Anita Liliana Susanti, Anita Liliana
Clinical Pathology Department, Faculty Of Medicine, General Achmad Yani University, Jl. Terusan Jenderal Sudirman, Cimahi

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Detection of Mycobacterial Lipoarabinomannan with A Monoclonal Antibody Qualitative ELISA in Urine of Tuberculous Meningitis Patients Sylvia Rachmayati; Anita Liliana Susanti; Basti Andriyoko
The Indonesian Biomedical Journal Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : The Prodia Education and Research Institute (PERI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18585/inabj.v8i1.9

Abstract

BACKGROUND: Tuberculous meningitis is the most severe manifestation of tuberculosis. The diagnostic approach of tuberculous meningitis is difficult. Combination of clinical, laboratory and radiological criteria were used in diagnostic approach of tuberculous meningitis. Urinary mycobacterial lipoarabinomannan (LAM) antigen detection is a promising diagnostic tool. Detection of mycobacterial antigen in concentrated urine sample is predicted to improve the positivity rate of the qualitative enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) diagnostic tool. The purpose of this study is to examine the detection ability of a monoclonal antibody qualitative ELISA in concentrated and unconcentrated urine of tuberculous meningitis patients.METHODS: This research is a descriptive, crosssectionally designed. The study was conducted in the Clinical Pathology Department laboratory of Dr. Hasan Sadikin Hospital, in July-October 2014. A total of 27 patients diagnosed as tuberculous meningitis patients were included and the subjects were classified into possible and probable criteria according to consensus criteria. The subjects were classified as definite if the cerebrospinal fluid culture was positive for Mycobacterial tuberculosis growth. The subjects were examined for the presence of LAM in unconcentrated and concentrated urine with a monoclonal antibody qualitative ELISA method.RESULTS: Unconcentrated urinary LAM examination positivity was 0% while in concentrated urine was 14.8%. The positivity of concentrated urinary LAM were higher among the definite criteria group.CONCLUSION: Concentrating urine sample increase the positivity rate of urinary LAM detection with ELISA method as high as 14.8%. The urinary antigen detection is higher among the definite tuberculous meningitis patients.KEYWORDS: LAM, concentrated urine, tuberculous meningitis, qualitative ELISA
PENGARUH EKSTRAK ETANOL RIMPANG KUNYIT (Curcuma Longa) TERHADAP PEMERIKSAAN HEMOSTASIS DARAH Rini Roslaeni; Raya Agung Maha Sakti; Mochamad Fathan Zulfahmi; Maharany Rizky Yuniar; Evi Sovia; Wahyu Harihardjaja; Anita Liliana Susanti
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2021): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.786 KB)

Abstract

Kunyit (Curcuma longa) merupakan tanaman obat yang banyak terdapat di Asia, sering digunakan sebagai bumbu ataupun obat tradiosional. Tanaman kunyit memiliki akar (rimpang)berwarna kuning tuadan mengandung senyawa penting, diantaranya curcumindan ar-tumeron yang berperan dalam menghambat pembekuan darah. Saat ini salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia adalah penyakit kardiovaskular seperti stroke dan penyakit jantung koroner. Potensi kunyit yang dapat bersifat antikoagulan diharapkan menjadi alternatif pencegahan penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian untuk mengetahui efek ekstrak etanolrimpang kunyit secara in vivoterhadap bleeding time(BT), dan secara in vitroterhadap prothrombin time(PT) dan retraksi bekuan. Uji in vitromenggunakan sampel darah manusia yang ditambahkan ekstrak rimpang kunyit,sedangkan uji in vivodengan cara memberikan ekstrak rimpang kunyit secara per oral terhadap mencit. Pemeriksaan PT menggunakan metode tilt tube, pemeriksaan retraksi bekuan menggunakan whole bloodlalu didiamkan selama 2 jamdan dihitung sisa serumnya (volume serum/volume darah awal x100%), sedangkan pemeriksaan BT dilakukan dengan menginsisi ekor tikus. Hasil penelitian menunjukkan rerata PTdan BT memanjang pada semua semua kelompok uji.Semakin besar dosis ekstrak rimpang kunyitmaka semakin memanjang nilai PT dan BT. Retraksi bekuan pada kelompok uji menunjukkan rerata persentase serum yang rendah dibandingkan kontrol negatif, dan semakin besar dosis ekstrak yang diberikan maka semakin rendah nilai retraksi bekuannya. Hal tersebut diduga karena zat-zat aktif seperticurcumindan ar-tumerondapat menghambat proses pembekuan darah sehingga memengaruhi hasil pemeriksaan hemostasis darah. DOI : 10.35990/mk.v4n3.p280-292
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATANKOTA CIMAHI JAWA BARAT INDONESIA Rr. Desire Meria Nataliningrum; Evi Sovia; Anita Liliana Susanti
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2021): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.127 KB)

Abstract

Terkait dengan penatalaksanaan pandemi Corona virus disesase-19 (Covid-19), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah memberikan pedoman bagi tenaga kesehatan tentang pengelompokan risiko tenaga kesehatan di fasitas pelayanan kesehatan, bekerja pada masa pandemi,penelusuran tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif, dan koordinasi diantara petugas lintas instansi. Tenaga kesehatan yang bekerjadi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) memiliki risiko tinggi penularan infeksi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 yang dilakukan di 10 Puskesmas di Kota Cimahi. Penelitian menggunakan disain potong lintang dengan memberikan kuesioner dalam bentuk google form kepada Kepala Puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan 8 dari 10 Puskesmas dikunjungi lebih dari 100 orang pengunjung terkait Covid-19. Area triase sebagai area skrining pasien hanya dimiliki oleh 7 Puskesmas, dan hanya 4 Puskesmas yang memberlakukan pengisian formulir self assessment pada pengunjung. Semua Puskesmas melakukan pemeriksaan suhu tubuh pada pengunjung sebelum memasuki ruangan Puskesmas. Akan tetapi hanya 1 puskesmas yang memiliki ruang isolasi. Lima puskesmas memberlakukan pemisahan area pasien dengan keluhan Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). Semua puskesmas memberlakukan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan kelompok risiko tetapi hanya 2 puskesmas yang memiliki sistem pengawasan penggunaan APD. Sebagian puskesmas memiliki ruang khusus untuk memakai dan melepaskan APD. Sembilan Puskesmas memiliki prosedur penanganan limbah APD bekas pakai. Sistem rujukan pasien terkonfirmasi Covid-19 dimiliki oleh semua puskesmas. Namun demikian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan protokol kesehatanpada masa pandemi Covid-19 di 10 Puskesmas di Kota Cimahi masih belum optimal. Disarankan kepada Kepala Puskesmas untuk meningkatkan pelaksanaan protokol kesehatan. DOI : 10.35990/mk.v4n3.p318-329
PENGUATAN UPAYA TESTING DAN TRACING DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID 19 DENGAN PELAYANAN PEMERIKSAAN PCR SARS COV 2 UNTUK MASYARAKAT KOTA CIMAHI Anita Liliana Susanti; Fusvita Merdekawati; Rohayati; Entuy Kurniawan; Susanti Ratunanda; Rini Roslaeni; Anastasia Y. Triningtyas; Sayu P.Y. Paryati; Asep Iin; Nisrina Ghaisa; Siti Hapsah; Cecep Mulyana
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.20026

Abstract

The Covid-19 pandemic has spread all over the world. Covid-19 can be transmitted through frequent contact with one's body or other people. One of the easy and effective steps recommended by the World Health Organization to prevent the spread of Covid-19 is hand washing with soap (CTPS) using airflow. The purpose of this activity is to increase the knowledge of 80% of students regarding Hand Washing with Soap (CTPS). This outreach activity was carried out at SDN No. 129 Inpres Bontoloe, Galesong District, Takalar Regency, and was attended by 15 students. The method used is a lecture coupled with playing games and singing the steps of Washing Hands with Soap (CTPS). The results of the pre-test and post-test showed that there was an increase in the average knowledge from 8.93 to 9.93. The results of the Wilcoxon test analysis showed that the p-value was 0.002 <0.05, which means that there was a change in the respondents' level of knowledge before and before counseling on Hand Washing with Soap (CTPS). It certainly has an impact on improving better CTPS practices. In addition, the school is expected to be able to improve facilities and infrastructure to support the application of hand washing with soap to prevent Covid-19 effectively.  ---   Pandemi Covid 19 yang melanda dunia, dirasakan juga dampaknya di Kota Cimahi. Penguatan upaya testing dan tracing merupakan upaya strategis  untuk mengatasi penyebaran penyakit di masyarakat.  Kota Cimahi belum memiliki laboratorium biomolekuler untuk pemeriksaan PCR SARS COV 2,  pada awal terjadinya pandemi. Kegiatan pemeriksaan PCR yang merupakan pemeriksaan baku emas untuk penegakan diagnosis menjadi terhambat. Melihat kondisi tersebut institusi pendidikan yang berada di wilayah Kota Cimahi, dengan difasilitasi oleh Dinkes Kota Cimahi melakukan kerjasama untuk mengadakan pemeriksaan PCR SARS COV 2  bagi masyarakat Kota Cimahi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelayanan pemeriksaan PCR SARS COV 2 yang bermutu sehingga dapat memperkuat upaya testing dan tracing bagi masyarakat kota Cimahi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melalui kolaborasi interprofesi diantara institusi Pendidikan di wilayah kota Cimahi. Profesional  dalam disiplin ilmu yang terkait mengamalkan ilmu dan keterampilan untuk membantu upaya testing dan tracing bagi Kota Cimahi. Kegiatan yang dilaksanakan dalam pengabdian masyarakat ini antara lain membangun alur pemeriksaan, melakukan validasi metode dan optimasi pemeriksaan, memberikan  pelayanan laboratorium biologi molekuler berupa pemeriksaan PCR SARS COV 2, melakukan verifikasi harian untuk hasil pemeriksaan dan melaksanakan pelaporan harian kedalam system pelaporan Nasional. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terlaksananya pemeriksaan PCR SARS COV 2 yang berkualitas untuk masyarakat kota Cimahi. Pemeriksaan yang dilaksanakan telah diawasi proses pelaksanaannya sejak pengiriman sampel, proses pemeriksaan hingga pelaporan hasil.  Jumlah pemeriksaan yang telah dilakukan selama periode kegiatan ini adalah 43.408 pemeriksaan. Kualitas hasil pemeriksaan semakin membaik sepanjang periode pengabdian, hal ini ditunjukkan dengan semakin menurunnya jumlah hasil pemeriksaan invalid dan inkonklusif.
Edukasi Hidup Sehat dan Pemeriksaan Glukosa Darah Bagi Penderita Diabetes Melitus dan Warga di Desa Cilame Kabupaten Bandung Barat Susanti, Anita Liliana; Mustikasari, Sylvia; Rochmah, Elly Noer; Ratunanda, Susanti; Roslaeni, Rini; Choerunisa, Towifah F.
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i2.473

Abstract

Edukasi bagi penderita diabetes merupakan salah satu pilar penatalaksanaan dan secara umum dapat meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat untuk menjadi motivator bagi penderita diabetes untuk pelaksanaan tata laksananya. Keterlibatan mahasiswa Fakultas Kedokteran dalam kegiatan di masyarakat dapat meningkatkan pemahaman dan empati kepada penderita diabetes serta meningkatkan retensi terhadap materi pembelajaran yang telah diperoleh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Cilame, Kabupaten Bandung Barat diawali dengan persiapan pada pembelajaran Blok Endokrin, Metabolisme dan Nutrisi (Blok 8). Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2024 meliputi kegiatan edukasi kelompok dan talk show, promosi aktivitas fisik dengan senam bersama dan pemeriksaan kadar glukosa darah dengan glukosameter. Peserta kegiatan merupakan penderita diabetes melitus dan masyarakat desa Cilame. Antusiasme peserta kegiatan dapat dilihat dari keikutsertaan seluruh peserta dalam sesi tanya jawab dan mengikuti kegiatan hingga selesai. Pengetahuan peserta sebelum kegiatan dinilai dengan pretest dan sesudah kegiatan dengan post-test. Rerata skor pengetahuan peserta mengalami peningkatan sebesar 12% di akhir kegiatan.
PROFIL INTERFERON-GAMMA RELEASE ASSAY UNTUK DETEKSI TUBERKULOSIS LATEN PADA KARYAWAN UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI Rhamdan, Daffa Muhammad; Susanti, Anita Liliana; Pratiwi, Siska Telly
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 2 (2025): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerja di institusi pendidikan memiliki risiko terpapar Mycobacterium tuberculosis melalui interaksi sehari-hari di lingkungan akademik yang padat dan kontak dengan banyak individu dari latar belakang dan domisili yang beragam. Indonesia merupakan negara dengan beban TB tinggi, mengingat tingginya prevalensi TB di masyarakat umum maka risiko semakin relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai angka kejadian Latent Tuberculosis Infection (LTBI) di kalangan karyawan universitas menggunakan pemeriksaan Interferon-Gamma Release Assay (IGRA). Penelitian potong lintang dilakukan pada 35 karyawan Universitas Jenderal Achmad Yani dari Juni hingga Juli 2024. Peserta menjalani skrining klinis, pengukuran antropometri, dan pemeriksaan IGRA menggunakan ichroma™ IGRA-TB. Data demografi, riwayat vaksinasi BCG, riwayat paparan TB, dan gejala klinis dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar. Dari 35 peserta, 5 orang (14,3%) memiliki hasil IGRA positif tanpa gejala klinis TB aktif sehingga dinyatakan sebagai TB laten. Positivitas IGRA lebih tinggi pada laki-laki (4/18, 22,2%) dibandingkan perempuan (1/17, 5,9%). Empat dari lima peserta dengan hasil IGRA positif tidak memiliki riwayat vaksinasi BCG sebelumnya. Tingkat positivitas lebih tinggi ditemukan pada kelompok usia 46-55 tahun (3/10, 30%) dibandingkan kelompok usia yang lebih muda. Semua kasus IGRA positif melaporkan tidak ada kontak yang diketahui dengan pasien TB aktif. Proporsi hasil IGRA positif yang substansial, khususnya di antara laki-laki yang tidak divaksinasi BCG dan karyawan yang lebih tua, menekankan pentingnya skrining LTBI sistematis di institusi akademik. Temuan ini mendukung penerapan strategi pencegahan TB komprehensif termasuk skrining rutin dan langkah-langkah kesehatan kerja. Kata kunci: Interferon-Gamma Release Assay, skrining tuberkulosis, tuberkulosis laten DOI : 10.35990/mk.v8n2.p141-151
Bantuan Alat Pelindung Diri Penanganan Pasien Covid-19 di Puskesmas Kota Cimahi Triningtyas, Anastasia Yani; Sovia, Evi; Pradini, Astri; Nurlaela, Lutfhi; Meria, Rr. Desire; Juliastuti, Henny; Susanti, Anita Liliana
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.47 KB) | DOI: 10.26874/jakw.v2i1.96

Abstract

Abstrak: Sejak WHO mengumumkan keadaan pandemi wabah virus Corona baru atau Coronavirus Disease-19 (COVID-19), hingga saat ini penularan virus Corona di Indonesia terus bertambah. Upaya untuk menangani pandemi COVID-19, memerlukan kesiapan dan tanggapan yang bersifat kritis seperti memperlengkapi tenaga kesehatan dengan informasi, prosedur, dan alat yang penting agar dapat bekerja dengan aman dan efektif. Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Tenaga kesehatan berisiko lebih tinggi terinfeksi COVID-19 dalam upayanya melindungi masyarakat lebih luas. Dalam penanganan COVID-19, penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam penanganan pasien merupakan hal yang sangat penting. Sebagian besar APD hanya bisa digunakan satu kali dan sebagian kecil bisa digunakan lagi setelah melalui proses sterilisasi. Kota Cimahi merupakan salah satu kota dengan peningkatan kejadian penderita COVID-19 yang sangat pesat. Hal ini menyebabkan tingginya kebutuhan APD dalam jumlah yang memadai dan berkelanjutan di puskesmas. Universitas Jenderal Achmad Yani menyadari pentingnya melindungi tenaga fasilitas pelayanan kesehatan khususnya mereka yang bertugas di puskesmas sebagai garda terdepan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan bantuan APD penanganan COVID-19 di Puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Cimahi. Kata kunci: Alat Pelindung Diri, COVID-19, Puskesmas
Pemeriksaan Status Gizi dan Edukasi pada Atlet Renang Elite Swimming Club Bandung Triningtyas, Anastasia Yani; Mutiara, Dinar; Sovia, Evi; Susanti, Anita Liliana; Hamidah, Endah
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v4i1.293

Abstract

Seorang atlet selain membutuhkan dukungan kemampuan teknik, latihan fisik, sarana dan prasarana, juga membutuhkandukungan gizi yang baik. Atlet muda perlu mendapat asupan nutrisi yang adekuat untuk mempertahankan tingkat kesehatan dan mengoptimalkan kinerja agar dapat menjalani program pelatihan intensitas tinggi dan kompetisi yang ketat sehingga dapat mencapai status gizi dan komposisi tubuh yang ideal. Adopsi pola makan sehat dan konsumsi nutrisi sesuai pedoman oleh atlet muda sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka, meningkatkan kesehatan dan prestasi olahraga. Strategi untuk memperbaiki pola makan atlet renang muda adalah melalui peningkatan pengetahuan gizi mereka. Elite Swimming Club (ESC) Bandung merupakan salah satu klub renang pionir dan terkemuka yang telah banyak menghasilkan atlet-atlet renang elit yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan bantuan pelayanan gizi bagi atlet berupa pemeriksaan status gizi, komposisi tubuh dan edukasi bagi atlet muda ESC Bandung. Sebagian besar atlet memiliki status gizi normal dengan persentase lemak dalam batas normal. Materi edukasi yang diberikan adalah cara mengukur dan menentukan status gizi serta nutrisi yang baik bagi remaja. Pengabdian masyarakat ini mendapat sambutan sangat baik dari atlet, tim pelatih, pimpinan ESC maupun pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Provinsi Jawa Barat sebagai masukan bagi perencanaan dan pembinaan atlet muda Jawa Barat.
RASIO VISCERAL FAT TERHADAP BODY FAT PERCENTAGE DAN KORELASI LEMAH DENGAN KADAR HIGH DENSITY LIPOPROTEIN Susanti, Anita Liliana; Pratiwi, Siska Telly; Mardliyah, Emma; Ratwita, Welly; Mutiara, Dinar; Septiadi, Endry; Pradini, Astri; Sa'adah, Hindun
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 4 (2024): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan profil lipid dari serum sampai saat ini masih merupakan pemeriksaan yang digunakan untuk menentukan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular di kemudian hari. Kadar High Density Lipoprotein (HDL) menggambarkan lipid yang berperan dalam mencegah terjadinya penyakit kardiovaskuler. Adipositas dalam pemeriksaan komposisi tubuh menggambarkan akumulasi lipid dalam jaringan, dan terdiri atas persentase lemak tubuh dan lemak visceral. Penelitian ini mempelajari korelasi antara kadar HDL serum dengan adipositas jaringan. Subyek penelitian merupakan subyek yang sehat, merupakan karyawan dari suatu institusi pendidikan dengan tingkat aktivitas fisik yang serupa. Pemeriksaan komposisi tubuh dilakukan dengan metode Bioimpedanceanalysis (BIA). Pemeriksaan kadar HDL dilakukan dari serum puasa dengan metode enzimatik kolorimetrik. Analisis korelasi dilakukan dengan Spearman correlation test dengan menggunakan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek penelitian memiliki kadar HDL dalam kategori normal. Persentase lemak tubuh dan lemak visceral sebagian besar subyek penelitian berada dalam kategori normal, tinggi, dan sangat tinggi. Median kadar HDL adalah 49,00 mg/dL. Median dari rasio lemak visceral dan lemak tubuh total adalah 0,40. Korelasi antara kadar HDL dan rasio lemak visceral dan lemak tubuh total bermakna (P= 0,027) dengan koefisien korelasi sebesar - 0,4. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi lemah antara adipositas jaringan yang ditunjukkan dengan rasio lemak viseral terhadap persentase lemak tubuh, dengan parameter lipid serum yaitu kadar HDL. Kata kunci : adipositas, bioimpedance, body fat, HDL, visceral fat DOI : 10.35990/mk.v7n4.p387-397
Skrining Talasemia Bagi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani Roslaeni, Rini; Ratunanda, Susanti; Susanti, Anita Liliana
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i1.369

Abstract

Talasemia adalah kelainan hemolitik herediter akibat gangguan sintesis hemoglobin yang menyebabkan anemia. Anemia pada talasemia harus diterapi dengan transfusi darah secara rutin, sehingga talasemia menjadi masalah dalam bidang kesehatan, ekonomi, dan sosial. Talasemia diturunkan dari perkawinan dua orang pembawa gen sifat (karier). Seorang pembawa sifat talasemia seringkali tidak menunjukkan gejala apapun, sehingga hanya dapat diketahui dari skrining pemeriksaan hematologi. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk melakukan skrining talasemia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah yaitu menuju zero talasemia. Pendekatan yang dilakukan adalah kemitraan masyarakat dengan melakukan pemeriksaan hematologi yang terdiri dari parameter hemoglobin, hematokrit, leukosit, trombosit, dan indeks eritrosit. Kegiatan dilaksanakan di laboratorium patologi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani pada bulan Februari – Mei 2023. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 55 orang. Dari hasil pemeriksaan didapatkan 7 orang mahasiswa yang tersaring pembawa sifat talasemia. Kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan yaitu analisis Hb untuk menentukan talasemia.