Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Kebijakan Pengelolaan Konservasi Berbasis Masyarakat: Studi Kawasan Konservasi Perairan Belitung A Zulkarnain, Ariandi; Hidayati, Hidayati
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11651

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam rangka melihat keterhubungan antara kebijakan yang telah diatur oleh pemerintah melalui alokasi dan ruang ke dalam implementasi kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah daerah dalam kaidah-kaidah pemanfaatan kawasan konservasi, serta melihat bagaimana keterlibatan dan persepsi masyarakat di sekitar kawasan konservasi dalam upaya pengelolaan dan pemanfaatan kawasan konservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kawasan konservasi secara umum positif, dimana mayoritas responden (72,4%-96,2%) mengakui manfaat kawasan konservasi terhadap keberlanjutan lingkungan dan ekonomi desa mereka. Masyarakat juga setuju terhadap pembatasan zona laut, meskipun pengetahuan mereka tentang aturan konservasi, seperti zonasi inti dan pemanfaatan berkelanjutan, masih terbatas. Rendahnya tingkat pendidikan (58% hanya menyelesaikan sekolah dasar) dan akses informasi menjadi faktor utama yang memengaruhi keterbatasan ini. Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi terlihat dalam beberapa aspek, seperti pengawasan aktivitas illegal fishing, partisipasi dalam zonasi, dan pengembangan ekowisata berbasis komunitas. Namun, tantangan besar meliputi konflik kepentingan antara konservasi dan kebutuhan ekonomi, lemahnya penegakan hukum, serta minimnya anggaran dan infrastruktur untuk mendukung pengelolaan kawasan. Dinamika akses dipengaruhi pada lingkungan kebijakan yang memungkinkan dan melumpuhkan berbagai aktor untuk memperoleh, mempertahankan, atau mengendalikan akses sumber daya atau dinamika mikro tentang siapa yang memperoleh manfaat dari sumber daya dan bagaimana.
Pendidikan Politik Generasi Muda dalam Meningkatkan Kesadaran dan Kecerdasan Politik Remaja di Pondok Pesantren Darurrohmah, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah Ansyari, Irvan; Hidayat, Novendra; Fienda, Tiara Elgi; Zulkarnain, Ariandi A; Septia, Ririn; Fatah, Abdul
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 3 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i3.18193

Abstract

Data Indeks Demokrasi Indonesia menunjukkan bahwa untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada aspek terjaminnya hak memilih dan dipilih dalam pemilu masih rendah (47,59%). Rendahnya partisipasi pemilih dalam pemilu sangat disayangkan. Oleh karena itu, pengenalan dan pendidikan politik menjadi sangat krusial untuk memperbaiki tingkat kesadaran politik pada masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Generasi muda yang merupakan pemilih pemula menjadi subjek yang sangat penting untuk diberikan motivasi, semangat dan panduan untuk mengenal politik. Dengan diadakannya pendidikan politik bagi mitra penelitian, diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan dan partisipasi generasi muda dalam berpolitik dan juga dapat menjauhkan stigma dan penilaian bahwa pondok pesantren sering melahirkan bibit-bibit radikalisme dan cenderung kurang demokratis karena memandang pimpinan/kiai sebagai pengambil keputusan termasuk dalam kegiatan politik (pemilu). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan ketertarikan dan kesadaran berpolitik generasi muda dan faktor yang mendorong keterlibatan generasi muda untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
PENINGKATAN PEMAHAMAN BUSINESS MODEL CANVAS DAN LEGALITAS USAHA BAGI WOMENPREUNER UNTUK MENDUKUNG KEBERLANJUTAN UMKM DI KOTA PANGKALPINANG Aprilian, Rahil Imainul; Kustiawan, Elyas; Zulkarnain, Ariandi A; Yanto, Yanto; Putra , Agung Rizki
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.2792

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in driving regional economic growth, creating employment opportunities, and improving community welfare. In Indonesia, the majority of MSME actors are women (womenpreneurs) who are actively involved in various local economic sectors. However, many of these womenpreneurs still face challenges in formulating systematic business plans and fulfilling business legality requirements.This community service activity aims to enhance the understanding of female MSME actors—particularly members of the Persaudaraan Muslimah (Salimah) organization in Pangkalpinang City—in designing business models using the Business Model Canvas (BMC) approach and to increase awareness of the importance of business legality, such as obtaining a Business Identification Number (NIB). The activity was carried out through training, outreach, interactive discussions, and simulations of BMC formulation and legality registration via the Online Single Submission (OSS) system.To assess the effectiveness of the training, pre-tests and post-tests were conducted with the participants. The results showed a significant improvement in participants' understanding of the BMC concept and business legality, as well as a positive change in their attitudes and readiness to apply both to their businesses. Therefore, this activity has proven effective in encouraging womenpreneurs to develop their businesses in a more structured, formal, and sustainable manner through proper business planning and compliance with business regulations.