Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Menerapkan Senam Kaki Diabetes dan Manajemen Stres pada Lansia di Kelurahan Sanga Sanga Dalam Kabupaten Kutai Kartanegara Bahtiar, Bahtiar; Samsugito, Iwan; Nopriyanto, Dwi; Ghofar Abdulloh, Ahmad Abdul; Cahya, Wahyuni Dwi; Kusumawati, Hanis
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kasus diabetes melitus (DM) pada lansia semakin meningkat sehingga membutuhkan usaha pendampingan dan pendidikan kesehatan khususnya Upaya dalam mencegah terjadinya luka kaki diabetes dan stress yang berhubungan dengan penyakit DM. Pada pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menerapkan senam kaki diabetes dan manajemen stres di Kelurahan Sanga Sanga Dalam, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Metode:            Pengumpulan data menggunakan metode pengumpulan data primer yang nantinya datanya diperoleh melalui pre dan post-test tentang senam kaki diabetik dan manajemen stres. Hasil: Hasil pre test  didapatkan hasil bahwa rata-rata pada kategori kurang, sedang dan baik sedangkan hasil pretest manajemen stress didapatkan hasil bahwa rata-rata pada kategori sedang. Adapun hasil setelah dilakukan penerapan berupa Pendidikan Kesehatan didapatkan hasil post test senam kaki diabetik didominasi pada kategori baik dan  hasil post test manajemen stress didominasi pada kategori baik. Kesimpulan: Kegiatan Pendidikan Kesehatan mengenai senam kaki diabetes dan manajemen stres terbukti mampu meningkatan pengetahuan lansia.
The Effectiveness of Warm Compresses for Back Pain in Pregnant Women in the Third Trimester Wahyuni, Linda Putri; Devi, Tria Eni Rafika; Kurniawati, Septi; Abdulloh, Ahmad Abdul Ghofar
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 8, No 2 (2025): JKPBK Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v8i2.23141

Abstract

Nyeri punggung salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami ibu hamil trimester III. Hal ini akibat perubahan anatomi dan fisiologi selama kehamilan, seperti pertambahan BB, pergeseran pusat gravitasi, serta kelemahan otot perut dan punggung. Penanganan nyeri secara non-farmakologis, pemberian kompres hangat, menjadi alternatif yang aman, efektif, dan mudah diterapkan untuk mengurangi intensitas nyeri tanpa menimbulkan efek samping yang berarti. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Dengan Metode one group pre-test dan post-test, sampel 39 orang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung melalui teknik purposive sampling. Tingkat nyeri menggunakan alat ukur Numeric Rating Scale (NRS). Analisis uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian terdapat penurunan skor nyeri dari sebelum diberikan kompres hangat yaitu 5 (nyeri sedang), setelah intervensi menjadi 2 (nyeri ringan). Hasil uji statistik Wilcoxon nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi kompres hangat. Kompres hangat terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Kompres hangat dapat dijadikan sebagai salah satu upaya penanganan nyeri yang aman, murah, dan mudah dilakukan baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun secara mandiri di rumah.
Correlation Of Social Interaction With Loneliness Levels Among The Elderly at the Elderly Community Health at Samarinda Veriyallia, Vera; Tubulus, Etza Novela; Ghofar Abdulloh, Ahmad Abdul; Ain, Anisa; Layun Rining, Marina Kristi; Utami, Rinda Aulia
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 9, No 1 (2026): JKPBK Juni 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v9i1.28347

Abstract

Introduction: The elderly population is characterized by significant physical, psychological, and social changes. Loneliness is one of the most common psychosocial problems experienced by older adults. Low levels of social interaction can increase the risk of loneliness in this population. Conversely, good social interaction plays a vital role in maintaining mental health and enhancing the quality of life among the elderly. Objective: This study aimed to determine the correlation between social interaction and loneliness levels among the elderly attending the Elderly Posyandu at Sidomulyo Public Health Center, Samarinda City. Methods: This quantitative study employed a cross-sectional design. The sample consisted of 101 respondents, determined using the Slovin formula and selected through consecutive sampling. Data were collected using a validated social interaction questionnaire and the UCLA Loneliness Scale, both of which had been tested for reliability and validity. Data were analyzed using Kendall's Tau-C correlation test. Results: The findings revealed a significant correlation between social interaction and loneliness levels among the elderly (p = 0.000, p < 0.05), with a correlation coefficient of r = -0.603. This value indicates a strong negative correlation, meaning that higher levels of social interaction are associated with lower levels of loneliness among older adults. Conclusion: Better social interaction among the elderly is associated with lower levels of loneliness. These findings underscore the important role of social interaction in reducing loneliness in the elderly population.
Factors Associated with Mothers' Knowledge Levels Regarding Prenatal Check-ups at Private Midwife Practices in Pandeglang Regency in 2026 Salanti, Pipih; Muninggar, Muninggar; Rafika, Tria Eni; Abdulloh, Ahmad Abdul Ghofar
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 9, No 1 (2026): JKPBK Juni 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v9i1.28194

Abstract

Pemeriksaan kehamilan adalah sebuah pelayanan bertujuan meningkatkan kesehatan ibu hamil dan janin yang diberikan oleh tenaga kesehatan profesional. Tingginya angka kematian ibu dapat dicegah dengan rutinnya kunjungan dapat dicegah dengan pemeriksaan kehamilan melalui (ANC) secara rutin dan teratur. Tingginya angka kematian ibu dapat dicegah dengan rutinnya kunjungan dapat dicegah dengan pemeriksaan kehamilan melalui (ANC) secara rutin dan teratur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang pemeriksaan kehamilan (antenatal care). Penelitian ini menggunakan desain atau rancangan cross sectional. Populasi adalah ibu hamil sebanyak 85 responden. Teknik pengambilan sampel ini dengan menggunakan insidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Teknis analisis diatas mengunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian ini Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu tentang pemeriksaan kehamilan yaitu, pendidikan (nilai p-value 0,001), usia (nilai p-value 0,001), paritas (nilai p-value 0,001), pekerjaan (nilai p-value 0,001). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang pemeriksaan kehamilan.Ibu hamil lebih mempersiapkan kehamilannya dengan cara mencari informasi-informasi tentang kehamilan agar dapat mengetahui keadaan ibu dan janin selama kehamilan serta mencegah sedini mungkin komplikasi yang mungkin komplikasi yang kemungkinan terjadi selama kehamilan.