Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

META SINTETIS LITERASI LINGKUNGAN DI SEKOLAH DASAR Andriana, Encep; Yuhana, Yuyu; Faturohman, Maman; Hendracipta, Nana; Nurcahyaningrum, Intan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.2435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meganalisis kembali tentang pendidikan lingkungan dan literasi lingkungan di Sekolah Dasar. Metode pada penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah meta sintetis dengan menganalisis 10 jurnal yang relevan dengan judul penelitian yang selanjutnya dianalisis secara mendalam.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua artikel yang tertulis mengenai penelitian literasi pendidikan lingkungan di sekolah dasar, jurnal yang dapat diakses melalui  google scholar dan science direct. Hasil analisis dari sepuluh jurnal memperoleh hasil bahwa lingkungan sekolah yang mendukung literasi penting untuk diterapkan di Sekolah dasar kepada peserta didik. Karena, literasi dalam lingkungan sekolah perlu digerakkan melalui pembiasaan rutin di sekolah. Untuk itu, guru dan orang tua diharapkan dapat berkerjasama dalam berperan meningkatkan karakter peduli lingkungan dan minat literasi peserta didik.
Penelitian Kualitatif Deskriptif Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pengelolaan Kecerdasan Emosional Peserta Didik Gen Alpha di Kelas I SDN Tegalkembang Septiani, Annisa; Hendracipta, Nana; Rahmani, Anggi; Setiawan, Sigit
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.6258

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada semakin kompleksnya tantangan pendidikan di era digital yang dihadapi Generasi Alpha, sehingga guru dituntut tidak hanya menguasai aspek kognitif, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik dalam mengelola kecerdasan emosional peserta didik sebagai fondasi bagi pembentukan karakter, keterampilan sosial, dan kesiapan menghadapi dinamika kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru dalam pengelolaan kecerdasan emosional peserta didik Generasi Alpha di kelas I SDN Tegalkembang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model analisis data Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menunjukkan kompetensi pedagogik yang kuat dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Guru mampu mengidentifikasi kebutuhan emosional peserta didik, merancang kegiatan pembelajaran yang mendukung emosi positif, serta menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan penuh empati. Pada tahap evaluasi, guru secara konsisten melakukan refleksi pembelajaran serta memantau perkembangan emosional peserta didik melalui komunikasi intensif dengan orang tua dan observasi harian, meskipun belum didukung format evaluasi tertulis secara khusus. Penelitian ini juga mengungkap lima tantangan utama yang dihadapi guru, yaitu pengaruhnegatif dari lingkungan luar sekolah, rendahnya keterlibatan keluarga, minimnya pembiasaan nilai agama di rumah, paparan media sosial yang tidak terkontrol, dan keterbatasan sekolah dalam mengawasi interaksi peserta didik di luar jam belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk mendukung pengembangan kecerdasan emosional anak secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, praktik pedagogik yang diterapkan guru di SDN Tegalkembang mencerminkan pendekatan yang menyeluruh terhadap perkembangan emosional, kognitif, dan sosial peserta didik Generasi Alpha, serta menjadi contoh nyata penerapan pendidikan dasar yang holistik dan kontekstual.
Pengambangan bahan ajar materi ekosistem berbasis pendidikan konservasi tema fauna di SDN Banjar Agung 4 Anggraeni, Dian Wena; Andriana, Encep; Hendracipta, Nana
Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 12 No 2 (2026): Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/trihayu.v12i2.20982

Abstract

Education is part of a lifelong learning process that takes place in all corners of life and situations that have a positive influence on the growth of each individual. Awareness and concern for the environment are very important, especially in ensuring that the environment and living creatures, including animals, can coexist. Educational institutions play an important role in instilling values that protect the environment in students. Conservation education is a way of learning to build awareness of the surrounding environment. Conservation education is a method or activity that aims to provide information and build awareness among the community, including children, teenagers, students, and community leaders. Based on interviews conducted with the school at SDN Banjar Agung 4, the teaching materials provided are those facilitated by the government, such as printed materials in the form of books. The activities provided are limited to the introduction in the books. Based on the background description, the problems in this study are how to develop teaching materials on ecosystems based on conservation education with the topic of fauna at SDN Banjar Agung 4, how feasible the teaching materials on ecosystems based on conservation education with the topic of fauna developed by teachers at SDN Banjar Agung 4 are, and how students respond to teaching materials on ecosystems based on conservation education with the topic of fauna. The objectives of this study are to identify and describe the process of developing teaching materials for conservation education with a focus on fauna, to determine the feasibility of teaching materials for ecosystem-based conservation education, and to identify student responses to teaching materials for conservation education that focus on fauna at SDN Banjar Agung 4. The research method used is a research and development method that develops products in the form of teaching materials. The results of this study show that the subject matter experts categorized the teaching materials as “Highly Feasible” for practical use in the field. Meanwhile, the media experts categorized the teaching materials as “Feasible.” These results indicate that the teaching materials are “Feasible.”
IMPLEMENTASI EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN DI SEKOLAH DASAR PERSATUAN ISLAM SERANG Toip, Muhamad; Hakim, Zerri Rahman; Hendracipta, Nana
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5619

Abstract

This study aimed to describe the implementation of pencak silat extracurricular activities in strengthening students’ discipline character at Persatuan Islam Elementary School, Serang. The study was motivated by the importance of developing discipline from an early age through contextual and engaging activities. Pencak silat, as a traditional Indonesian martial art, embodies values of discipline, responsibility, and respect aligned with character education goals. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through observations, interviews, and documentation involving the principal, teachers, coaches, and students. Data analysis followed the Miles and Huberman model. The findings showed that pencak silat activities were implemented through structured planning, execution, and evaluation. Discipline values were instilled through habits such as punctual attendance, adherence to rules, and respect for coaches and peers. Challenges, including limited facilities and students’ varying levels of understanding, were addressed through role modeling and educational approaches. In conclusion, pencak silat extracurricular activities significantly contribute to the development of students’ discipline character while also serving as a means of preserving local cultural heritage in elementary schools.
Pengembangan Video Pembelajaran pada Materi Ekosistem untuk Kelas V di SDN Jurumudi Baru Halah, Syifa Maulida; Hendracipta, Nana; Nurhasanah, Ana
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.88665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mengetahui kelayakan dan respons peserta didik terhadap video pembelajaran pada materi Ekosistem mata pelajaran IPAS kelas V SD. Metode yang dipakai untuk penelitian ini adalah Research and Development atau riset dan pengembangan dengan model 4D rancangan S. Thiagarajan dkk. dengan tahapan define, design, development, dan dissemination. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara untuk mendefinisikan masalah serta menentukan solusi dan penyebaran angket untuk mengetahui kelayakan media yang dikembangkan menurut ahli media, ahli materi, dan ahli praktisi, serta untuk mengetahui respons siswa kelas V SDN Jurumudi Baru. Hasil penelitian menunjukan rerata hasil uji validasi ahli media 88% kriteria “sangat layak”, hasil uji validasi materi sebesar 90% kriteria “sangat layak”, hasil uji validasi praktisi sebesar 82% kriteria “sangat layak”, hasil respons peserta didik sebesar 96,86% kriteria “sangat layak”. Dengan begitu, video pembelajaran yang dikembangkan pada penelitian ini layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran ekosistem di kelas V SD.