p-Index From 2021 - 2026
6.465
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Sebagai Faktor Pembangunan Kewirausahaan Untuk Penguatan Ekonomi Kreatif Fadly, Muhammad; Fauzan, Ryan Ahmad; Oktavianty, Oktavianty; Agit, Alamsyah
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah salah satu aspek fundamental dalam kehidupan manusia, baik dalam bentuk formal maupun informal. Proses pembelajaran telah berlangsung sejak manusia mulai mampu mengingat. Dalam konteks ekonomi, pendidikan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan inovasi dan ide-ide kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan berfokus pada pentingnya pendidikan dalam membangun kewirausahaan untuk mendukung ekonomi kreatif. Berdasarkan kajian penelitian sebelumnya yang relevan dan bukti-bukti empiris, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana pendidikan dapat berkontribusi pada pengembangan ekonomi kreatif melalui penciptaan wirausahawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selain berperan dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan, pendidikan juga mendukung daya saing ekonomi. Dengan pendidikan dan pengalaman yang cukup, individu tidak hanya mampu mencapai produktivitas tinggi, tetapi juga dapat menciptakan peluang kerja. Lebih jauh, wirausahawan yang terdidik memiliki peran penting dalam inovasi yang berkontribusi pada kemajuan ekonomi secara keseluruhan.
Peran Dompet Digital dalam Meningkatkan Kualitas Keuangan UMKM Menuju Era Society 5.0 Wahid; Agit, Alamsyah; Ramadhani, Salsabila Eka
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): July 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v4i1.859

Abstract

The use of financial applications in modern times can be found in various activities, including economic activities, the era of society 5.0 is marked by the emergence of technology that can assist various human activities, but this concept requires humans to be able to live side by side with this technology. Thus, it is necessary to maximize the use of technology in business activities. One form of business that contributes greatly to economic activity in general is MSMEs, but the lack of application of technology in MSMEs is a challenge and a threat that can become a factor inhibiting MSME growth in the future. This activity aims to add insight and assist MSMEs in implementing the use of digital financial applications such as digital wallets to support performance and strengthen competitiveness. This activity was carried out in the Mattoanging Village, Makassar City, with 38 participants who were MSME owners, a series of events carried out in three stages, namely the preparation stage, the implementation stage which consisted of delivering material, question and answer sessions, and discussion sessions, as well as the evaluation stage, to identify the shortcomings of this activity as a reference for future development. The results of this activity show the enthusiasm of MSME owners to immediately implement the use of digital financial applications, but there are some MSME owners who still prefer to use conventional transaction methods or in cash.
PERAN DAN KONTRIBUSI TEKNOLOGI DALAM MENUNJANG POTENSI EKONOMI MASYARAKAT DI WILAYAH PEDESAAN Alamsyah Agit; Hasmawati; Sahurri; Sari Yunus; Fitriyani Syukri
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.126

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin cepat, memunculkan berbagai perubahan di masyarakat, dampak teknologi dapat dilihat dalam berbagai bidang, salah satunya pada bidang ekonomi, baik pada industri besar, multinasional, maupun industri lokal, hal ini menjadikan adanya pembeda antara industri yang memiliki modal besar dan industri. Industri lokal yang umumnya ditemukan di pedesaan, namun industri tersebut banyak memiliki produk yang tercipta dari kreativitas pemilik usaha, masalah yang umumnya terjadi terletak pada kemampuan para pemilik usaha untuk menggunakan dan memaksimalkan teknologi untuk mendukung bisnis mereka. Kemudahan akses informasi yang tidak terbatas konteksnya, menjadikan proses belajar menjadi mudah, begitupun untuk para pemilik usaha di wilayah pedesaan. Tujuan penelitian ini untuk menelusuri bagaimana teknologi berkontribusi dalam menunjang potensi yang dimiliki industri-industri kreatif di wilayah pedesaan. berbagai penelitian dan data empiris, penelitian ini menemukan hasil yang menyatakan bahwa akses teknologi yang semakin mudah dipahami, mendorong masyarakat untuk belajar, terutama dalam hal social media marketing dan digital marketing, selain melalui internet, upaya dalam menunjang potensi ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan juga dilakukan oleh akademisi melalui pelaksanaan pelatihan, seminar, dan workshop yang tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan teknologi dalam pengelolaan bisnis. Selain itu ditemukan indikasi yang menyatakan bahwa dengan adanya teknologi, jangkauan wilayah pemasaran pemilik usaha menjadi lebih luas, dengan memanfaatkan media online dan melakukan pemasaran secara offline.
MEMBANGUN DAYA TARIK DAN DAYA SAING USAHA MELALUI MAKSIMALISASI TEKNOLOGI BISNIS Murni Ningsih; Oktavianty; Misrah; Ahmad Farhan; Alamsyah Agit
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.365

Abstract

Kemampuan untuk dapat bersaing dengan berbagai bisnis serupa tentu merupakan suatu hal yang ingin dicapai para pemilik UMKM, untuk sampai pada kemampuan ini pemilik usaha harus terlebih dahulu membangun daya tarik atau nilai tambah pada bisnisnya. Teknologi sebagai salah satu instrumen usaha dinilai dapat mendorong kinerja usaha, serta mampu memaksimalkan penciptaan daya tarik dan daya saing usaha, terkhusus di era modern ini. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap teknologi dan kapabilitasnya untuk membangun daya tarik dan daya saing usaha. Menggunakan metode kualitatif dan pendekatan systematic literature review, penelitian menganalisis artikel-artikel penelitian, review, dan konseptual untuk memformulasikan hasil penelitian dengan menggunakan metode berpikir deduktif. Hasil penelitian ini menonjolkan peran teknologi di era modern, banyak dari usaha-usaha ini menggunakan teknologi untuk kegiatan administrasi usaha, dan promosi produk, dan kegiatan-kegiatan operasional lainnya. Melalui penggunaan teknologi yang maksimal dan tepat maka pemilik usaha akan lebih mampu bersaing, dan memiliki daya tarik tersendiri dari popularitas yang diperoleh secara online. Penelitian ini menjelaskan bahwa selain dengan literasi digital yang baik, dibutuhkan peran pemerintah untuk senantiasa memberikan pelatihan dan penyuluhan agar pemilik UMKM bisa memaksimalkan penggunaan teknologi dalam kegiatan operasional usahanya.
INTERKONEKSI TEKNOLOGI DAN EKONOMI DALAM SEKTOR PARIWISATA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN LOKAL Alamsyah Agit; Susilawati Muharram
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 5 (2026): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol5.2026.469

Abstract

Teknologi memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan ekonomi, termasuk sektor pariwisata. Pemanfaatan teknologi memungkinkan pelaku usaha memperluas pasar, menjangkau pelanggan secara lebih luas, serta melakukan transaksi secara fleksibel melalui platform online. Dalam sektor pariwisata, teknologi tidak hanya membantu promosi destinasi, tetapi juga mendukung penciptaan produk-produk unik dan bernilai tinggi yang dapat dipasarkan hingga tingkat nasional maupun internasional. Penelitian ini bertujuan untuk memahami keterkaitan teknologi dalam menunjang perekonomian melalui sektor pariwisata dengan menggunakan penalaran deduktif berdasarkan data dan bukti empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ekonomi, khususnya bagi pelaku UKM di bidang pariwisata. Melalui pemanfaatan e-marketing, workshop, dan pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun akademisi, pelaku UKM mampu meningkatkan kemampuan dalam menciptakan produk, mempromosikan usaha, memperluas jangkauan pasar, serta memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari.
Peran Audit Internal Dalam Identifikasi Risiko Environmental, Social, And Governance Pada Sektor Perbankan Suhartono Suhartono; Namla Elfa Syariati; Alamsyah Agit; Mughni Latifah; Andi Athifah Amalia Achruh P
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9488

Abstract

Penerapan kerangka Environment, Social, and Governance (ESG) di sektor perbankan menjadi elemen krusial untuk mendukung stabilitas ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran audit internal dalam proses identifikasi risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola pada industri perbankan di Indonesia. Studi ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang bersifat eksploratif dan deskriptif. Pengumpulan data berfokus pada analisis dokumen sekunder, secara khusus laporan indeks keberlanjutan dari lembaga riset data independen, yang diinterpretasikan melalui penalaran deduktif serta triangulasi data berlandaskan paradigma interpretif guna memahami konteks institusional yang kompleks. Hasil penelitian mendemonstrasikan bahwa sektor perbankan domestik menghadapi risiko keberlanjutan yang multidimensional, ditandai oleh kesenjangan kinerja yang substansial antara bank berskala besar dengan bank berskala menengah dan kecil. Fungsi audit internal menduduki posisi strategis dalam memverifikasi keakuratan pelaporan, mencegah praktik manipulasi citra lingkungan, serta mengamankan kepatuhan terhadap regulasi perbankan berkelanjutan. Walaupun demikian, efektivitas fungsi ini terhambat oleh keterbatasan struktural yang mencakup defisit kompetensi teknis auditor pada dimensi lingkungan, keterbatasan alokasi sumber daya finansial, dan kurangnya dukungan pengawasan komprehensif dari jajaran dewan komisaris. Secara konklusif, fungsi audit internal tunggal tidak memadai untuk memastikan integrasi kerangka kerja keberlanjutan secara utuh di sektor perbankan. Oleh karena itu, studi ini mengimplikasikan urgensi penerapan pendekatan penjaminan gabungan yang mensinergikan peran pengawasan internal, pengawasan eksternal, dan manajemen strategis untuk memperkuat akuntabilitas pelaporan keberlanjutan perbankan secara holistik dan kolaboratif.
The interconnection between technology and economic through tourism sectors Alamsyah Agit; Peter John Wanner; Susilawati Muharram; Oktavianty Oktavianty
Indonesian Tourism Journal Vol. 1 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/itj.v1i1.17

Abstract

The purpose of this paper is to examine the significant role that technology plays in the tourism sector, highlighting how it enhances the efficiency, competitiveness, and economic performance of tourism businesses. It explores the impact of technology on improving the tourist experience, marketing, and distribution of tourism products and services, and how its adoption contributes to economic development, job creation, and income generation. This paper employs a qualitative research method, focusing on the analysis of existing literature and case studies to explore the interconnection between technology and the tourism sector. The findings of the paper highlight the pivotal role of technology in transforming the tourism sector. It underscores how technology enhances the efficiency, competitiveness, and economic performance of tourism businesses. Key points include the facilitation of new touristic experiences through advanced technologies like virtual reality, augmented reality, artificial intelligence, and robotics, which not only improve the tourist experience but also contribute to sustainable tourism practices. Novelty of this paper lies in its comprehensive exploration of the multifaceted role of technology in the tourism sector, particularly focusing on how technology not only enhances the efficiency and competitiveness of tourism businesses but also significantly contributes to the overall economic development. It uniquely synthesizes the impacts of advanced technologies like virtual reality, augmented reality, artificial intelligence, and robotics on creating new touristic experiences and promoting sustainable tourism practices.
Workshop Pengembangan Industri dan Produk Rumahan Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Mario Kabupaten Sidenreng Rappang Nikmatullah Nur; Alamsyah Agit; Syamsinar Syamsinar; Surnajawia Surnajawia; Sri Wisanti Ilyas; Raehana Putri Karyadi; Sulaiman Sulaiman; Muh. Fajar Rezki Pratama; Hasdar B. Haryanto; Nur Fatmawati Asran
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.570

Abstract

Permasalahan kemiskinan dan keterbatasan kapasitas ekonomi di pedesaan membutuhkan strategi pemberdayaan masyarakat yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui penguatan produk industri rumahan dan ekonomi kreatif di Desa Mario, Kabupaten Sidenreng Rappang, dengan fokus pada peningkatan keterampilan produksi, pemasaran digital, dan integrasi label halal. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi lokal melalui survei dan observasi, perencanaan kegiatan, penjaringan partisipan, pelaksanaan workshop, serta evaluasi dampak kegiatan. Workshop menitikberatkan pada pelatihan praktik pembuatan label halal, pengelolaan brand image, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran produk rumahan. Pendekatan partisipatif diterapkan untuk mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari produksi hingga pemasaran. Temuan utama menunjukkan bahwa pelatihan praktis dan pendampingan intensif meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap strategi digital marketing, memperkuat brand image, serta menumbuhkan kepercayaan konsumen melalui penerapan label halal. Produk lokal seperti kue tenten, keripik keju, bangke, dan jintan mengalami peningkatan potensi pasar, sekaligus membuka peluang kerja baru di tingkat rumah tangga. Hambatan utama berasal dari resistensi terhadap teknologi baru pada peserta berusia lebih tua, yang dapat diatasi melalui bimbingan berkelanjutan dan praktik langsung. Kegiatan ini menegaskan pentingnya integrasi aspek ekonomi, sosial, dan budaya dalam pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Pengaruh Desentralisasi Fiskal dan Kemandirian Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Ajatappareng Andi Athifah Amalia Achruh P; Alamsyah Agit; Mughni Latifah; Suhartono Suhartono
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1021

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena teoretis dan empiris yang menunjukkan bahwa dampak desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi tidak selalu berjalan secara otomatis, melainkan sangat bergantung pada kapasitas institusi, tata kelola lokal, dan karakteristik wilayah. Oleh karena itu, tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh desentralisasi fiskal serta kemandirian daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Ajatappareng. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif untuk mengukur derajat keterkaitan antarvariabel. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda yang sebelumnya telah dipastikan kelayakannya melalui serangkaian uji asumsi klasik, yang meliputi uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil analisis statistik mengungkapkan bahwa baik secara parsial maupun secara simultan, variabel desentralisasi dan kemandirian daerah memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Ajatappareng. Secara spesifik, setiap peningkatan desentralisasi diproyeksikan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, begitu pula dengan peningkatan kemandirian daerah yang memberikan dampak peningkatan yang selaras. Kedua variabel ini secara bersama-sama memiliki kemampuan untuk menjelaskan variasi pertumbuhan ekonomi sebesar lima puluh satu persen, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa pelimpahan kewenangan fiskal serta kemampuan kemandirian daerah dalam mengelola keuangan terbukti efektif dalam memberikan keleluasaan yang strategis guna mengatur prioritas pembangunan secara lebih efisien dan memperluas kapasitas kerja pemerintah daerah.
The Impact of Gender Development and Empowerment on The Economy in Sulawesi Island Alamsyah Agit; Suhartono Suhartono; Mughni Latifah; A. Athifah Amalia Achruh P; Susilawati Muharram
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 10 No 1 (2026): May, 2026
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v10i1.8395

Abstract

Gender development and gender empowerment are central to inclusive regional development because they shape women’s access to education, health, income, employment, political representation, and public decision-making. This study examines the effects of gender development and gender empowerment on economic growth across the provinces of Sulawesi Island. A quantitative associative design was employed using secondary data covering 2010–2024. The variables consisted of the Gender Development Index, Gender Empowerment Index, and provincial economic growth rates. Multiple linear regression was applied to assess the partial and simultaneous relationships among the variables, supported by classical assumption testing. The findings show that gender development positively and significantly affects economic growth, with a regression coefficient of 0.193 and a significance value of 0.025. Gender empowerment also has a positive and significant effect, with a coefficient of 0.175 and a significance value of 0.042. Simultaneously, both variables significantly influence economic growth, with a significance value of 0.001 and an explanatory power of 47.3 percent. These results indicate that broader and more equal access for women to human-capital development, productive employment, economic resources, leadership, and public institutions strengthens regional productivity and growth. The study concludes that gender development and empowerment should be integrated into Sulawesi’s economic policy as strategic instruments for inclusive, equitable, and sustainable development, while future research should examine institutional quality, labor-force participation, poverty, financial inclusion, and interprovincial variation across diverse provincial and sectoral economic contexts.
Co-Authors A. Athifah Amalia Achruh P A. Rio Makkulau Wahyu Abbas, Subhan Akbar Abilio da Costa Ahdad, Munadirah M. Ahmad Farhan Aisyah Aisyah Akila, Nur Alwardi Alwardi Aminuddin, Aminuddin Amiruddin, Nurdiati Andi Asy'hary J. Arsyad Andi Athifah Amalia Achruh P AR, Muhammad Ridwan Arifin, Andi Putri Maharani Asra Dewi Auliyah, Iriana Bunyamin Bunyamin Candra Candra Darmana, Dady Desy Arum Sunarta Dian Novianti Egi Astuti Delia Fatimah Ayu Fauzan, Muhammad Fauzan, Ryan Ahmad Fitriyani Syukri Fitriyani Syukri Gaby, Baiq Regina Hasbi, Hasbi Hasdar B. Haryanto Hasmawati Herman, Bahtiar Inayah, Nindyah Lutfi Nur Iriana Auliyah Jufri Jufri Jumarling Jumarling Junaiddin Zakaria Junaidin Zakaria Khotimatul Barki Mapparenta Mapparenta Mapparenta, Mapparenta Mashuri Masri Misrah Misrah Mughni Latifah Muh. Fajar Rezki Pratama Muhammad Fadly Muhammad Zarkawi Putra Muharram, Susilawati Mujahidin Mujahidin Mujahidin Mujahidin Mujahidin Murni Ningsih Mutiara Indah Nikita Hamusti Nikmatullah Nur Nikmatullah Nur, Nikmatullah Novianti, Dian Nugrawan Saharuddin Nur Fatmawati Asran Nurdiati Amiruddin Nurfadillah Nurfadillah Nurul Ilmi Ishak Nurul Ilmy Oktavianty Oktavianty Oktavianty Peter John Wanner Raehana Putri Karyadi Ramadhani, Salsabila Eka Rasdiana Rasdiana Rika Selviah Nasir Ruslindah Andreani Rusny Rusny Rusny Ryan Aldiansyah Akbar Sahurri Salsabila Eka Ramadhani Sari Yunus Sari, Erna Juwita Sri Hasnawati Sri Wisanti Ilyas Subhan Akbar Abbas Subhan Akbar Abbas Sufri, Muchlis Suhartono Sulaiman Sulaiman Surnajawia Surnajawia Susilawati Muharram Susilawati Muharram Susilawati Muharram Syamsinar Syamsinar Syamsul Achmad Syariati, Namla Elfa wahid Wahid Wahid Wahyuni Saleh Wildayanti, Wildayanti Zainuddin Rahman