Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Sistem Manajemen Data pada Posyandu Hewan Yayasan Al-Amin Desa Mangunjaya Riverinda Rijadi, Safara Cathasa; Yulizar Mukti, Iqbal; Ramadani, Luthfi; Hariyanto, Hadi
Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Vol. 4 No. 2 (2024): November - Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/abdiformatika.v4i2.222

Abstract

Desa Mangunjaya, yang terletak di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, memiliki potensi peternakan domba. Permintaan domba meningkat menjelang hari raya Idul Adha, memberikan peluang bagi para peternak lokal. Namun, banyak peternak yang kesulitan memenuhi permintaan pasar dan mengalami kerugian karena harga jual lebih rendah dibandingkan dengan biaya perawatan. Akan tetapi, peternak seringkali kurang memahami prosedur pengelolaan hewan ternak yang optimal, termasuk pakan yang tepat, perawatan kesehatan, dan strategi penjualan yang efektif. Di era teknologi informasi, pengelolaan data menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi. Untuk mengatasi tantangan ini, dilaksanakan kegiatan pelatihan mengenai prosedur berdasarkan praktik terbaik dalam pengelolaan hewan ternak dan penyampaian sistem manajemen data yang sederhana, berupa kartu ternak. Sistem manajemen data ini mencakup aspek penting pengelolaan hewan seperti riwayat penyakit dan vaksinasi. Dengan menggabungkan penggunaan kartu ternak dengan praktik terbaik dalam pemeliharaan hewan, diharapkan peternak dapat lebih efektif memonitor dan mengelola hewan ternaknya.
Penggunaan Timbangan Digital Bagi Kelompok Tani Berkah Mandiri Kecamatan Arjasari Riverinda Rijadi, Safara Cathasa; Ramadani, Luthfi; Yulizar Mukti, Iqbal; Hariyanto, Hadi
Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024 - Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/abdiformatika.v4i1.223

Abstract

Usaha peternakan yang menguntungkan membutuhkan manajemen ternak berbasis data, sehingga peternak dapat memonitor perkembangan ternaknya. Salah satunya adalah pencatatan data ternak seperti berat badan, lingkar dada, dan data lainnya. Praktik ini sudah biasa dilakukan di peternak besar profesional, namun belum populer di kalangan peternak rakyat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan penggunaan timbangan ternak digital kepada peternak domba di Dusun Cisema yang dapat mendorong peternak rakyat untuk monitor tingkat pertumbuhan ternak, mengetahui tingkat konversi pakan terhadap pertambahan berat ternak, dan menjual ternak dengan harga yang adil berdasarkan harga pasar per berat ternak. Adanya timbangan ternak di Dusun Cisema telah mendorong peternak mencatat pertambahan berat ternak secara rutin, sehingga peternak dapat melakukan observasi lebih akurat terkait perkembangan ternaknya.
STRATEGI PENGEMBANGAN SMART VILLAGE DIMENSI VILLAGE SERVICE MENGGUNAKAN ENTERPRISE ARCHITECTURE TOGAF ADM 9.2 DI DESA XYZ Tiara Aurellia Putri Insyra; Luthfi Ramadani; Ryan Adhtya Nugraha
ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi Vol. 5 No. 3 (2023): Publikasi artikel ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi Periode September 2023
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/zn.v5i3.15734

Abstract

Smart village merupakan konsep yang mengadopsi elemen-elemen atau indikator dari smart city dalam skala yang lebih kecil, yaitu tingkat desa atau kecamatan. Penelitian akan menentukan obyeknya berdasarkan status klasterisasi desa dengan mempertimbangkan beberapa aspek penilaian yang telah dirilis oleh kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi republik indonesia. Aspek penilaian ini termasuk Indeks Desa Bangunan (IDM) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan memfasilitasi analisis kemampuan serta karakteristik pemerintahan desa di berbagai tingkatan. Penelitian ini menginvestigasi penerapan konsep Smart Village dalam aspek Village Service dengan mempertimbangkan Indeks Pembangunan Desa dan SDGs. TOGAF ADM 9.2 digunakan sebagai panduan dalam menciptakan arsitektur perusahaan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan Enterprise Architecture berupa artefak TOGAF ADM 9.2, dengan fokus pada bagian Village Service. Dalam kajian ini, langkah-langkah dari kerangka kerja TOGAF ADM 9.2 dimanfaatkan untuk menganalisis kebutuhan dan tujuan pembangunan yang berkelanjutan di desa, mengidentifikasi rancangan arsitektur teknologi informasi yang tepat, serta merencanakan aplikasi dan infrastruktur teknologi yang cocok guna mendukung pelaksanaan konsep Smart Village. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan arsitektur teknologi informasi yang komprehensif dan terpadu untuk Smart Village dalam dimensi Village Service. Pelaksanaan konsep Smart Village yang difokuskan pada Indeks Pembangunan Desa dan SDGs berpotensi memberikan dampak positif dengan meningkatkan kualitas hidup ekonomi penduduk desa, meningkatkan akses terhadap pelayanan UMKM desa, serta pembangunan desa.
Perancangan Sistem Perencanaan Kegiatan Banyuwangi Festival Menggunakan Odoo Modul Event Dengan Metode Rapid Application Development Pua Note, Faizal Ghiffary; Ramadani, Luthfi
Metris: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 24 No. 02 (2023): Desember
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/metris.v24i02.4517

Abstract

The tourism sector holds a pivotal role in Indonesia's economic landscape, particularly in Banyuwangi, where substantial growth has been witnessed. The Banyuwangi Festival, orchestrated annually by the Banyuwangi Regency Government through the Department of Culture and Tourism, stands as a flagship program contributing significantly to the upswing in tourist visits. Despite its prominence, the planning process for the Banyuwangi Festival involves multiple stakeholders, necessitating seamless coordination for comprehensive preparation. Unfortunately, the current reliance on spreadsheet tools diminishes the effectiveness of this process. Consequently, there is a pressing need for an advanced system to proficiently oversee the intricate planning of Banyuwangi Festival events. This research undertakes the ambitious task of conceptualizing and designing an Enterprise Resource Planning (ERP) system to address these challenges. Leveraging Odoo ERP, with the event module serving as the primary component and the website module as an additional feature, the study adopts the Rapid Application Development (RAD) method. This method is chosen to align with the specific requirements of the Banyuwangi Regency Culture and Tourism Department, which serves as the central coordinator for the Banyuwangi Festival. The outcome of this research is a sophisticated ERP system meticulously crafted to streamline three crucial processes: the submission of event proposals by the public or external entities, the event registration process, and the scheduling of meetings. This comprehensive ERP solution is poised to significantly enhance the Culture and Tourism Department's ability to manage and optimize the intricate planning of Banyuwangi Festival events, ultimately leading to more efficient business processes.
Perancangan Sistem Erp Modul Point Of Sale Berbasis Odoo Pada Banyuwangi Festival Dengan Metode Rapid Application Development Afrananta, Geldisen; Asih Rumanti, Augustina; Ramadani, Luthfi
Metris: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 25 No. 01 (2024): Juni
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/metris.v25i01.4651

Abstract

The sales report of SMEs at the Banyuwangi Festival is an indicator of the success of the festival. In the process of collecting the sales report, the Banyuwangi Tourism and Culture Office, as the current responsible party, still does it without an information system, making the management of the sales report of SMEs at the Banyuwangi Festival inefficient. Using the Rapid Application Diagram (RAD) method, the design of an ERP system in the form of a point of sale module based on the Odoo application at the Banyuwangi Tourism and Culture Office and the Banyuwangi Festival SMEs is carried out to obtain an efficient process of collecting the sales report of SMEs at the Banyuwangi Festival. The design using the RAD method is carried out to obtain results that are in line with user needs. The results of this research show that the designed ERP system can improve business process efficiency for institutions and efficient sales management for SMEs. The impact of this research is expected to improve data management accuracy, increase collaboration, and optimize sales of Banyuwangi Festival SME products.
Patients' Acceptance of Telemedicine Technology: The Influence of User Behavior and Socio-Cultural Dimensions Tri Aji, Purno; Ramadani , Luthfi
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol. 10 No. 1 (2024): February
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jisebi.10.1.81-93

Abstract

Background: Over the years, the role of startups has experienced a significant increase in healthcare delivery, particularly in telemedicine. However, there are still some inherent challenges, including cultural factors, lack of digital literacy, and uneven internet network infrastructure that must be considered during implementation. Previous reports also showed that there was a knowledge gap regarding the factors influencing acceptance of telemedicine. Objective: This study aimed to introduce and investigate an adjusted model based on Technology Acceptance Model (TAM) to assess the influence of user dimensions, technological aspects, and socio-cultural elements on the intention to adopt telemedicine services. Methods: The hypothesized relationships between latent variables were examined through Structural Equation Modeling (SEM). In addition, data analysis was carried out using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Results: Self-efficacy (β=-0.272, P=0.013), perceived usefulness (β=0.355, P=0.000), facilitating conditions (β=0.425, P=0.000), and cultural factors (β=0.421, P=0.001) were found to exert a significant influence on the intention to adopt telemedicine services. Meanwhile, trust, the variables of perceived ease of use, and social influence had no significant influences. Conclusion: This study emphasized the significance of comprehending the factors influencing the adoption of telemedicine services. In addition, the results showed that the extended TAM was applicable in assessing acceptance of telemedicine services.   Keywords: acceptance, telemedicine, TAM, SEM, intention to use
Analyzing The Requirements Needed To Align The To-Be Defined OWOW Concept For Boon Edam Service Processes With The SAP FSM Application Wijaya, Natalia Violi Kristena; Fauzi, Rokhman; Ramadani, Luthfi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract—Currently, field services are essential in the service sector. Field services set them apart from other services because they offer the opportunity for companies to engage directly with their customers. Technicians as company representatives will have a major impact on customer satisfaction when they perform field services. The better the field service provided, the more satisfied customers are with the company's performance. Therefore, having good field service is the main key to staying afloat in this tight service competition. As the legacy SAP Work Manager at Boon Edam no longer supports them in the service area, the Boon Edam company wants to implement the new SAP Field Service Management (FSM) in hopes of helping them achieve their Global Service Strategy. By analyzing the current situation of how the Boon Edam Service process works and investigating how SAP FSM works, it is hoped that the advice given will help align One Way of Working (OWOW) for Service and SAP FSM. Therefore, it is hoped that the implementation of the SAP FSM Application will run smoothly. The deliverable of the assignment given is an advice in the creation of the to-be defined One Way of Working (OWOW) for Boon Edam Service. The to-be defined OWOW for Service is described in the form of a process flow where this process flow has to include alignment of how Boon Edam Service and SAP FSM work. The main strategy used by the author is to conduct a gap analysis which helps identify what is still missing in the alignment process and how to improve it. At the end of the research, the requirement analysis from the gap analysis resulted that not all alignment processes between the desired requirements and SAP FSM functionality went smoothly. There were also some miss requirements have been found where it seems no functionality within the SAP FSM can carried out in accordance with the desired requirement. Moreover, SAP FSM can cover most of the desired requirements that Boon Edam has. Finally, as part of the recommendation, research on finding out of the box functionality of SAP FSM should be continued. Through that, Boon Edam can maximize the use of SAP FSM and minimize the amount of customization.Keywords—One Way of Working (OWOW), SAP Field Service Management (FSM), gap analysis, alignment process.
Arsitektur Generik Untuk Sistem Informasi Kesehatan Tingkat Kabupaten/Kota Ramadhani, Azzahra Siti; Ramadani, Luthfi; Falahah, Falahah
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Kesehatan masyarakat merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui usaha-usaha masyarakat dalam pengadaan pelayanan kesehatan, pencegahan, dan pemberantasan penyakit. Sistem Informasi Kesehatan merupakan suatu aturan yang didalamnya tedapat sebuah data, informasi, indikator, prosedur, perangkat, teknologi, dan sumber daya manusia yang saling berkaitan dan dikelola secara sistematis untuk mengarahkan tindakan atau keputusan yang berguna dalam mendukung pembangunan kesehatan. Penelitian ini dilakukan untuk merancang arsiektur generik untuk Sistem Informasi Kesehatan (SIK) Kabupaten/Kota berdasarkan tiga study case antara lain yaitu Dinas Kesehatan Kota Bandung, Kota Palangkaraya, Kota Jakarta Timur, Puskesmas Menteng, dan Puskesmas Cakung. Perancangan arsitektur generik ini menggunakan TOGAF ADM karena detail dan dapat memberikan pemahamanan arsitektur yang mudah dipahami. Pada TOGAF ADM ini terdapat beberapa fase seperti Primary Phase, Architecture Vision Phase, Business Architecture Phase, Data Architecture Phase, Application Architecture Phase, dan Technology Architecture Phase serta dari setiap fase tersebut akan menghasilkan beberapa artefak, cataog, dan matriks. Penelitian in dilakukan sampai Technology Architecture Phase dengan menggambarkan kondisi eksisting dan kondisi target. Sehingga hasil dari penelitian ini adalah berupa blueprint yang menggambarkan usulan sesuai dengan kebutuhan bisnis.Kata kunci—arsitektur generik, sistem informasi kesehatan, TOGAF ADM, blueprint
Asesmen Dan Peningkatan Manajemen Proyek Sistem Informasi Pada Area Procurement Management Dan Quality Management Menggunakan PMMM (Studi Kasus : PuTI Universitas Telkom) Farras, Muhammad Faishal; Santosa, Iqbal; Ramadani, Luthfi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Dalam rangka meningkatkan Manajemen Proyek Sistem Informasi pada PuTI Universitas Telkom, perlu adanya asesmen serta peningkatan untuk mengetahui dan menilai tingkat kematangan manajemen proyek sehingga proyek bisa berjalan sesuai dengan perencanaan awal pada PuTI. Salah satu model yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan Manajemen Proyek Sistem Informasi pada PuTI yaitu Project Management Maturity. Penelitian ini berfokus pada pendekatan Project Management Maturity Model (PMMM) sebagai alat untuk menilai tingkat kematangan manajemen proyek sistem informasi pada PuTI Universitas Telkom dengan metode tahapan COBIT 2019 implementation, dan merancang instrument penelitian berupa self-assessment. Penelitian dilakukan melalui wawancara menggunakan self-assessment, kemudian dilakukan pengumpulan data evidence untuk mendukung penelitian ini. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa tingkat kematangan pada knowledge area procurement dan quality management, dari penelitian ini didapatkan bahwa tingkat kematangan pada knowledge area procurement management berada pada level 1 (Initial Process) dimana belum adanya metode, praktik serta standar yang ditetapkan, kemudian belum adanya dokumentasi secara lengkap dan menyeluruh pada knowledge area procurement management. Sedangkan pada knowledge area quality management berada pada level 5 (Optimizing Process) dimana PuTI telah menyadari dan menjalankan manajemen proyek kualitasnya dengan baik sesuai standarisasi ISO 20000 dan ISO 21001. Diharapkan dengan menggunakan model pendekatan seperti ini dapat membantu PuTI Universitas Telkom dalam meningkatkan tingkat kematangan manajemen proyeknya.Kata Kunci — proyek, manajemen proyek, Project Management Maturity Model (PMMM), procurement management, quality management.
Asesmen Dan Peningkatan Manajemen Proyek Sistem Informasi Pada Area Cost Management Dan Human Resources Management Menggunakan PMMM (Studi Kasus : PuTI Universitas Telkom) Anggraini, Bella Tantriana Dwi; Santosa, Iqbal; Ramadani, Luthfi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Perkembangan teknologi membawa banyak perubahan dan perkembangan dalam berbaga bidang. Dengan perkembangan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan manajemen proyek sistem informasi dan meningkatkan menilai manajemen proyek pada unit. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan manajemen proyek sistem informasi pada area cost management dan human resources management menggunakan PMMM. Penelitian ini dilakukan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan model Design Science Reasesrch yang dilakukan pada PuTI Universitas Telkom. Penelitianini menggunakan manajemen proyek sistem informasi berbasis Project Management Maturity Model (PMMM) menggunakan Implementasi COBIT 2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, studi literatur, dan pencarian dokumen terkait. Hasil penelitian yng telah dilakukan menujukan bahwa dalam penyelenggaraan PMMM, berdasarkan area cost managemennya masih terpisah pisah pendokumentasiannya, manajemen Human Resources Management masih belum sempurna karena belum jelas mengenai tanggung jawab setiap bagiannya. Oleh karena itu, dilakukan analisis resiko guna mengurangi kesenjangan dan masalah yang muncul dengan menggunakan template responsibility assignment matrix dan template Organization charts and position descriptions.Kata Kunci — proyek, manajemen proyek, project management maturity model, human resource management, cost management
Co-Authors Afrananta, Geldisen Agnes Yemima Amalia Yovadiani Andini, I Dewa Ayu Nyoman Usi Anggraini, Bella Tantriana Dwi Aprianti Putri Sujana Artamevia, Mima Augustina Asih Rumanti Aulina Meidinah Karim Auliya, Feby Nandha BASUKI RAHMAD Berlian Maulidya Izzati Cantika Dewi Fortuna Dewi, Setiani Rahma Dhata Praditya Dwianti, Indah Dwinanda, Muhammad Farrel Fadhil Alreyhan Pahrevi Falahah . Farah Luthfia Farras, Muhammad Faishal Fauzi, Rokhman Fauziah, Rainy Happy Shahisa Fikri, Ikhsan Tasef Nur Fikrotun Nadiyya Fitriyana Dewi Ginanjar, Muhamad Gilang Hadi Hariyanto Iqbal Santosa Juniarti, Feni Kamilah, Shahnaz Kirana, Shilvy Chandra Lita Vieryna Luki Aisha Kusuma Wardani Lukman Abdurrahman M. Agung Rizaldi M. Agung Rizaldi Mega Fitri Yani Monica Suryatama Deby Muhamad Gilang Ginanjar Muhdiantini, Cindy Mukti, Iqbal Yulizar Murahartawaty Murahartawaty Muzakki, Abdul Ghani Nazhara Aurellia Hakim Nurseha, Ema Paramita Paramita Pua Note, Faizal Ghiffary Purno Tri Aji Puspito, Dewa Cetra Prabasworo Putra, Bagas Wahyu Qonita, Muthiah R. Wahjoe Witjaksono Rahmat Mulyana Rahmat Mulyana Ramadhane, Titisari Ramadhani, Azzahra Siti Rasyid Ramadhani Dharmawan Riska Dwi Yuliati Risma Sri Nur Hasanah Riverinda Rijadi, Safara Cathasa Rosanicha, Rosanicha Ryan Adhitya Nugraha Ryan Adhtya Nugraha Ryan Adhtya Nugraha Sari Dewi Budiwati Setiawan, Herro Arya Shafira Fatimah Azzahra Shanty, Ni Putu Prema Sintha, Ersa Yunianti Siti Fildzah Nadhilah Suhermawan Sologia, Filia Eunike Suryatiningsih Tarigan, Yosephine Mayagita Tiara Aurellia Putri Insyra Titisari Ramadhane Uli Artha Widyatasya Agustika Nurtrisha Wijaya, Natalia Violi Kristena Yahdi Siradj Yulizar Mukti, Iqbal Zafira Chairunnisa Heriansjah Putri