Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Kebijakan Pengelolaan Konservasi Berbasis Masyarakat: Studi Kawasan Konservasi Perairan Belitung A Zulkarnain, Ariandi; Hidayati, Hidayati
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11651

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam rangka melihat keterhubungan antara kebijakan yang telah diatur oleh pemerintah melalui alokasi dan ruang ke dalam implementasi kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah daerah dalam kaidah-kaidah pemanfaatan kawasan konservasi, serta melihat bagaimana keterlibatan dan persepsi masyarakat di sekitar kawasan konservasi dalam upaya pengelolaan dan pemanfaatan kawasan konservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kawasan konservasi secara umum positif, dimana mayoritas responden (72,4%-96,2%) mengakui manfaat kawasan konservasi terhadap keberlanjutan lingkungan dan ekonomi desa mereka. Masyarakat juga setuju terhadap pembatasan zona laut, meskipun pengetahuan mereka tentang aturan konservasi, seperti zonasi inti dan pemanfaatan berkelanjutan, masih terbatas. Rendahnya tingkat pendidikan (58% hanya menyelesaikan sekolah dasar) dan akses informasi menjadi faktor utama yang memengaruhi keterbatasan ini. Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi terlihat dalam beberapa aspek, seperti pengawasan aktivitas illegal fishing, partisipasi dalam zonasi, dan pengembangan ekowisata berbasis komunitas. Namun, tantangan besar meliputi konflik kepentingan antara konservasi dan kebutuhan ekonomi, lemahnya penegakan hukum, serta minimnya anggaran dan infrastruktur untuk mendukung pengelolaan kawasan. Dinamika akses dipengaruhi pada lingkungan kebijakan yang memungkinkan dan melumpuhkan berbagai aktor untuk memperoleh, mempertahankan, atau mengendalikan akses sumber daya atau dinamika mikro tentang siapa yang memperoleh manfaat dari sumber daya dan bagaimana.
Pendidikan Politik Generasi Muda dalam Meningkatkan Kesadaran dan Kecerdasan Politik Remaja di Pondok Pesantren Darurrohmah, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah Ansyari, Irvan; Hidayat, Novendra; Fienda, Tiara Elgi; Zulkarnain, Ariandi A; Septia, Ririn; Fatah, Abdul
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 3 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i3.18193

Abstract

Data Indeks Demokrasi Indonesia menunjukkan bahwa untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada aspek terjaminnya hak memilih dan dipilih dalam pemilu masih rendah (47,59%). Rendahnya partisipasi pemilih dalam pemilu sangat disayangkan. Oleh karena itu, pengenalan dan pendidikan politik menjadi sangat krusial untuk memperbaiki tingkat kesadaran politik pada masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Generasi muda yang merupakan pemilih pemula menjadi subjek yang sangat penting untuk diberikan motivasi, semangat dan panduan untuk mengenal politik. Dengan diadakannya pendidikan politik bagi mitra penelitian, diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan dan partisipasi generasi muda dalam berpolitik dan juga dapat menjauhkan stigma dan penilaian bahwa pondok pesantren sering melahirkan bibit-bibit radikalisme dan cenderung kurang demokratis karena memandang pimpinan/kiai sebagai pengambil keputusan termasuk dalam kegiatan politik (pemilu). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan ketertarikan dan kesadaran berpolitik generasi muda dan faktor yang mendorong keterlibatan generasi muda untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
PENINGKATAN PEMAHAMAN BUSINESS MODEL CANVAS DAN LEGALITAS USAHA BAGI WOMENPREUNER UNTUK MENDUKUNG KEBERLANJUTAN UMKM DI KOTA PANGKALPINANG Aprilian, Rahil Imainul; Kustiawan, Elyas; Zulkarnain, Ariandi A; Yanto, Yanto; Putra , Agung Rizki
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.2792

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in driving regional economic growth, creating employment opportunities, and improving community welfare. In Indonesia, the majority of MSME actors are women (womenpreneurs) who are actively involved in various local economic sectors. However, many of these womenpreneurs still face challenges in formulating systematic business plans and fulfilling business legality requirements.This community service activity aims to enhance the understanding of female MSME actors—particularly members of the Persaudaraan Muslimah (Salimah) organization in Pangkalpinang City—in designing business models using the Business Model Canvas (BMC) approach and to increase awareness of the importance of business legality, such as obtaining a Business Identification Number (NIB). The activity was carried out through training, outreach, interactive discussions, and simulations of BMC formulation and legality registration via the Online Single Submission (OSS) system.To assess the effectiveness of the training, pre-tests and post-tests were conducted with the participants. The results showed a significant improvement in participants' understanding of the BMC concept and business legality, as well as a positive change in their attitudes and readiness to apply both to their businesses. Therefore, this activity has proven effective in encouraging womenpreneurs to develop their businesses in a more structured, formal, and sustainable manner through proper business planning and compliance with business regulations.
Analisis Kebijakan Pengelolaan Konservasi Berbasis Masyarakat: Studi Kawasan Konservasi Perairan Belitung A Zulkarnain, Ariandi; Hidayati, Hidayati
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11651

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam rangka melihat keterhubungan antara kebijakan yang telah diatur oleh pemerintah melalui alokasi dan ruang ke dalam implementasi kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah daerah dalam kaidah kaidah pemanfaatan kawasan konservasi serta melihat bagaimana keterlibatan dan persepsi masyarakat di sekitar kawasan konservasi dalam upaya pengelolaan dan pemanfaatan kawasan konservasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kawasan konservasi secara umum positif dimana mayoritas responden 72 4 96 2 mengakui manfaat kawasan konservasi terhadap keberlanjutan lingkungan dan ekonomi desa mereka Masyarakat juga setuju terhadap pembatasan zona laut meskipun pengetahuan mereka tentang aturan konservasi seperti zonasi inti dan pemanfaatan berkelanjutan masih terbatas Rendahnya tingkat pendidikan 58 hanya menyelesaikan sekolah dasar dan akses informasi menjadi faktor utama yang memengaruhi keterbatasan ini Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi terlihat dalam beberapa aspek seperti pengawasan aktivitas illegal fishing partisipasi dalam zonasi dan pengembangan ekowisata berbasis komunitas Namun tantangan besar meliputi konflik kepentingan antara konservasi dan kebutuhan ekonomi lemahnya penegakan hukum serta minimnya anggaran dan infrastruktur untuk mendukung pengelolaan kawasan Dinamika akses dipengaruhi pada lingkungan kebijakan yang memungkinkan dan melumpuhkan berbagai aktor untuk memperoleh mempertahankan atau mengendalikan akses sumber daya atau dinamika mikro tentang siapa yang memperoleh manfaat dari sumber daya dan bagaimana < p>
Pengembangan Kapasitas SDM BUMDES Maju Sejahtera Melalui Pelatihan Diversifikasi Produk Guna Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Simpang Tiga Bangka Barat Ariandi A Zulkarnain; Resti Amalia; Robing Robing
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 2 (2025): (MARCH) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/4tm9s950

Abstract

Pengabdian masyarakat sebagai salah satu fungsi tri dharma perguruan tinggi menjadi komponen penting dalam pembangunan masyarakat desa. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 menjadi landasan upaya penguatan pembangunan tingkat desa. Observasi terhadap BUMDes Maju Sejahtera menunjukkan bahwa meskipun telah terbentuk dengan modal awal sembilan puluh juta rupiah pada tahun 2018 dan memberikan kontribusi sebesar Rp 44.472.000 pada tahun 2023, namun belum memaksimalkan program kerja dan pemanfaatan sumber daya manusia dalam tata kelola organisasi serta pengembangan diversifikasi produk unggulan desa. Potensi ekonomi desa yang ada masih memerlukan peningkatan sinergisitas antara BUMDes, Pemerintah Desa, dan masyarakat dalam pengembangan program agrowisata, hasil hutan, dan komoditi asli desa. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan pembinaan terhadap BUMDes Maju Sejahtera meliputi pemahaman dan sosialisasi terkait tata kelola BUMDes sesuai PP No.11 Tahun 2021, pelatihan diversifikasi produk, pembuatan desain produk, dan pengembangan media sosialisasi, dengan fokus pada pengolahan madu hutan yang memiliki nilai jual tinggi. Upaya ini bertujuan mengoptimalkan potensi ekonomi desa, mengaktifkan roda penggerak perekonomian masyarakat melalui komoditi unggulan, serta meningkatkan pendapatan dan perekonomian desa. Diharapkan melalui BUMDes dan unit-unit usahanya, masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat tetapi juga menjadi agen perubahan ekonomi desa dengan memanfaatkan unit-unit usaha sebagai sentral produk sandang dan pangan dari dan untuk masyarakat.
Analisis Efektivitas Manajemen Pengelolaan Sampah Perkotaan Melalui Pendekatan Sistem Input Proses Output Outcome (IPOO) Pada Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Kota Pekanbaru Muhammad Adrian Perdana; Ariandi A Zulkarnain
Journal of Governance Innovation Vol. 8 No. 1 (2026): Volume 8 Nomor 1, March 2026
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/jogiv.v8i1.9691

Abstract

Urban waste management is one of the primary challenges faced by major cities in Indonesia, including Pekanbaru. The population growth in Pekanbaru, which reached 1,064,566 people in 2016, is directly proportional to the increasing volume of waste generation that requires management. This study aims to analyze the effectiveness of waste management at the Pekanbaru City Environmental and Sanitation Department (DLHK) using the Input–Process–Output–Outcome (IPOO) system approach. The research method employed is descriptive qualitative, with data collection techniques including documentation studies, interviews, and observations. The results indicate that the waste fleet's transport capacity only reaches 48.2% of the ideal requirement, leaving the volume of handled waste far below the actual generation. There is a gap between available inputs, ongoing processes, resulting outputs, and expected outcomes in Pekanbaru's waste management. It is necessary to at least double the fleet capacity, strengthen regulations, and increase community participation.
Pengaruh Strategi Mobilisasi Politik terhadap Partisipasi Pemilih pada Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang Tahun 2025 Frans Tory Damara Pradipta; Sofa Sofiyanty; Aliyah Aliyah; Lulu Aperianti; Ariandi A Zulkarnain
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1075

Abstract

Pemilihan kepala daerah adalah salah satu bagian demokrasi yang menempatkan partisipasi pemilih sebagai indikator keberhasilan penyelenggaraan pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mobilisasi politik dan pengaruhnya terhadap partisipasi pemilih pada Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 84 responden yang diilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert yang mengukur variabel Strategi Mobilisasi Politik dan Partisipasi Pemilih. Data dianalisis dengan statistik deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan jawaban responden terhadap masing-masing indikator penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Strategi Mobiliasi Politik mendapatkan presentase sebesar 70,15% dan berada pada kategori tinggi. Indikator tertinggi berada pada dukungan tokoh masyarakat terhadap kandidat, sedangkan indikator terendah ada pada ajakan keluaga atau kerabat. Variabel partisipasi pemilih memperoleh persentase sebesar 74,83% dan berada pada kategori tinggi. Indikator tertinggi terdapat pada visi-misi kandidat terhadap pilihan politik masyarakat. Temuan penelitian menunjukkan strategi mobilisasi politik mempunyai peran dalam mendorong keterlibatan masyarakat, pendekatan langsung tim kampanye, media sosial, dan penyebaran informasi politik bisa meningkatkan perhatian masyarakat terhadap Pilkada dan mendorong penggunaan hak pilih secara aktif. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi kepada pengembangan kajian perilaku pemilih dan demokrasi lokal di Indonesia.