Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penerapan Arsitektur Bioklimatik Pada Menara Mesiniaga, Rumah Misol, dan Kos Keputih Siti Sujatini; Nur Fadhilah Qolby; Euis Puspita Dewi
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2308

Abstract

Kerusakan lingkungan merupakan masalah global saat ini. Meningkatkan penggunan energi untukmeningkatkan taraf hidup menjadikan suatu kewaspadaan yang akan membahayakan lingkungan alam dalamskala global. Tanpa kontrol termal yang baik, kondisi ruangan dapat berdampak negatif terhadap kesehatandan produktivitas pengguna bangunan. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka diperlukan pendekatanarsitektural yang dapat mengoptimalkan potensi iklim di suatu wilayah. Hal ini juga dilandasi gunameminimalisir dampak buruk terhadap iklim dan alam tersebut. Dalam bukunya yang bertajuk Design WithClimate: Bioclimatic Approach to Architectural Regionalism, Victor Olgyay (1983) mengungkapkanterdapat tiga poin penting yang saling terkait dalam membentuk keseimbangan antara iklim dan lingkunganbinaan selama proses mendesain, diantaranya ialah pertimbangan iklim di suatu wilayah, aspek biologis(tingkat kenyamanan manusia), dan solusi pengaplikasian teknologi dan elemen arsitektural. Pendekatanyang tepat dalam mendesain sesuai tiga poin tersebut ialah pendekatan arsitektur bioklimatik. Dalampenelitian ini, akan dikaji elemen-elemen arsitektur terkait arsitektur bioklimatik yang diterapkan padabangunan Menara Mesiniaga, Rumah Misol dan Kos Keputih.
Peningkatan Kualitas Kawasan Terminal Lebak Bulus Dengan Penerapan Konsep TOD Berdasarkan Aspek Komunikasi Arsitektur Siti Sujatini; Sindy Lembahyung Sari; Euis Puspita Dewi
IKRAITH-Teknologi Vol 7 No 2 (2023): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 7 No 2 Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v7i2.2331

Abstract

Kawasan Lebak Bulus merupakan kawasan yang memiliki peran penting dalam pergerakanmasyarakat, berbagai moda transportasi khususnya stasiun kereta api cepat dan halte busway sangat penting.Penempatan moda transportasi yang kurang efisien sering menimbulkan masalah kemacetan. Pendekatankonsep Transit Oriented Development (TOD) khususnya dengan penerapan beberapa prinsip TOD dinilaidapat meningkatkan kawasan tersebut. Hal ini juga di dukung dengan dokumen perencanaan yangmenyatakan bahwa kawasan Lebak Bulus merupakan kawasan yang di rencanakan dan dikembangkanberdasarkan standar TOD. Stasiun Lebak Bulus merupakan stasiun layang pertama di ujung selatan Jakartayang memiliki desain yang dekat dengan elemen alam dengan nuansa warna didominasi hijau dan gradasinya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip-prinsip TOD seperti apa yang cocok diimplementasikan dikawasan tersebut. Dengan dilakukannya observasi lapangan dan analisis penelitian berdasarkan padapanduan nilai TOD standar Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) hasilnya kawasantersebut belum memenuhi karakteristik yang ada dalam prinsip-prinsip TOD.
Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Pendampingan Pembuatan Peta Digital Interaktif Wisata Trekking Sentul Bogor Berbasis Alam dan Masayarakat Lokal Euis Puspita Dewi; I Gede Agus Suwartane; Nana Trisnawati; Siti Komsiah; Rilla Sovriana; Maya Syafriana Effendi; siti Sujatini; Fitri Suryani; Dwi Dinariana
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-ABDIMAS Vol 5 No 3 November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v5i3.2266

Abstract

Artikel ini berisi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) sebagai salah satu rangkaian dari kegiatan pendampingan Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Persada Indonesia YAI dalam pembuatan peta digital interaktif kepada mitra usaha PT. Cakar Langit Indonesia yang bergerak di bidang jasa wisata outdoor Sentul Bogor. Pendampingan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung visi dari mitra, selain memberikan pelayanan wisata outdoor secara profesional, juga mengutamakan kepedulian kepada alam dan masyarakat lokal. Oleh karena itu, pembuatan peta digital yang menjadi kebutuhan mitra, selain menghasilkan layanan informasi yang interaktif dan menarik bagi wisatawan, tetapi juga memfasilitasi masyarakat lokal untuk terlibat dalam wisata trekking Sentul Bogor. Metode yang digunakan adalah berupa focus group discussion dan pengisian kuesioner untuk mendapatkan masukan yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam pembuatan peta wisata trekking Sentul Bogor. Peserta FGD terdiri dari Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat, narasumber ahli, narasumber wisatawan, mitra usaha PT. Cakar Langit Indonesia, pemandu lokal dan masyarakat pelaku usaha. Hasil FGD menyimpulkan bahwa pembuatan peta perlu dibagi 2 dalam bentuk dan peruntukannya, yaitu untuk peta digital interaktif berbasis website untuk wisatawan dan peta dasar berbasis GIS untuk pengelola wisata serta pemandu wisata.
Pendampingan Penyediaan Mandi Cuci Kakus (MCK) Bagi Masyarakat Korban Gempa Di Desa Nagrak Cianjur, Desember 2022 Siti Sujatini; Dwi Dinariana; Euis Puspita Dewi; Fitri Suryani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 1 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.464 KB) | DOI: 10.33379/icom.v3i1.2090

Abstract

Kejadian Gempa pada tanggal 21 November 2022 telah menelan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur di Cianjur dan sekitarnya. Dari hasil observasi infrastruktur yang hancur adalah bangunan dengan konstruksi yang tidak benar. MCK adalah salah satu fasilitas yang penting untuk kegiatan sehari-hari. Tim pengabdi telah melaksanakan pembangunan kembali MCK komunal yang memadai dan sehat untuk dapat membantu recovery masyarakat Cianjur. Tujuan dari kegiatan ini selain menyediakan fasilitas MCK yang memadai juga memberikan edukasi kepada masyarakat cara menggunakan MCK yang benar. Metode pelaksanaan terdiri dari 3 tahapan yaitu persiapan (observasi dan wawancara), pelaksanaan (desain dan pelkasanaan pembangunan), dan evaluasi (monitoring, evaluasi dan rencana kedepan). Tim Dosen PkM dari UPI YAI Jakarta dibantu beberapa mahasiswa telah membangun dan merenovasi 3 titik MCK yang layak pakai dan nyaman digunakan, berada di Desa Nagrak, Cianjur. Adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu korban gempa dalam beraktifitas rutin kembali setiap hari, mampu mewujudkan masyarakat dan lingkungan sehat.
The Sosialisasi Pangan Darurat: Pengasapan Pangan Asal Hewani di Kelompok Sari Tani Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur Julfi Restu Amelia; Maya Dewi Maharani; Siti Sujatini
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v4i3.497

Abstract

Cianjur is a high-risk area for seismic disasters, so it is important to pay attention to emergency food supplies. One type of emergency food that could be developed is smoked foods of animal origin (PAH). The activities carried out are aimed at generating enthusiasm and enhancing the skills of the community so that they can continue to process food products of animal origin and can produce them independently. So that Cianjur, especially Cugenang district, becomes a disaster-resilient area. future area. PKM activities were carried out on August 18, 2023 at Sari Tani Group's business location, Wangun Jaya Village, Cugenang District, Cianjur, West Java, with Sari Tani Group partners. The steps taken to implement PKM activities included discussion, socialization, and evaluation of the activities (pre-test and post-test). The results of PKM activities show a change in the level of understanding of participants about influencing factors, processing steps and methods that can be applied in smoking technology of original food products. animals, from 20% to 93.33%. PKM results also showed changes in participants' level of knowledge about correct methods according to regulations of the US Food and Drug Administration (FDA), and the role of smoke chemicals in the process. disinfection and any negative effects that may arise from root-based disinfection technology from 6.67% to 86.67%.
Sosialisasi Pangan Darurat: Pengasapan Pangan Asal Hewani di Kelompok Sari Tani Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur Julfi Restu Amelia; Maya Dewi Maharani; Siti Sujatini
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v4i3.497

Abstract

Cianjur is a high-risk area for seismic disasters, so it is important to pay attention to emergency food supplies. One type of emergency food that could be developed is smoked foods of animal origin (PAH). The activities carried out are aimed at generating enthusiasm and enhancing the skills of the community so that they can continue to process food products of animal origin and can produce them independently. So that Cianjur, especially Cugenang district, becomes a disaster-resilient area. future area. PKM activities were carried out on August 18, 2023 at Sari Tani Group's business location, Wangun Jaya Village, Cugenang District, Cianjur, West Java, with Sari Tani Group partners. The steps taken to implement PKM activities included discussion, socialization, and evaluation of the activities (pre-test and post-test). The results of PKM activities show a change in the level of understanding of participants about influencing factors, processing steps and methods that can be applied in smoking technology of original food products. animals, from 20% to 93.33%. PKM results also showed changes in participants' level of knowledge about correct methods according to regulations of the US Food and Drug Administration (FDA), and the role of smoke chemicals in the process. disinfection and any negative effects that may arise from root-based disinfection technology from 6.67% to 86.67%.
Batavia Canal Segregation: Introspection for Jakarta’s Urban Space Euis Puspita Dewi; Dini Rosmalia; Siti Sujatini
International Journal of Built Environment and Scientific Research Vol 7, No 2 (2023): International Journal of Built Environment and Scientific Research
Publisher : Department of Architecture Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijbesr.7.2.157-167

Abstract

This research investigates the segregation phenomenon that occurs in Jakarta through the lens of the Batavia Canal, exploring its historical and urbanistic role in shaping the social structure and spatial planning of the city. By focusing on developments over time, this study aims to provide an in-depth understanding of how the canals in Batavia, which characterized the city during colonial times, played a role in establishing the segregation patterns that can be observed today. The research methodology involves historical analysis of canals, literature research, and postcolonial discourse analysis to reveal the correlation between canal structures and segregation patterns in Jakarta's urban space. These findings were integrated with interviews and a participatory approach to understand local community perspectives on the perceived impacts of segregation. The research results highlight how the canals in Batavia are not only physical but also symbolic elements in the formation of urban space. Over time, these canals can become associated with social and economic divisions, creating inequalities in access to city resources and services. The implications of these findings provide a basis for deep introspection into Jakarta's current urban spatial challenges, demonstrating the need for inclusiveness-oriented urban planning to overcome persistent segregation. Thus, this research encourages awareness of the complexity of interactions between physical and social elements in Jakarta's urban space. Directed towards solutions based on an understanding of history and contemporary reality, this study is expected to provide valuable insights for more holistic, equitable and sustainable urban planning in the future.
Development of Small-Medium Industry in Urban Kampong to Realize a Sustainable Creative Economy Area Sujatini, Siti; D, Euis Puspita; Dinariana, Dwi; Henni, Henni; Wijaya, Ari
International Journal of Entrepreneurship, Business and Creative Economy Vol. 3 No. 2 (2023): July
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/ijebce.v3i2.1547

Abstract

The concept of the creative economy has emerged recently, one of which is the emergence of small and medium industries (IKM) in urban kampong. The creative economy is the driving force for the nation's economy, so its existence needs to be managed and developed. The emergence of the IKM creative economy concept is inseparable from the cultural characteristics of rural communities, which have characteristics of "gotong royong" and "guyub". The community's cultural character triggers the emergence of creative economic areas in urban kampong corridors. This study aims to determine the sustainability of the creative economy area in urban kampong now and in the future by referring to the Penta helix concept. The method used is qualitative, namely conducting observations and interviews and exploring the research that has been carried out regarding the title and the actions needed for the sustainability of the current and future creative economy areas. The location used as a case study is an urban kampong settlement in the Paseban area of Central Jakarta. The results of this study indicate that the sustainability of the creative economy area in urban kampong settlements has not been fully implemented according to the penta helix model, nor has it been implemented sustainably. The researcher's suggestion that the community's creative economy area is always sustainable is that the Penta helix model must always be applied, and cooperation between the 5 elements must always be compact.
Development of Supply Chain Risk Mitigation to Develop an Effective Strategy for Small and Medium Enterprises Henni , Henni; Pramestari, Diah; Dinariana, Dwi; Suryani, Fitri; Sujatini, Siti; Arby, Al Ikbal
Logistic and Operation Management Research (LOMR) Vol. 3 No. 1 (2024): Logistic and Operation Management Research (LOMR)
Publisher : Research Synergy Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/lomr.v3i1.1553

Abstract

Supply chain risk management is the process of detecting, analyzing, and managing risks associated with a company’s supply chain. Risk reduction is implemented throughout the supply chain of SME that manufacture character pillows, doormats, floor mattresses, and scouring pads. This company's supply chain has various issues, including variations in client demand, volatility in the number of products produced, and the company's failure to effectively oversee the supply chain, which results in decreased quality and decreased customer satisfaction. The goal of this study is to use the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) approach to mitigate supply chain risk and develop solutions to minimize or eliminate supply chain risk with the highest RPN and risk score. The risk mitigation approach was employed in this study, with three stages: risk identification, evaluation, and risk analysis, as well as establishing a risk mitigation strategy. The FMEA approach of risk mitigation yielded the three highest RPN (Risk Priority Number) values of the 31 supply chain concerns. These three dangers are inaccuracies in the number of products produced, consumer complaints against companies, and rapid changes in production orders. Our findings theoretically highlight the risks that arise in SME supply chain operations, such as planning, sourcing, manufacturing, delivery, and return. Meanwhile, organizations can use the research findings to coordinate their supply chain plans.
Penyuluhan dan Praktek Kesehatan Homestay serta Lingkungan di Margaluyu, Bandung: Optimalisasi Tata Ruang, Sanitasi, dan Kebutuhan Air Bersih Menuju Hidup Sehat dan Ramah Lingkungan Siti Sujatini; Euis Puspita Dewi; Nada Arima Romli
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i4.2008

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pemilik homestay di Margaluyu, Kabupaten Bandung, mengenai pentingnya kesehatan homestay dan lingkungan sekitarnya. Melalui penyuluhan dan praktek langsung yang dilajutkan dengan konsultasi bagi Masyarakat pemilik homestay, topik yang dibahas mencakup optimalisasi tata ruang homestay yang sehat, sanitasi yang layak, serta pemenuhan kebutuhan air bersih yang berkualitas. Selain itu, penyuluhan ini juga menekankan pentingnya kesadaran akan hidup sehat dan ramah lingkungan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan tindakan konkret dari pemilik homestay dalam menerapkan prinsip-prinsip tata ruang sehat, sanitasi yang baik, dan pengelolaan air bersih. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa penerapan praktik-praktik ini sangat penting untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di daerah wisata seperti Margaluyu.