Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA SEDIAAN LOTION EKSTRAK KULIT BUAH SIRSAK (Annona muricataL.) DENGAN METODE DPPH Handayani, Erina; Wulandari, Shinta; Al Kausar, Radho; Winahyu, Diah Astika
Jurnal Analis Farmasi Vol 10, No 2 (2025): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v10i2.22710

Abstract

Buah sirsak mengandung vitamin, serat pangan dan senyawa antioksidan sedangkan kulit buahsirsak termasuk ke dalam limbah organik karena banyak mengandung air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuiaktivitas antioksidan pada ekstrak kulit sirsak dan lotion ekstrak kulit buah sirsak (Annonamuricata L.) dengan pereaksi DPPH secara spektrofotometri UV-Vis. Sampel kulit buah sirsak diekstraksi dengan metode maserasi kemudian dibuat dalam bentuk sedian lotion. Reagen DPPH digunakan untuk menganalisis aktivitas anti okisdan.Hasil nilai IC50 pada ekstrak kulit sirsak mempunyai aktivitas antioksidan sangat kuat yaitu 1,347ppm. HasilnilaiIC50padalotionekstrakkulitsirsak pada semua formulamempunyaiaktivitasantioksidansangatkuatyaitu ≤50ppm.
Penentuan Fenolik Total Ekstrak Daun Ungu (Graptophyllum pictum (L.) Griff) Dengan Pelarut Etanol, Aseton, Dan Heksana Menggunakan Metode Maserasi Inezia P, Tiara Veronica; Amalia, Putri; Kausar, Radho Al
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i5.18179

Abstract

Secara tradisional, masyarakat Indonesia telah banyak memanfaatkan tanaman untuk mengobati penyakit. Tanaman daun ungu (Graptophyllum pictum (L.) Griff) merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pelarut dalam proses ekstraksi yang paling efektif menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, aseton, dan heksana. Selain itu, ditentukan % rendemen, panjang gelombang maksimum, operating time, dan juga kadar fenolik serta analisis data statistik. Perolehan persentase rendemen dari pelarut tersebut yaitu sebesar 4,41% untuk etanol 96%; sebesar 1,78% untuk aseton; dan sebesar 0,5% untuk heksana. Hasil spektrofotometer UV-Vis menunjukkan ?maks  yaitu 720 nm dan waktu operasional yaitu 12-15 menit. Fenolik total ekstrak etanol, aseton, dan heksana diperoleh 17.078 mgGAE/100g ekstrak; 10.461 mgGAE/100g ekstrak; dan 7.818 mgGAE/100g ekstrak. Data di atas menunjukkan pelarut yang paling efektif digunakan untuk ekstraksi daun ungu menggunakan metode maserasi dengan fenolik total tertinggi adalah etanol. Uji statistik yang dilakukan pada pelarut etanol, aseton, dan heksana menunjukkan nilai signifikasi di bawah 0,05 yang berarti nilai rata-rata kadar fenolik total dari ketiga pelarut tersebut berbeda.
DIGITAL TRANSFORMATION OF GAMIFICATION-BASED BIOLOGY EDUCATION Sari, Dian Ratna; Al Kausar, Radho
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v5i2.1811

Abstract

The digital transformation of education signifies a fundamental shift that extends beyond the mere conversion of traditional instructional materials into digital formats. One manifestation of this shift is the development of gamified learning media, particularly within biology education. This study explores the potential of gamified digital environments to foster cognitive engagement, deepen conceptual understanding, and enhance learner motivation. Employing a research and development approach guided by the ADDIE model comprising analysis, design, development, implementation, and evaluation the media was created using the Genially platform. Implementation outcomes indicated that 64.4% of users deemed the media suitable for use, 61.5% positively rated its interactivity and user interface, and 62.3% affirmed its alignment with students’ proficiency levels and intended learning outcomes. Accordingly, the gamified learning media contributes to the diversification of biology instructional tools, promoting meaningful learning experiences and increased student engagement.
PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU (GDS) SEBAGAI UPAYA SKRINING DIABETES MELITUS (DM) PADA PETANI DI DESA MARGA AGUNG LAMPUNG SELATAN suharmanto, suharmantoarman; Permana, M. Aditya; an, Andriansyah; Al Kausar, Radho
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3776

Abstract

Diabetes menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, yang dapat dicegah dengan melakukan deteksi dini dengan pemeriksaan kadar gula darah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining awal DM pada petani sebagai upaya memberikan pemahaman tentang pencegahan DM dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat petani. Sasaran dalam kegiatan ini adalah petani di Desa Marga Agung Lampung Selatan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini mencakup pemeriksaan kadar gula darah sewaktu dan konseling pencegahan DM. Berdasarkan data hasil pengamatan pre test, diketahui bahwa sekitar 70% peserta tidak mengerti tentang pencegahan DM serta 30% telah mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai pencegahan DM. Setelah dilakukan kegiatan konseling, hasil pengamatan meningkat sebesar 75%, yaitu petani lebih memahami tentang pencegahan DM. Selain pre test dan post test, tim pengabdian juga mengadakan konseling kesehatan tentang pencegahan DM. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan konseling efektif dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran petani dalam pencegahan DM pada petani di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan. Kata kunci: gula darah sewaktu, pemeriksaan, skrining DM
Optimasi Konsentrasi Trietanolamin terhadap Stabilitas Fisikokimia dan Aktivitas Antioksidan Krim Body Scrub Berbasis Ekstrak Kelapa Gading (Cocos nucifera L.) Kausar, Radho Al; Sari, Dian Ratna
Jurnal Analis Farmasi Vol 11, No 1 (2026): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v11i1.25752

Abstract

Kulit merupakan organ terluar tubuh yang berfungsi sebagai pelindung terhadap berbagai faktor eksternal, termasuk paparan radikal bebas dan sinar ultraviolet (UV) yang dapat menyebabkan kerusakan oksidatif. Penggunaan sediaan topikal yang mengandung antioksidan menjadi salah satu upaya untuk menangkal efek radikal bebas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak kelapa gading dalam bentuk krim body scrub serta mengevaluasi karakteristik fisik dan aktivitas antioksidannya. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil), sedangkan evaluasi fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan uji kesukaan.Krim body scrub diformulasikan dengan variasi konsentrasi trietanolamin 0% (F0), 1% (F1), 2% (F2), dan 3% (F3), dengan penambahan ekstrak kelapa gading sebanyak 15 g pada setiap formulasi. Hasil evaluasi fisik menunjukkan seluruh formula homogen dan memiliki karakteristik organoleptis yang sesuai. Nilai pH berturut-turut untuk F0, F1, F2, dan F3 adalah 4,96; 5,10; 5,69; dan 5,85, yang masih berada dalam rentang pH kulit. Daya sebar dan daya lekat menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya konsentrasi trietanolamin, dengan F3 memberikan daya sebar dan daya lekat tertinggi. Uji kesukaan menunjukkan bahwa F3 paling disukai oleh responden.Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 11,12 µg/mL (F1), 12,56 µg/mL (F2), dan 13,53 µg/mL (F3). Berdasarkan nilai IC₅₀ tersebut, F1 memiliki aktivitas antioksidan paling kuat dibandingkan formula lainnya, meskipun terdapat penurunan persentase inhibisi pada peningkatan konsentrasi uji. Secara keseluruhan, krim body scrub ekstrak kelapa gading memenuhi persyaratan evaluasi fisik dan menunjukkan adanya aktivitas antioksidan.
Optimasi Konsentrasi Trietanolamin terhadap Stabilitas Fisikokimia dan Aktivitas Antioksidan Krim Body Scrub Berbasis Ekstrak Kelapa Gading (Cocos nucifera L.) Kausar, Radho Al; Sari, Dian Ratna
Jurnal Analis Farmasi Vol 11, No 1 (2026): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v11i1.25752

Abstract

Kulit merupakan organ terluar tubuh yang berfungsi sebagai pelindung terhadap berbagai faktor eksternal, termasuk paparan radikal bebas dan sinar ultraviolet (UV) yang dapat menyebabkan kerusakan oksidatif. Penggunaan sediaan topikal yang mengandung antioksidan menjadi salah satu upaya untuk menangkal efek radikal bebas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak kelapa gading dalam bentuk krim body scrub serta mengevaluasi karakteristik fisik dan aktivitas antioksidannya. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil), sedangkan evaluasi fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan uji kesukaan.Krim body scrub diformulasikan dengan variasi konsentrasi trietanolamin 0% (F0), 1% (F1), 2% (F2), dan 3% (F3), dengan penambahan ekstrak kelapa gading sebanyak 15 g pada setiap formulasi. Hasil evaluasi fisik menunjukkan seluruh formula homogen dan memiliki karakteristik organoleptis yang sesuai. Nilai pH berturut-turut untuk F0, F1, F2, dan F3 adalah 4,96; 5,10; 5,69; dan 5,85, yang masih berada dalam rentang pH kulit. Daya sebar dan daya lekat menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya konsentrasi trietanolamin, dengan F3 memberikan daya sebar dan daya lekat tertinggi. Uji kesukaan menunjukkan bahwa F3 paling disukai oleh responden.Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 11,12 µg/mL (F1), 12,56 µg/mL (F2), dan 13,53 µg/mL (F3). Berdasarkan nilai IC₅₀ tersebut, F1 memiliki aktivitas antioksidan paling kuat dibandingkan formula lainnya, meskipun terdapat penurunan persentase inhibisi pada peningkatan konsentrasi uji. Secara keseluruhan, krim body scrub ekstrak kelapa gading memenuhi persyaratan evaluasi fisik dan menunjukkan adanya aktivitas antioksidan.
Evaluasi efektivitas fotokatalis zno/biochar terhadap degradasi antibiotik tetrasiklin menggunakan spektrofotometri uv-vis Husein, Saddam; Setiawan, Fatma Aris; Alkausar, Radho
JOURNAL OF Pharmacy and Tropical Issues Vol. 6 No. 1 (2026): May Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/pti.v6i1.3046

Abstract

Background: Tetracycline contamination in aquatic environments has become a serious issue due to its persistence and resistance to conventional degradation methods. Photocatalysis using ZnO/Biochar composite is an Advanced Oxidation Process (AOP) capable of degrading complex organic compounds through reactive radical formation. Purpose: To evaluate the effectiveness of ZnO/Biochar photocatalyst in degrading tetracycline based on catalyst dosage and irradiation time under UV-Vis light. Method: This experimental laboratory study used UV-Vis spectrophotometry at a maximum wavelength of 378 nm. Results: The 0.5 g dosage showed the highest degradation efficiency of 84% at 120 minutes. Increasing catalyst dosage up to 0.5 g improved degradation, while 1 g reduced efficiency due to increased turbidity. Degradation increased with irradiation time. The reaction followed pseudo-first-order kinetics with a rate constant of 0.0142 min⁻¹. Conclusion:  ZnO/Biochar effectively degrades tetracycline under UV-Vis irradiation, with optimal performance at 0.5 g catalyst dosage following pseudo-first-order kinetics.   Keywords: Photocatalysis; Tetracycline; UV-Vis; ZnO/Biochar.   Pendahuluan: Pencemaran antibiotik tetrasiklin di perairan menjadi permasalahan lingkungan karena sifatnya yang persisten dan sulit terdegradasi secara konvensional. Fotokatalisis menggunakan komposit ZnO/Biochar merupakan metode Advanced Oxidation Processes (AOPs) yang efektif dalam mendegradasi senyawa organik melalui pembentukan radikal reaktif. Tujuan: Mengetahui efektivitas fotokatalis ZnO/Biochar dalam mendegradasi tetrasiklin berdasarkan variasi dosis katalis dan waktu iradiasi menggunakan lampu UV-Vis. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 378 nm. Hasil: Dosis 0,5 g menunjukkan degradasi tertinggi sebesar 84% pada menit ke-120. Peningkatan dosis hingga 0,5 g meningkatkan efisiensi, sedangkan pada 1 g terjadi penurunan akibat kekeruhan larutan. Degradasi meningkat seiring waktu iradiasi. Kinetika reaksi mengikuti orde satu semu dengan konstanta laju 0,0142 menit⁻¹. Simpulan: ZnO/Biochar efektif mendegradasi tetrasiklin dengan kondisi optimum pada dosis 0,5 g dan penyinaran UV-Vis, serta mengikuti kinetika orde satu semu.