Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Modeling Rheotaxis based on Preference to Predict Fish Migration Behavior in A River Febrina, Rina
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 22, Nomor 1, JULI 2016
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.05 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v22i1.12403

Abstract

In this research, we attempt to determine preference of rheotaxis and estimated weight values in laboratory experiments using adult and juvenile ayu (Plecoglossus altivelis altivelis). We conducted paired comparisons of ayu distribution between the upper and lower sections of a test watercourse using several velocity conditions (10, 30, and 40 cm/s for juveniles; 20, 30, 50, 70, and 90 cm/s for adults). In upper watercourse sections, juvenile ayu preferred velocities of 30 cm/s and 40 cm/s, and adults preferred a velocity of 50 cm/s. Even when a highly preferred illumination condition of 4000 lux was present in the lower section, fish maintained a higher distribution in the upper section. We design a procedure to calculate rheotaxis preference and built it into our fish behavior simulation model on geographic information system (GIS) software. The model successfully predicted natural migration behavior of fish.
PENYULUHAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DAN PELEPASAN BIBIT IKAN DI DESA TUMBUDADIO KECAMATAN TIRAWUTA KABUPATEN KOLAKA TIMUR Hamzah, Muhaimin; Bande, La Ode Santiaji; Abdullah, Weka Gusmiarty; Arimbawa, Putu; Hidayat, Ahid; Astika, Ferni; Asmat, Samad; Heldawati; Febrina, Rina; Rian, Muh.; Indrawati
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 11: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan usaha budidaya ikan air tawar tergantung pada kualitas air yang digunakan. Wisata agrowisata ekologis terletak di Desa Tumbudadio Kecamatan Tirawuta Kabupaten Kolaka Timur memiliki sumber mata air yang tidak pernah kering. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan air tawar menjadi objek wisata pemancingan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Halu Oleo terdiri dari observasi, tahap koordinasi dan pelaksanaan kegiatan penyuluhan untuk menarik wisatawan berkunjung di agrowisata ekologis Desa Tumbudadio.
Analisis Spasial Tingkat Kerentenan Tsunami Dengan Menggunakan Metode Sistem Informasi Geografis (SIG) di Wilayah Kabupaten Pesisir Barat Salman, Ahmad Hadiid; Febrina, Rina; Wisman, Mira
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v7i2.3565

Abstract

ABSTRAKPerairan laut dan pesisir Kabupaten Pesisir Barat merupakan zona subdiksi lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia. Kondisi ini menyebabkan Kabupaten Pesisir Barat sangat rawan terhadap tsunami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerentanan tsunami agar dapat dimanfaatkan sebagai masukan data dalam upaya mitigasi untuk penyusunan rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang berbasiskan tingkat kerentanan tsunami. Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) dapat digunakan untuk memperkirakan dan mengklasifikasikan daerah yang rentan terhadap tsunami berdasarkan data spasial daerah tersebut. Parameter input yang digunakan berasal dari data Digital Elevation Model (DEM), peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) dan data lapangan, semua data tersebut dianalisis melalui SIG. Parameter yang digunakan pada penelitian ini adalah ketinggian dan kemiringan yang dibuat dari Aster GDEM versi 3, jarak dari pantai dan jarak dari sungai yang dibuat dari peta RBI. Kelas kerentanan dibagi menjadi lima kelas. Bobot pada setiap parameter ditimbang menggunakan metode AHP melalui perbandingan berpasangan kemudian dinormalisasi dan diiterasi sebayak lima kali. Keempat parameter digabung menggunakan wighted overlay tool pada aplikasi SIG untuk mendapatkan peta kerentanan tsunami. Hasil penelitian menunjukan bahwa 576 hektar Kabupaten Pesisir Barat berada di kelas sangat rentan. Kecamatan yang memiliki kelas kerentanan sangat rentan paling luas adalah Kecamatan Bangkunat yaitu 260 hektar. Kecamatan yang memiliki persentase kelas kerentanan sangat tinggi paling besar adalah Kecamatan Krui Selatan yaitu 1,23%. Penelitan ini penting untuk memahami peran data spasial terhadap bencana tsunami. Kata Kunci: analisis spasial, ahp, sig, tsunami  ABSTRACTSpatial analysis of tsunami vulnerability levels using the geographic information system method in the west coast district. Spatial analysis of tsunami vulnerability levels using geographic information system (GIS) methods In the west coast district region. The sea waters and coastal districts of the Pesisir Barat Regency are subdivided zones of the Indo-Australian plate with the Eurasian plate. This condition makes Pesisir Barat Regency very vulnerable to tsunami. The aim of this research is to know the level of tsunami vulnerability so that it can be used as input data in mitigation efforts for the preparation of regional spatial plans based on the level of tsunami vulnerability. Geographical Information Systems (GIS) and Analytical Hierarchy Process (AHP) can be used to estimate and classify areas that are vulnerable to tsunamis based on spatial data of those areas. Input parameters used are derived from Digital Elevation Model (DEM) data, Rupa Bumi Indonesia (RBI) maps and field data, all the data are analyzed through GIS. The parameters used in this study are the height and slope made from Aster GDEM version 3, the distance from the coast and the distance from the river made from the RBI map. Vulnerability classes are divided into five classes. Weights on each parameter are weighed using the AHP method through pairwise comparisons and then normalized and iterated five times. The four parameters are combined using the wighted overlay tool in the GIS application to obtain a tsunami vulnerability map. The results showed that 576 hectares of Pesisir Barat District were in a very vulnerable class. The sub-district which has the most vulnerable vulnerability class is the Bangkunat sub-district which is 260 hectares. The district that has the highest percentage of very high vulnerability classes is the South Krui District, 1.23%. This research is important to understand the role of spatial data in the tsunami disaster. Keywords: spatial analysis, ahp, gis, tsunami  
PENYULUHAN SEPTICTANK DENGAN BIDANG RESAPAN PEKON GISTING PERMAI KABUPATEN TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG Oktarina, Devi; Febrina, Rina; Rudiansyah, Rudiansyah; Erlangga, Deni; Habsyi, M Alfi Al; Otimah, Otimah; Mulyado, Riski; Celvin, Raid; Rendi, Ketut
Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jbmm.v4i2.19172

Abstract

Poor sanitation is a serious problem that still occurs, especially in areas that do not yet have an independent waste management system. This condition has a significant impact on public health, especially increasing the risk of environmental diseases such as diarrhea, cholera, and typhus. In addition, inadequate sanitation can also pollute clean water sources and soil, damage ecosystems, and reduce the quality of life of the community as a whole. Pekon Gisting Permai as one of the areas in Tanggamus Regency, Lampung Province which is currently developing, also faces challenges in terms of sanitation. Many houses do not yet have proper sanitation facilities such as septic tanks, so that human waste (feces and urine) is disposed of carelessly in the surrounding environment. This not only causes an unpleasant odor, but also becomes a potential source of the spread of disease. A simple septic tank is present as an appropriate and affordable sanitation solution for the community. By utilizing the natural process of waste processing by microorganisms and absorption systems, a simple septic tank is able to reduce the burden of environmental pollution and protect clean water sources. In addition, simple septic tanks are easy to build and maintain, making them suitable for use in areas with limited resources. However, many people still do not understand the importance of good sanitation and the benefits of simple septic tanks. Lack of knowledge about how to build, operate, and maintain simple septic tanks is also an obstacle to their implementation.
EVALUASI SISTEM DRAINASE KABUPATEN PRINGSEWU (Studi Kasus : Desa Wates Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu) Dermasani, Akmal; Febrina, Rina; Sumiharni, Sumiharni
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v3i2.3680

Abstract

ABSTRAkSistem drainase didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan. Penelitian  ini dilakukan di jalan lintas barat desa wates kecamatan gadingrejo, pada pelaksanaannya dilakukan analisis hidrologi dan hidrolika. Analisis hidrologi menggunakan data curah hujan maksimum setelah itu dilakukan pengukuran dispersi melalui perhitungan parameter statistik. Dilanjutkan dengan pemilihan jenis distribusi untuk mendapatkan cara mengolah data pengukuran  curah  hujan  rencana  dan  perhitungan  intensitas  hujan.  Analissis  hidrolika  berupa debit drainase rencana, setelah itu di tentukan rencana dimensi yang sesuai.Hasil penelitian berdasarkan pengukuran dispersi diperoleh distribusi Log Pearson  III  dan  diperoleh  nilai  curah  hujan  rencana  untuk  kala  ulang  2 tahun  sebesar 345,143 mm, dan untuk  kala  ulang  5 tahun  sebesar 407,380 mm. Nilai debit hujan untuk kala ulang  2 tahun dengan metode rasional diperoleh nilai 2,815 m3/detik, dan kala ulang  5 tahun 3,322  m3/detik. Berdasarkan evaluasi pada kondisi eksisting pada segmen 1 sampai segmen 7 terdapat dimensi yang disarankan untuk dilakukan redesain yaitu pada segmen 3, dengan dimensi untuk kala ulang 2 tahun yaitu b = 1,50 m x h = 1,50 m, dan kala ulang 5 tahun dengan dimensi b = 1,80 m x h = 1,80 m sehingga saluran drainase mampu untuk menampung debit banjir.Kata kunci: analisis hidrologi, sistem drainase, distribusi Log Pearson III, debit rencana, dimensi saluran.ABSTRACTDrainage system is defined as a series of water structures that function to reduce and or remove excess water from an area or land. This research was conducted on the western causeway of Wates village, Gadingrejo sub-district. The hydrological and hydraulics analysis was performed. Hydrological analysis uses maximum rainfall data then the measurement of the dispersion is carried out through the calculation of statistical parameters. The stage was followed by selecting the type of distribution to get a way to process the planned rainfall measurement data and calculation of rain intensity. The hydraulic analysis in the form of planned drainage discharge, after which the appropriate dimensional plan is determined. The results of the study based on dispersion measurements obtained by Log Pearson III distribution and the value of the rainfall plan for the 2 year reiterative period was 354,143 mm, and for the 5 year reiterative period was 407,380 mm. The rain discharge value for the 2 year reiterative period using the rational method was 2,815 m3 / second, and the 5 year reiterative period was 3,322 m3 / second. According to the evaluation on the existing conditions in segment 1 to segment 7, there are dimensions that are suggested to be redesigned, namely in segment 3, with dimensions for a 2 year reiterative period, namely b = 1,50 m x h = 1,50 m, and a 5 year reiterative period with dimensions b = 1,80 m x h = 1,80 m so that the drainage channel is able to accommodate the flood discharge.Keywords: hydrolical analysis, drainage system, Pearson III log distribution, discharge, channel dimension.
PENYULUHAN PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG RUMAH SEHAT BAGI WARGA MASYARAKAT KELURAHAN PINANG JAYA KOTA BANDAR LAMPUNG Oktarina, Devi; Febrina, Rina; Fadilasari, Dewi; KA, Anang; S, Tri Handini
Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jbmm.v3i1.10860

Abstract

Setiap warga masyarakat mengharapkan mempunyai rumah tempat tinggal yang dapat melindungi mereka dari panas matahari dan air hujan.  Fungsi rumah tidak hanya dapat melindungi tapi juga dapat menjaga kesehatan dari pemilik atau penghuni rumah tersebut. Rumah yang sehat memerlukan persyaratan -persyaratan yang harus dipenuhi, seperti : sirkulasi udara yang lancar, system pencahayaan yang baik, air bersih yang tersedia, tersedianya aliran pembuangan air limbah, lantai dan dinding yang kedap air. Rumah warga di Kelurahan Pinang Jaya Kota Bandar Lampung masih ada yang belum memenuhi persyaratn rumah sehat yaitu sistem pencahayaan yang kurang dan pengolahan sampah yang tidak tertata dengan baik. Keadaan rumah yang belum memenuhi persyaratan sebagai rumah sehat akan berdampak terhadap terjangkitnya resiko penyakit. Dengan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa Penyuluhan tentang Rumah Sehat ini diharapkan warga masyarakat kelurahan Pinang Jaya Kota Bandar Lampung dapat meningkatkan pengetahua dan pemahamannya.
PENGENALAN PONDASI TAHAN GEMPA UNTUK RUMAH TINGGAL SEDERHANA Juansyah, Yan; Oktarina, Devi; Febrina, Rina; Fadilasari, Dewi
Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Vol 1, No 2 (2021): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jbmm.v2i1.7311

Abstract

Pondasi merupakan suatu jenis kontruksi yang menjadi dasar dari suatu bangunan di bidang teknik sipil dan berada diatas tanah dasar. Pondasi ini berfungsi sebagai penopang bangunan yang ada di atasnya dan ini bertujuan untuk diteruskan secara bertahap dan merata ke lapisan tanah. Sehingga sangat diperlukan pengetahuan tentang perancangan dan pemilihan jenis pondasi yang dibutuhkan sesuai dengan beban dan daya dukung tanah dasarnya. Salahsatu beban yang harus diperhitungkan adalah beban gempa, karena wilayah Provinsi Lampung termasuk wilayah yang rawan terhadap gempa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan ilmu pengetahuan tentang pondasi tahan gempa untuk rumah sederhana melalui penyuluhan kepada para pekerja bangunan. Para pekerja bangunan ini atau sumber daya manusia merupakan salah satu faktor sangat penting penentu dari mutu bangunan. Sehingga pondasi yang dibuat dapat menahan beban gempa yang terjadi.  Hasil yang diharapkan akan meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya para pekerja bangunan di daerah kelurahan Sukabumi Bandar Lampung akan pentingnya pembuatan konstruksi pondasi tahan gempa yang benar untuk rumah tinggal yang sederhana dengan cara penyuluhan. Kedua kelurahan tersebut dipilih karena termasuk masyarakat ekonomi kebawah sebagai pekerja bangunan. Jika mereka sudah terampil dalam membuat pondasi tentunya akan meningkatkan pendapatan mereka.
REVIEW ON TITANIUM-BASED ALLOYS AS BIOMATERIALS FOR IMPLANT APPLICATIONS Prastyo, Adi; Ibrahim, Fauzi; Efriyo Hadi, Agung; Febrina, Rina; Winarno, Rudi; Ermasari, Anissa; Wahyudi, Retno
Jurnal Rekayasa Teknologi dan sains Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jrets.v7i1.8762

Abstract

ABSTRACT Technological updates in the field of advanced materials research now tend to focus on biomedical materials application and utilization of Titanium and its alloys. Various of implant materials have been employed in various disciplines of medical science depending on the requirements of a particular application. Metals, alloys, ceramics, and polymers are the commonly used biomaterials. Titanium and its alloys are commonly used in almost all disciplines of medicine because of their sufficient biocompatibility and meeting of mechanical requirements. The main focus of this study is to review the various structural and microstructural properties of titanium and titanium-based alloys used as orthopedic implants. Orthopedic implants need to possess certain important qualities to ensure their safe and effective use. These properties like the biocompatibility, relevant mechanical properties, high corrosion and wear resistance and osseointegration are summarized in this review. Various attempts to improve upon these properties like different processing routes, surface modifications have also been inculcated in the paper to provide an insight into the extent of research and benefit that has been put into developing a highly superior titanium orthopedic implant. In addition, this paper also discusses in detail the various surface modification techniques to achieve superior biocompatibility, higher wear and corrosion resistance. Overall, an attempt has been made to bring out the current scenario of Ti based materials for biomedical applications. Keywords: titanium, implant, biomaterial.
Analisis Pengaruh Penutupan Palang Rel Kereta Api Terhadap Aktivitas Jaringan Jalan (Studi Kasus: Jl. Urip Sumoharjo - Jl. Ki Maja - Jl. Pajajaran) Prayoga, Irfan Ahmad; Oktavia, Amelia; Dharmawan, Weka Indra; Febrina, Rina
TEKNIKA SAINS Vol 10, No 2 (2025): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v10i2.4471

Abstract

Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kebutuhan akan infrastruktur transportasi yang andal dan efisien semakin mendesak. Titik pertemuan antar moda transportasi, seperti perlintasan sebidang, sering kali menjadi sumber konflik lalu lintas. Di Kota Bandar Lampung, permasalahan tersebut terjadi pada perlintasan sebidang kereta api di ruas Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Ki Maja, dan Jalan Pajajaran yang merupakan kawasan perkotaan dengan intensitas kendaraan tinggi setiap hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis volume lalu lintas dan kinerja jaringan jalan di sekitar perlintasan tersebut secara komprehensif menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan selama tujuh hari pada jam sibuk di empat titik sekitar ruas jalan utama. Hasil penelitian menunjukkan volume lalu lintas tertinggi sebesar 1.915,4 SMP/jam, derajat kejenuhan tertinggi sebesar 0,77 dengan tingkat pelayanan D yaitu arus mendekati tidak stabil, tundaan tertinggi sebesar 174 detik/kendaraan dengan tingkat pelayanan F, dan panjang antrian tertinggi sebesar 255 meter. Kondisi ini dipengaruhi oleh tingginya volume kendaraan, keterbatasan dimensi jalan, serta frekuensi penutupan palang pintu kereta api. Rekomendasi yang diberikan meliputi menerapkan sistem informasi lalu lintas berbasis teknologi untuk memberi informasi real-time kepada pengendara, serta mengatur ulang jadwal perjalanan kereta api khususnya babaranjang, dari jam sibuk ke malam hari guna mengurangi durasi penutupan palang.
Pendampingan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMAN 04 Metro, Provinsi Lampung Suharni, Suharni; Febrina, Rina; Oktavia, Amelia
Jurnal Bakti Masyarakat Manajemen Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jbmm.v5i2.24286

Abstract

Sarana dan prasarana pendidikan yang memadai merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan cita-cita Bangsa Indonesia untuk mencerdasakan kehidupan bangsa. Tanpa sarana dan prasarana pendidikan yang baik maka transformasi pendidikan akan terhambat, sehingga cita-cita luhur Bangsa Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sulit tercapai secara merata.  Program Prioritas Nasional Revitalisasi Sarana dan Prasarana Satuan Pendidikan merupakan manivestasi dari strategi untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana satuan pendidikan yang berkualitas melalui kegiatan rehabilitasi, pembangunan, dan penyediaan sarana dan prasarana satuan pendidikan. SMAN 4 Metro sebagai salah satu penerima bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMA Tahun 2025, perlu memastikan usia pakai bangunan sesuai rencana dengan memenuhi standar teknis konstruksi sekaligus standar fungsional pendidikan. Pengendalian proyek dilakukan dengan menerapkan Konsep Nilai (Earned Value) yaitu konsep yang menyajikan pengendalian proyek dengan mengintegrasikan biaya dan waktu. Komponen pengendalian proyek meliputi Budget Cost, Actual Cost, dan Earned Value yang disajikan dalam kurva hubungan waktu pelaksanaan dan progress pekerjaan. Pada masa akhir pendampingan Bulan Oktober 2025, Progress realiasi sebesar 83,46%. Hal tersebut lebih besar (surplus) 38,93% dibanding dengan progress rencana yaitu sebesar 44,53%.