Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Program Profesi Guru Melalui Penguatan Materi Pedagogical Content Knowledge Tuti Hartati; Indah Rahmania; Fitria Maghfiroh; Nida Fitria; Nusrotul Bariyah; Shafa Salsabila; Ajeng Kusmayanti; Rahmia Mulya Fitri; Jarnawi Afgani Dahlan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4496

Abstract

Pedagogical content knowledge (PCK) merupakan kemampuan mengintegrasikan pengetahuan konten dengan strategi pembelajaran yang efektif yang dapat menjembatani konten dan pengetahuan pedagogik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menguatkan kompetensi PCK mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan, terutama dalam hal mengintegrasikan pengetahuan konten matematika dengan strategi pembelajaran yang tepat dan efektif. Metode kegiatan PKM dilakukan secara daring dengan sasaran kegiatannya adalah mahasiswa PPG Pendidikan Matematika di Universitas Pendidikan Indonesia. Rangkaian kegiatannya meliputi pemberian pretest, pematerian PCK, dan pemberian posttest. Berdasarkan hasil pretest dan posttest peserta, rata-rata nilai pre-test adalah 40,15 dan rata-rata nilai post-test adalah 72,45 yang artinya terjadi peningkatan sebesar 80,32% yang mencerminkan efektivitas dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam memperkuat pemahaman teoritis dan aplikatif peserta terkait PCK. Pedagogical content knowledge (PCK) is the ability to integrate content knowledge with effective teaching strategies that bridge content and pedagogical knowledge. This community service activity (PKM) aims to strengthen the PCK competence of pre-service teacher certification (PPG) students, particularly in integrating mathematical content knowledge with appropriate and effective teaching strategies. The PKM activity was conducted online, targeting Mathematics Education PPG students at the Indonesian University of Education. The activities included a pre-test, PCK material delivery, and a post-test. Based on the participants' pre-test and post-test results, the average pre-test score was 40.15, and the average post-test score was 72.45, indicating an increase of 80.32%, which reflects the effectiveness of the community service activity in enhancing participants' theoretical and practical understanding of PCK.
PENYULUHAN KESEHATAN KEPADA IBU MENYUSUI MENGENAI GIZI SEIMBANG UNTUK MENCEGAH TERJADINYA STUNTING Andini, Ayu; Hilmi Uly Ul Hidayah; Shafa Salsabila; Delli Yuliana Rahmat
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 4 (2023): APTEKMAS Volume 6 Nomor 4 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v6i4.7376

Abstract

Many nutritional problems occur when the intake of children under five is not balanced so that it will cause problems with poor growth status. The purpose of this health counseling is to determine the influence of breastfeeding mothers' knowledge regarding balanced nutrition after being given health education. Using a survey research design with quantitative methods and accidental sampling techniques. The target used was breastfeeding mothers as many as 18 respondents in Margamukti Village, North Sumedang District, Sumedang Regency, West Java Province. The results of health counseling activities regarding the level of knowing of breastfeeding mothers obtained pre-test results of 50% (Enough) and after being given health education there was a significant accure of 22.2% with post-test results of 72.2% (Very Good). The conclusion shows that there is an influence after being given health education to breastfeeding mothers regarding balanced nutrition in Margamukti Village
Analisa Yuridis Pengawasan Bank Terhadap Pemalsuan Dokumen: Studi Putusan Pn Barru Nomor 4/Pid.B/2024/Pn Barru Tanggal 7 Mei 2024 Faustina, Yaffa Ivana; Elvina Putri Maheswari; Shafa Salsabila; Berto Purnomo Sidik; Fika Nurmajulia Andiani; Antika Gestia; Luthy Yustika
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3857

Abstract

Kejahatan pemalsuan dokumen dalam pengajuan kredit perbankan merupakan ancaman serius terhadap integritas dan kepercayaan sistem keuangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis mekanisme pengawasan bank yang ideal dalam mencegah praktik pemalsuan dokumen serta mengkritisi implementasinya berdasarkan studi kasus Putusan Pengadilan Negeri Barru Nomor 4/Pid.B/ 2024/PN Barru. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kasus dan perundang-undangan, menganalisis bahan hukum primer berupa peraturan perbankan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pengawasan bank, yang meliputi implementasi prinsip Mengenal Nasabah (Know Your Customer) dan Manajemen Anti-Fraud, seringkali belum sepenuhnya efektif karena adanya celah operasional dan kolusi internal. Putusan PN Barru dalam kasus ini telah berhasil membuktikan unsur tindak pidana pemalsuan dokumen. Namun, analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa pertimbangan hakim masih terfokus pada unsur pidana pelaku, kurang mendalam dalam mengkaji potensi kegagalan sistem pengawasan bank sebagai pemicu atau fasilitator terjadinya tindak pidana tersebut. Disimpulkan bahwa penguatan regulasi pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan penegasan tanggung jawab internal bank mutlak diperlukan untuk meningkatkan integritas sistem perbankan. Studi ini merekomendasikan penegasan peran pengawasan bank dalam pertimbangan putusan pidana sebagai upaya preventif dan penegakan hukum yang lebih komprehensif.
OVERCOMING SPEAKING ANXIETY AMONG TERTIARY EFL STUDENTS THROUGH THE ED-SHARING PROGRAM Anissatusholihah; Shafa Salsabila; Octa Aulia Rindang Raharja
Vol. 3 No. 2 (2025): Special Issue: Cultural Resilience and Digital Literacy for a Diverse Society 259-279
Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Speaking English effectively is essential at all educational levels, particularly given that it is a universal language that is employed in a wide range of professional and educational settings. Nevertheless, considering the significance of it, overcoming speaking anxiety remains an essential challenge for many students, hindering the opportunity to speak English with confidence. The aim of this research project is to investigate the points of view and experiences of Central Java university students who took part in the Ed-Sharing program, which aims at assisting students in managing and overcoming their fear of speaking publicly. Applying a descriptive qualitative methodology, this research collects data by conducting in-depth interviews with 7 individuals who actively participated in the Ed-Sharing initiative. The findings revealed that lack of practice, limited knowledge and vocabulary, the fear of making a mistake and judgment sensitivity, and a sense of insecurity and nervousness were the main causes of speaking anxiety. The results indicate that by providing a fun and interactive strategy and encouraging students to practice speaking in a secure environment, the Ed-Sharing program reduced anxiousness. The achievement of the program shows how crucial it is to build a setting that encourages practice and lessens the fear of being judged. The importance of organized, interactive programs for decreasing speaking anxiety along with improving English language proficiency is highlighted by this research.