Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Efek Puasa Terhadap Biomarker Hepar : Sebuah Tinjauan Pustaka Sistematis Anggraini, Wieke; Irfannuddin, Irfannuddin; santoso, budi; Sinulingga, Sadakata; Zulissetiana, Eka Febri; Nurwany, Raissa
Syifa'Medika Vol 15, No 1 (2024): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v15i1.8773

Abstract

Terdapat berbagai penelitian yang melihat dampak puasa sebagai intervensi diet yang untuk menurunkan berat badan, menurnkan hemoglobin terglikosilasi, menurunkan risiko aterogenik, meningkatkan sirkulasi sitokin dan proliferasi sel imun. Tinjauan ini bertujuan untuk melihat penelitian terkait puasa dalam menurunkan inflamasi. Tinjauan ini disusun sesuai dengan algoritma PRISMA yang melibatkan 31 kepustakaan yang dikumpulkan dari Pubmed maupun EuropePMC. Tinjauan ini menemukan bahwa puasa dapat mengurangi inflamasi yang ditandai dengan berbagai biomarker. Oleh karena itu puasa dapat menjadi salah satu intervensi diet yang dapat bermanfaat bagi kesehatan jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama dan secara konsisten
Efek Antihiperglikemik Ekstrak n-Heksan Daun Benalu Kersen pada Diabetes melitus Putih Jantan yang Diinduksi Aloksan Firdaus, Mutia Muthmainnah; Subandrate, Subandrate; Sinulingga, Sadakata
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.19.2.105-115

Abstract

Prevalensi diabetes terus meningkat setiap tahunnya. Penelitian pengobatan herbal terus dilakukan untuk mencari pengobatan alternatif yang efektif untuk penyakit diabetes, antara lain buah ceri (Mutingia calabura L.) dan benalu (Dendrofthoe pentandra (L.) Miq.) mengandung senyawa anti diabetes yang serupa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek hipoglikemik ekstrak n-heksan daun benalu (Dendrophthhoe pentandra (L.) Miq) dan mengukur dosis ekstrak tersebut yang dapat menurunkan gula darah pada diabetes melitus. Jenis penelitian ini adalah percobaan laboratorium in vivo dengan desain pra-percobaan acak. Ekstrak dibuat menjadi tiga dosis yaitu 53 mg/kg bb, 106 mg/kg bb dan 212 mg/kg bb dengan metode perendaman, menggunakan pelarut n-heksan dan diberikan kepada diabetes melitus secara oral selama 14 hari perlakuan. Sampel penelitian ini terdiri dari 12 ekor diabetes melitus putih jantan (Rattus norvegicus) yang dibagi secara acak menjadi 3 kelompok. Hasil uji t berpasangan antara kadar glukosa darah setelah induksi aloksan dan hari ke-14 menunjukkan p=0,045 pada kelompok dosis pertama, p=0,062 pada kelompok dosis kedua, dan p=0,140 pada kelompok dosis ketiga. Setelah 14 hari penggunaan ekstrak, glukosa darah dosis I turun 49,63%, dosis II turun 27,03% dan dosis III turun 15,09%. Ekstrak n-heksana daun benalu kersen (Dendrofthoe pentandra (L.) Miq) dapat menurunkan gula darah diabetes melitus yang diinduksi aloksan, sehingga berpotensi sebagai obat antidiabetes.
ANALISIS KADAR PROTEIN ASI PERAH IBU MENYUSUI BERDASAR INDEKS MASSA TUBUH Subandrate, Subandrate; Santosa, Dorothy Eunike; Oswari, Liniyanti D; Oktharina, Eka Handayani; Sinulingga, Sadakata; Athiah, Medina
Jurnal Sains Kebidanan Vol 6, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v6i1.11083

Abstract

Salah satu komponen makronutrien ASI ialah protein yang sangat bermanfaat dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Faktor ibu, bayi, dan fisiologis memengaruhi kadar protein dalam ASI. Salah satu faktor ibu, yaitu indeks massa tubuh (IMT). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh IMT terhadap kadar protein pada ASI perah. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Laboratorium Kimia Dasar Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya. Penelitian ini menggunakan 63 sampel ASI perah dari ibu menyusui di kota Palembang berusia 20-35 tahun dengan bayi berusia 1-6 bulan. Sampel ASI perah berjumlah 63 tersebut terbagi menjadi 2 kategori, yaitu 30 sampel ASI ibu dengan IMT normal dan 33 sampel ASI ibu dengan IMT gemuk dan obesitas. Pengukuran protein menggunakan metode Lowry dan data dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Rata-rata kadar protein ASI perah pada ibu dengan IMT normal yaitu 6,35±5,78 mg/mL dan rata-rata kadar protein ASI perah pada ibu dengan IMT gemuk dan obesitas yaitu 8,64±3,70 mg/mL. Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p=0,03 (p 0,05). Pada ibu dengan IMT gemuk dan obesitas, peningkatan porsi dan frekuensi makan, meningkatkan asupan asam amino sehingga meningkatkan kadar protein dalam ASI perah. Kesimpulannya, IMT ibu berpengaruh terhadap kadar protein pada ASI perah.
Nilai IC50 Ekstrak dan Fraksi Daun Benalu Kersen terhadap Enzim Xantin Oksidase Sinulingga, Sadakata; Ng, Muniaty Sulam; Subandrate, Subandrate; Oswari, Liniyanti D.
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 10 No 1 (2023): J Sains Farm Klin 10(1), April 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.10.1.114-119.2023

Abstract

Kersen atau inang tanaman benalu kersen (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq) telah terbukti dapat menurunkan asam urat karena mengandung senyawa metabolit sekunder terutama flavonoid, sebuah senyawa berstruktur mirip xantin yang menginhibisi xantin oksidase secara kompetitif. Mengingat bahwa hemiparasit memiliki kandungan yang sama dengan inang, maka pada penelitian ini diuji kemampuan daun benalu kersen dalam menginhibisi xantin oksidase. Dilakukan ekstraksi etil asetat kemudian dilanjutkan dengan fraksinasi menggunakan 5 jenis rasio perbandingan pelarut polar etanol dan etil asetat yaitu F1 = 9:1, F2 = 7:3, F3 = 5:5, F4 = 3:7, dan F5 = 1:9. Hasil fraksinasi (F1 – F5) dan ekstrak dilakukan uji fitokimia dan teridentifikasi senyawa metabolit terpenoid, tanin, alkaloid dan flavonoid. Penelitian dilanjutkan dengan uji inhibisi xantin oksidase. Ekstrak dan fraksi daun benalu kersen diencerkan menjadi 5 konsentrasi yang berbeda yaitu 75; 150; 300; 600; dan 1200 mg/L. Kontrol positif pada penelitian ini adalah allopurinol, obat pilihan utama hiperurisemia. Nilai absorbansi setiap sampel digunakan untuk mencari persentase inhibisi enzim yang kemudian dianalisis secara regresi linear dan diperoleh nilai IC50. Nilai IC50 F1 – F5 dan ekstrak etil asetat daun benalu kersen tergolong sangat aktif dan secara berurutan sebesar 1,38 mg/L; 1,14 mg/L; 6,19 mg/L; 9,41 mg/L; 5,90 mg/L dan 9,86 mg/L.
Effect of solvent polarity on secondary metabolite content and α-glucosidase enzyme IC50 of Dendrophthoe pentandra (L). Miq leaves extract Subandrate, Subandrate; Sinulingga, Sadakata; Adma, Annes Claudia; Monanda, M. Dias Athallah; Fatmawati, Fatmawati; Safyudin, Safyudin; Oswari, Liniyanti D
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 22 No 1 (2024): JIFI
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v22i1.1363

Abstract

Cherry mistletoe (Dendrophthoe pentandra (L). Miq) have an inhibitory effect on the α-glucosidase enzyme, but research related to solvent optimization to find active compound is unclear. Secondary metabolites that can be identified depend on the level of solvent polarity. This study aims to determine the effect of solvent polarity on the secondary metabolite content and the α-glucosidase enzyme by using the polar and nonpolar fractions of the ethyl acetate extract of cherry mistletoe leaves. Cherry mistletoe leaves were extracted using ethyl acetate and were followed by a liquid-liquid fractionation. The polar fraction used ethanol and ethyl acetate as solvents, whereas the nonpolar fraction used n-hexane and ethyl acetate as solvents. Secondary metabolites present in polar fractions were alkaloids, flavonoids, steroids, tannins, and terpenoids, whereas those present in nonpolar fractions were flavonoids and steroids. The IC50 value of the polar fraction (54.8 ppm) was lower than that of the nonpolar fraction (192.0 ppm). The polar fraction of the ethyl acetate extract of cherry mistletoe leaves could inhibit the α-glucosidase enzyme and, therefore, is classified as active. On the other hand, the nonpolar fraction of the ethyl acetate extract of cherry mistletoe leaves could not inhibit the α-glucosidase enzyme and, therefore, is classified as inactive in general.
Total Phenol, Flavonoid Content, and Antioxidant Activity of the Ethanol Fraction of Arcangelisia Flava Stem Fatmawati, Fatmawati; Oktharina, Eka Handayani; Mulawarman, Hisham; Sinulingga, Sadakata; Safyudin, Safyudin
Biomedical Journal of Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Vol 11, No 2, 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/bji.v11i2.225

Abstract

Introduction. Oxidative stress caused by an imbalance between reactive oxygen species (ROS) production and antioxidant defenses leads to various diseases. Arcangelisia flava, a medicinal plant, contains antioxidant-active phenols and flavonoids. This study evaluates the total phenol and flavonoid content and the antioxidant activity of the ethanol fraction of A. flava stem. Methods. An experimental study was conducted using 750 grams of A. flava stem. The sample underwent fractionation and was analyzed using Folin-Ciocalteu and AlCl3 methods to determine total phenol and flavonoid content. Antioxidant activity was assessed using the DPPH method. Data were analyzed using regression equations and IC50 values. Results. The ethanol fraction contained 57.81 ± 3.28 mg GAE/g of total phenol and 114.6 ± 1.02 mg QE/g of total flavonoid. The IC50 value for the ethanol fraction was 72.88 ppm, indicating strong antioxidant activity, albeit less potent than ascorbic acid (IC50 7.37 ppm). Conclusion. The ethanol fraction of A. flava stem is a potential natural antioxidant source.
ANALISIS KADAR PROTEIN ASI PERAH IBU MENYUSUI BERDASAR INDEKS MASSA TUBUH Subandrate, Subandrate; Santosa, Dorothy Eunike; Oswari, Liniyanti D; Oktharina, Eka Handayani; Sinulingga, Sadakata; Athiah, Medina
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 6 No. 1 (2024): MEI 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v6i1.11083

Abstract

Salah satu komponen makronutrien ASI ialah protein yang sangat bermanfaat dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Faktor ibu, bayi, dan fisiologis memengaruhi kadar protein dalam ASI. Salah satu faktor ibu, yaitu indeks massa tubuh (IMT). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh IMT terhadap kadar protein pada ASI perah. Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Laboratorium Kimia Dasar Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya. Penelitian ini menggunakan 63 sampel ASI perah dari ibu menyusui di kota Palembang berusia 20-35 tahun dengan bayi berusia 1-6 bulan. Sampel ASI perah berjumlah 63 tersebut terbagi menjadi 2 kategori, yaitu 30 sampel ASI ibu dengan IMT normal dan 33 sampel ASI ibu dengan IMT gemuk dan obesitas. Pengukuran protein menggunakan metode Lowry dan data dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Rata-rata kadar protein ASI perah pada ibu dengan IMT normal yaitu 6,35±5,78 mg/mL dan rata-rata kadar protein ASI perah pada ibu dengan IMT gemuk dan obesitas yaitu 8,64±3,70 mg/mL. Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p=0,03 (p< 0,05). Pada ibu dengan IMT gemuk dan obesitas, peningkatan porsi dan frekuensi makan, meningkatkan asupan asam amino sehingga meningkatkan kadar protein dalam ASI perah. Kesimpulannya, IMT ibu berpengaruh terhadap kadar protein pada ASI perah.
Pendampingan Keterampilan Mengenali dan Mencegah Thalassemia Pada Masyarakat Safyudin, Safyudin; Sinulingga, sadakata; fatmawati, fatmawati; Subandrate, Subandrate; Haryadi, Kusumo; Yana, Rini; Romadhon, M Fitra; Monanda, M Dias Athallah
Fajar: Media Komunikasi Dan Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 20 No. 1 (2020)
Publisher : Center of Community Service (PPM), Institute for Research and Community Services (LP2M) UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jf.v20i1.20325

Abstract

Abstract:Thalassemia is a genetic disease that is inherited through marriage. At present, the incidence of thalassemia can only be reduced by reducing the birth of thalassemia children. Giving a correct understanding to the community is the right way to prevent the increase in new thalassemia sufferers. This community service activity is carried out in Lubuklinggau City, South Sumatra by involving lecturers who focus on the prevention of thalassemia. Activities carried out in the form of counseling and demonstration about thalassemia to 56 participants. In this activity, the demonstration was carried out using tools such as brochures / leaflets. An evaluation of the success of the activity is carried out using random questions to the participants before and after the activity. After counseling, most participants understood the simple way to recognize and prevent thalassemia. From these community service activities, it can be concluded that counseling and demonstration, can be used to improve people's knowledge and simple skills in recognizing and preventing thalassemia. Keywords:  Counseling, prevent, recognize, thalassemia Abstrak: Thalassemia merupakan penyakit genetik yang diturunkan melalui perkawinan. Saat ini, angka kejadian penyakit thalassemia hanya dapat turunkan dengan cara mengurangi kelahiran anak thalassemia. Pemberian pemahaman yang benar kepada masyarakat merupakan cara yang tepat guna mencegah peningkatan penderita thalassemia baru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan dengan melibatkan dosen yang fokus pada usaha pencegahan thalassemia. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan dan demonstrasi tentang thalassemia terhadap 56 orang peserta. Dalam kegiatan ini, demontrasi dilakukan dengan menggunakan alat bantu berupa brosur/leaflet. Evaluasi terhadap keberhasilan kegiatan dilakukan dengan menggunakan pertanyaan acak kepada peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Setelah penyuluhan, sebagian besar peserta memahami cara sederhana mengenali dan mencegah thalassemia. Dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, dapat simpulkan bahwa penyuluhan dan demonstrasi, dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sederhana masyarakat dalam mengenali dan mencegah thalassemia. MIOS. Kata Kunci: Mencegah, mengenali, penyuluhan, thalassemia  
Inhibitory Effect of Ethanol Extract of Cherry Mistletoe Leaves (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq) on Xanthine Oxidase Enzyme Sabathania, Hana Daini; Subandrate, Subandrate; Sinulingga, Sadakata; Safyudin, Safyudin; Oswari, Liniyanti D; Fatmawati, Fatmawati
Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas (Journal of Pharmaceutical Sciences and Community) Vol 22, No 2 (2025)
Publisher : Sanata Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/jpsc.008252

Abstract

One plant that can be used as an alternative treatment for hyperuricemia is the cherry plant. The usefulness of these plants is due to the secondary metabolite compounds that can inhibit the enzyme xanthine oxidase. Cherry mistletoe is thought to have the same flavonoids, saponins, alkaloids, terpenoids, and tannins as the cherry plant, which can act as inhibitors. The aim of the study was to determine the inhibitory effect of an ethanol extract of cherry mistletoe leaves on the xanthine oxidase enzyme. This study was conducted as  an in vitro experimental study. Cherry mistletoe leaves were extracted with 96% ethanol. The extract was done with phytochemical screening, followed by an inhibition test on the xanthine oxidase enzyme using a spectrophotometer at a wavelength of 400 nm. Allopurinol was a positive control. The ethanol extract of cherry mistletoe leaves contains flavonoids, saponins, alkaloids, terpenoids, and tannins. The IC50 value of the ethanol extract of cherry mistletoe leaves was 23.44 mg/L. The ethanol extract of cherry mistletoe leaves has an inhibitory effect on the xanthine oxidase enzyme with moderate activity. Accordingly, the cherry mistletoe leaf extract can be considered as an alternative inhibitor of the xanthine oxidase enzyme in the control of hyperuricemia.
Co-Authors Adiyatma Putra Mahardika Adma, Annes Claudia Ady Mara Anggraini, Wieke Aprilia Putri Athiah, Medina Az Zahra, Fatihah Bebbi Arisya Kesumaputri Budi Untari Cahyaputra, ariefqi Naufaldi Cahyaputra, ariefqi Naufaldi Dwi Budi Santoso Dwi Indira Setyorini Eka Febri Zulissetiana Ella Amalia, Ella Elsafani Faddiasya Fatihah Az Zahra Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Firdaus, Mutia Muthmainnah Galuh Anggraini Gustina Emilia Ningsih Hasmeinah, Hasmeinah Intan Rahma Dewi Irfannuddin Irfannuddin Irfannudin Irfannudin Kohar, Evlin Kohar, Evlin Kusumo Hariyadi Kusumo Haryadi Liniyanti D. Oswari M Fakhri Altiyan M Kenli Kendi Tampoliu Maharani Natasya Mardiyanto Mardiyanto Mariana Mariana Masayu Farah Diba Medina Athiah Melina Indah Sari Mia Esta Poetri Afdal Faisal, Mia Esta Poetri Afdal Monanda, M Dias Athallah Monanda, M. Dias Athallah Muhammad Hasnawi Haddani Mulawarman, Hisham Muniaty Sulam Ng Muthiah Hasnah Suri Muthiah Hasnah Suri, Muthiah Hasnah Mutiara Budi Azhar Naomi W Tioline Ng, Muniaty Sulam Nirwan Syarif Nugraha, Doni S Nursiah Nasution Nurul Windi Anggraini, Nurul Windi Nurwany, Raissa Oktharina, Eka Handayani Oswari, Liniyanti D Puji Rizki Suryani Puput Eka Sari Putra Ramadhan Algiffary Irianto Dunda Putriana Fuji Safitri Ratnaningsih Dewi Astuti Riana Sari Puspita Rini Yana Rini Yana Rini Yana Romadhon, M Fitra Sabathania, Hana Daini Safyudin Santosa, Dorothy Eunike Siti Devita Utami Siti Rusdiana Puspa Dewi Soputra, Ezra Hans Soputra, Ezra Hans Sri Wahyuni Subandrate Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Tri Suciati Yana, Rini