Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PARK AND RIDE UNTUK MENGATASI MARAKNYA PARKIR LIAR DI KOTA SURABAYA Tamarani, Dinda; Cahyadi Kurniawan, Robi; Rosalia, Feni; Mukhlis, Maulana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.1948-1953

Abstract

Surabaya merupakan kota metropolitan terbesar kedua setelah DKI Jakarta. Parkir liar di sembarangan tempat, penumpukan kendaraan, dan pengemudi yang tidak disiplin adalah penyebab kemacetan lalu lintas di Kota Surabaya. Untuk melakukan penertiban terhadap parkir liar dan sembarangan yang dilakukan oleh masyarakat Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan Peraturan Daerah Kota Surabaya No. 3 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Perparkiran di Kota Surabaya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat implementasi dari kebijakan park and ride untuk mengatasi permasalahan parkir liar di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literatur (literature study) dengan mengumpulkan dan menganalisis data yang berkaitan dengan penerapan kebijakan park and ride di Kota Surabaya. Pada implementasi kebijakan Perda Kota Surabaya No.3 Tahun 2018, masyarakat berpartisipasi secara aktif menggunakan fasilitas park and ride sebagai tempat transit dari kendaraan pribadi mereka ke transportasi umum seperti Suroboyo Bus. Pemerintah Kota Surabaya menetapkan tarif parkir terhadap fasilitas parkir melalui Peraturan Walikota Nomor 30 Tahun 2018 tentang tarif retribusi tempat parkir khusus. Tarif parkir untuk kendaraan sepeda motor adalah Rp3000 dan untuk kendaraan mobil adalah Rp8000. Namun, informasi terbaru tentang kapasitas slot parkir kendaraan masuk dan keluar di lokasi park and ride masih belum tersedia dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
Perencanaan Pembangunan Kesehatan Di Desa Margototo Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur Rosalia, Feni; Harjo, Budi; Dwijono, Aman Toto
Journal of Government and Social Issues (JGSI) Vol 1 No 2 (2022): June
Publisher : Government Science Department , Faculty of Social and Political Science - University of Lampung. Journal of Government and Social Issues (JGSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jgsi.v1i2.10

Abstract

Kesehatan merupakan faktor penting dalam perencanaan pembangunan karena kesehatan adalah investasi untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia.Berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM), pembangunan bidang kesehatan di Desa Margototo Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur belum berjalan maksimal. Skor pencapaian masih ada yang tidak sampai di angka maksimal 5, ditandai dengan belum optimalnya pelayanan kesehatan, lemahnya keberdayaan masyarakat untuk kesehatan, serta masih banyak masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan. Status sebagai desa berkembang mengharuskan Desa Margototo berbenah untuk menjadi desa maju yang antara lain ditandai oleh sumber daya manusia unggul dan tingginya partisipasi masyarakat. Untuk mencapai hal tersebut harus didukung oleh perencanaan pembangunan kesehatan. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui perencanaan pembangunan kesehatan di Desa Margototo Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur.Penelitianinimenggunakantipepenelitiankualitatifdeskriptifkarenapenelitianini bertujuanuntukmenggambarkansecaradetildanmenyeluruhberbagaikondisidan situasi yang timbul berkaitan dengan perencanaan pembangunan di Desa Margototo. Hasil penelitian bahwa perencanaan pembangunan kesehatan yang dirancang Pemerintah Desa Margototo adalah meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kesehatan melalui pelatihan bersertifikasi, mengusulkan tambahan tenaga kesehatan kepada Pemerintah Kabupaten/Provinsi, menambah jumlah layanan kesehatan pada beberapa fasilitas kesehatan, serta mengadakan penyuluhan terkait jaminankesehatan. Kata Kunci : Perencanaan pembangunan kesehatan, pelayanan kesehatan, keberdayaan masyarakat untuk kesehatan, jaminan sosial
Gerakan World Cleanup Day sebagai Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan Hidup Khumairatun Nisa, Nadia; Hertanto, Hertanto; Budiono, Pitojo; Makhya, Syarief; Rosalia, Feni
Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 22 No 2 (2023)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35967/njip.v22i2.622

Abstract

World Cleanup Day is an environment-based social movement that aims to free the earth from waste and ultimately become a movement for mitigation and adaptation to climate change. Waste is the main problem in Bandar Lampung City due to the dominance of human activities. The purpose of this study is to see the World Cleanup Day movement as a form of concern for the environment in Bandar Lampung City. This study uses the library research method with documentation data collection techniques and data analysis using content analysis. The results of the study show that the World Cleanup Day movement views nature as a home so that all its resources are needed by humans more than they know. The waste problem is the result of uncontrolled human activities, so the best collective action is needed to fix it. The values of this movement are Cooperation, Positivity, Leadership, Technology, and Fun. This movement is present as an act of triggering positive mindset changes and actions to increase public awareness of the waste problem in Bandar Lampung City. The World Cleanup Day movement collaborates with the government, volunteers (community), and other communities. So far the implementation of the movement has been running optimally.
Rasionalitas Kebijakan Desentralisasi Pendidikan di Provinsi Lampung (Kenyataan dan Harapan) Rosalia, Feni; Kagungan, Dian
PERSPEKTIF Vol. 13 No. 2 (2024): PERSPEKTIF April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v13i2.10231

Abstract

This research uses Max Weber's theory of rationality to describe the reality, hopes, and rationality of educational decentralization, which are included in the rational category or vice versa. Data was collected through interviews, and observations related to the phenomenon of reality, hopes, and rationality of educational decentralization in Lampung Province and analyzed qualitatively. The research results show that in reality, the education decentralization policy in Lampung Province is rational. Based on instrumental theory, guaranteed education costs (free school), educational infrastructure and educational scholarships can support the ability of decentralization policies. Rationality in the value at which individuals decide to continue or not to continue their education is relatively stable at the basic education level in Lampung province. In the affective rationale, the conditions between individual objects of education such as students and teachers are the spearhead of education at the lower level. Education personnel must shape the character of their students in line with freedom of learning in the world of education. However, traditional rationality, namely custom, ethnicity and religion, does not influence education decentralization policies. The hope for the future is that the decentralization of education in Lampung Province requires strengthening each region's commitment so that progressive education is implemented evenly and cannot be separated from the responsibility of the regional government.
Critical analysis of the human development index in Mesuji Regency, 2010–2022 Suryanto, Sasmika Dwi; Mukhlis, Maulana; Makhya, Syarief; Rosalia, Feni
Annals of Human Resource Management Research Vol. 5 No. 1 (2025): March
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/ahrmr.v5i1.2728

Abstract

Purpose: This study evaluates the performance of the Human Development Index (HDI) improvement program in the Mesuji Regency and identifies factors that influence the dynamics of HDI achievement. Mesuji is a peripheral region that experiences a significant socio-economic lag within Lampung Province, Indonesia. Research Methodology: This study employs a mixed method with an explanatory sequential design, combining quantitative analysis of HDI data from the BPS with qualitative interpretation of contextual and policy factors affecting HDI outcomes. Results: From 2010 to 2022, Mesuji’s HDI steadily increased, driven by improvements in Life Expectancy, Education Index, and Gross National Income per Capita. Key drivers include improved healthcare services, educational expansion, job availability, infrastructure development, and pro-poverty policies. Conclusions: The program aimed at increasing the Human Development Index (HDI) in Mesuji Regency has shown positive results from 2010 to 2022, yet the region's HDI remains classified as "medium" compared to the national average. Limitations: The analysis was limited to the 2010–2022 period, excluding developments beyond this range. Contribution: This study contributes to challenges such as regional development disparities, high poverty rates, and unemployment, which still need to be addressed to achieve more equitable and sustainable development. Novelty: Despite positive growth, Mesuji’s HDI remains in the “medium” category, highlighting the need for strategic and sustained efforts in the health, education, and income sectors. Comprehensive interventions supported by inclusive policies are essential to accelerate HDI progress and reduce regional disparities.
OPTIMALISASI KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DALAM MENDUKUNG PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI Agustina, Frida; Rosalia, Feni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i3.2023.1283-1291

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi akibat dari kurangnya kemampuan dari beberapa pegawai dalam pelaksaan kinerja terhadap kemampuan penguasaan sistem informasi oleh pegawai. Instansi ini dituntut untuk menghasilkan kinerja baik secara individual maupun secara kelompok. Untuk menunjang kinerja seorang pegawai atau aparatur sipil negara diperlukan pegawai atau aparatur yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan pada suatu instansi pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui kompetensi pegawai dilihat dari aspek pengetahuan, keterampilan, Sikap BPSDM Provinsi Lampung dalam menjalankan tugasnya. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan teknik analisis data adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen sedangkan sumber data yang digunakan berasal dari data primer dan data sekunder. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa kompetensi pegawai dalam di BPSDM Provinsi Lampung belum secara keseluruhan pegawai mampu menguasai sistem informasi. Hal ini dapat dilihat berdasarkan indikator yang dikemukakan oleh spencer yaitu pengetahuan, keterampilan, konsep diri dan nilai-nilai, karakteristik pribadi dan motif. Namun untuk indikator keterampilan pegawai memerlukan pelatihan guna mengasah keterampilan atau kemampuan yang dimiliki sehingga dapat memaksimalkan kinerjanya.
ANALISIS TINGKAT KEMATANGAN PENERAPAN SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK TERHADAP PELAYANAN PUBLIK DI KOTA METRO Heranita Wiratno, Maria; Rosalia, Feni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.438-445

Abstract

Proses globalisasi yang berlangsung dengan sangat cepat, telah menjadi kekuatan yang dominan dengan melibatkan seluruh aspek kehidupan masyarakat. Dengan proses perubahan ini, pemerintah dituntut untuk lebih terbuka, efektif, efisien, dan transparansi dalam melaksanakan tugas terkait pemerintahan sehingga dapat melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Untuk menjawab tuntutan dan tantangan tersebut, salah satu langkah pemerintah dalam memanfaatkan perubahan arus globalisasi ini dengan membangun Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang bertujuan mewujudkan pelayanan publik menjadi lebih prima sebagai bukti penting dan komitmen pemerintah. Penelitian ini menggunakan analisis tingkat kematangan pada evaluasi SPBE. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, observasi, dan wawancara mendalam serta tinjauan literatur. Hasil penelitian menggambarkan bahwa penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik di Kota metro memiliki keunggulan dalam layanan administrasi publik dan administrasi pemerintahan daerah, namun memiliki kelemahan pada manajemen penerapan SPBE dan audit TIK. Meskipun demikian, pelayanan publik berbasis elektronik membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, perlu pemeliharaan dan peningkatan SPBE dalam hal ini penguatan infrastruktur jaringan supaya kualitas pelayanan publik optimal. 
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENERAPAN PROGRAM SMART VILLAGE (Studi Di Desa Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu) Yoza Saputra, Dicky; Mukhlis, Maulana; Rosalia, Feni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.2085-2090

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana keterlibatan masyarakat Desa Podomoro dalam mensukseskan penerapan program berbasis digital yaitu smart village. Kajian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif karena permasalahan berhubungan dengan manusia yang secara fundamental bergantung pada pengamatan. Hal ini berhubungan dengan   pengamatan yang akan dilakukan untuk melihat bagaimana partisipasi masyarakat Desa Podomoro dalam penerapan program smart village yang dilihat berdasarkan empat indikator, pertama Partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan, kedua partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program, ketiga partisipasi masyarakat dalam pengambilan manfaat dan partisipasi masyarakat dalam tahap evaluasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi, kemudian menentukan informan melalui teknik purposive sampling dengan melibatkan lima masyarakat Desa Podomoro sebagai penerima manfaat program smart village serta dua informan dari pihak pemerintah desa dengan tujuan mendapatkan informasi se-objektif mungkin. Penelitian ini kemudian mendapati bahwa berdasarkan fakta dilapangan bahwa masyarakat belum berpartisipasi secara maksimal dalam penerapan program smart village, dari empat indikator tersebut, masyarakat cenderung berpartisipasi ketika hal tersebut memberikan manfaat bagi mereka, dalam hal ini berkaitan dengan indikator pengambilan manfaat. Selain itu kecendrungan masyarakat hanya akan terlibat ketika mendapat dorongan dari Pemerintah Desa.
PERAN GANDA PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA ( Studi Kasus di Pabrik Karet CV KA 2 Desa Negeri Ulangan Jaya Kab Pesawaran ) Clara Nanda Vadya, Amanda; Rosalia, Feni; Budiono, Pitojo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i3.2023.1234-1242

Abstract

Peran perempuan erat kaitannya dalam ekonomi keluarga. Dalam kehidupan masyarakat, para perempuan cenderung ikut memiliki peran ganda untuk membantu para suami mencari nafkah. Terutama bagi keluarga yang bergantung pada hasil kebun atau kuli bangunan. Pendapatan dari pekerjaan tersebut idealnya cukup untuk bertahan hidup, namun tidak cukup untuk memenuhi kesejahteraan keluarga. Penelitian ini memiliki beberapa tujuan yaitu: 1) Mengetahui pekerjaan yang dilakukan pekerja perempuan di pabrik karet. 2) Mengetahui faktor penyebab terjadinya peran ganda perempuan. 3) Mengetahui dampak positif dan negatif peran ganda perempuan pekerja pabrik karet CV. KA 2 Pesawaran. Narasumber ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan verifikasi penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Sistem di pabrik karet tidak menentukan pembagian tugas secara tetap. Para wanita diberi tanggungajwab untuk mencuci, menjemur, dan mengepak. 2) Faktor-faktor penyebab dari peran ganda adalah faktor ekonomi, keinginan membantu suami, serta biaya pendidikan anak. 3) Dampak dari peran ganda yang dilakukan. Dampak negatifnya adalah seperti kurangnya komunikasi keluarga, dan beban pekerja yang memiliki bayi. Untuk dampak positifnya adalah adanya peningkatan kesejahteraan ekonomi dalam keluarga.
KOLABORASI PEMERINTAH DENGAN NON GOVERNMENT ORGANIZATION DALAM DALAM UPAYA INDOKTRINASI PEDULI LINGKUNGAN DI LAMPUNG Erlitsya Marchelina, Annisa; Mukhlis, Maulana; Budiono, Pitojo; Rosalia, Feni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i5.2024.1976-1989

Abstract

Masalah kerusakan lingkungan terus menjadi isu utama yang terjadi di abad sekarang. Semakin banyak kerusakan lingkungan, semakin banyak muncul gerakan perlindungan lingkungan Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kolaborasi antara pemerintah dengan NGO melakukan aksi peduli lingkungan sebagai upaya indoktrinasi masyarakat agar peduli terhadap lingkunganya sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan bersih-bersih adalah dengan metode observasi, deskriptif dan partisipasi. Hasil tulisan ini menjelaskan bahwa gerakan sosial Lampung Sweeping Community maupun Pandawara dilakukan dengan bentuk program aksi peduli lingkungan. Aksi tersebut meliputi aksi bersih-bersih Program aksi bersih-bersih sampah di daerah pesisir pantai Kabarti dan pantai Sukaraja di Kecamatan Panjang Utara, dan penanaman magrove di hutan magrove Petengoran, Desa Gebang, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Program aksi tersebut melibatkan beberapa stakeholder seperti Dinas Lingkungan Hidup, PLN Kota Bandar Lampung, Perusahaan swasta lainnya. Aksi sebagai untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan serta kesadaran itulah yang akan membentuk sikap dan partisipasi masyarakat pada khususnya dalam menolak setiap ada rencana atau tindakan yang mengancam ekosistem lingkungan mereka.