Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Review: Sintesis Senyawa Turunan Andrografolid pada Gugus Hidroksil C-14 Sabila, Rusydina; Megantara, Sandra; Saputri, Febrina Amelia
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 7, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v7i2.2508

Abstract

Andrografolid merupakan suatu diterpenoid lakton yang terkandung dalam tanaman sambiloto (Andrographis paniculata) sebagai senyawa aktif utama. Andrografolid memiliki banyak aktivitas biologis, diantaranya sebagai antiinflamasi, antikanker, hepatoprotektor, antioksidan, antidiabetes, antihiperlipidemia, antibakteri, dan antivirus. Untuk meningkatkan sifat fisikokimia dan mengoptimalkan aktivitas terapeutik dari andrografolid, diperlukan modifikasi struktur andrografolid. Pada review ini akan dibahas mengenai metode yang dapat dilakukan dalam memodifikasi struktur andrografolid terutama pada gugus hidroksil C-14 dan membandingkan potensi dari aktivitas biologisnya setelah dimodifikasi. Terdapat dua metode modifikasi yaitu dengan cara memproteksi gugus hidroksil C-3 dan C-19 terlebih dahulu untuk menghasilkan senyawa 3,19-isopropiliden andrografolid yang kuat terhadap serangan nukleofil dan cara kedua yaitu langsung mereaksikannya dengan klorida asam dengan bantuan amina tersier seperti trietilamin dan piridin. Dari hasil review didapatkan bahwa modifikasi terhadap gugus hidroksil C-14 dapat meningkatkan potensi aktivitas biologis andrografolid dan metode yang paling baik untuk memodifikasi andrografolid pada gugus hidroksil C-14 yaitu dengan cara memproteksi gugus hidroksil C-3 dan C-19 terlebih dahulu serta mereaksikannya dengan klorida asam atau anhidrida asam agar diperoleh rendemen yang lebih banyak.
PROMOSI PREVENTIF SADARI (PERIKSA PAYUDARA SENDIRI) DI DESA SAYANG SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA Muchtaridi Muchtaridi; Eli Halimah; Sandra Megantara; Nasrul Wathoni
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i1.31966

Abstract

Menurut Data Globocan International Agency for Research on Cancer (IARC) pada tahun 2018, kanker  payudara merupakan salah satu jenis kanker yang mempunyai prevalensi cukup tinggi dan penyebab  utama kedua mortalitas di seluruh dunia sebesar 11,6% atau 2.089 juta jiwa dan morbiditas menempati  urutan ke-5 sebesar 6,6% atau 627.000 juta jiwa. Di Indonesia, angka mortalitas kanker payudara  menempati peringkat pertama sebesar 16,7% atau 58.256 juta jiwa dan angka morbiditas sebesar 11%  atau 22.692 juta jiwa. Periksa Payudara Sendiri (Sadari) adalah pemeriksaan payudara yang dilakukan  kita sendiri dengan belajar mandiri yaitu melihat dan memeriksa perubahan payudaranya sendiri setiap  bulan. Pemeriksaan yang dilakukan secara berkala akan membantu mengetahui adanya benjolan atau  bahkan masalah lain dari sejak awal walaupun masih berukuran kecil sehingga lebih efektif untuk  diobati. Metode survei, pre-test, dan post test telah diterapkan sebagai upaya promosi Sadari ke ibu-ibu  PKK Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Sumedang. Masyarakat Desa Sayang dikatakan cukup tahu  mengenai kanker payudara (68%), namun kurangnya informasi tentang pencegahan dini mengakibatkan  kesadaran terhadap informasi kesehatan termasuk tentang pencegahan kanker payudara menjadi kurang  (58,82 %). Hasil post test menunjukkan bahwa program promosi preventif Sadari meningkatkan  pengetahuan dan kesadaran masyarakat sehingga disimpulkan bahwa masyarakat Desa Sayang perlu diberikan promosi secara berkala agar pengetahuan dan kesadaran meningkat dalam mencegah kanker  payudara.
REVIEW: VALIDASI PEMBERSIHAN (CLEANING VALIDATION) NADIATUL KHAIRA. Y; SANDRA MEGANTARA
Farmaka Vol 18, No 2 (2020): Farmaka (September)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v18i2.27320

Abstract

Industri farmasi harus melakukan validasi proses pembersihan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan. Pembersihan dan validasi pembersihan merupakan kegiatan untuk mencegah risiko terjadinya kontaminasi yang dapat mebahayakan pasien. Tujuan dari kegiatan validasi pembersihan adalah membuktikan efektivitas dan konsistensi dari serangkai proses pembersihan pada peralatan produksi. Proses pembersihan yang kurang tepat dapat meningkatkan peluang terjadinya risiko buruk pada produk. Sehingga validasi pembersihan merupakan kegiatan yang penting karena berkaitan dengan mutu produk yang dihasilkan. Artikel ini akan membahas secara singkat terkait validasi dan pentingnya serta beberapa aspek yang berkaitan dengan validasi pembersihan.
Sediaan Hydrogel mengandung Epidermal Growth Factor dalam Penyembuhan Luka FAJRA DINDA CRENDHUTY; Sandra Megantara
Farmaka Vol 17, No 2 (2019): Farmaka (Agustus)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3549.483 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i2.22141

Abstract

Luka adalah salah satu bentuk kerusakan jaringan pada kulit yang dapat diakibatkan oleh beberapa factor, antara lain oleh kontak fisika, kimia, hasil tindakan medis, atau perubahan kondisi fisiologis. Saat terjadi luka, sebenarnya sudah ada proses penyembuhan luka secara alami melalui proses bioseluler dan biokimia dalam tubuh. Penyembuhan luka akan dipengaruhi oleh banyak factor, yaitu interleukin 6, FGF-1, FGF-2, dan kolagen. Pada masa sekarang, telah dikembangkan berbagai teknologi rekombinan seperti rhEGF. Factor pertumbuhan ini dikemas dalam liposom dengan bentuk sediaan hydrogel kitosan yang diharapkan mampu memberikan terapi dengan pelepasan obat tertunda sehingga dapat meningkatkan efek farmakologisnya.
KARAKTERISTIK MORFOLOGI TANAMAN KENCUR dan AKTIVITAS FARMAKOLOGI (Kaempferia galanga L.) Review SOLEH SOLEH SOLEH; Sandra Megantara
Farmaka Vol 17, No 2 (2019): Farmaka (Agustus)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2494.014 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i2.22089

Abstract

ABSTRAKKencur (Kaempferia galanga L.) merupakan salah satu tanaman Indonesia yang memiliki khasiat obat. Bahan herbal yang memiliki khasiat obat dianggap lebih aman, lebih efektif, dan memiliki efek samping yang lebih kecil dibandingkan dengan bahan kimia. Terdapat senyawa yang terkandung didalam kencur hasil isolasi diantaranya Ethyl Cinnamate 65,98 %, Ethyl p-methoxycinnamate 23,65%, (+)-3-Carene 3,42%, Beta-Pinene 2,09%, Camphene 1,67%, Hexadecane 1,61%, Alpha-Pinene 0,71%, Myrcene 0,50%, 1-Limonene 0,37%. Pada beberapa penelitian menunjukan bahwa kencur memiliki aktivitas seperti Antijamur, Antiinflamasi, dan Antibakteri. Hal ini membuktikan bahwa tanaman herbal seperti kencur memiliki berbagai manfaat.  Kata Kunci : Kaempferia galanga L., Fitokimia, Aktivitas Farmakologi 
METODE KLT-DENSITOMETRI SEBAGAI PENETAPAN KADAR BAHAN AKTIF SEDIAAN FARMASI ASRI SAVITRI; Sandra Megantara
Farmaka Vol 17, No 2 (2019): Farmaka (Agustus)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2332.678 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i2.22143

Abstract

Penentuan kadar suatu kandungan senyawa obat digunakan untuk mengetahui banyaknya obat yang dapat terabsoebsi sehingga menimbulkan efek terapi. Dalam penetapan kadar bahan aktif sering menggunakan metode KLT-Densitometri. Metode Densitometri memiliki kelebihan yaitu spesifikasi yang tinggi, hasil yang didapatkan dapat dipercaya, dapat dilakukan dengan  mudah serta cepat, fase gerak yang dipilih dapat menghasilkan pleksibilitas besar, optimasi pemisahan dapat dilakukan dengan beragam teknik. Dengan metode KLT-Densitometri  akan divalidasi sehingga memperoleh hasil yang dapat dipertanggungjawabkan cukup valid jika semua factor telah terpenuhi.Kata Kunci: Penetapan kadar, Validasi, KLT-Densitometri
SUMBER DAN MANFAAT KOLAGEN DALAM INDUSTRI KOSMETIK Shella - Widiyastuti; Sandra Megantara
Farmaka Vol 19, No 4 (2021): Farmaka (Suplemen)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v19i4.34518

Abstract

Kolagen merupakan protein paling melimpah yang dapat ditemukan dalam tubuh hewan, yang banyak digunakan dalam industri kosmetik. Sumber kolagen dapat ditemukan pada berbagai jenis ikan, cumi-cumi, dan katak dengan ekstraksi ASC (Acid Solubilized Collagen) atau PSC (Pepsin Solubilized Collagen). Hasil review menunjukkan bahwa jumlah kolagen tertinggi terdapat pada jenis ikan Evenchelys macrura dengan jumlah 80% (berat kering) dan Scomberomorous niphonius dengan jumlah 13,68% (berat basah) untuk ekstraksi ASC, serta ikan jenis Chitala ornata dengan jumlah 44,6% (berat kering) dan 15,3% (berat basah) untuk ekstraksi PSC serta manfaat kolagen dalam industri kosmetik sebagai komponen utama dalam banyak formulasi yang berfungsi sebagai humektan serta pelembab sehingga dapat meningkatkan hidrasi kulit dan mencegah penuaan kulit, membantu jaringan untuk beregenerasi, meningkatkan elastisitas kulit, menetralisisr kerusakan penuaan kulit, serta sebagai scaffolding/skin substitute.Kata kunci: kolagen, industri kosmetik, ASC, PSC.
AKTIVITAS FARMAKOLOGI EKSTRAK ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) Trie Oktaviani; Sandra Megantara
Farmaka Vol 16, No 1 (2018): Suplemen Juni
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.668 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i1.17500

Abstract

Tumbuhan telah dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai obat sejak ratusan tahun yang lalu. Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) merupakan tumbuhan keluarga Malvaceae yang telah lama digunakan sebagai sumber makanan dan pengobatan alternatif. Tujuan dilakukan review adalah untuk mengetahui aktivitas farmakologi dari tanaman rosella (Hibiscus sabdariffa L.) yang diharapkan dapat dijadikan pengobatan alternatif untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Beberapa aktivitas farmakologi rosella (Hibiscus sabdariffa L.) yang telah banyak diteliti adalah antioksidan, antibakteri, anti hipertensi, anti hyperlipidemia, anti diabetes, antinociceptive dan antiinflamasi.
PREDIKSI SIFAT FISIKOKIMIA DAN SPEKTRUM KUERSETIN, ANDROGRAFOLID DAN GLUKOSAMIN MENGGUNAKAN METODE AB INITIO, SEMIEMPIRIS DAN MEKANIKA MOLEKUL SANDRA MEGANTARA
Indonesian Journal of Applied Sciences Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9471.935 KB) | DOI: 10.24198/.v3i1.16826

Abstract

AbstractThere are two methods of approach in solving computational chemistry problems which are computational quantum chemistry and computational non-quantum chemistry. Computational quantum chemistry methods are e.g. ab initio and semiempirical, whilst the non-computational quantum chemistry method is molecular mechanics. This study was aimed to find the difference ofcomputational quantum chemistry and non-computational quantum chemistry methods by applying ab initio, semiempirical and molecular mechanics methods to predict the physicochemical properties (Log P, melting point) and spectrum (ultravioletvisible, 1H-NMR, 13C-NMR) of quercetin, glucosamine and andrographolide as a representation of natural bioactive compounds. Results showed that the minimum energy of geometry optimization provided by ab initio methods, while the fastest time for geometry optimization given by molecular mechanics method. Log P prediction was not influenced by the geometry optimization, with error rate: MAD 0.271; MSE 0.204; MFE 0.255 and MAPE 9.66%, meaning the accuracy was good. Melting point prediction was not influenced by the geometry optimization, with error rate: MAD 190.96; MSE 55434.78; MFE -190.96and MAPE 70.82%, meaning the accuracy was not good. Ultraviolet-visible spectrum prediction was affected by the geometry optimization. Ab initio method was the best for predicted λ maximum with error rate: MAD 2.78; MSE 7.90; MFE 2.78 and MAPE 1.15%. The error rate of semiempirical method: MAD 6.46; MSE 42.06; MFE 6.46 and MAPE 2.73%. The error rate of molecularmechanics method: MAD 30.93; MSE 958.65; MFE 30.93 and MAPE 12.94%. The results of 1H-NMR and 13C-NMR spectra prediction was not influenced by the geometry optimization and chemical shift in accordance with the theory of NMR spectra.Keywords: ab initio, semiempirical, molecular mechanics, quercetin, glucosamine, andrographolide
SOSIALISASI PROTOKOL ADAPTASI KEBIASAAN BARU DI MASYARAKAT DESA SAYANG MELALUI MEDIA SOSIAL DAN TEMU MAYA Muchtaridi Muchtaridi; Cecep Suhendi; Nasrul Wathoni; Sandra Megantara; Eli Halimah
Dharmakarya Vol 10, No 3 (2021): September, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i2.31147

Abstract

Pandemi coronavirus yang diakibatkan oleh SARS-CoV-2 (Covid-19) telah menyebabkan berbagai permasalahan, meliputi kesehatan, ekonomi, dan sosial. Penyesuaian dalam menjalani kehidupan sehari-hari di masa pandemi penting untuk dilakukan demi mencegah penularan dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat Desa Sayang, Kabupate Sumedang, dilakukan survey mengenai pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) dan ditindaklanjuti dengan pemberian materi berupa “Sosialisasi Protokol Adaptasi Kebiasan Baru pada Masyarakat Kabupaten Sumedang” dalam bentuk webinar. Hasil survey menunjukkan bahwa 95,2% masyarakat sudah mengetahui adanya penerapan protokol kesehatan di masa AKB. Namun demikian, hanya 64% masyarakat saja yang mengetahui tata cara pelaksanaan protokol kesehatan di masa AKB. Dengan demikian, diharapkan bahwa melalui sosialisasi protokol kesehatan di masa AKB dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjalankan hidup sehat di masa AKB
Co-Authors Ade Zuhrotun Adira Rahmawaty Aeni, Wida Nur Alifia Syifa Pebriani Annisa Ayu Ningtyas Carolina Sitepu ARNANDA, QUINZHEILLA PUTRI ASRI SAVITRI Atusholihah, Annisa Auliya AS, Nisa Nurul Baihaqi, Achmad Al Batari A. Larasati Bawono, Lidya Cahyo Dede Jihan Oktaviani Dede Jihan Oktaviani Dhania Novitasari Diah Siti Fatimah DIAH SITI FATIMAH Eli Halimah, Eli Ella Fazila Elsa Noor Hapitria Ester Uli Elisabeth Simanjuntak Fadhilah, Ersa FAJRA DINDA CRENDHUTY Fatharan, Rahma Haniyyah FATIMAH, DIAH SITI Fauzia Rahma Cahyani Fauziyyah, Ganis Fitria Febrina Amelia Saputri Febrina Amelia Saputri, Febrina Amelia Filza Yulina Ade Ganendra Akbar Hadiyanto Gin Gin Ginanjar, Gin Gin Gofarana Wilar Gracia Anastasya Hanna Goeanawan HARTONO, ADI Holis Abdul Holik, Holis Abdul Hutabarat, Rismauli Ruth Natasari Ida Musfiroh -, Ida Musfiroh Isman, Hasna Siti Munifah Iyan Sopyan Jiranusornkul, Supat Jutti Levita Khairinisa, Miski Aghnia Maknun, Shofiyah Durin Maryam Hasymia Ishmatullah Mochamad Rizal Muchtaridi Muchtaridi Muhammad Afif Muhammad Ikhsan Muhammad Syahid Abdillah Mutakin Mutakin Nabila Alivia Yasmin NADIATUL KHAIRA. Y Nasrul Wathoni Nisa Safitri Norisca Aliza Putriana Nova Sylviana Nurdiani Adiningsih Nurdiani Adiningsih OKTAVIANI, DEDE JIHAN Prayoga, Randy Rassi Quinzheilla Putri Arnanda Quinzheilla Putri Arnanda RAMADHAN, SAQILA ALIFA Rania Talinta L Ray, Hamidie Ronald Daniel Rejeki, Purwo Sri Ridwan, Hanna Salwa Rina Wijayanti Rini Hendriani Ronny Lesmana Rusdin, Agus Sabila, Rusydina Salim, Prayoga Drajat Pangestu Salsabilla, Bunga Indra Saqila Alifa Ramadhan Saqila Alifa Ramadhan Shella - Widiyastuti Shella Widiyastuti Shella Widiyastuti SHINTA LESTARI Shinta Lestari Shinta Lestari, Shinta Silvia, Nurfianti Siska Sari Marvita Sitti Faza Karima Slamet Ibrahim - SOLEH SOLEH SOLEH Sri Adi Sumiwi Sri Indrayani Suhandi, Cecep Suhendi, Cece Susianti Susianti Trie Oktaviani Unang Supratman Vita Murniati Tarawan Widiyastuti, Shella Yasmiwar Susilawati Yogiyanto Yogiyanto Yuni Susanti Pratiwi