Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Penerapan Gamifikasi Menggunakan Aplikasi Pictoblox Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Komputasional Siswa Pada Mata Pelajaran Informatika di SMA Negeri 1 Lengayang Gita Ramadani Putri; Resmi Darni; Erdisna Erdisna; Syafrijon Syafrijon
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11868

Abstract

Kemampuan Computational Thinking merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa pada era digital. Namun, kemampuan Computational Thinking siswa pada pembelajaran Informatika masih tergolong rendah karena kurangnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gamifikasi berbasis Snake Game menggunakan aplikasi PictoBlox terhadap kemampuan Computational Thinking siswa pada mata pelajaran Informatika di SMA Negeri 1 Lengayang. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design yang melibatkan 72 siswa, terdiri atas 36 siswa kelas eksperimen dan 36 siswa kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan pembelajaran gamifikasi berbasis Snake Game menggunakan block coding pada aplikasi PictoBlox, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan rubrik penilaian Computational Thinking yang meliputi aspek decomposition, pattern recognition, abstraction, dan algorithmic thinking. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji independent samples t-test, uji Mann-Whitney U, serta analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelas eksperimen sebesar 13,33 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 11,61. Rata-rata gain score kelas eksperimen sebesar 5,03 juga lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 2,39. Hasil pengujian statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001). Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gamifikasi berbasis Snake Game menggunakan aplikasi PictoBlox efektif dalam meningkatkan kemampuan Computational Thinking siswa.
Optimization of Digital Technology Utilization for Improving the Skills of Karang Taruna in Nagari Sungai Beringin, 50 Kota Regency yeka Hendriyani; Syafrijon Syafrijon; Yudhi Diputra
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 26, No 1 (2026): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.07020

Abstract

This community service activity aimed to optimize the use of digital technology to improve the skills of Karang Taruna members in Nagari Sungai Beringin, 50 Kota Regency. The activity was motivated by several problems, including limited access to digital technology, low digital skills among youth, and the absence of structured skill development programs relevant to current needs. The solution offered was training on the use of Canva for social media content design and logo creation to support youth creativity and entrepreneurship. The program involved 22 participants and was conducted on September 6–7, 2024. The implementation methods included preparation, pretest, training sessions, guided practice, independent assignments, posttest, and participant response questionnaires. The results showed that the training was carried out well and received positive responses from participants. The activity increased participants’ interest, confidence, and practical skills in designing digital content. Participants were able to produce valid and usable social media designs and logo products for Karang Taruna. This activity demonstrates that digital technology-based training can be an effective strategy for strengthening youth capacity, encouraging productive creativity, and supporting community empowerment at the village level.
A Novel Framework for Dynamic Semantic Network Analysis with Evolutionary Community Detection Applied to LMS Research Anip Febtriko; Muhammad Giatman; Dedy Irfan; Syafrijon Syafrijon; Tri Rahayuningsih
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10 No 2 (2026): April 2026
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v10i2.7250

Abstract

The rapid proliferation of Learning Management Systems (LMS) in K–12 education has generated a substantial body of research, yet how its core themes emerge, converge, and transform over time remains insufficiently understood. Existing bibliometric and topic modeling approaches produce static snapshots of the literature, structurally incapable of capturing the dynamic epistemic processes through which research communities form and evolve. This study introduces Dynamic Semantic Network Analysis with Evolutionary Community Detection (DSNA-ECD), a novel computational framework that conceptualizes the K–12 LMS research field as a living epistemic system — a conceptual reframing that constitutes a distinct contribution to the K–12 LMS literature beyond prior static approaches. DSNA-ECD integrates three methodologically principled components: transformer-based semantic embeddings via Sentence-BERT (`all-MiniLM-L6-v2`), selected for its capacity to capture latent semantic proximity beyond lexical co-occurrence; a hybrid weighting scheme empirically calibrated to balance structural and semantic network signals; and the Leiden algorithm for community detection, preferred over Louvain for its theoretical guarantee of well-connected partitions and superior modularity optimization. Applied to a two-decade corpus of K–12 LMS publications, findings reveal a maturing field progressing from exploratory fragmentation through consolidation toward sophisticated integration of AI-enhanced adaptive systems and learning analytics. Compared to co-citation analysis, LDA topic modeling, and static semantic networks, DSNA-ECD uniquely offers semantic depth, guaranteed community coherence, calibrated hybrid weighting, and full cross-temporal trajectory tracking. Critically, findings reveal urgent underrepresentation of equity, algorithmic transparency, and ethical deployment research as AI-enhanced LMS systems proliferate, with direct implications for researchers, educational technologists, and policymakers.
Integrasi QR Code dan Location-Based Service pada Aplikasi Presensi dan Izin Berbasis Mobile untuk Guru dan Tenaga Kependidikan SMAN 3 Padang Indah Purnama Reta; Rizkayeni Marta; Syafrijon Syafrijon; Titi Sriwahyuni
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12118

Abstract

Pengelolaan presensi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di institusi pendidikan masih mengalami berbagai masalah, seperti proses pencatatan manual yang tidak efisien, rekap yang memakan waktu, serta sistem administrasi perizinan yang belum terintegrasi. Proses manajemen serta pencatatan kehadiran GTK di SMAN 3 Padang dioptimalkan melalui pengembangan aplikasi mobile yang mengintegrasikan LBS (Location-Based Service) serta QR Code dalam penelitian ini. Pengembangan aplikasi dilakukan dengan metode Waterfall, sedangkan validasi lokasi memanfaatkan koordinat GPS yang diperoleh melalui algoritma Haversine. Sistem dikembangkan dengan arsitektur client-server, di mana aplikasi mobile ditujukan untuk Guru, Tenaga Kependidikan, dan Kepala Sekolah, sedangkan aplikasi berbasis web digunakan oleh Tim Kurikulum untuk mengelola data presensi, permohonan, jam kerja, hari libur, serta melakukan proses pemantauan. Hasil dari penerapan menunjukkan bahwa aplikasi dapat mendukung proses presensi dengan menggunakan QR Code yang diintegrasikan dengan validasi lokasi, manajemen pengajuan izin, sakit, cuti, dan presensi khusus seperti dinas luar dan WFH, serta pemantauan data presensi secara terpadu. Berdasarkan skenario User Acceptance Testing (UAT), pengujian fungsional membuktikan bahwa seluruh rancangan sistem berhasil dieksekusi tanpa kendala sesuai ekspektasi. Di samping itu, pengukuran aspek antarmuka lewat System Usability Scale (SUS) berhasil menembus angka 86,56, sebuah indikasi bahwa platform ini sangat adaptif, mudah dioperasikan, serta mendapat respons positif dari target pengguna. Oleh karena itu, kehadiran teknologi Location-Based Service dan QR Code di dalam aplikasi ini terbukti mampu memotong birokrasi absensi sekaligus mewujudkan tata kelola administrasi internal sekolah yang jauh lebih responsif.
Optimasi Jadwal Perkuliahan Berbasis Web Menggunakan Algoritma Genetika: Studi Kasus Departemen Teknik Elektronika Universitas Negeri Padang Nurhawa Nabila; Rizkayeni Marta; Titi Sriwahyuni; Syafrijon Syafrijon
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12119

Abstract

Penyusunan jadwal perkuliahan secara manual sering kali memicu bentrok jadwal dan inefisiensi waktu operasional, sebagaimana kendala yang dialami oleh Departemen Teknik Elektronika Universitas Negeri Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi penjadwalan ruang kelas perkuliahan berbasis web guna mengotomatisasi komputasi penyusunan matriks jadwal yang terintegrasi dengan administrasi akademik. Pengembangan perangkat lunak dirancang menggunakan metode sekuensial linier (Waterfall). Mesin optimasi pada sistem ini digerakkan oleh Algoritma Genetika untuk menyelaraskan batasan mutlak (hard constraints) dan batasan fleksibel (soft constraints), serta didukung oleh fungsionalitas Re-optimasi Parsial berbasis Minimal Perturbation Problem (MPP) untuk mitigasi perubahan jadwal yang mendadak. Hasil pengujian fungsionalitas melalui User Acceptance Testing (UAT) mencatat tingkat keberhasilan absolut sebesar 100%, membuktikan kemampuan algoritma dalam mencetak jadwal yang sepenuhnya bebas konflik (zero-conflict). Selain itu, evaluasi tingkat kebergunaan menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 80,21 (kategori Excellent). Secara empiris, implementasi sistem ini berhasil mereduksi waktu penyusunan jadwal dari satu hingga dua minggu menjadi hanya dalam hitungan menit, sekaligus menyediakan antarmuka interaktif yang meningkatkan produktivitas tata kelola akademik secara signifikan
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI KESISWAAN BERBASIS WEB (STUDI KASUS: SMK NEGERI 2 PADANG PANJANG) Nur Imama; Syafrijon Syafrijon; Khairi Budayawan; Titi Sriwahyuni
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12188

Abstract

Pengelolaan data kesiswaan di SMK Negeri 2 Padang Panjang masih menghadapi kendala karena pencatatan pelanggaran, prestasi, minat dan bakat, serta pembinaan siswa dilakukan melalui buku catatan dan buku kasus. Kondisi tersebut berdampak pada lambatnya penelusuran informasi, pemantauan perkembangan siswa, dan penyusunan laporan. Penelitian ini menghasilkan Sistem Informasi Kesiswaan berbasis web yang dirancang untuk mengintegrasikan proses pengelolaan data tersebut dalam satu aplikasi. Pengembangan perangkat lunak menerapkan model Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, serta basis data MySQL. Untuk membantu pihak sekolah menetapkan urutan siswa yang perlu memperoleh pembinaan, sistem dilengkapi fitur pendukung keputusan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Pengujian fungsional dilakukan melalui Black Box Testing, sedangkan penerimaan pengguna diukur menggunakan User Acceptance Testing (UAT). Hasil Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh skenario pengujian berhasil dijalankan dengan persentase keberhasilan 100%. Pengujian UAT yang melibatkan 16 responden memperoleh nilai rata-rata 91,61% dengan kategori Sangat Baik. Nilai tersebut terdiri atas aspek Functionality sebesar 94,82%, Reliability sebesar 90,50%, Efficiency sebesar 90,50%, dan Usability sebesar 90,00%. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan dinilai layak diterapkan sebagai sarana pengelolaan data kesiswaan yang terintegrasi sekaligus membantu sekolah menentukan prioritas pembinaan siswa.
PENGEMBANGAN MODEL HIBRID RNN-ANFIS UNTUK PREDIKSI CUACA REAL-TIME PADA SISTEM STASIUN CUACA BERBASIS IOT Delvira Khulkhairat; Syafrijon Syafrijon; Elfi Tasrif; Yasdinul Huda
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12190

Abstract

Perubahan iklim dan meningkatnya kejadian cuaca ekstrem menuntut ketersediaan sistem prediksi cuaca yang akurat dan real-time. Penelitian ini mengembangkan model hibrid Recurrent Neural Network (RNN) dan Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) untuk prediksi cuaca pada sistem stasiun cuaca berbasis Internet of Things (IoT), dengan RNN berperan sebagai model prediktor utama dan ANFIS sebagai lapisan koreksi numerik terhadap hasil prediksi RNN. Data diperoleh dari stasiun cuaca berbasis IoT yang mengukur lima parameter cuaca, yaitu suhu, kelembapan udara, kecepatan angin, tekanan udara, dan intensitas cahaya, kemudian dikirim ke Firebase Realtime Database. Pengujian dilakukan selama tujuh hari berturut-turut menggunakan metrik RMSE, MAE, MAPE, dan akurasi (100−MAPE). Hasil pengujian menunjukkan rata-rata akurasi model RNN sebesar 94,53%, sedangkan model hibrid RNN-ANFIS mencapai 93,86%. Meskipun rata-rata akurasi keseluruhan model hibrid sedikit lebih rendah, koreksi ANFIS mampu memberikan perbaikan yang konsisten pada parameter dengan pola perubahan yang relatif stabil, seperti suhu, kelembapan udara, dan tekanan udara. Sebaliknya, pada parameter dengan pola perubahan yang fluktuatif, seperti kecepatan angin dan intensitas cahaya, koreksi ANFIS belum memberikan peningkatan yang konsisten dan masih menunjukkan kecenderungan underestimation pada nilai puncak. Hasil prediksi selanjutnya diimplementasikan pada dashboard berbasis web untuk penyajian informasi cuaca secara real-time. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi RNN dan ANFIS berpotensi meningkatkan kualitas prediksi melalui mekanisme koreksi numerik pada parameter dengan pola temporal yang stabil, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut agar mampu menangani parameter dengan variabilitas tinggi.