the insurance industry. This research is expected to be a reference for further research as well as an implementation reference to oversee the journey of DT, especially in the insurance industry
ASESMEN DAN PENINGKATAN MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI PADA AREA SCOPE MANAGEMENT DAN TIME MANAGEMENT MENGGUNAKAN PMMM (STUDI KASUS : PUTI UNIVERSITAS TELKOM) Nazhara Aurellia Hakim; Iqbal Santosa; Luthfi Ramadani
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v7i3.3173

Abstract

Dalam setiap proyek, kejadian yang tidak terduga sudah menjadi suatu hal yang biasa terjadi. Hal ini bisa memberikan dampak yang cukup besar bagi perusahaan atau organisasi seperti terjadinya  kerugian terhadap biaya, waktu dan juga mutu proyek tersebut. Berdasarkan hal tersebut, organisasi membutuhkan implementasi manajemen proyek sebagai solusi untuk dapat mengelola proyek dengan baik dan efisien serta memperoleh hasil yang optimal. Untuk dapat menentukan kondisi manajemen proyek pada suatu organisasi kita dapat menggunakan project management maturity model. Project management maturity model yang sudah dikenal dan diterapkan oleh berbagai organisasi karena bisa digunakan  untuk menilai kemampuan organisasi dalam memahami kapabilitas mengelola proyek yang ada. Namun, di Indonesia terutama bagi organisasi berbasis proyek (PBO) masih menganggap model ini merupakan alat yang baru yang masih membingungkan banyak orang. Oleh karena itu, karya tulis ilmiah ini mengangkat mengenai melakukan implementasi project management maturity model agar meningkatkan tingkat kematangan manajemen proyek. Penelitian ini menggunakan Project Management Maturity Model (PMMM) sebagai alat untuk menilai tingkat kematangan manajemen proyek dan untuk tahap penelitian menggunakan COBIT 2019 Implementation fase 1 – 5 sebagai acuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu self-Assessment kuisioner dan wawancara. Hasil penelitian ini yaitu berupa kondisi eksisting serta kesenjangan yang ada pada organisasi. Selain itu, juga terdapat rekomendasi untuk mendukung implementasi peningkatan manajemen proyek.
STUDI KASUS PENGARUH TATA KELOLA TI TERHADAP TRANSFORMASI DIGITAL DAN KINERJA BANK B Farah Luthfia; Rahmat Mulyana; Luthfi Ramadani
ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi Vol. 4 No. 2 (2022): Sistem Informasi dan Implementasi Teknologi Untuk Kebermanfaatan Sosial
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/zn.v4i2.11085

Abstract

Disrupsi teknologi digital, peningkatan kompetisi, perubahan perilaku pemangku kepentingan, serta pengaruh pandemi COVID-19 telah membuat banyak perusahaan incumbent berinvestasi menjalankan Transformasi Digital (TD). Namun banyak terjadi kegagalan TD yang diduga disebabkan oleh kurangnya praktik tata kelola yang baik. Riset sebelumnya telah menunjukan peranan Tata Kelola TI (TKTI) untuk peningkatan Kinerja Organisasi (KO). Tapi belum ada penelitian mengenai pengaruh mekanisme TKTI (struktur, proses, relasional) terhadap kesuksesan TD dan KO. Bank B dipilih karena perbankan sangat terdampak oleh financial technology serta Indonesia memiliki potensi ekonomi yang tinggi melalui akselerasi TD. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan dengan metode studi kasus, pengumpulan data kualitatif melalui wawancara, serta analisis tematik. Riset ini telah berkontribusi dalam melakukan validasi 46 mekanisme hibrida TKTI yang berpengaruh terhadap TD, 6 dimensi TD yang berpengaruh terhadap KO, serta mengidentifikasi pencapaian KO pada 4 perspektif BSC. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi peneliti untuk mendalami mekanisme TKTI hibrida lebih lanjut, maupun referensi implementasi bagi praktisi.
Analisis Pengaruh Tata Kelola TI terhadap Transformasi Digital dan Kinerja Asuransi C Fadhil Alreyhan Pahrevi; Rahmat Mulyana; Luthfi Ramadani
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 13, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v13i2.2710

Abstract

Disrupsi teknologi terkini, perubahan perilaku pemangku kepentingan menuju digital, dan adanya pandemi COVID-19 telah mendesak berbagai organisasi untuk akselerasi Transformasi Digital (TD). Namun, banyak terjadi kegagalan investasi TD disebabkan kurang memadainya praktik tata kelola yang baik. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan peran tata kelola TI (TKTI) untuk meningkatkan realisasi manfaat TI, tetapi belum banyak penelitian tentang pengaruh TKTI terhadap TD dan kinerja organisasi (KO). Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi pengaruh mekanisme TKTI hibrida (tradisional dan agile/adaptif) terhadap TD dan KO. Asuransi C dipilih karena industri asuransi sangat terpengaruh oleh teknologi dan Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang tinggi melalui TD. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus, pengumpulan data secara kualitatif melalui wawancara, dan analisis tematik. Penelitian ini telah berkontribusi dalam melakukan validasi 46 mekanisme TKTI hibrida yang memengaruhi TD, 6 dimensi TD yang memengaruhi KO, dan mengidentifikasi pencapaian KO pada 4 perspektif BSC dan menemukan 4 tema, 20 sub-tema, dan 57 kode pada penelitian ini. Penelitian ini juga berhasil menemukan mekanisme TKTI baru pada Asuransi C, total dari mekanisme TKTI baru pada asuransi C berupa 9% dan mekanisme TKTI lama yang ditemukan sebanyak 91%. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi peneliti untuk mendalami topik terkait lebih lanjut, maupun referensi implementasi bagi praktisi.
Perancangan Arsitektur Generik Perusahaan Telekomunikasi Berdasarkan eTOM, SID, dan TAM Zafira Chairunnisa Heriansjah Putri; Iqbal Santosa; Luthfi Ramadani
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 21 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Komputasi Volume: 21 No. 1, Maret 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.21.1.2938

Abstract

Perusahaan telekomunikasi merupakan salah satu jenis perusahaan yang memiliki peran penting dan memiliki sifat yang dinamis. Hal ini terbukti dengan proses bisnis yang ada pada perusahaan telekomunikasi yang memiliki lapisan domain berupa produk dan layanan, pelanggan, jaringan, dan pusat pelanggan. Dalam melakukan perancangan Arsitektur Enterprise dibutuhkan sebuah kerangka kerja arsitektur untuk mengembangkan lingkup pembahasan secara luas dari arsitektur-arsitektur yang berbeda meliputi bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Metodologi penelitian ini terdiri dari Tahap Persiapan dan Identifikasi, Tahap Analisis dan Perencanaan, dan Tahap Pelaporan dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder yang dijadikan sebagai referensi utama antara lain The TOGAF Standard, Version 9.2, Core Frameworks Concepts and Principles. End-to-End Business Flows 20.0.1 Version, dan Application Framework. Analisis dan perancangan ini menggunakan kerangka kerja TOGAF ADM sebagai referensi dalam pembuatan arsitektur umum yang terdiri dari Fase Pendahuluan, Visi Arsitektur, Arsitektur Bisnis, dan Arsitektur Sistem Informasi yang terdiri dari Arsitektur Data dan Arsitektur Aplikasi, di mana dalam setiap fase dilakukan penentuan informasi terkait perusahaan telekomunikasi pada proses asuransi yang menghasilkan artefak untuk perancangan Arsitektur Enterprise. Penelitian ini menghasilkan rancangan berupa artefak terkait arsitektur umum di perusahaan telekomunikasi berupa prinsip dan pemetaan pemangku kepentingan dari sisi bisnis bahwa proses terstandarisasi, dari sisi data bahwa data konsisten pada semua channel, dan dari sisi aplikasi melakukan sentralisasi pada komponen. Selain itu, khususnya pada proses asuransi menggunakan kerangka kerja eTOM dari sisi bisnis yang digambarkan dengan unit organisasi, dan proses, SID dari sisi informasi yang digambarkan dengan entitas, dan TAM dari sisi aplikasi yang digambarkan dengan aplikasi.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi Pada UMKM Desa Lengkong Bandung Suryatiningsih Suryatiningsih; Luthfi Ramadani; Aprianti Putri Sujana; Yahdi Siradj; Sari Dewi Budiwati; Ahmad Almaarif
Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022 - Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/abdiformatika.v2i2.161

Abstract

Smart Village di Desa Lengkong merupakan upaya terintegrasi untuk memfasilitasi agenda pembangunan daerah mulai di level paling bawah yaitu desa. Salah satu sub-program dari upaya ini adalah digitalisasi aktivitas usaha melalui peningkatan kompetensi perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menuju online commerce di wilayah Desa Lengkong. Persaingan usaha saat ini membutuhkan keterampilan baik dalam pemasaran produk, manajemen usaha, pengemasan produk yang menarik, pelayanan yang terbaik sehingga membuat konsumen setia melakukan transaksi kembali. Kegiatan ini merupakan usulan tahap pertama dari total tiga tahap dalam upaya pembangunan kapabilitas digital pemangku kepentingan di Desa Lengkong melalui akuisisi sumber daya TI dan peningkatan kemampuan organisasi dan manajemen teknologi informasi di level desa. Secara umum, pada tahap pertama ini telah diidentifikasi permasalahan yang ada di Desa Lengkong, dan dirumuskan solusi awal berupa peningkatan kompetensi perempuan pelaku UMKM di wilayah Desa Lengkong. Pemberdayaan perempuan diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan karena perempuan merupakan pilar penting dalam masyarakat desa secara umum dan keluarga secara khusus. Perempuan yang maju akan menginspirasi keluarga dan masyarakat desa untuk turut maju. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk workshop Fotografi Produk dan workshop pengelolaan Online Shop UMKM di marketplace yang sudah tersedia.
Perancangan Enterprise Architecture pada Bidang Pelayanan Medis Menggunakan TOGAF ADM (Studi Kasus: Rumah Sakit XYZ) Lita Vieryna; Luthfi Ramadani; Ryan Adhitya Nugraha
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v8i1.3306

Abstract

Rumah Sakit XYZ adalah sebuah rumah sakit umum daerah yang mengutamakan penyembuhan, pemulihan, dan mengupayakan sistem rujukan bagi masyarakat. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, diperlukan sistem yang dapat mengintegrasikan seluruh proses pelayanan rumah sakit, yaitu Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Hal ini selaras dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2013 bahwa kewajiban setiap rumah sakit untuk menggunakan SIMRS dalam mendukung seluruh proses pelayanan rumah sakit. Beberapa permasalahan penerapan SIMRS di Rumah Sakit XYZ yang ditemukan, yaitu lamanya proses pelayanan pendaftaran pasien, sistem rujukan belum terintegrasi dengan SIMRS, dan proses pengggunaan tanda tangan elektronik yang masih sulit dilakukan. Perancangan Enterprise Architecture merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk menyelaraskan implementasi teknologi informasi dengan kebutuhan proses bisnis untuk mencapai tujuan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang Enterprise Architecture Rumah Sakit XYZ dengan berfokus pada bidang pelayanan medis. Metode perancangan Enterprise Architecture yang digunakan yaitu framework TOGAF ADM. Tahapan TOGAF ADM yang dilakukan mulai dari preliminary phase, architecture vision, business architecture, information systems architecture, technology architecture, dan opportunities and solutions. Hasil dari penelitian ini menyajikan kondisi arsitektur bisnis, data, aplikasi, dan teknologi Rumah Sakit XYZ saat ini dan target arsitektur yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan rumah sakit. Kata Kunci: Enterprise Architecture, Pelayanan Medis, Rumah Sakit Umum Daerah, SIMRS, TOGAF ADM
PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PADA BIDANG PELAYANAN PENUNJANG MEDIK DAN UMUM MENGGUNAKAN TOGAF ADM (STUDI KASUS: RUMAH SAKIT XYZ) Riska Dwi Yuliati; Luthfi Ramadani; Falahah Falahah
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v8i1.3337

Abstract

Rumah Sakit XYZ merupakan salah satu institusi yang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Untuk memberikan peningkatan dalam kualitas proses pelayanan, perlu adanya teknologi informasi yang baik. Namun saat ini pada bidang pelayanan penunjang medik dan umum di Rumah Sakit XYZ, penerapan sistem informasi masih belum maksimal karena proses kegiatan pada bidang pelayanan penunjang medik dan umum masih banyak dilakukan secara manual, seperti proses pelaporan, dokumentasi rencana kebutuhan serta proses pengadaan penunjang masih dilakukan manual dan belum terintegrasi dengan sistem. Tidak terintegrasinya dengan sistem maka data tidak bisa diakses secara real time, dapat terjadinya redudancy dan data tidak akurat. Maka dari itu diperlukan rencana strategis dengan pembuatan rancangan Enterprise Architecture pada bidang Pelayanan Penunjang Medik dan umum untuk memaksimalkan peran teknologi dalam menyelaraskan kebutuhan proses bisnis untuk mencapai tujuan organisasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat perancangan enterprise architecture yang berfokus pada bidang pelayanan penunjang Medik dan Umum di Rumah Sakit XYZ. Metode yang digunakan dalam perancangan enterprise architecture yaitu dengan framework TOGAF ADM, berupa beberapa fase tahapan, dimulai dari preliminary phase, architecture vision, business architecture, information systems architecture, serta technology architecture. Hasil dari penelitian ini menyajikan kondisi saat ini terkait arsitektur bisnis, data, aplikasi dan teknologi yang ada di Rumah Sakit XYZ serta arsitektur target yang dapat dijadikan panduan dalam mencapai tujuan rumah sakit.
ANALISIS PENGARUH TATA KELOLA TI TERHADAP TRANSFORMASI DIGITAL DAN KINERJA ASURANSI B Cantika Dewi Fortuna; Monica Suryatama Deby; Rahmat Mulyana; Luthfi Ramadani
JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) Vol 10 No 1 (2023): JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jatisi.v10i1.3206

Abstract

The emergence of the latest technological disruption, high competition from digital competitors, changes in consumer behavior towards digital, and the COVID19 pandemic have disrupted many incumbent companies and forced them to carry out digital transformation (DT). However, many companies experience DT failure due to poor governance. Previous research has shown the importance of IT governance (ITG) in improving organizational performance (OP). However, the effectiveness of this traditional ITG is doubtful to support DT. Recent studies show the influence of hybrid, traditional, and agile/adaptive governance on DT. However, there is a need further to validate the impact of hybrid ITG on DT and identify the effect of DT on OP. Therefore, research has been carried out using the case study method on bank A which was disrupted by fintech. Data was collected using semi-structured interviews of 11 essential roles related to DT by triangulation of internal bank documents. Whereas the data is processed using thematic analysis. This study succeeded in validating all hybrid ITG mechanisms at bank A, even adding several others, and identifying the influence of the hybrid ITG to DT dimension, and DT dimensions to organizational performance (OP), including their achievements. The research results can be helpful as an implementation reference for practitioners and further deepen similar research or extend it to a different industry.
Perancangan Tata Kelola Manajemen Layanan Teknologi Informasi Menggunakan Itil V3 Domain Service Transition Dan Service Operation Di Pemerintah Kota Bandung Luki Aisha Kusuma Wardani; Murahartawaty Murahartawaty; Luthfi Ramadani
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Informasi saat ini menjadi sudah menjadi kebutuhan inti suatu organisasi dan bukan hanya sebagai alat pendukung. Pemerintah Kota Bandung, sebagai instansi pemerintahan, menjadikan Teknologi Informasi merupakan salah satu visi yang perlu dicapai. Dalam rangka mencapai good government, dibutuhkan suatu tata kelola TI untuk memastikan bahwa investasi TI menambah value dan selaras dengan tujuan instansi. Pemerintah Kota Bandung saat ini belum memiliki prosedur dan kebijakan yang mengatur tentang pengelolaan layanan TI. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat sebuah prosedur dan kebijakan agar layanan yang diberikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung selalu maksimal. Penelitian dilakukan menggunakan ITIL v3 pada domain Service Operation dan Service Transition. ITIL v3 digunakan karena layanan TI juga merupakan salah satu business core di Pemerintahan Kota Bandung sehingga lebih baik diimplementasikan manajemen layanan TI. ITIL juga merupakan best practice yang dapat meningkatkan efisiensi operasional IT instansi. Assesment yang dilakukan sebagai pengukuran Capability Level adalah dengan menggunakan ISO 15504. Karena kurangnya data primer, data sekunder digunakan untuk mencari proses prioritas yang akan dipilih, dengan memetakan tujuan instansi dengan ketiadaan proses ITIL. Disamping itu, juga dilakukan studi penelitian ITIL pada sektor publik lain, untuk melihat proses ITIL yang sering menjadi prioritas. Hasil dari perancangan tata kelola ini adalah kebijakan dan prosedur terkait proses-proses di ITIL yang menjadi prioritas. Kata Kunci : Tata Kelola, ITSM, ITIL v3, Service Operation, Service Transition, Sektor Publik
Co-Authors Afrananta, Geldisen Agnes Yemima Amalia Yovadiani Andini, I Dewa Ayu Nyoman Usi Anggraini, Bella Tantriana Dwi Aprianti Putri Sujana Artamevia, Mima Augustina Asih Rumanti Aulina Meidinah Karim Auliya, Feby Nandha BASUKI RAHMAD Berlian Maulidya Izzati Cantika Dewi Fortuna Dewi, Setiani Rahma Dhata Praditya Dwianti, Indah Dwinanda, Muhammad Farrel Fadhil Alreyhan Pahrevi Falahah . Farah Luthfia Farras, Muhammad Faishal Fauzi, Rokhman Fauziah, Rainy Happy Shahisa Fikri, Ikhsan Tasef Nur Fikrotun Nadiyya Fitriyana Dewi Ginanjar, Muhamad Gilang Hadi Hariyanto Iqbal Santosa Juniarti, Feni Kamilah, Shahnaz Kirana, Shilvy Chandra Lita Vieryna Luki Aisha Kusuma Wardani Lukman Abdurrahman M. Agung Rizaldi M. Agung Rizaldi Monica Suryatama Deby Muhamad Gilang Ginanjar Muhdiantini, Cindy Mukti, Iqbal Yulizar Murahartawaty Murahartawaty Muzakki, Abdul Ghani Nazhara Aurellia Hakim Nurseha, Ema Pua Note, Faizal Ghiffary Purno Tri Aji Puspito, Dewa Cetra Prabasworo Putra, Bagas Wahyu Qonita, Muthiah R. Wahjoe Witjaksono Rahmat Mulyana Rahmat Mulyana Ramadhane, Titisari Ramadhani, Azzahra Siti Rasyid Ramadhani Dharmawan Riska Dwi Yuliati Risma Sri Nur Hasanah Riverinda Rijadi, Safara Cathasa Rosanicha, Rosanicha Ryan Adhitya Nugraha Ryan Adhtya Nugraha Ryan Adhtya Nugraha Sari Dewi Budiwati Setiawan, Herro Arya Shafira Fatimah Azzahra Siti Fildzah Nadhilah Suhermawan Sologia, Filia Eunike Suryatiningsih Tarigan, Yosephine Mayagita Tiara Aurellia Putri Insyra Titisari Ramadhane Uli Artha Wijaya, Natalia Violi Kristena Yahdi Siradj Yani, Mega Fitri Yulizar Mukti, Iqbal Zafira Chairunnisa Heriansjah Putri