Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Designing an Integrated Ecotourism Package for the 7 Summit Area in Sembalun Lawang, Lombok Rumba Rumba; Dimas P Dewata; Isna K
Journal of Event, Travel and Tour Management Vol.6 No.1 (2026)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jett.v6i1.2381

Abstract

Sembalun Lawang Village in East Lombok Regency has great potential to be developed as a community-based ecotourism destination. The region is known for its stunning natural landscape and rich local culture, especially in areas crossed by the 7 Summit Sembalun route, such as Bukit Kondo, Pergasingan, Bukit Anak Dara, and the path to Mount Rinjani. However, until now there has not been an integrated tour package that emphasizes the principle of ecotourism as a whole. This research designs ecotourism-based tour packages that prioritize environmental education and local community empowerment. The method used is a descriptive qualitative-participatory approach with a research and development type of research. Data collection techniques included field observations, in-depth interviews, and documentation studies. Preliminary findings show that there is high interest from tourists in environmentally friendly trekking activities and the readiness of local communities to be more actively involved in tourism management. The final result of this research is an ecotourism tour package model that is integrated and contextualized with local characteristics. The main conclusion states that the development of this package not only supports environmental conservation, but is also able to increase community participation and welfare in Sembalun Lawang Village.
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia  Pengelola Desa Wisata Tumpak Melalui Program EDUKARSA: Pelatihan Hospitaliti dan Digital di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Anak Agung Ngurah Sedana Putra; Gugung Gumilar; Rumba Rumba; Ida Ayu Yadnya Sari Dewi Utami Pidana; Hastuti Nurhayati; Abdul Hanan; Manda Rahmat; Hikmatul Hasanah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/gkn0ev46

Abstract

Desa Wisata Tumpak di Lombok Tengah memiliki potensi alam dan pangan lokal yang besar, namun pengelolaan profesional dan pemasaran digitalnya masih terbatas. Untuk mengatasi hal ini, tim pengabdian menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, mencakup komunikasi berbahasa asing, pengolahan makanan dan minuman lokal, serta pemanfaatan media digital untuk promosi desa. Metode pelaksanaan meliputi observasi, penyusunan materi, pelatihan praktis dua hari, evaluasi, dan pemantauan hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam membuat produk lokal dan mempromosikan desa secara digital, mendorong kemandirian promosi, menarik wisatawan, dan memperkuat daya saing desa berbasis potensi lokal
Analisis Potensi Masjid Kuno Gunung Pujut Sebagai Destinasi Wisata Budaya Riyandi Arif Rahman; Rumba Rumba; supardi supardi
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1330

Abstract

This research aims to analyze the potential of the Gunung Pujut Ancient Mosque as a cultural tourism destination. The Mount Pujut Ancient Mosque is located at the top of Mount Pujut, Sengkol Village, Pujut District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara, and is a historical site with high architectural and cultural value. This research applies a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews and documentation. Interviews were conducted with sources from the management, community and youth in the Gunung Pujut Ancient Mosque area which were then processed using SWOT analysis techniques. The research results show that the Gunung Pujut Ancient Mosque has great potential to be developed as a cultural destination because of its unique traditional architecture and long history in the spread of Islam on the island of Lombok. However, to achieve optimal development, cooperation with the government and community is needed to improve infrastructure, improve facilities and infrastructure, increase promotion and maintain cultural values. It is hoped that this research can become a reference in maximizing the potential of the Gunung Pujut Ancient Mosque as a sustainable cultural tourism destination.
Teknik Kepemanduan Pramuwisata Lokal Di Desa Wisata Hijau Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah Adila Nurul Azani; Supardi Supardi; Rumba Rumba
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1331

Abstract

Sebagai salah satu bahasa internasional, bahasa inggris sangat dibutuhkan untuk alat komunikasi dalam dunia pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana teknik kepemanduan pramuwisata di Desa Wisata Hijau Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah. Desa Wisata Hijau Bilebante, berlokasi di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, adalah destinasi wisata yang menampilkan keindahan alam, kekayaan budaya, dan agrowisata. Terkenal dengan pemandangan sawah hijau dan kebun herbalnya, desa ini menawarkan berbagai aktivitas seperti trekking, bersepeda, dan menikmati kuliner lokal. Pemandu wisata menggunakan teknik storytelling untuk menyampaikan informasi tentang sejarah dan atraksi desa. Bekerja sama dengan pemerintah dan asosiasi pariwisata, desa ini menjamin layanan berkualitas sesuai standar HPI. Meskipun terdapat kendala bahasa asing, desa ini tetap menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati kehidupan pedesaan yang autentik dan edukatif. Di dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam wawancara melibatkan tiga tour guide lokal yang kemudian di olah menggunakan reduksi data. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Teknik kepemanduan bahwa pemandu wisata di Desa Wisata Hijau Bilebante sering menggunakan teknik storytelling untuk menarik minat wisatawan. Mereka menceritakan sejarah desa, menjelaskan atraksi, wisata kuliner, dan kebun herbal yang ada di desa tersebut, karena hal-hal ini sangat menarik bagi wisatawan.
MASYARAKAT DESA BINAAN YANG BERDAYA: PELATIHAN PENGOLAHAN PANGAN LOKAL UNTUK DESA WISATA TUMPAK LOMBOK TENGAH NUSA TENGGARA BARAT Hastuti Nurhayati; Anak Agung Ngurah Sedana Putra; Rumba Rumba; Abdul Hanan; Ida Ayu Yadnya Sari Dewi Utami; Gugung Gumilar; Manda Rahmat; Hikmatul Hasanah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 12 (2026): Mei 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) oleh tim Politeknik Pariwisata Lombok bertujuan untuk membantu masyarakat Desa Wisata Tumpak, Lombok Tengah, mengatasi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah potensi pangan lokal. Kegiatan ini diawali dengan observasi, wawancara semi-terstruktur, dan diskusi kelompok untuk menggali tantangan yang dihadapi masyarakat. Pada tanggal 28-29 Juni 2025, program pelatihan dilaksanakan di balai desa, diikuti oleh tujuh peserta dari pengelola desa wisata, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan pengusaha kuliner. Melalui pelatihan ini, diharapkan perekonomian masyarakat dan sajian kuliner di Desa Wisata Tumpak dapat meningkat. Selain itu, program ini diharapkan memfasilitasi pengembangan kapasitas masyarakat dalam mempromosikan pariwisata lokal melalui kuliner, dengan dampak yang berlanjut di masa mendatang. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik, dan para peserta menyatakan kepuasan tinggi terhadap kegiatan tersebut, yang memberikan manfaat sesuai harapan mereka. Banyak peserta berharap agar kegiatan serupa dapat dilanjutkan di masa depan.