Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Enterprise Architecture pada Divisi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Cakung Fikri, Ikhsan Tasef Nur; Ramadani, Luthfi; Dewi, Fitriyana
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Salah satunya dengan terus menggencarkan program vaksinasi kepada tenaga kesehatan. Hal tersebut diharapkan menambah imun para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan baik di rumah sakit maupun puskesmas. Namun pada pelayanan hingga operasional puskesmas dan suku dinas perlu dilakukannya evaluasi. Tidak terkecuali pelayanan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) diantaranya Poli TB, Poli HIV, Poli Hepatitis, Poli Surveilans Vektor, dsb. Ditemukan beberapa pelayanan yang belum efektif dan efisien bahkan dapat menghambat pelayanan. Oleh karena itu, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Membuat model Enterprise Architecture (EA) yang dapat mengintegrasikan proses bisnis, informasi, data dan aplikasi untuk mencapai misi dan visi menggunakan metodologi TOGAF ADM pada divisi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Cakung. Hasilnya terciptanya blueprint architecture yang berupa kondisi eksisting dan target pada bisnis, sistem informasi, dan teknologi. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah terciptanya usulan pembuatan aplikasi SIP2P yang dapat mengintegrasikan data sekaligus mengagregasikan data sehingga proses pembuatan rencana kegiatan divisi P2P menjadi lebih efektif dan efisienKata kunci- suku dinas kesehatan jakarta timur, puskesmas kecamatan cakung, divisi pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P), enterprise architecture, TOGAF ADM.
Perancangan Enterprise Architecture pada Divisi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Cakung Kamilah, Shahnaz; Ramadani, Luthfi; Dewi, Fitriyana
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Salah satunya dengan terus menggencarkan program vaksinasi kepada tenaga kesehatan. Hal tersebut diharapkan menambah imun para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan baik di rumah sakit maupun puskesmas. Namun pada pelayanan hingga operasional puskesmas dan suku dinas perlu dilakukannya evaluasi. Tidak terkecuali pelayanan Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Informasi (P2I) yang mengelola proses pelaporan rekam medis yang belum efektif dan efisien bahkan dapat menghambat proses pelaporan. Oleh karena itu, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Membuat model Enterprise Architecture (EA) yang dapat mengintegrasikan proses bisnis, informasi, data dan aplikasi untuk mencapai misi dan visi menggunakan metodologi TOGAF ADM pada divisi Perencanaan, Pengendalian, dan Informasi (P2I) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Cakung. Hasilnya terciptanya blueprint architecture yang berupa kondisi eksisting dan target pada bisnis, sistem informasi, dan teknologi. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah terciptanya usulan pengintegrasian antar aplikasi sekaligus mengagregasikan data sehingga proses pembuatan rencana kegiatan divisi P2I menjadi lebih efektif dan efisienKata kunci- suku dinas kesehatan jakarta timur, puskesmas kecamatan cakung, divisi perencanaan, pengendalian, dan informasi (P2I), enterprise architecture, TOGAF ADM.[1]Alif Miftahul Jannah. (2019). Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Togaf Adm Pada Fungsi Kesehatan Dalam Sistem Manajemen Puskesmas Berbasis Smart City [Telkom University].[2]Amalia, Herdiyanti. Laporan Praktek Kerja Profesi Apoteker Di Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur Jl. Matraman Raya No. 218.[3]Yunis, Roni. Perancangan Model Enterprise Architecture Dengan Togaf Architecture Development Method. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi.[4]David, Immanuel Kristian. Perancangan Arsitektur Sistem Informasi Enterprise Pada Puskesmas. Program Studi Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.[5]Mwanyika, H., Lubinski, D., Anderson, R., Chester, K., Makame, M., Steele, M., & de Savigny, D. (2011). Rational Systems Design for Health information Systems in Low-Income Countries: An Enterprise Architecture Approach. Journal of Enterprise Architecture, 7(4), 60–69.[6]Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. (2022). Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017-2022.[7]Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. (2022). Update Terbaru Perkembangan Data Kasus Dan Vaksinasi Covid-19 Di Jakarta Per 24 Agustus 2022.[8]Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. (2019). Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 159 Tahun 2019 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Dinas Kesehatan. 1–9.[9]Hafiez, F. A. (2021). Jumlah Penduduk Ibu Kota Mencapai 10,56 Juta, Jakarta Timur Terpadat. Medcom.[10]Yovadiana, A. (2021). Pembangunan Enterprise Architecture Pada Sistem Informasi Kesehatan Tingkat Kabupaten/ Kota Menggunakan Framework Togaf Adm (Studi Kasus: Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Dan Puskesmas Menteng).[11]Infokes. (2021). Manual Book ePuskesmas. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2013–2015.[12]Insani, L. M. (2017). Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Togaf Adm Pada Fungsi Rawat Inap Di Rumah Sakit Santo Yusup Bandung.[13]Jakarta, G. P. D. (2016). Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 386 Tahun 2016 Tentang Pembentukan, Organisasi Dan Tata Kerja Pusat Kesehatan Masyarakat.[14]Larasati, S. T. (2021). Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Metode Togaf Adm Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (Dp3akb) Provinsi Jawa Barat.[15]Nirmala Maulana Achmad. (2022). Nakes di Jakarta Timur Mulai Divaksinasi Covid-19 Booster Kedua, Kasudinkes: Target 3.000. Kompas.[16]Nufus, Wilda. 2020. “Integrasi Data Corona Dinilai Penting untuk Tentukan Kebijakan Pemerintah”.[17]Pemerintah Republik Indonesia. (2019). Peraturan Presiden Republik Indonesia No 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Peraturan Presiden, 004185, 1–35.[18]Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2019 Tentang Sistem Informasi Puskesmas, 1 (2019).[19]Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan. (2014).[20]Perencanaan Arsitektur Enterprise Menggunakan TOGAF ADM Studi Kasus Puskesmas Gedeg 2020.[21]Perencanaan Arsitektur Sistem Informasi Enterprise Pada Puskesmas[23]Sanjaya, G. Y., Hanifah, N., Prakosa, H. K., Djadi, N. K. H. W., Kusuma, D. S. R., Rahmanti, A. R., Putri, I. E., Abi, A., Novratilova, S., & Christianto, D. (2017). DHIS2 Indonesia. 109.[24]Sanny, Yusuf M. Enterprise Architecture Planning Sistem Informasi Puskesmas Pasirkaliki. Program Studi Magister Manajemen Konsentrasi Sistem Informasi Fakultas Pascasarjana – Universitas Komputer Indonesia.[25]Sekretariat Negara. (2012). Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem Dan Transaksi Elektronik. Media Hukum, 7(2), 70.[26]Session, R. (2007). A Comparison Of The Top Four Enterprise Architecture Methodologies. ObjectWatch, Inc.[27]Sianturi, E., Sihombing, K. P., Widiyanto, T. W. W., Argaheni, M. D. N. B., Ediana, D., & M, M. (2021). Sistem Informasi Kesehatan. Yayasan Kita Menulis, 118.[28]Siwi, R. P., Saedudin, R., & Hanafi, R. (2016). Perancangan Enterprise Architecture Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Jurnal Rekayasa Sistem Dan Industri, 3(4), 82–90.[29]Stansfield, S., Orobaton, N., Lubinski, D., Uggowitzer, S., & Mwanyika, H. (2008). The Case For A National Health Information System Architecture; A Missing Link To Guiding National Development And Implementation. Making The Ehealth Connection, 1–9.[30]Ruzaik, F. (2008). Comparative Study of e-Government Enterprise Architecture by Primary Attributes of 3 Asian Countries. JSI UI, 61–64.[31]Putra, Y. P., & Hadiana, A. (2020). Designing Enterprise Architecture for Public Health Center Based on TOGAF Architecture Development Method. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 879(1).[32]Surendro, Kridanto. Pemanfaatan Enterprise Architecture Planning Untuk Perencanaan Strategis Sistem Informasi.[33]Susanti, H. D., Arfamaini, R., Sylvia, M., Vianne, A., D, Y. H., D, H. L., Muslimah, M. muslimah, Saletti-cuesta, L., Abraham, C., Sheeran, P., Adiyoso, W., Wilopo, W., Brossard, D., Wood, W., Cialdini, R., Groves, R. M., Chan, D. K. C., Zhang, C. Q., Josefsson, K. W., … Aryanta, I. R. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2017 Tentang Strategi E-Kesehatan Nasional. Jurnal Keperawatan. Universitas Muhammadya Malang, 4(1), 724–732.[34]The Open Group2018 The Togaf® Standard, Version 9.2[35]Visual Paradigm (2022). What is BPMN? Visual Paradigm Web Site.[36]Visual Paradigm. (2021a). How to Perform Stakeholder Management in TOGAF? Visual Paradigm Web Site.[37]Visual Paradigm. (2021b). What is Value Chain Analysis? Visual Paradigm Web Site.[38]Wisnu Saputra, Agus Nani, L. A. (2016). Enterprise Architecture Planning Sistem Informasi Puskesmas Pasirkaliki. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 4(2), 15–22.[40]Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.[41]Zamrodah, Y. (2017). Petunjuk Teknis Aplikasi Komdat Kesga. 15(2), 1–23. 
Managing Information Technology Risks to Achieve Business Goals: A Case of Pharmaceutical Company Ramadani, Luthfi; Izzati, Berlian Maulidya; Tarigan, Yosephine Mayagita; Rosanicha, Rosanicha
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.7.2.1816

Abstract

Extant literature has shown that sectoral characteristics play a critical role in business value creation through information technology (IT). Therefore, managing IT and its associated risks needs to consider specific industrial traits to understand the distinct business nature and regulations that shape IT-enabled business value creation. This study presents an in-depth analysis of business goals, IT processes, and IT risks in the case of a pharmaceutical company through which appropriate controls are designed to ensure business value creation through IT. Drawing on a case study of a pharmaceutical company in Indonesia, we found that managing IT risks in the pharmaceutical industry entails two main objectives: 1) ensuring compliance with external laws and regulations as well as internal policies, 2) supporting the optimization of business functions, processes, and costs. Throughout one year of engagement during the project, this study identified ten risks associated with the operation of business processes. Risks are dominated by moderate levels given the current state of controls and appetite, most of which emerge from the company’s existing internal processes. Internal actors are involved in all risks, with most events occurring due to laws and regulations. Further, the study designs and elaborates IT risk controls by drawing from COBIT 5 Seven Enablers. Overall, IT risk management through cascading processes of analysis ensures the alignment of IT risk controls with achieving business goals in the pharmaceutical industry.
Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja Cobit 2019 di DISKOMINFOSAN Kabupaten Sukabumi Ginanjar, Muhamad Gilang; Ramadani, Luthfi; Nugraha, Ryan Adhitya
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 10, No 3 (2021): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v10i3.2943

Abstract

Teknologi Informasi (TI) sudah menjadi inti dari suatu proses bisnis ke semua sektor termasuk sektor pemerintahan. Hal ini menuntut lembaga resmi negara di Indonesia untuk mengembangkan tata kelola TI melalui penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik. Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi merupakan Dinas yang mempunyai tugas untuk membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan di Komunikasi, Informatika dan Persandian. Dalam pelaksanaannya Dinas Komunikasi, informatika dan persandian Kabupaten Sukabumi mempunyai fungsi, salah satu diantaranya adalah pengelolaan e-government daerah. Agar dapat mengetahui sejauh mana sistem tata kelola TI untuk membangun good governance berbasis e-government dibutuhkan evaluasi tata kelola teknologi informasi sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan tata kelola TI menggunakan kerangka kerja COBIT 2019 yang pada proses domain EDM04 Ensured Resource Optimization, APO12 Managed Risk, BAI08 Managed Knowledge, DSS03 Managed Problems dan MEA03 Managed Compliance with External Requirements dan menggunakan COBIT 2019 Implementation Methods sebagai metode impelementasi. Sistematika penelitian ini dimulai dengan melakukan studi dokumen dan wawancara terkait faktor desain dibantu oleh design toolkit yang mengacu pada COBIT 2019 Design Guide yang diterbitkan oleh ISACA. Setelah itu dilakukan analisis dan penilaian terhadap tingkat kapabilitas Dinas berdasarkan COBIT 2019 Governance and Management Objective. Selanjutnya pembuatan perancangan rekomendasi solusi pada aspek people,process dan technology untuk mengatasi kesenjangan berdasarkan temuan kesenjangan dari hasil penialaian kapabilitas sehingga dapat meningkatkan nilai tata kelola teknologi informasi sesuai dengan kebutuhan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi. Kata kunci : COBIT 2019; Teknologi Informasi; Tata Kelola Teknologi Informasi
PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE MENGGUNAKAN FRAMEWORK TOGAF ADM PADA TIM PENGEMBANGAN JASA TEKNIK DAN INSPEKSI TEKNIK BBSPJIBBT Feby Nandha Auliya; Iqbal Yulizar Mukti; Luthfi Ramadani
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6430

Abstract

Kebutuhan akan pelayanan publik yang lebih efisien karena pertumbuhan teknologi yang cepat membuat banyak lembaga pemerintah memutuskan untuk menggunakan teknologi informasi dalam operasional mereka. Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Bahan dan Barang Teknik (BBSPJIBBT), merupakan instansi yang beroperasi di bawah naungan kementerian perindustrian yang saat ini sedang berusaha untuk menggunakan teknologi informasi untuk mengoptimalkan aktivitas bisnisnya. Namun, pada pelaksanaannya belum ada pedoman yang dapat membantu instansi mengoptimalkan pengelolaan sumber daya dan aktivitas bisnisnya. Akibatnya, instansi tidak dapat mencapai keselarasan antara bisnis dengan teknologi informasi dan ketersediaan informasi yang akurat. Untuk menanggulangi masalah tersebut, terdapat pedoman dasar yang dapat digunakan instansi, yaitu merancang enterprise architecture. Enterprise architecture adalah pedoman dasar yang mendefinisikan keadaan saat ini dan tujuan perusahaan dari segi bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Penelitian ini menggunakan framework TOGAF ADM 9.2 untuk merancang arsitektur perusahaan BBSPJIBBT. Perancangan enterprise architecture bertujuan untuk membantu membuat layanan perusahaan berjalan secara maksimal dengan didukung perangkat terbaik yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan selaras dengan sistem pemerintahan berbasis elektronik.
PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PADA BAGIAN SUPPORTING DALAM PERUSAHAAN ENERGI SEBAGAI PEDOMAN PENINGKATAN KUALITAS BISNIS Dewa Cetra Prabasworo Puspito; Iqbal Yulizar Mukti; Luthfi Ramadani
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i2.6068

Abstract

Dalam era globalisasi yang semakin berkembang, berbagai sektor industri mulai melakukan transformasi digital, salah satunya adalah PT XYZ yang merupakan sebuah perusahaan dalam negeri yang bergerak dalam bidang energi baru terbarukan, khususnya pengembangan energi surya di Indonesia. Dalam perusahaan ini, terdapat Bagian Supporting yang berfungsi untuk mendukung fungsi bisnis utama dari PT XYZ. Dalam menjalankan bisnisnya, Bagian Supporting sudah mengimplementasikan otomatisasi, namun masing-masing unit bisnis masih melakukan bisnisnya tanpa ada integrasi terhadap unit bisnis satu dengan unit bisnis lainnya sehingga terjadi misinformasi antar unit bisnis. Salah satu pendekatan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan merancang enterprise architecture. Enterprise architecture berperan untuk mengidentifikasi dan merancang komponen utama dalam organisasi, seperti proses bisnis, teknologi serta informasi yang dimiliki sebuah organisasi, dan bagaimana komponen-komponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain. Untuk merancang enterprise architecture, peneliti menggunakan metode TOGAF ADM yang terdiri dari fase Preliminary, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, dan Technology Architecture.
PENINGKATAN KUALITAS OPERASIONAL DIVISI KEUANGAN DAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PERUSAHAAN ENERGI MELALUI PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE Mima Artamevia; Iqbal Yulizar Mukti; Luthfi Ramadani
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia kaya akan energi baru terbarukan, khususnya energi surya, sehingga pemanfaatannya perlu dioptimalkan. Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang energi baru terbarukan adalah PT XYZ. Kehadiran perusahaan ini tentunya membantu dalam pengelolaan dan pemanfaatan energi surya menjadi listrik. Di dalam perusahaan ini, terdapat Divisi Keuangan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang membantu setiap proses kegiatan operasional. Namun, penggunaan aplikasi untuk mendukung setiap layanan di masing-masing divisi belum merata, sebagian proses sudah didukung oleh aplikasi, sementara sebagian lagi masih dilakukan secara manual. Selain itu, belum ada aplikasi yang terintegrasi satu sama lain. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan perancangan enterprise architecture pada Divisi Keuangan dan Sumber Daya Manusia. Enterprise architecture (EA) merupakan blueprint atau cetak biru yang berisikan sekumpulan perancangan artefak dari fase bisnis, aplikasi, data, dan teknologi yang menggambarkan kondisi saat ini dan di masa yang akan datang. Proses perancangan EA pada Divisi Keuangan dan Sumber Daya Manusia, dilakukan menggunakan framework TOGAF ADM (The Open Group Arcihtecture Framework) yang dimulai dari fase Preliminary, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, dan Technology Architecture.
PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE UNTUK OPTIMALISASI LAYANAN TIM PENGUJIAN DAN STANDARDISASI DI BBSPJIBBT MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA TOGAF ADM Ersa Yunianti Sintha; Iqbal Yulizar Mukti; Luthfi Ramadani
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.6350

Abstract

Di tengah perkembangan Revolusi Industri 5.0, integrasi antara teknologi canggih dan keahlian manusia menjadi semakin krusial, diharapkan dapat mencapai sinergi antara teknologi dan intuisi manusia untuk menghadapi tantangan bisnis dan sosial yang semakin dinamis. Hal ini berlaku di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Bahan dan Barang Teknik (BBSPJIBBT), sebuah Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Perindustrian yang berfungsi menyediakan layanan pengujian di sektor bahan dan barang teknik bagi industri dan masyarakat Indonesia. Tim Pengujian dan Tim Standardisasi BBSPJIBBT menjalankan aktivitas primer instansi dengan memanfaatkan aplikasi untuk mengelola order dan informasi layanan uji. Namun, dalam sistem informasi yang diimplementasikan masih terdapat tantangan dalam integrasi dan efisiensi layanan. Permasalahan utama meliputi koordinasi manual untuk penanganan pelanggan, proses verifikasi data yang tidak efisien, dan kurangnya integrasi antar sistem. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengadopsi kerangka kerja TOGAF ADM (The Open Group Architecture Framework Architecture Development Method) yang berfokus pada perancangan Enterprise Architecture (EA). Metode ini menghasilkan artefak dari fase bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Hasil penelitian ini adalah blueprint perancangan EA yang berisi usulan solusi untuk perbaikan proses bisnis, integrasi data, dan pengembangan aplikasi guna mengoptimalkan layanan Tim Pengujian dan Standardisasi. Implementasi EA yang diusulkan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Pelayanan Terpadu yang efisien, optimaliasi layanan, dan mendukung BBSPJIBBT dalam menghadapi tantangan di era digital.
OPTIMALISASI OPERASIONAL BISNIS DI INDUSTRI ENERGI MELALUI ENTERPRISE ARCHITECTURE PADA DIVISI PROJECT MANAGEMENT DAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT Kirana, Shilvy Chandra; Mukti, Iqbal Yulizar; Ramadani, Luthfi
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6327

Abstract

Energi menjadi kebutuhan pokok bagi setiap individu, rumah tangga, dan industri. Salah satu bentuk energi yang semakin populer adalah energi baru terbarukan, terutama energi surya yang dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Salah satu perusahaan BUMN di Indonesia yang bergerak dibidang energi baru terbarukan yaitu PT XYZ. Saat ini penggunaan teknologi informasi pada Divisi Project Management dan Supply Chain Management belum sepenuhnya digunakan secara maksimal dan efektif . Sistem tersebut belum sepenuhnya teritegrasi dengan baik antar unit bisnis atau lintas divisi sehingga sering adanya miskomunikasi dalam mengelola pekerjaan. Adapun aktivitas yang masih dilakukan secara manual seperti aktivitas pengelolaan barang di warehouse dikarenakan belum adanya sistem yang digunakan untuk memonitoring ketika ada barang masuk atau keluar serta monitoring penyimpanan barang masih secara manual. Hal ini menyebabkan ketidakefisienan dan berdampak potensi besar terjadinya kesalahan dalam pengelolaan barang. Dengan demikian, kemajuan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk memiliki perencanaan strategis dalam mengelola sistem teknologi informasi yang terintegrasi. Maka dari itu, diperlukannya perancangan Enterprise Architecture, peneliti menggunakan metode TOGAF ADM  sebagai panduan dalam merancang Enterprise Architecture PT XYZ. Metode TOGAF ADM terdiri dari  Preliminary Phase, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, dan Technology Architecture
PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN SMART VILLAGE PILAR SMART PEOPLE, LIVING, DAN MOBILITY MENGGUNAKAN TOGAF ADM 9.2: STUDI KASUS DESA BENGKEL Shanty, Ni Putu Prema; Ramadani, Luthfi; Nurtrisha, Widyatasya Agustika
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.6544

Abstract

t ini Indonesia, melalui program pemerintah pusat, melakukan percepatan pembangunan negara dengan cara menerapkan konsep smart village, yaitu pendekatan perencanaan berkelanjutan di tingkat desa yang mengedepankan pembangunan berbasis teknologi untuk pembangunan. Konsep smart village mendukung pencapaian sustainable development goals (SDGs) melalui enam pilar utama yang menjadi acuan dalam pelaksanaan smart village, di antaranya smart people; smart living; smart environment; smart government; smart economy, dan smart mobility. Penelitian ini dilakukan di Desa Bengkel yang terletak di Kabupaten Tabanan, Bali yang sudah menunjukkan komitmennya untuk menerapkan konsep smart village terutama pada bidang kesehatan, pendidikan, kreativitas, dan infrastruktur. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan studi literatur, yang bertujuan untuk memberikan solusi dengan adanya perancangan enterprise architecture pada konsep smart village dengan menggunakan framework TOGAF 9.2 yang terdiri dari fase Preliminary, Architecture Vision, Business Architecture, Data Architecture, Application, Technology Architecture, Opportunities and Solution, hingga Migration Planning yang berfokus pada pilar smart people, smart living dan smart mobility. Hasil dari penelitian ini berupa blueprint enterprise architecture dan architecture roadmap yang dapat dijadikan pedoman dalam pengembangan lebih lanjut dari smart village di Desa Bengkel. Blueprint ini diharapkan dapat membantu dalam merencanakan dan mengimplementasikan teknologi dan sistem yang mendukung pembangunan desa yang cerdas dan berkelanjutan.
Co-Authors Afrananta, Geldisen Agnes Yemima Amalia Yovadiani Andini, I Dewa Ayu Nyoman Usi Anggraini, Bella Tantriana Dwi Aprianti Putri Sujana Augustina Asih Rumanti Aulina Meidinah Karim BASUKI RAHMAD Berlian Maulidya Izzati Cantika Dewi Fortuna Dewa Cetra Prabasworo Puspito Dewi, Setiani Rahma Dhata Praditya Dwianti, Indah Dwinanda, Muhammad Farrel Ersa Yunianti Sintha Fadhil Alreyhan Pahrevi Falahah . Farah Luthfia Farras, Muhammad Faishal Fauzi, Rokhman Fauziah, Rainy Happy Shahisa Feby Nandha Auliya Fikri, Ikhsan Tasef Nur Fikrotun Nadiyya Fitriyana Dewi Ginanjar, Muhamad Gilang Hadi Hariyanto Iqbal Santosa Iqbal Yulizar Mukti Iqbal Yulizar Mukti Juniarti, Feni Kamilah, Shahnaz Kirana, Shilvy Chandra Lita Vieryna Luki Aisha Kusuma Wardani Lukman Abdurrahman M. Agung Rizaldi M. Agung Rizaldi Mima Artamevia Monica Suryatama Deby Muhamad Gilang Ginanjar Muhdiantini, Cindy Mukti, Iqbal Yulizar Murahartawaty Murahartawaty Muzakki, Abdul Ghani Nazhara Aurellia Hakim Nurseha, Ema Pua Note, Faizal Ghiffary Purno Tri Aji Putra, Bagas Wahyu Qonita, Muthiah R. Wahjoe Witjaksono Rahmat Mulyana Rahmat Mulyana Ramadhane, Titisari Ramadhani, Azzahra Siti Rasyid Ramadhani Dharmawan Riska Dwi Yuliati Risma Sri Nur Hasanah Riverinda Rijadi, Safara Cathasa Rosanicha, Rosanicha Ryan Adhitya Nugraha Ryan Adhtya Nugraha Ryan Adhtya Nugraha Sari Dewi Budiwati Setiawan, Herro Arya Shafira Fatimah Azzahra Shanty, Ni Putu Prema Siti Fildzah Nadhilah Suhermawan Sologia, Filia Eunike Suryatiningsih Tarigan, Yosephine Mayagita Tiara Aurellia Putri Insyra Titisari Ramadhane Uli Artha Widyatasya Agustika Nurtrisha Wijaya, Natalia Violi Kristena Yahdi Siradj Yani, Mega Fitri Yulizar Mukti, Iqbal Zafira Chairunnisa Heriansjah Putri