Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perbedaan Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Memperoleh Edukasi Tentang Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) Ghofar Abdulloh, Ahmad Abdul; Tsamara Ifada Damayanti
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian henti jantung di luar rumah sakit telah banyak menimbulkan kematian dan kecacatan, salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan masyarakat awam dalam memberikan bantuan yang tepat kepada korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan tentang CPR antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Penelitian pre-eksperimental one group pre-post test design ini melibatkan 30 responden yang direkrut menggunakan teknik purposive sampling. Pengujian data penelitian menggunakan uji Marginal Homogeneity. Pelaksanaan penelitian ini telah mendapatkan persetujuan etik No.484/KEPK/UDS/IX/2023. 19 (63,3%) responden yang memiliki pengetahuan kurang sebelum perlakuan, sesudah perlakuan tingkatan pengetahuan meraka berubah menjadi baik, 11 responden (57,9%) dan cukup, 8 responden (42,1%). 11 responden (36,7%) lainnya memiliki tingakatan pengetahuan dalam kategori cukup sebelum perlakuan, sedangkan sesudah perlakuan tingkatan pengetahuan mereka berubah menjadi baik 9 responden (81,8%), dan 2 responden sisanya berkategori cukup (18,2%). Hasil uji statistik menunjukan p-value < 0,05 (p-value= 0,001). Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan tentang CPR antara sebelum dan sesudah perlakuan. Pemberian edukasi dipandang sebagai salah satu cara terbaik dalam memberikan informasi yang pada akhirnya dapat membentuk pengalaman belajar, yang mana dari pengelaman belajar tersebut seseorang dapat memiliki pengetahuan yang lebih baik lagi.
Peningkatan Kemampuan Menerapkan Senam Kaki Diabetes dan Manajemen Stres pada Lansia di Kelurahan Sanga Sanga Dalam Kabupaten Kutai Kartanegara Bahtiar, Bahtiar; Samsugito, Iwan; Nopriyanto, Dwi; Ghofar Abdulloh, Ahmad Abdul; Cahya, Wahyuni Dwi; Kusumawati, Hanis
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kasus diabetes melitus (DM) pada lansia semakin meningkat sehingga membutuhkan usaha pendampingan dan pendidikan kesehatan khususnya Upaya dalam mencegah terjadinya luka kaki diabetes dan stress yang berhubungan dengan penyakit DM. Pada pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menerapkan senam kaki diabetes dan manajemen stres di Kelurahan Sanga Sanga Dalam, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Metode:            Pengumpulan data menggunakan metode pengumpulan data primer yang nantinya datanya diperoleh melalui pre dan post-test tentang senam kaki diabetik dan manajemen stres. Hasil: Hasil pre test  didapatkan hasil bahwa rata-rata pada kategori kurang, sedang dan baik sedangkan hasil pretest manajemen stress didapatkan hasil bahwa rata-rata pada kategori sedang. Adapun hasil setelah dilakukan penerapan berupa Pendidikan Kesehatan didapatkan hasil post test senam kaki diabetik didominasi pada kategori baik dan  hasil post test manajemen stress didominasi pada kategori baik. Kesimpulan: Kegiatan Pendidikan Kesehatan mengenai senam kaki diabetes dan manajemen stres terbukti mampu meningkatan pengetahuan lansia.
The Effectiveness of Warm Compresses for Back Pain in Pregnant Women in the Third Trimester Wahyuni, Linda Putri; Devi, Tria Eni Rafika; Kurniawati, Septi; Abdulloh, Ahmad Abdul Ghofar
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 8, No 2 (2025): JKPBK Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v8i2.23141

Abstract

Nyeri punggung salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami ibu hamil trimester III. Hal ini akibat perubahan anatomi dan fisiologi selama kehamilan, seperti pertambahan BB, pergeseran pusat gravitasi, serta kelemahan otot perut dan punggung. Penanganan nyeri secara non-farmakologis, pemberian kompres hangat, menjadi alternatif yang aman, efektif, dan mudah diterapkan untuk mengurangi intensitas nyeri tanpa menimbulkan efek samping yang berarti. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Dengan Metode one group pre-test dan post-test, sampel 39 orang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung melalui teknik purposive sampling. Tingkat nyeri menggunakan alat ukur Numeric Rating Scale (NRS). Analisis uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian terdapat penurunan skor nyeri dari sebelum diberikan kompres hangat yaitu 5 (nyeri sedang), setelah intervensi menjadi 2 (nyeri ringan). Hasil uji statistik Wilcoxon nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi kompres hangat. Kompres hangat terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Kompres hangat dapat dijadikan sebagai salah satu upaya penanganan nyeri yang aman, murah, dan mudah dilakukan baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun secara mandiri di rumah.