Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : Farmaka

Ko-Kristal: Teknik Pembuatan Ko-Kristal Dewi Permatasari; iyan Sopyan; Muchtaridi Muchtaridi
Farmaka Vol 14, No 4 (2016): Farmaka
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.844 KB) | DOI: 10.24198/jf.v14i4.10461

Abstract

Banyak obat yang telah beredar dipasaran memiliki masalah-masalah biofarmasi seperti rendahnya kelarutan, laju disolusi, permeabilitas yang berakibat pada bioavailabilitas dan kefektifan obat tersebut dalam mengobati penyakit. Untuk mengatasi hal tersebut, teknologi formulasi sediaan farmasi semakin berkembang sehingga dapat menghasilkan obat yang lebih berkualitas. Dalam satu dekade ini, sudah banyak publikasi yang menjelaskan tentang strategi dan teknik untuk mengembangkan desain obat-obat tersebut, salah satunya adalah kokristal. Kokristal dalam farmasi merupakan metode modifikasi suatu zat aktif, seperti penambahan gugus hidrogen, antara zat aktif dan koformer. Modifikasi yang dilakukan dengan harapan dapat memperbaiki masalah yang dimiliki suatu zat aktif obat tersebut tanpa mengubah efek farmakologisnya. Teknik-teknik pembuatan kokristal yang paling sering digunakan secara umum adalah grinding dan solvent based method (solvent evaporation dan slurry). Akan tetapi, saat ini sudah diterapkan pula metode sintesis kokristal dengan penambahan antisolvent, hot melt extrusion, bahkan teknologi cairan superkritis. Pertimbangan pemilihan metode ini dilihat dari sifat zat aktif dan koformer yang digunakan, serta mempertimbangkan teknologi yang dimiliki.Keywords: ko-kristal, teknik ko-kristal, karakterisasi, kokristal farmaseutikal
DISPERSI PADAT SEBAGAI METODE PENINGKATAN KELARUTAN BAHAN OBAT DALAM TABLET: FORMULASI DAN KARAKTERISASI Aslamnur Fikri Ramadhana; Anis Yohana Chaerunisa; Iyan Sopyan
Farmaka Vol 19, No 2 (2021): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v19i2.34014

Abstract

Kelarutan adalah salah satu faktor fisikokimia penting yang mempengaruhi pelepasan bahan aktif obat dalam formulasi tablet. Peningkatan kelarutan menjadi salah satu parameter yang terus dikembangkan dalam meningkatkan ketersediaan obat. Diperkirakan 40% zat obat baru yang ditemukan memiliki kelarutan dalam air yang buruk. Berbagai metode digunakan untuk meningkatkan kelarutan, namun metode tersebut masih memiliki keterbatasan. Dispersi padat adalah sebuah metode yang cukup menjanjikan untuk meningkatkan kelarutan bahan obat. Dispersi padat memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan metode tradisional. Dispersi padat terbukti dapat meningkatkan kelarutan obat yang sulit larut. Review artikel ini akan menjelaskan keuntungan dan kerugian dispersi padat, metode pembuatan dispersi padat, formulasi tablet dispersi padat, dan karakterisasi tablet dispersi padat.Kata kunci: dispersi padat, kelarutan, ketersediaan hayati, teknologi dispersi padat, polimer.
PEMETAAN SUHU GUDANG PENYIMPANAN PADA SALAH SATU PEDAGANG BESAR FARMASI (PBF) DI KOTA BANDUNG Putri, Michelle Eka; Sopyan, Iyan
Farmaka Vol 21, No 2 (2023): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v21i2.46748

Abstract

Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) merupakan standar yang ditetapkan untuk mengatur penyaluran dan penyerahan obat dengan tujuan menjaga produk tetap dalam kualitas yang sama sampai ke tangan konsumen. Pedagang Besar Farmasi (PBF) sebagai salah satu dari pihak yang terlibat dalam penyimpanan dan pendistribusian sediaan obat atau bahan obat dalam jumlah yang besar harus memenuhi persayaratan yang telah ditetapkan yaitu CDOB dalam pelaksanaanya. Penyimpanan obat memiliki syarat-syarat khusus yang harus dipenuhi, salah satunya adalah suhu yang sesuai dengan kondisi penyimpanan yang dipersyaratkan. Pemetaan suhu merupakan prosedur yang dilakukan dengan tujuan kualifikasi dan verifikasi ruangan yang akan digunakan untuk penyimpanan obat atau bahan obat. Hasil dari pemetaan suhu yang dilakukan di salah satu PBF di Kota Bandung sudah memenuhi persyaratan suhu yang ditetapkan.
Review: Alternatif Palatability Enhancer Sebagai Peningkat Palabilitas Formula Sediaan Pet Untuk Industri Obat Hewan Mulyanti, Mulyanti; Sopyan, Iyan
Farmaka Vol 22, No 1 (2024): Farmaka (Maret)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v22i1.52452

Abstract

Sediaan pet merupakan jenis sediaan yang penggunaannya ditujukkan untuk hewan kesayangan atau hewan peliharaan, umumnya seperti kucing dan anjing. Pengembangan formula sediaan pet berkembang pesat seiring berkembangnya zaman. Hal ini didorong oleh kemajuan teknologi dan semakin tingginya kebutuhan pasar terhadap sediaan pet. Palatabilitas menjadi faktor yang sangat penting dan dapat menentukan keberhasilan formulasi sediaan pet. Tinjauan artikel ini bertujuan untuk melihat alternatif palatability enhancher yang dapat digunakan untuk meningkatkan palatabilitas sediaan pet. Metode penelitian ini yaitu studi pustaka terhadap artikel penelitian yang telah dipublikasikan yang diperoleh melalui pencarian di GoogleScholar dan ScienceDirect mengenai palatability enhancer untuk kucing dan anjing berupa artikel yang dipublikasi 10 tahun terakhir. Hasil tinjauan artikel diperoleh beberapa alternatif palatability enhancer yang dapat digunakan sebagai peningkat palatabilitas sediaan pet diantaranya hydrolized chicken liver powder, enzim phytase dan karbohidrase, Schizochytrium sp., minyak bunga matahari, serat singkong (cassava fibre), produk fermentasi Saccharomyces cerevisiae, tea poliphenols, corn fermented protein, pati kentang, yeast extract (Brewer’s yeast extract Saccharomyces cerevisiae), dried apple pomace, hati kambing dan sapi, dried yeast (Saccharomyces cerevisiae) dan medium chain triglyceride oil. Beberapa palatability enhancer tersebut berpotensi untuk digunakan sebagai alternatif peningkat palatabilitas sediaan pet pada industri obat hewan.
Analisa Audit Trail Review Sebagai Penentuan Persyaratan Parameter Proses Dalam Produksi Sediaan Tablet Salut Gula Aidi, Paramitha Ayu; Sopyan, Iyan
Farmaka Vol 22, No 2 (2024): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v22i2.52761

Abstract

Audit trail review merupakan mekanisme penting untuk mendeteksi perubahan dalam keamanan data atau sistem, hal ini telah ditentukan pada Code of Federal Regulations (CFR 21) part 11 yang dikeluarkan oleh Food and Drug Administration (FDA) serta dijelaskan dalam Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) pada aspek dokumentasi yang merupakan bagian esensial dari sistem pemastian mutu. Pemastian mutu produk obat dapat dilakukan dengan memperhatikan setiap perubahan dalam parameter proses yang berhubungan dengan Critical Quality Attributes (CQA) dan Intermediate Critical Quality Attributes (ICQA). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa audit trail review yang tersedia pada mesin produksi sebagai penentuan persyaratan parameter proses sediaan tablet tambah darah salut gula. Metode yang dilakukan meliputi pengambilan dan pengkajian data audit trail sebanyak lima batch sediaan tablet tambah darah salut gula pada mesin granulasi (IGL-GEA), mesin cetak tablet (Kilian KTP 720X), dan mesin penyalutan (Coating Bosch), yang kemudian dibandingkan dengan nilai parameter proses pada Prosedur Pengolahan Induk. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak adanya perubahan pada parameter proses granulasi, namun terdapat beberapa perubahan pada parameter proses pengeringan granul, pencetakan dan penyalutan tablet. Sediaan tablet tambah darah salut gula ini yang sudah memenuhi syarat seluruh pengujian CQA dan ICQA serta sudah beredar dipasaran sehingga perubahan parameter proses yang dihasilkan dari analisa audit trail review ini bisa dijadikan rekomendasi syarat baru. Kata kunci: audit trail, tablet salut, mesin produksi, parameter proses ABSTRACTAudit trail review is an important mechanism for detecting changes in data or system security, this has been determined in the Code of Federal Regulations (CFR 21) part 11 issued by the Food and Drug Administration (FDA) and explained in Good Manufacturing Practices (GMP) on the documentation aspect which is an essential part of the quality assurance system. Ensuring the quality of medicinal products can be done by paying attention to any changes in process parameters related to Critical Quality Attributes (CQA) and Intermediate Critical Quality Attributes (ICQA). The purpose of this research is to analyze the audit trail review that is available on production machines to determine the process parameter requirements for sugar coated blood supplement tablets. The method used includes collecting and reviewing audit trail data for five batches of sugar-coated blood supplement tablet dosage on a granulation machine (IGL-GEA), a tablet printing machine (Kilian KTP 720X), and a coating machine (Coating Bosch), which is then compared with the process parameters values in the Master Processing Procedure. The research results showed that there were no changes to the granulation process parameters, but there were several changes to the granulation drying, tablet printing and tablet coating process parameters. This sugar-coated blood supplement dosage has met the requirements of all CQA and ICQA tests and is already circulating on the market so the changes of process parameters resulted from this audit trail review analysis can be used as recommendations for new requirements.Keywords: audit trail, coated tablets, production machines, process parameters
EVALUASI SISTEM PENYIMPANAN OBAT DI SALAH SATU GUDANG PEDAGANG BESAR FARMASI (PBF) DI KOTA BANDUNG Agatha, Alda Anjella Lady Carina Paska; Sopyan, Iyan
Farmaka Vol 19, No 4 (2021): Farmaka (Suplemen)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v19i4.34601

Abstract

Sistem penyimpanan yang termasuk dalam aspek operasional pada Cara Distribusi Obat yang Baik(CDOB) di Pedagang Besar Farmasi (PBF) merupakan parameter yang sangat penting untuk menjagamutu produk. Sistem penyimpanan yang baik dan benar diatur dalam CDOB. Beberapa penelitianmenunjukkan bahwa gudang PBF yang menerapkan sistem penyimpanan sesuai CDOB dapatmempertahankan kualitas obat, menghindari penumpukan produk kedaluwarsa, maupun kerugianfinansial. Sedangkan gudang PBF yang tidak menerapkan CDOB mengalami beberapa kerugian yangberpengaruh terhadap produktivitas dari PBF tersebut. Oleh karena itu, evaluasi sistem penyimpananobat pada salah satu PBF di Kota Bandung perlu dilaksanakan. Penelitian ini dilaksanakan selamabulan Februari 2021 dengan metode observasional yang bersifat deskriptif dan evaluatif serta metodewawancara. Hasil penelitian mengenai sistem penyimpanan obat pada salah satu PBF di Kota Bandung menunjukkan bahwa sistem penyimpanan yang diterapkan oleh PBF tersebut sudah sesuai dengan CDOB pada aspek bangunan, peralatan, suhu, dan sistem penyimpanan itu sendiri. Akan tetapi, masih terdapat satu persyaratan CDOB yang belum diterapkan yaitu membersihkan kontainer obat yang diterima sebelum disimpan.
REVIEW ARTICLE: UJI EFEKTIVITAS IN VIVO DAN IN VITRO ANTI-AGING PADA SEDIAAN KOSMETIK SHIBA, KAMILA; NURSIFA, HARITSA; KUSUMAWULAN, CAHYA KHAIRANI; SOPYAN, IYAN
Farmaka Vol 20, No 3 (2022): Farmaka (November)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v20i3.38775

Abstract

Penuaan terjadi secara alamiah pada manusia yang ditandai dengan munculnya keriput dan hiperpigmentasi.  Penuaan menjadi hal yang mendapat perhatian lebih oleh kaum wanita pada umumnya karena mempengaruhi penampilan. Banyak tanaman herbal maupun senyawa sintetis yang ditujukan sebagai agen anti penuaan. Bahan aktif tersebut diformulasikan menjadi bentuk sediaan kosmetik untuk memudahkan penggunaan pada konsumen dan mencapai efek yang maksimum. Dalam pembuktiannya, dibutuhkan pengujian yang komprehensif. Pengujiaan ini dapat berupa metode pengujian in vivo dan in vitro. Adapun penelitian ini dilakukan dengan metode article review dan didapatkan jurnal dari literature online jurnal lokal dan jurnal internasional yaitu pencarian secara elektronik dengan kata kunci efektivitas anti-aging, in vitro, in vivo, anti-aging dan sediaan kosmetik pada situs web yaitu Google Scholar. Hasil studi article review didapatkan bahwa beberapa metode yang digunakan adalah metode DPPH, kultur fibroblast dermal manusia, uji pada tikus, dan uji klinis pada manusia.Kata Kunci: Efektivitas anti-aging, in vitro, in vivo, anti-aging dan sediaan kosmetik 
Co-Authors Abdassah Bratadiredja, Marline Abdullah, Astriani Ade Zuhrotun Adrian Suparman AGATHA, ALDA ANJELLA LADY CARINA PASKA AI Masitoh Aidi, Paramitha Ayu Amalia, Eri Amelia Nur Halimah Anas Subarnas Anis Yohana Chaerunisa Aslamnur Fikri Ramadhana Ayudyah Islami CYNTIA GRACESELLA HUTAMI P Detria Wulandari Dewi Permatasari Dewi, Febrina Aulia Dolih dolih Gozali Dolih Gozali Dolih Gozali Dolih Gozali DOLIH GOZALI Dolih Gozali Dolih Gozali Eka Paramudya Eri Amalia Fanny Seftiani Dwi Saputri Febrina Aulia Dewi Fiftianingrum, Valentina Ghassani Purnama, Muhammad Fadhil Hairunnisa Hairunnisa Hairunnisa Hairunnisa Hairunnisa Hairunnisa HOTMA GURNING WINOKAN Ina Novianti Insan Sunan Kurniawansyah, Insan Sunan Insi Farisa Desy Arya Ira Maya Iyan Rifky Hidayat KUSUMAWULAN, CAHYA KHAIRANI Lutfiah Yusuf Maisyarah, Intan Timur Marline Abdassah Marline Abdassah Marline Abdassah, Marline MEGANTARA, SANDRA MEIVANA ESTHER ROSINTA TAMBUNAN Mika Febryati Kadir Moeljadi G Tedjasaputra Muchtaridi Muchtaridi Muhammad Faizal Fathurrohim Mulyanti Mulyanti Nadia Ariati Mutiana Nadya Nurul Zaman Norisca Aliza Putriana Norisca Aliza Putriana Norisca Aliza Putriana, Norisca Aliza Novaliana Devianti Sagita Nurdiani Adiningsih Nurhabibah Nurhabibah Nurike Susendi NURSIFA, HARITSA Pratama, Rizky Farhan Puspa, Inge Putri Raraswati Putri, Michelle Eka Rania Talinta L Reza Pahlevi, Muhamad Rian Triyana Rifkarosita Putri Ginaris Rizka Guntina Khairunisa Rosa Apriana Apriana Rugun Clara Samosir Salsabila Hapsari, Raira Saputra, Iwan Saskia Rizky Utami SAUSAN RIHHADATULAISY Savira Silma Aulia Setiawati, Ervina SHIBA, KAMILA Siska Sari Marvita Sriwidodo Sriwidodo Sriwidodo Sriwidodo, Sriwidodo Taofik Rusdiana Tedjasaputra, Moeljadi G Utami, Saskia Rizky Wulaningsih, Titiek Indah Yudhistira, Aulia YULINA BR SARAGIH Yuni Elsa Hadisaputri