Dadang Dwi Septiyan, Dadang Dwi
FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Kajian Respon Emosi Musikal dan Semiotika: Studi Kasus K-Popers Banten Amalia, Ghina; Septiyan, Dadang Dwi; Rizal, Syamsul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu K-Pop serta mengidentifikasi respon emosi musikal yang ditimbulkan terhadap perilaku penggemar K-Pop di Banten. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan studi kasus, data diperoleh lewat wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa lirik lagu K-Pop seperti Spring Day, Boom, Hello Future, dan Wannabe memunculkan respons emosional (rindu, semangat, harapan) dan perubahan perilaku (imitasi, ekspresi identitas). Dengan analisis semiotik Roland Barthes, ditemukan bahwa lirik K-Pop tidak hanya menyampaikan makna, tetapi juga membentuk identitas diri dan relasi emosional yang mendalam, menjadikan musik sebagai medium penting dalam kehidupan sosial dan emosional penggemar.
Praktik Hegemoni terhadap Remaja dalam Bermusik Heryanti, Heryanti; Permana, Rian; Septiyan, Dadang Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29375

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan praktik hegemoni terhadap remaja dalam bermusik serta relasinya dengan pembentukan identitas remaja. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa hegemoni dipraktikkan melalui dampak media, lingkungan sosial, dan keluarga terhadap selera dan preferensi musikal remaja. Hegemoni dimulai dari keluarga dan kemudian diperkuat dan diperluas oleh media dan lingkungan sosial. Meski demikian, remaja tidak bersifat pasif, mereka memiliki kemampuan untuk melawan efek ini. Remaja menggunakan musik sebagai cara untuk mengekspresikan diri, gaya hidup, dan identitas sosial mereka. Teori hegemoni Antonio Gramsci dan teori identitas remaja Erik Erikson dan James Marcia menjelaskan temuan ini. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi kajian pendidikan seni dalam memahami dinamika sosial budaya yang memengaruhi perilaku bermusik remaja masa kini.
Penerapan Metode Dalcroze untuk Meningkatan Kemampuan Siswa dalam Membaca Notasi Balok di SMP Negeri 1 Kota Serang Juliya, Juliya; Hadiyatno, Hadiyatno; Septiyan, Dadang Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Metode Dalcroze terhadap Pemahaman Siswa dalam Membaca Notasi Balok di SMP Negeri 1 Kota Serang”. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam membaca notasi balok akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan minim pengalaman langsung. Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) bagaimana strategi penerapan metode Dalcroze dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas VIII B dalam membaca notasi balok, dan (2) bagaimana efektivitas metode Dalcroze dalam meningkatkan kemampuan membaca notasi balok. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas VIII B. Instrumen penelitian berupa tes praktik yang mencakup aspek euritmik, solfège, improvisasi, serta tes kognitif berbentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan. Pada pra siklus, rata-rata skor siswa hanya 55,8 tanpa ada yang mencapai KKM 75. Pada siklus I, rata-rata meningkat menjadi 67,3 dengan 7 siswa mencapai KKM. Siklus II menunjukkan peningkatan lebih tinggi, yaitu rata-rata 85 dengan 14 siswa mencapai KKM. Kesimpulannya, metode Dalcroze efektif meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca notasi balok karena mampu mengintegrasikan gerakan tubuh, pendengaran, dan pengalaman musikal secara menyenangkan.
Pengaruh Magic Card Augmented Reality terhadap Keterampilan Gerak Dasar Tari Siswa Kelas VII di SMP Citra Islami Kabupaten Tangerang Fariha , Yuni; Permanasari, Alis Triena; Septiyan, Dadang Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12341

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan guru untuk dapat menggunakan media berbasis teknologi, adanya media Magic Card Augmented Reality yang dimanfaatkan dalam media pembelajaran seni tari, seorang guru harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai media supaya tujuan pembelajaran dapat tercapai. Hal tersebut berpengaruh pula pada kemampuan siswa dalam keterampilan gerak dasar tari. Tujuan penelitian ini guna mengetahui proses pembelajaran menggunakan Magic Card Augmented Reality serta pengaruh terhadap keterampilan gerak siswa mengenai materi gerak dasar tari. Metode penelitian yang dipergunakan yaitu mix method dengan desain nonequivalent control group design berfokus pada pengumpulan, penganalisisan, dan pencampuran data kuantitatif dan kualitatif dalam suatu penelitian tunggal atau lanjutan. Hasil penelitian didapati bahwa seluruh instrumen soal dan penilaian sudah tervalidasi dengan tujuan penelitian, dilakukannya pretest pada kelas kontrol dan eksperimen, tindakan pada kelas eksperimen sebanyak dua kali, dan posttest pada kelas kontrol dan eksperimen. nilai rata-rata pretest keterampilan gerak dasar tari pada kelas eksperimen 71 dan nilai rata rata kelas kontrol 70. Pada pelaksanaan postest nilai rata-rata kelas eksperimen 86,5 dan nilai rata-rata pada kelas kontrol 84. Kemudian untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan MCAR dilakukan pengujian hipotesis menggunakan uji t dua sampel, maka didapati hasil t_hitung sebesar 2,4 dan t_tabel sebesar 1,7 dengan taraf signifikasi 5%. Dengan demikian, t_hitung= 2,4 > t_tabel= 1,7, maka disimpulkan bahwa penggunaan MCAR berpengaruh terhadap keterampilan gerak tari, sehingga dapat dinyatakan bahwa H_(1 )diterima.
Terapi Aktivitas Kelompok Stimulus Sensorik: Mendengarkan Musik dan Kemampuan Respon ODGJ Adila, Ragda; Septiyan, Dadang Dwi; Purwinarti, Wiwin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan dan kemampuan respon ODGJ terhadap terapi aktivitas kelompok stimulus sensorik di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 4. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang dikaji dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi aktivitas stimulus sensorik mendengarkan musik telah diterapkan secara konsisten. Terapi ini dilaksanakan setiap hari jum’at dengan durasi 120 menit. Musik yang dipilih beragam untuk merangsang respons fisik dan emosional pasien. Terdapat dua jenis respon dari pasien ODGJ setelah diberikan penerapan terapi aktivitas kelompok stimulasi sensori. Kebanyakan pasien merespon dengan aktif dan adaptif, meskipun terdapat tantangan dalam menghadapi respons maladaptif. Dukungan dari perawat dan instruktur musik, serta evaluasi yang berkelanjutan, mampu menciptakan lingkungan terapeutik yang mendukung proses penyembuhan. Terapi ini tidak hanya memberikan manfaat individu tetapi juga memperkuat interaksi sosial, menjadikannya alat yang kuat dalam perawatan holistik.
Penerapan Pembelajaran Kawih Sunda Wanda Anyar untuk Meningkatkan Kemampuan Bernyanyi pada Siswa SMAN 7 Pandeglang Marpudoh, Irawati; Permana, Rian; Septiyan, Dadang Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi siswa SMAN 7 Pandeglang dalam pembelajaran materi vokal tradisi kawih sunda wanda anyar. Penelitian dilakukan karena terdapat kendala dalam proses pembelajaran di dalam kelas, belum menerapkan pembelajaran kawih sunda wanda anyar dalam kegiatan belajar. Terutama dalam pembelajaran seni musik. Terbatasnya sumber daya guru yang bukan merupakan guru seni musik melainkan seni rupa menjadi faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Melalui penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart, dilakukan upaya untuk meningkatkan pembelajaran seni musik dengan fokus pada kawih sunda wanda anyar. Kawih sunda wanda anyar dipilih karena merupakan gubahan baru dan rumpaka dalam kawih wanda anyar mudah untuk dipahami. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan bernyanyi pada siswa setelah diterapkan tindakan pembelajaran. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai siswa dari pra siklus ke siklus 1, dan dari siklus 1 ke siklus 2. Selain itu, kemampuan bernyanyi siswa juga meningkat secara keseluruhan. Pemanfaatan strategi pembelajaran dengan menggunakan metode latihan (drill) yang berulang pada pembelajaran musik di SMAN 7 Pandeglang memberikan dampak positif dalam peningkatan kemampuan bernyanyi. Terjadi peningkatan nilai rata-rata siswa pada setiap siklus, serta jumlah siswa yang mencapai kriteria nilai juga meningkat. Dalam kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kawih sunda wanda anyar dalam pembelajaran seni musik tradisi efektif dalam meningkatkan kemampuan bernyanyi siswa.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Menggunakan Metode Orff Pada Anaktunagrahita Ringan di Sekolah Khusus Korpri Pandeglang Sulismiawati, Iis; Permana, Rian; Septiyan, Dadang Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik anak tunagrahita ringan melalui penerapan Metode Orff di Sekolah Khusus (SKh) KORPRI Pandeglang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterampilan motorik siswa yang terlihat pada pra siklus, serta belum digunakannya metode pembelajaran berbasis musik dan gerak seperti Orff di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek 15 siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik pada setiap siklus. Nilai rata-rata pra siklus adalah 68,4 dengan kategori rendah, meningkat pada siklus I menjadi 73,9 dengan kategori sedang, dan mencapai 82,5 pada siklus II dengan kategori tinggi. Peningkatan ini terlihat pada kemampuan siswa dalam menirukan gerakan memukul, merespons irama musik, serta mengikuti instruksi gerak secara terkoordinasi. Pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) meningkat dari 33,3% pada pra siklus menjadi 60% pada siklus I, dan 86,7% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan Metode Orff terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik anak tunagrahita ringan, khususnya melalui integrasi unsur musik, ritme, dan gerak yang membuat pembelajaran lebih menyenangkan, partisipatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.