Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN SEKS MELALUI KOMIK DIGITAL UNTUK SISWA KELAS 5 DI SD MARIA MEDIATRIX Tambun, Yemima Permata; Andriana, Encep; Hendracipta, Nana
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 7, No 1 (2023): Attadib: Journal of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32507/attadib.v7i1.2710

Abstract

Pada era globalisasi dan kemajuan teknologi kita dapat menemukan sebuah informasi dengan mudah dan cepat, informasi yang disajikan baik dari dalam dan luar negeri bisa di akses dengan sangat mudah melalui gawai individu masing-masing. Informasi yang saat ini sering bermunculan salah satunya ialah kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang terjadi pada usia anak-anak. Namun dengan belum adanya kurikulum pendidikan yang membahas akan pendidikan seks pada tingkat sekolah dasar, hal ini perlu menjadi pertimbangan pihak sekolah untuk harus menyampaikan hal tersebut sejak awal. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian dan pengembangan akan bahan ajar pendidikan seks melalui komik digital untuk siswa kelas V di SDS Maria Mediatrix dengan mengaitkan pada pelajaran IPA dan PPKn. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan menggunakan teknik analisis deskriptif data kuantitatif kemudian diinterpretasikan secara kualitatif. Prosedur pengembangan yang digunakan adalah model Sugiyono 2015:409 yang meliputi analisis masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, perbaikan produk dan uji coba produk terbatas. Hasil uji validitas bahan aja pendidikan seks melalui komik memiliki kategori “sangat layak” dengan hasil uji ahli desain 86,3%, hasil uji ahli materi 83,6%  dan hasil uji ahli pendidikan sebesar 100%. Sedangkan pada hasil uji coba respon siswa kelas V sebesar 88,5%  dalam kriteria “sangat baik”.
PERAN GURU DALAM MENGOPTIMALKAN MODEL-MODEL PEMBELAJARAN BERORIENTASI PADA KETERAMPILAN ABAD 21 Rakhmawati, Devi; Hendracipta, Nana; Pribadi, Reksa Adya; Nurhasanah, Ana
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v5i1.1352

Abstract

Pekerjaan guru di abad 21 sangat kompleks dan berubah cepat karena kemajuan ilmu dan teknologi, perubahan demografi, globalisasi, dan lingkungan. Pendidikan abad 21 menekankan keterampilan 4C: kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi. Guru harus menjadi pembelajar dan agen perubahan sekolah, serta mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Berkaitan dengan yang dilakukan oleh SDIT Irysadul Ibad Pandeglang dengan menghadirkan pembelajaran tersebut melalui penggunaan model-model pembelajaran yang sesuai, seperti cooperative learning, problem-based learning, project-based learning, dan discovery learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pembelajaran dengan menggunakan model-model yang berorientasi pada keterampilan abad 21, proses pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model-model yang berorientasi pada keterampilan abad 21, hasil dari pelaksanaan model-model pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif dimana pengumpulan datanya menggunakan data yang berupa kata-kata, dan gambar. Narasumber pada penelitian ini berjumlah 55. Terdiri dari 1 Orang Kepala Sekolah, 2 Orang Guru, dan 26 Peserta Didik Kelas Abu Ubaidillah dan 26 Peserta didik kelas Jafar. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model cooperative learning, problem based learning, project based learning, dan discovery learning berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan yang disusun para modul ajar dan melaksanakan sintak model-model yang digunakan, hal tersebut dilakukan sebagai sarana pengembangan keterampilan 4C (kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi) peserta didik.
Pengembangan Media Pembelajaran Mobile Learning Berbasis Android Pada Konsep Sistem Peredaran Darah di Sekolah dasar Widiastika, Milda Asti; Hendracipta, Nana; Syachruroji, Ahmad
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.602

Abstract

Penelitian ini didasari oleh minimnya penggunaan media pembelajaran saat proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru, sehingga siswa menjadi jenuh dan kurang memahami konsep yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran mobile learning berbasis android, pemahaman konsep anak didik setelah menggunakan media pembelajaran mobile learning berbasis android, dan respon anak didik terhadap penggunaan media pembelajaran mobile learning berbasis android. Metode penelitian yang digunakan pada metode penelitian pengembangan (Research and Development) dari Borg and Gall yang terdiri 6 tahapan yaitu analisis masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi/uji ahli, revisi produk dan uji coba produk (uji skala terbatas). Penelitian ini dilakukan di SDN Taman Baru 1 dengan subjek penelitian di kelas V dengan 25 anak didik pada uji coba terbatas dengan menggunakan instrument berupa lembar angket validasi ahli, soal pertanyaan sebanyak 5 butir soal dan angket respon anak didik. Hasil uji validasi oleh ahli memperoleh rata-rata skor 84 % yang termasuk dalam kategori “Sangat Layak”. Pemahaman konsep anak didik setelah menggunakan media didapatkan dari hasil skor pretest dan posttest yang dihitung yakni sebesar 0,8 dengan kategori “Tinggi”. Respon anak didik terhadap penggunaan media pembelajaran dengan rata-rata skor 83,8% dengan kategori “Sangat Baik”.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN SEKS MELALUI KOMIK DIGITAL UNTUK SISWA KELAS 5 DI SD MARIA MEDIATRIX Tambun, Yemima Permata; Andriana, Encep; Hendracipta, Nana
ATTA`DIB Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v7i1.19543

Abstract

Pada era globalisasi dan kemajuan teknologi kita dapat menemukan sebuah infor-masi dengan mudah dan cepat, informasi yang disajikan baik dari dalam dan luar negeri bisa di akses dengan sangat mudah melalui gawai individu masing- masing. Informasi yang saat ini sering bermunculan salah satunya ialah kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang terjadi pada usia anak-anak. Namun dengan belum adanya kurikulum pendidikan yang membahas akan pendidikan seks pada tingkat sekolah dasar, hal ini perlu menjadi pertimbangan pihak sekolah untuk harus menyampaikan hal tersebut sejak awal. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian dan pengembangan akan bahan ajar pendidikan seks melalui komik digital untuk siswa kelas V di SDS Maria Mediatrix dengan mengaitkan pada pelajaran IPA dan PPKn. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan menggunakan teknik analisis deskriptif data kuantitatif kemudian diinter-pretasikan secara kualitatif. Prosedur pengembangan yang digunakan adalah mod-el Sugiyono 2015:409 yang meliputi analisis masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, perbaikan produk dan uji coba produk terbatas. Hasil uji validitas bahan aja pendidikan seks melalui komik memiliki kategori “sangat lay-ak” dengan hasil uji ahli desain 86,3%, hasil uji ahli materi 83,6% dan hasil uji ahli pendidikan sebesar 100%. Sedangkan pada hasil uji coba respon siswa kelas V sebesar 88,5% dalam kriteria “sangat baik”.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS HOTS PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA KELAS V SD Anggita, Arlina Dwi; Andriana, Encep; Hendracipta, Nana
Pedagogi Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/pedagogi.v11i2.9619

Abstract

ABSTRAKPembelajaran merupakan proses untuk mendorong minat, kebutuhan, dan keinginan peserta didik dalam memperoleh pengetahuan baru. Studi ini bermaksud untuk memahami bagaimana pengembangan modul berbasis HOTS di tingkat sekolah dasar. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan, efektivitas, dan tanggapan siswa terhadap modul pembelajaran berbasis HOTS. Studi ini memanfaatkan metode penelitian pengembangan, juga dikenal sebagai R&D. Latar dalam studi ini yaitu berada di SDN Sempu, tepatnya terletak di Kampung Teluk Bako Desa Mangkunegara, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang Banten dengan SK Pendirian pada 01 Januari 1910. Metode R&D yang direncanakan mengacu pada model desain pengembangan yang mencakup sepuluh tahapan, yakni analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, perancangan produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba penggunaan, revisi produk, dan tahap produksi. Dari kesepuluh desain pengembangan tersebut peneliti menggunakan enam desain pengembangan yang meliputi analisis masalah, pengumpulan data, perancangan produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan beberapa jenis angket, termasuk angket validasi dari ahli desain, ahli materi, ahli bahasa, dan tanggapan dari peserta didik. Hasil penelitian dari data yang terkumpul menunjukkan bahwa pengembangan modul berbasis HOTS ini layak digunakan di sekolah dasar dan mendapatkan respons yang baik, juga dapat dijadikan rujukan bahan ajar untuk peserta didik. Selain itu, ini juga bisa menjadi alternatif bagi guru untuk mempersiapkan materi ajar yang tepat, meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran.Kata kunci: Pengembangan; Modul; HOTS
4C Skills in Implementing the Project Based Learning Model Safitri, Erlita Widyadhana; Hendracipta, Nana; Syachruroji, A
Jurnal Pendidikan Amartha Vol 4, No 1 (2025): May 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jpa.v4i1.3298

Abstract

In 21st century education, knowledge alone is not enough for students. 21st Century education requires students to be able to master their own skills. Mastery of the skills in question include Critical Thinking, Creativity, Collaboration and Communication. Efforts to maintain optimal mastery of these skills require interactive classes. In this way, educators are expected to be able to create learning innovations that can be applied by students actively. Therefore, this research was conducted with the aim of describing the 4C skills in implementing the project based learning model for students at SDN Pulogebang 01. The research applied was descriptive with a qualitative approach. The results of the research show that learning planning using the PjBL model has been prepared optimally by educators with the plans made by educators having adjusted to the steps of the PjBL model and taking into account the needs of students. Regarding the implementation of the PjBL model, educators have implemented learning that contains the six stages of project-based learning. Then the learning outcomes regarding students' 4C skills in implementing the PjBL model have gone as expected. It can be seen that in the three class V groups there are several students who are able to think critically, think creatively, and communicate well so they can work together in their study groups.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS IV SEKOLAH DASAR Listiyawati, Listiyawati; Hendracipta, Nana; Nurhasanah, Ana
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v11i1.4445

Abstract

This study aims to examine the development process, feasibility, and students’ responses to interactive media based on Articulate Storyline in thematic learning for fourth-grade elementary school students. The study employed the 4D development model, which consists of four stages: define, design, develop, and disseminate. The instruments used included interview sheets, observation sheets, validation questionnaires, and student response questionnaires. The results of this media development research showed an average percentage score of 89.5% from media experts, 92.85% from content experts, and 95% from language experts—all categorized as “highly feasible.” In addition, the student response questionnaire yielded a score of 95%, categorized as “very good.” Based on these results, it can be concluded that the interactive learning media based on Articulate Storyline for thematic learning in fourth-grade elementary school has been successfully developed, is feasible for use in the learning process, and received positive responses from students after being implemented in the classroom.
IMPLEMENTASI MODEL PJBL (PROJECT BASED LEARNING) MELALUI KEGIATAN PROGRAM EKSTRAKURIKULER ROBOTIK PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU WIDYA CENDEKIA Salsabila, Widiesti Soraya; Hendracipta, Nana; Pribadi, Reksa Adya; Andriana, Encep
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v11i1.4341

Abstract

This study aims to provide an overview of the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model through the robotics extracurricular program at SDIT Widya Cendekia. The research employed a qualitative approach with a descriptive method. The study involved 18 participants, consisting of one vice principal, two extracurricular teachers, and fifteen students. Data collection tools included interviews and observations, and the data were analyzed using descriptive analysis techniques. The results of the study show that the robotics extracurricular program using the PjBL model was implemented by the extracurricular teachers according to the planned activities and followed the PjBL syntax. During the implementation of the Project-Based Learning model, students were observed to contribute actively, demonstrate skills, creativity, innovation, collaboration, and present their project outcomes.
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS VA SDN KALIDERES 14 PETANG Fadilah, Nur Rahma; Syachruroji, Ahmad; Hendracipta, Nana
Jurnal Holistika Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.9.1.%p

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif dan kemampuan berpikir kreatif dimiliki oleh setiap orang yang dapat ditemukenali dan dikembangkan melalui pendidikan yang tepat, satunya dengan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berdimensi kreatif. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran realita mengenai implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas VA SDN Kalideres 14 PT Jakarta Barat dengan pembahasan, yaitu perencanaan, proses pelaksanaan, dan hasil implementasinya. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verfifikasi data. Hasil dalam perencanaan SDN Kalideres 14 PT Jakarta Barat belum maksimal dalam merencanakan projek karena tidak memiliki tim fasilitator khusus Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dimensi kreatif di Kelas VA dengan aktivitas kegiatan melalui pembuatan permainan tradisional, pamflet berbasis aplikasi Canva, dan drama musikal permainan tradisional. Dalam proses yang diterapkan oleh guru kelas VA, sudah mampu menjalankan proses implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk membentuk keterampilan berpikir kreatif peserta didik, dan kegiatannya dapat menstimulus dan mengembangkan keterampilan berpikir kreatif, serta peserta didik sudah menunjukkan keterampilan berpikir kreatif saat proses Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Walau terdapat beberapa hambatan dari kurangnya alokasi waktu karena banyak libur nasional, dan karakteristik peserta didik yang berbeda-beda.         
THE PROCESS OF DEVELOPING STUDENTS' LEARNING ACTIVITIES THROUGH THE APPLICATION OF FUN LEARNING METHOD AT AN-NUR SDI Nurwidianing, Susan; Hendracipta, Nana; Pribadi, Reksa Adya
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol. 14 No. 1 (2025): PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pjp.v14i1.27904

Abstract

With the development of the increasingly advanced era, teachers are required to be able to create fun learning for students. Boredom in learning is a factor that inhibits learning for students. Learning using the fun learning method is a fun method for students, fun learning fosters enthusiasm for learning. SDI An-Nur innovates learning methods to be fun and not boring. The method used is a descriptive method with a qualitative approach. Data was collected through observation, interviews, and documentation. The purpose of this study was to prepare for the implementation of the fun learning method, support and challenges in implementing the I fun learning method, and for learning process activities using the fun learning method. Based on the results of the study, it can be seen that the implementation of the fun learning method at SDI An-Nur has been going quite well. Teachers are able to prepare a structured learning implementation plan, use fun learning methods, compile learning models, utilize creative learning media and compile evaluations according to student potential. Although there is an impact in using the fun learning method, it is an involvement of students in learning. However, the implementation of the fun learning method is in accordance with the needs of students in learning. Keywords: fun learning method, Implementation of learning, Learning activities using the fun learning method