Claim Missing Document
Check
Articles

Surviving in The Paradise: The State of Civil Society in Post New Order Bali Pramana, Gede Indra; Erviantono, Tedi
Jurnal Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review Vol 7, No 2 (2022): Politics and Business
Publisher : Political Science Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ipsr.v7i2.34445

Abstract

This study seeks to describe the development of civil society. In the realm of political science, the role of civil society is one of the benchmarks for the development of democracy. In Indonesia, the transition period was marked by the collapse of Suharto's New Order, accompanied by the rapid growth of civil society. However, there has not been much research on the development of civil society in the local sphere. This research seeks to fill the gaps related to civil society development and democracy in the local sphere by focusing on Bali. The study used a qualitative method, particularly participant observation and interview. This study finds, first, the increasing tension between civil society actors and the state. Its shown in the state's efforts to limit the expression of civilian dissatisfaction with state policies. Second, the state's role is increasing in the life of civil society in Bali. In the context of Bali, Perda No. 4 of 2019 on Desa Adat shows recognition for indigenous peoples in Bali. The case of Bali displays the uniqueness of how the customs of the Balinese people, particularly in the civil society arena, influence the relationship with the state. It shows the inequality of power relations between the state and society. It confirms that tension between the state and civil society strengthened after policies that increased the state's intervention in civil society.
Strategi Pemenangan Politik Tamba-Ipat dalam Pilkada Kabupaten Jembrana Tahun 2020 Ni Kadek Monica Cahyani; Kadek Dwita Apriani; Gede Indra Pramana
Politeia: Jurnal Ilmu Politik Vol. 16 No. 1 (2024): Politeia: Jurnal Ilmu Politik
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/politeia.v16i1.13326

Abstract

Penelitian ini mengelaborasi strategi pemenangan pasangan calon Tamba-Ipat dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Jembrana Bali tahun 2020 dengan teoristrategi marketing politik 3P Adman Nursal sebagai pisau analisisnya. Adapun metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dimana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara sembilan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan pasangan Tamba-Ipat memenangkan Pilkada dengan memadukan strategi Pull, Push dan Pass Marketing. Pull marketing dilakukanmelalui media sosial seperti Instagram dan Facebook untuk mempromosikanprogram kerja sekaligus membangun brand image melalui foto-foto mantan bupati Winasa di setiap media promosi yang digunakan pasangan Tamba-Ipat.Hal ini untuk membangun asosiasi dengan keberhasilan pembangunanJembrana pada masa Winasa. Pass Marketing dilakukan dengan menjalinhubungan baik dengan masyarakat Hindu dan Muslim yang cukup berimbang di Jembrana. Penelitian ini juga menemukan hambatan dalam penerapan push dan pull marketing oleh pasangan Tamba-Ipat seperti aparat desa yang sudah terkooptasi oleh lawan politiknya, sehingga strategi push marketing tetap dilakukan dengan melakukan pertemuan secara terbatas dan diam-diam di beberapa titik.
REFORMASI PENDIDIKAN DAN DEMOKRASI: STUDI KASUS GERAKAN BAD STUDENT DALAM THAI PROTEST 2020 Amanda, Tessalonika; I Ketut Putra Erawan; Gede Indra Pramana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i7.4921

Abstract

A R T I C L E I N F O Article history: Received January 00, 2023 Revised March 00, 2023 Accepted March 00, 2023 Available online April 00, 2023 Kata Kunci: gerakan; Bad Student; demokrasi; monarki; pendidikan Keywords: Movement; Bad Student; democracy; monarchy; education This is an open access article under the CC BY-SA license. Copyright © 2023 by Author. Published by Universitas Pendidikan Ganesha. A B S T R A K Penelitian ini mengkaji Gerakan Bad Student dalam aksi Thai Protest 2020 sebagai gerakan sosial yang signifikan di Thailand. Menggunakan teori gerakan sosial oleh Charles Tilly, penelitian ini menganalisis bagaimana kelompok pelajar ini memobilisasi diri untuk melawan dominasi pemerintah dan monarki dengan tuntutan reformasi pendidikan dan demokrasi. Data dikumpulkan melalui studi literatur, termasuk jurnal, artikel, buku, media, dan informasi media massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gerakan Bad Student berhasil membangun identitas kolektif yang kuat dan menggunakan beragam strategi aksi protes yang kreatif dan terorganisir. Para siswa mampu menarik perhatian publik dan mendapat dukungan luas, meskipun menghadapi tindakan represif dari pemerintah. Kesimpulan penelitian ini menyoroti pentingnya solidaritas jaringan, klaim bersama, dan pemanfaatan kesempatan politik dalam keberhasilan gerakan sosial. Gerakan Bad Student tidak hanya menyoroti ketidakadilan dalam sistem pendidikan, tetapi juga menegaskan perlunya kebebasan berekspresi dan demokrasi dalam menjunjung tinggi hak asasi manusia untuk membangun masyarakat yang lebih adil di Thailand. A B S T R A C T This paper examines the Bad Student Movement in Thai Protest 2020 as a significant social movement in Thailand. Using Charles Tilly's theory of social movements, this research analyzes how this group of students mobilized against the domination of the government and monarchy with demands for education reform and democracy. Data was collected through a literature study, including journals, articles, books, media, and mass media information. The results showed that the Bad Student Movement managed to build a strong collective identity and used a variety of creative and organized protest strategies. The students were able to attract public attention and gain widespread support, despite facing repressive measures from the government. The conclusion of this research highlights the importance of network solidarity, shared claims, and the utilization of political opportunities in the success of social movements. The Bad Student movement not only highlighted injustices in the education system, but also emphasized the need for freedom of expression and democracy in upholding human rights to build a more just society in Thailand.
PELANGGARAN HAM DALAM INVASI PERANG RUSIA DAN UKRAINA Putri Dewi Tangkas; Kadek Dwita Apriani; Gede Indra Pramana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i11.5850

Abstract

Perang antara Rusia dan Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari 2022, telah memicu eskalasi kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam skala besar. Latar belakang konflik ini melibatkan sejarah panjang hubungan geopolitik, persaingan ideologi, dan perebutan sumber daya. Teori konflik Karl Marx dapat digunakan untuk menganalisis motivasi di balik perang ini, yang terkait dengan perjuangan kekuasaan antara kelas pekerja dan kelas penguasa. Berdasarkan laporan dari PBB, baik Rusia maupun Ukraina terlibat dalam pelanggaran HAM, termasuk eksekusi tawanan perang, penyiksaan, dan kekerasan seksual. Konflik ini telah menyebabkan kerusakan yang signifikan baik secara fisik maupun ekonomi di kedua negara, tanpa adanya tanda-tanda penyelesaian damai. Perang ini menegaskan perlunya intervensi diplomatik untuk menghentikan krisis kemanusiaan yang semakin meluas.
PERAN DESA ADAT DALAM KONFLIK SOSIAL: STUDI KASUS KONFLIK TANAH ANTARA DESA ADAT KLECUNG DAN PURI KERAMBITAN DI TABANAN, BALI Ni Made Mariska Ayu Utari; Piers Andreas Noak; Gede Indra Pramana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i12.5918

Abstract

Penelitian ini mengkaji konflik tanah antara Desa Adat Klecung dan Puri Kerambitan di Tabanan, Bali, yang melibatkan kepentingan historis, adat, dan hukum. Konflik muncul dari upaya Puri Kerambitan mensertifikatkan jalan akses menuju Pura Kahyangan Taman, yang juga digunakan Desa Adat Klecung menuju Pura Puseh. Kedua pihak berbeda pandangan tentang kepemilikan tanah, dengan Puri Kerambitan mengacu pada dokumen sejarah, sedangkan Desa Adat Klecung menganggapnya sebagai bagian dari warisan leluhur. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis pola konflik dan hubungan kekuasaan antara adat dan pemerintah, serta menawarkan solusi penyelesaian sengketa tanah adat.
DINAMIKA POLITIK LOKAL DI UBUNG: ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL DAN EKONOMI I Made Gianendra Wikantara; Piers Andreas Noak; Gede Indra Pramana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i2.6059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika politik lokal di Ubung dan menganalisis pengaruh kebijakan pemerintah daerah terhadap perubahan sosial dan ekonomi di wilayah tersebut. Dengan menerapkan metode kualitatif yang meliputi wawancara mendalam, observasi lapangan, dan kajian dokumen, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana kebijakan pembangunan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan memengaruhi perkembangan ekonomi serta struktur sosial di Ubung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal namun juga menimbulkan tantangan seperti pergeseran kepemilikan tanah dan migrasi penduduk. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pembuatan kebijakan serta perlunya sistem pemantauan yang lebih baik untuk memastikan kebijakan yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan lokal. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan memperbaiki mekanisme evaluasi kebijakan.
Strategi Pemenangan Politik Tamba-Ipat dalam Pilkada Kabupaten Jembrana Tahun 2020 Ni Kadek Monica Cahyani; Kadek Dwita Apriani; Gede Indra Pramana
Politeia: Jurnal Ilmu Politik Vol. 16 No. 1 (2024): Politeia: Jurnal Ilmu Politik
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/politeia.v16i1.13326

Abstract

Penelitian ini mengelaborasi strategi pemenangan pasangan calon Tamba-Ipat dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Jembrana Bali tahun 2020 dengan teoristrategi marketing politik 3P Adman Nursal sebagai pisau analisisnya. Adapun metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dimana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara sembilan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan pasangan Tamba-Ipat memenangkan Pilkada dengan memadukan strategi Pull, Push dan Pass Marketing. Pull marketing dilakukanmelalui media sosial seperti Instagram dan Facebook untuk mempromosikanprogram kerja sekaligus membangun brand image melalui foto-foto mantan bupati Winasa di setiap media promosi yang digunakan pasangan Tamba-Ipat.Hal ini untuk membangun asosiasi dengan keberhasilan pembangunanJembrana pada masa Winasa. Pass Marketing dilakukan dengan menjalinhubungan baik dengan masyarakat Hindu dan Muslim yang cukup berimbang di Jembrana. Penelitian ini juga menemukan hambatan dalam penerapan push dan pull marketing oleh pasangan Tamba-Ipat seperti aparat desa yang sudah terkooptasi oleh lawan politiknya, sehingga strategi push marketing tetap dilakukan dengan melakukan pertemuan secara terbatas dan diam-diam di beberapa titik.
THE POLITICS OF THE COMMONS IN POST-NEW ORDER BALI Pramana, Gede Indra
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 9, No 3 (2024): JWP (Jurnal Wacana Politik) September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v9i3.52909

Abstract

This research describes the governance practices of the commons in Bali, including land, water sources, coastal areas, and forests, which are communally owned and managed. The relationship between the state and the community has led to changes in this governance. The author examines the practice of governing the commons in the context of post-New Order Bali, offering an alternative to dominant governance that often overlooks the common welfare. This is a qualitative study that utilizes a case study method to explore alternative governance of the commons in Bali. The study examines the governance of the commons in Tenganan Pegringsingan and the Masyarakat Adat Dalem Tamblingan, and finds that community groups (Sekaa) are directly involved in the management of the commons. Furthermore, it appears that government intervention in village affairs has had detrimental impact.
Politik Perkotaan: Analisis Dinamika dan Problematika Pembangunan Infrastruktur Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat Kota Dhaka Bangladesh Tahun 2022 Saputri, Putu Anggita; Erviantono, Tedi; Pramana, Gede Indra
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i2.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika pembangunan di Kota Dhaka mengenai kualitas kehidupan masyarakat setempat, serta untuk mengetahui keterakaitan teori terhadap studi kasus mengenai pengaruh dinamika pembangunan infrastruktur terhadap kondisi kualitas kehidupan masyarakat di Kota Dhaka. Metode Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka atau penelitian kepustakaan, yang melibatkan pengumpulan, pembacaan, pencatatan, dan pengolahan bahan penelitian dari berbagai sumber literatur, untuk mengumpulkan data yang relevan, memahami setiap kesimpulan, dan menggunakan sumber-sumber tersebut sebagai literatur dan referensi dalam analisis penelitian, karena keterbatasan akses penulis terhadap sumber-sumber utama seperti wawancara dan observasi, serta membantu dalam menganalisis topik penelitian dengan menggunakan data yang tersedia. Hasil dari penelitian ini adalah Pembangunan infrastruktur penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, namun kegagalan dalam perencanaan kota serta keterkaitan pembangunan infrastruktur yang tidak tepat, menyebabkan masalah kompleks di Kota Dhaka, termasuk kepadatan penduduk tinggi, kemiskinan, pemukiman kumuh, sanitasi buruk, dan korupsi, sehingga dinamika pembangunan infrastruktur juga gagal meningkatkan produktivitas masyarakat karena pendapatan yang rendah.
Analisis Gerakan #MeToo di Sosial Media Pada Tahun 2017 Dalam Perspektif Feminisme Radikal Kultural Rachmadia, Tiara; Pramana, Gede Indra; Erviantono, Tedi
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.150

Abstract

This research aims to analyze the #MeToo women's activism movement that occurred on social media regarding sexual harassment in 2017. Inequalities due to social and gender constructs make women very vulnerable to sexual harassment because their position in society is considered weak and trivial. It is important to have a social movement that is able to coordinate women's voices. This research uses a library study method where research are carried out by reviewing relevant literature materials. In this research, the results showed that the root of sexual harassment experienced by women was due to patriarchy. The #MeToo movement seeks to change the existing system with the active participation of women as parties who directly experienced the oppression themselves. The implications of this analysis provide a clearer understanding of the importance of providing safe public spaces for victims in order for them to raise a social issue. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gerakan aktivisme perempuan #MeToo yang terjadi di media sosial mengenai kekerasan seksual pada tahun 2017. Ketidaksetaraan akibat konstruk sosial dan gender menjadikan perempuan sangat rentan terhadap kekerasan seksual karena kedudukan mereka di masyarakat yang dianggap lemah dan remeh. Menjadi penting sebuah gerakan sosial yang mampu mengkoordinir suara perempuan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dimana upaya pemecahan suatu masalah dilakukan dengan mengkaji bahan-bahan pustaka yang relevan. Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa akar dari kekerasan seksual yang dialami perempuan adalah budaya patriarki. Gerakan #MeToo berusaha mengubah sistem yang ada dengan partisipasi aktif perempuan sebagai pihak yang merasakan langsung penindasan itu sendiri. Implikasi dari analisis ini memberikan pemahaman lebih jelas mengenai pentingnya ketersediaan ruang publik yang aman untuk korban dalam menaikkan suatu isu sosial. Kata Kunci: Gerakan Sosial, Feminisme Radikal Kultural, Patriariki.