Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu Hamil melalui Diversifikasi Pangan Lokal sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Kelurahan Sungai Tiung Cast Torizellia; Yustin Ari Prihandini; Siti Wafroh; Bandawati Bandawati; Adies Riyana; Dicky Septiannoor Khaira; Lisa Setia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i8.10298

Abstract

ABSTRAK Kurangnya asupan gizi anak akibat dari lemahnya ekonomi dapat menjadi penyebab stunting secara langsung, namun dapat diatasi dengan upaya diversidikasi pangan lokal yang ekonomis. Melakukan permberdayaan masyarakat melalui penyuluhan dan pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya pencegahan stunting. Penyuluhan stunting dan pendampingan pengolahan kue modern kastangel berbahan dasar tepung ikan seluang yang dilaksanakan selama 3 bulan yaitu sejak bulan juli sampai dengan bulan September 2022 di Posyandu Papikau Kelurahan Sungai Tiung Banjarbaru. Pengabdian masyarakat dilakukan di Posyandu Papikau Kelurahan Sungai Ulin Banjarbaru, di hadiri sebanyak 12 orang ibu. Kegiatan penyuluhan tentang stunting dan kandungan gizi ikan saluang serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Terjadi peningkatan pengetahuan para ibu tentang stunting dan keterampilan pengolahan kue berbahan dasar ikan seluang. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan kepada ibu hamil di wilayah kerja Kelurahan Sungai Tiung telah dilaksanakan dengan baik dan diharapkan dapat dilaksanakan berkelanjutan. Kata Kunci: Ibu Hamil, Diversifikasi Pangan Lokal, Ikan Seluang, Stunting  ABSTRACT Lack of child nutrition as a result of a weak economy can be a direct cause of stunting but can be overcome by efforts to diversify economically local food. Conducting community empowerment through counseling and utilization of local food as an effort to prevent stunting. Counseling on stunting and assistance in processing modern castangel cake made from seluang fish flour which was carried out for 3 months, from July to September 2022 at Posyandu Papikau, Sungai Tiung Banjarbaru Village. The community service was carried out at the Papikau Posyandu, Sungai Ulin Village, Banjarbaru, attended by 12 women. Counseling activities about stunting and the nutritional content of selung fish and its use in everyday life. There was an increase in mothers' knowledge about stunting and skills in processing selung fish-based cakes. Community service activities carried out for pregnant women in the Sungai Tiung Village work area have been carried out well and are expected to be carried out sustainably. Keywords : Pregnant Mother, Local Food Diversification, Selung Fish, Stunting
Cookies Berbahan Dasar Tepung Ubi Jalar Orange (Ipomoea Batatas. L) Untuk Meningkatkan Eksistensi Panganan Lokal dan Sebagai Makanan Pengganti Untuk Pasien Pada Rumah Sakit Abdurrahman Sidiq; Hafiz Ramdhan; Dyera Forestryana; Vebruati; Cast Torizellia
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 3 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i3.2312

Abstract

Kue Cookies adalah jajanan terbuat dari adonan yang lembut, renyah dan penampang potongannya berpola dalam satu warna (Humairah et al., 2018). Warna ubi orange disebabkan betakaroten bermanfaat sebagai provitamin digunakan untuk anti oksidan meningkatkan kesehatan (Ginting et al., 2006) Pengabdian ini dilaksanakan pada masyarakat di kelurahan sungai tiung jumlah peserta terdiri dari 20 orang 5 laki-laki dan 15 orang perempuan kegiatan pengabdian bertujuan mengolah panganan ubi lokal untuk menghasilkan produk yaitu ubi Orange (Yuliana et al., 2020). Sosialisasi pada kegiatan di mulai dengan pemaparan tentang manfaat dan bagai mana mengolah produk ubi orange kepada masyarakat kecamatan sungai tiung Kelurahan Sungai Tiung Banjarbaru Kalimantan Selatan melalui subtitusi tepung ubi jalar orange sebagai bahan dasar makanan pada kelurahan sungai tiung program sosialisasi subtitusi tepung ubi jalar pelatihan pengolahan ubi menjadi varian produk pangan. pelatihan kepada para petani tentang teknik budidaya ubi orange yang baik dan benar serta pemanfaatan hasil panen secara optimal.
PENGENALAN NUTRIFIKASI DAUN KELOR (Moringa Oleifera) DAN KEGIATAN EDUKASI PADA IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN GUNTUNG MANGGIS BANJARBARU Yustin Ari Prihandini; Cast Torizellia; Dicky Septiannoor Khaira; Lisa Setia; Adies Riyana; Bandawati Bandawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6498

Abstract

Masalah gizi di Kalimantan Selatan perlu diberikan perhatian lebih dikarenakan masih terdapat balita (usia 0-59 bulan) yang mengalami masalah gizi kategori sangat kurus berada pada prevalensi 3,9% di atas angka nasional yaitu 3,5% dan kategori kurus 9,2% jauh di atas angka nasional 6,7% dan kategori pendek yaitu 21,1% di atas angka nasional 19,3% dan kategori sangat pendek 12% juga di atas angka nasional 11,5%. Kelurahan Guntung Manggis adalah satu di antara kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Memiliki luas wilayah 2.150 hektar. Jumlah penduduk pada 2018 terdata sebanyak 2.568 KK. Metode pelatihan dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan kegiatan senam hamil di Posyandu Assyifa Kelurahan Guntung Manggis tentang proses pengolahan inovasi produk olahan makanan berbahan dasar pangan lokal Daun Kelor yang dijadikan Cemilan Stik. Kegiatan senam hamil dipandu oleh petugas puskesmas serta penyampaian materi dilakukan dengan pemberian edukasi dan penyuluhan langsung kepada ibu hamil melalui sosialisasi pola pemilihan makanan yang bergizi, serta pengetahuan mengenai gizi seimbang, sikap pola asuh dan rencana penggunaan metode kontrasepsi yang digunakan saat persalinan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini didapatkan kesimpulan bahwa dengan dilaksanakannya edukasi dan penyuluhan terjadi peningkatan kapasitas (pengetahuan, keterampilan, dan mengedukasi) bagi Ibu Hamil selama kegiatan berlangsung.
Efektivitas Program Pelayanan Dan Penguatan Literasi Calon Pengantin Dan Pasangan Usia Subur (PUS) Dalam Upaya Cegah Stunting Dari Hulu Yustin Ari Prihandini; Cast Torizellia; Novian Adhipurna; Bio Putri Ayanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6925

Abstract

Masalah gizi di Kalimantan Selatan perlu di berikan perhatian lebih dikarenakan masih terdapat balita (usia 0-59 bulan) yang mengalami masalah gizi kategori sangat kurus berada pada prevalensi 3,9% di atas angka nasional yaitu 3,5% dan kategori kurus 9,2% jauh di atas angka nasional 6,7% dan kategori pendek yaitu 21,1% di atas angka nasional 19,3% dan kategori sangat pendek 12% juga di atas angka nasional 11,5%. Salah satu penyebab stunting yaitu pernikahan dini, pada 2022, data angka perkawinan anak di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ada berada pada 5 besar nasional dengan angka 10,53 %. Kelurahan Guntung Manggis adalah satu di antara kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru. Memiliki luas wilayah 2.150 hektar. Jumlah penduduk pada 2018 terdata sebanyak 2.568 KK. Angka perkawinan anak di kelurahan Guntung Manggis termasuk tinggi yaitu sebesar 5,6%, Pendekatan perlu dilakukan sejak dini, dari hulu memberi konseling pra nikah mencegah terjadinya stunting memberi pemahaman tentang kesehatan reproduksi, termasuk persiapan psikologi dan ekonomi. Metode pelatihan dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan diskusi kepada calon pengantin dan pasangan usia subur (PUS) Kelurahan Guntung Manggis tentang penyampaian materi dilakukan dengan pemberian edukasi dan penyuluhan langsung kepada calon pengantin dan pasangan usia subur
Perempuan Berdaya sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Mekar Sari Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar Hafiz Ramadhan; Cast Torizellia; Dyera Forestryana; Muhtadi Muhtadi; Haryoto Haryoto; Suranto Suranto
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12808

Abstract

ABSTRAK Prevalensi stunting di Indonesia sebesar 30,8 %. Stunting disebabkan oleh faktor langsung seperti asupan makanan dan penyakit infeksi serta faktor tidak langsung seperti faktor sosial, ekonomi, budaya dan politik. Kegiatan yang diupayakan pemerintah untuk perbaikan gizi untuk pencegahan stunting adalah Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) tidak terlepas dari pengetahuan orangtua terutama ibu dalam pengolahanya. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan pengolahan MP-ASI yang terbuat dari bahan pangan lokal daun kelor dan ubi jalar orange sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah penyuluhan dan Pelatihan. Kegiatan dilaksanakan selama 3 bulan yaitu sejak bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2023 dengan jumlah responden 26 orang terdiri dari kader posyandu, ibu hamil, ibu menyusui, ibu yang memiliki bayi dan balita. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan responden mengalami peningkatan pengetahuan dari mayoritas pengetahuan cukup menjadi pengetahuan baik. Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melakukan monitoring dan evaluasi selama 1000 HPK agar dapat mempercepat penurunan stunting di Desa Mekar Sari Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar. Kata Kunci: Stunting, Daun Kelor, Ubi Jalar Orange, Perempuan Berdaya  ABSTRACT The prevalence of stunting in Indonesia is 30.8%. Stunting is caused by direct factors such as food intake and infectious diseases as well as indirect factors such as social, economic, cultural and political factors. The activity that the government is trying to improve nutrition to prevent stunting is the provision of complementary foods for breast milk (MP-ASI). Providing Complementary Food for Breast Milk (MP-ASI) cannot be separated from the knowledge of parents, especially mothers, in processing it. This activity aims to provide assistance to the community through counseling and training on processing MP-ASI made from local food ingredients Moringa leaves and orange sweet potatoes as an effort to prevent stunting. The methods used in community service activities are counseling and training. The activity was carried out for 3 months, namely from August to October 2023 with a total of 26 respondents consisting of posyandu cadres, pregnant women, breastfeeding mothers, mothers with babies and toddlers. The results of community service show that respondents experienced an increase in knowledge from the majority having sufficient knowledge to good knowledge. It is hoped that this activity can be carried out sustainably by carrying out monitoring and evaluation for 1000 HPK in order to accelerate the reduction of stunting in Mekar Sari Village, Tatah Makmur District, Banjar Regency. Keyword: Stunting, Moringa Leaves, Orange Sweet Potatoes, Empowered  Women
Penyuluhan Asi Eksklusif dan MP-ASI Berbasis Pangan Lokal Sebagai Upaya Pencegahan Stunting melalui Program Komprehensif Beranting (Bersama Atasi Stunting) Dicky Septiannoor Khaira; Cast Torizellia; Yustin Ari Prihandini; Lisa Setia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12570

Abstract

ABSTRAK Tren terjadinya stunting sebagian besar disebabkan oleh tidak diberikannya ASI Eksklusif dan praktik pemberian MP-ASI kurang dari usia 6 bulan yang berawal mula dari rendahnya pengetahuan. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan sebagai upaya mengatasi stunting. Pengabdian kepada masyarakat melalui Program komprehensif BERANTING menggunakan metode yang sederhana yaitu penyuluhan yang dilaksanakan pada tanggal 27 September 2023 dan dilakukan evaluasi yaitu mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Program komprehensif BERANTING melalui kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan di Wilayah Kelurahan Sungai Tiung Kota Banjarbaru di hadiri sebanyak 17 orang peserta yaitu diantaranya adalah ibu menyusui dan ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan. Didapatkan hasil yaitu peningkatan pengetahuan para ibu setelah diberikan penyuluhan yang ditinjau dari hasil evaluasi pre-test dan post-test. Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui program komprehensif beranting diharapkan dapat dilaksanakan berkelanjutan guna mengatasi masalah stunting. Kata Kunci: Penyuluhan, Ibu Menyusui, ASI Eksklusif, MP-ASI, Stunting ABSTRACT The trend of stunting is largely caused by not giving exclusive breast milk and the practice of giving MP-ASI to less than 6 months of age which originates from low knowledge. Carrying out community service in the form of counseling as an effort to overcome stunting. Community service through the comprehensive BERANTING program uses a simple method, namely counseling which was carried out on September 27 2023 and an evaluation was carried out, namely measuring the level of knowledge before and after the counseling. The comprehensive BERANTING program through outreach activities carried out in the Sungai Tiung Subdistrict, Banjarbaru City was attended by 17 participants, including breastfeeding mothers and mothers with babies aged 6-12 months. The results obtained were an increase in mothers' knowledge after being given counseling which was reviewed from the results of the pre-test and post-test evaluation. It is hoped that community service carried out through the comprehensive relay program can be carried out sustainably to overcome the problem of stunting. Keywords: Counseling, Breastfeeding Mothers, Exclusive Breastfeeding, Weaning Food, Stunting
Analysis of Macro Nutrient Intake in Toddlers at The Risk of Wasting (Case Study of Picky Eater in Toddlers in The Working Area Puskesmas Rawat Inap Cempaka) Cast Torizellia; Yustin Ari Prihandini; Lisa Setia; Atni Primanadini
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): JURNAL BERKALA KESEHATAN
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v9i2.17250

Abstract

Wasting is a form of malnutrition that reflects a child's weight being too thin for his height, marked by a BB/TB z-score less than -2 Standard Deviation (SD) for wasting and a BB/TB z-score less than -3 SD for severe wasting. Quantitative study with Case Control design. The sample consisted of 35 children in the case group and 35 children in the control group. Intake of macronutrient intake with recall 1 x 24 hours 3 times. The picky eater variable was measured using the Child Eating Behavior Questionnaire (CEBQ). Analysis used Descriptive Test Univariate analysis, Biavariate Chi-Square Analysis and multivariate analysis using Logistic Regression. There was relationships between nutritional status (0.001), intake of carbohydrates (0.001), protein (0.016), fat (0.014), and behavior (0.002) with the incidence of picky eaters. Logistic Regression Test with Exp (B) valued respectively carbohydrate intake and protein intake. Logistic Regression Test with Exp (B) values respectively carbohydrate intake and protein intake. The conclusion of this study shows the relationship between the nutritional status of toddlers, intake of carbohydrates, protein, fat and behavior with the incidence of picky eaters.
Pendampingan Pencegahan Stunting melalui Intervensi Gizi Spesifik di Desa Mekar Sari Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar Hafiz Ramadhan; Dyera Forestryana; Cast Torizellia; Muhtadi Muhtadi; Haryoto Haryoto; Suranto Suranto
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): September
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v4i1.2504

Abstract

Purpose: The aim of this community service is to prevent the occurrence and increase of stunting through assistance with specific nutritional interventions in Mekar Sari Village, Tatah Makmur District, Banjar Regency. Methodology: Prevention assistance was carried out through counseling and providing education and information to pregnant women, breastfeeding mothers, and mothers with toddlers. The implementation of activities was also carried out in stages, including on September 22, 2023, counseling was given and provision of nutritious food and vegetables, continuously on October 4, 2023, was carried out at the same time as Posyandu activities by providing counseling and intake of vitamins and protein (milk and eggs). Results: The results of community service showed that participants knew and understood stunting and the factors that caused it; however, prevention methods that were not implemented led to an increase in the stunting rate in Mekar Sari Village, reaching 11 children from examination data until October 2023. The results of this activity also showed an increase in participants’ understanding. Protein and vitamin intake is one way to prevent stunting. Limitations: This activity was carried out on only 32 target people, including pregnant women, breastfeeding mothers, and mothers with toddlers. Contribution: The counseling and assistance activities for the Mekar Sari Village community need to be carried out consistently because they contribute to increased awareness of health problems, especially stunting prevention, in order to reduce the stunting rate.
PENGARUH LEAFLET TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS MARTAPURA 1 Esty Restiana Rusida; Siti Hamdah; Cast Torizellia
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 8 No 1 (2024): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Universitas Borneo Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/bjp.v8i1.514

Abstract

The high mortality caused by hypertension continues to increase every year, this is due to the absence of symptoms that arise. A person develops hypertension if blood pressure exceeds 140/90 mmHg. One of the treatments for hypertension is adherence to treatment, because compliance is one of the keys to the success of therapy. Treatment adherence can be improved by being given leaflets. The purpose of this study was to determine the effect of leaflets and the level of compliance of hypertensive patients at the Martapura 1 Health Center. This research method is pre-experimental with One Group Pretest and Posttest Design design. The total sample in this study was 220 respondents. Sampling by filling out the Morisky Medication Adherence Scale-8 questionnaire. Based on the pretest results, high compliance was 23 people (10.5%), medium compliance was 66 people (30.0%), and low compliance was 131 people (59.5%). The posttest results obtained high compliance of 120 people (54.5%), medium compliance of 90 people (40.9%), and low compliance of 10 people (4.5%). Data analysis using the McNemar test showed a significant effect with p-value = 0.000 (p<0.05), so it can be concluded that there is an effect of giving medication adherence leaflets at the Martapura 1 Health Center.
PENGENALAN NUTRIFIKASI DAUN KELOR (Moringa Oleifera) DAN KEGIATAN EDUKASI PADA IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN GUNTUNG MANGGIS BANJARBARU Yustin Ari Prihandini; Cast Torizellia; Dicky Septiannoor Khaira; Lisa Setia; Adies Riyana; Bandawati Bandawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6498

Abstract

Masalah gizi di Kalimantan Selatan perlu diberikan perhatian lebih dikarenakan masih terdapat balita (usia 0-59 bulan) yang mengalami masalah gizi kategori sangat kurus berada pada prevalensi 3,9% di atas angka nasional yaitu 3,5% dan kategori kurus 9,2% jauh di atas angka nasional 6,7% dan kategori pendek yaitu 21,1% di atas angka nasional 19,3% dan kategori sangat pendek 12% juga di atas angka nasional 11,5%. Kelurahan Guntung Manggis adalah satu di antara kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Memiliki luas wilayah 2.150 hektar. Jumlah penduduk pada 2018 terdata sebanyak 2.568 KK. Metode pelatihan dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan kegiatan senam hamil di Posyandu Assyifa Kelurahan Guntung Manggis tentang proses pengolahan inovasi produk olahan makanan berbahan dasar pangan lokal Daun Kelor yang dijadikan Cemilan Stik. Kegiatan senam hamil dipandu oleh petugas puskesmas serta penyampaian materi dilakukan dengan pemberian edukasi dan penyuluhan langsung kepada ibu hamil melalui sosialisasi pola pemilihan makanan yang bergizi, serta pengetahuan mengenai gizi seimbang, sikap pola asuh dan rencana penggunaan metode kontrasepsi yang digunakan saat persalinan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini didapatkan kesimpulan bahwa dengan dilaksanakannya edukasi dan penyuluhan terjadi peningkatan kapasitas (pengetahuan, keterampilan, dan mengedukasi) bagi Ibu Hamil selama kegiatan berlangsung.