Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

EFEKTIVITAS STRATEGI DALAM PENANGGULANGAN PENGANGGURAN PADA TAHUN 2019-2020 (Studi pada Dinas Tenaga Kerja Kota Bandar Lampung) Alifah, Roida; Rosalia, Feni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i3.2023.1265-1282

Abstract

Tingginya jumlah penduduk yang tidak diimbangi dengan lapangan kerja yang cukup menjadi penyebab meningkatnya angka pengangguran khususnya di Kota Bandar Lampung. Dalam rangka mengurangi tingginya tingkat pengangguran, Pemerintah dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja membentuk sebuah program dalam bentuk pelatihan peningkatan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja sebagai upaya dalam penanggulangan pengangguran khususnya di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas strategi Dinas Tenaga Kerja Kota Bandar Lampung dalam penanggulangan pengangguran. Tipe penelitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti memfokuskan pada indikator efektivitas yang terdiri dari empat aspek efektivitas yaitu aspek tugas atau fungsi, aspek rencana atau program, aspek ketentuan atau peraturan dan aspek tujuan atau kondisi ideal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi yang telah dilakukan dalam penanggulangan pengangguran menghasilkan hasil yang tidak efektif berdasarkan dari keempat indikator efektivitas yang meliputi aspek tugas atau fungsi, aspek rencana atau program, aspek ketentuan atau peraturan dan aspek tujuan dan kondisi ideal, dikarenakan adanya refocusing dana yang digunakan untuk penanggulangan pandemi Covid-19.
ANALISIS DAMPAK KETERLAMBATAN PEMBAYARAN GAJI BADAN ADHOC TERHADAP KINERJA PADA TAHAPAN COKLIT PEMILU 2024 (STUDI PADA BADAN ADHOC DI WILAYAH KERJA KPU KABUPATEN LEBONG) Jaya Sinaga, Etro; Maryanah, Tabah; Rosalia, Feni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i3.2023.1157-1165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak keterlambatan pembayaran gaji adhoc terhadap kinerja pada tahapan Coklit Pemilu 2024. Penelitian dilakukan pada Badan Adhoc di Wilayah Kerja KPU Kabupaten Lebong. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan pembayaran gaji memiliki dampak besar terhadap kinerja pada tahapan Coklit Pemilu 2024. Dampak ini terlihat dari rendahnya standar kuantitas dan kualitas produksi hasil Coklit yang telah dilakukan, serta kehadiran anggota badan Adhoc yang tidak stabil pada rapat-rapat evaluasi dan kegiatan coklit lainnya. Indikator efisiensi dan efektivitas pekerjaan yang telah diselesaikan juga menunjukkan bahwa terlambatnya pembayaran gaji menyebabkan kinerja badan Adhoc tidak optimal. Namun, penelitian juga menunjukkan bahwa keterlambatan pembayaran gaji tidak berdampak pada ketepatan waktu penyelesaian hasil akhir Coklit yang disebabkan adanya ancaman Pidana Pemilu. Oleh karena itu, disarankan agar pembayaran gaji Adhoc dilakukan secara tepat waktu agar kinerja pada tahapan Coklit Pemilu 2024 dapat optimal. Penelitian ini dapat menjadi masukan bagi KPU Kabupaten Lebong dalam mengoptimalkan kinerja badan Adhoc pada tahapan Coklit Pemilu 2024.
KAPASITAS PEMERINTAH DESA DALAM PENYEDIAAN PUBLIC GOODS PADA KAMPUNG BANDAR SARI KECAMATAN WAY TUBA KABUPATEN WAY KANAN Supriyono, Amat; Rosalia, Feni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i11.2025.4519-4531

Abstract

Public goods adalah barang atau layanan yang disediakan untuk kepentingan umum dan memiliki sifat non-rival serta non-excludable, artinya penggunaannya tidak dapat dibatasi dan tidak mengurangi kesempatan orang lain untuk ikut menggunakannya. Salah satu public goods yaitu jalan desa, Jalan sebagai barang publik merupakan tanggung jawab pemerintah kampung untuk menyediakan dan memeliharanya agar dapat menunjang mobilitas, akses ekonomi, serta pelayanan sosial bagi masyarakat. kondisi kerusakan jalan yang terjadi di Pemerintah Kampung Bandar Sari, di mana infrastruktur jalan sebagai salah satu public goods mengalami kerusakan yang cukup parah dan menghambat aktivitas masyarakat. Namun, dalam praktiknya, penyediaan infrastruktur jalan di kampung tersebut menghadapi berbagai kendala yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas pemerintah kampung dalam penyediaan public goods, khususnya infrastruktur jalan di Desa Bandar Sari. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas pemerintah kampung dalam penyediaan infrastruktur jalan masih terbatas, terutama karena ketidak jelasan batas kewenangan antara pemerintah daerah dan pemerintah kampung, sehingga sering terjadi tumpang tindih regulasi dan kebijakan pembangunan. Dari sisi anggaran, pemerintah kampung hanya mampu mengalokasikan sekitar 7% dari total anggaran desa untuk pembangunan jalan, sehingga penyediaan infrastruktur menjadi tidak optimal. Selain itu, faktor geografis seperti kondisi tanah yang mudah longsor, buruknya sistem drainase, serta rendahnya ketahanan konstruksi jalan turut memperburuk kerusakan infrastruktur dan menghambat upaya perbaikan. Temuan ini menegaskan perlunya kejelasan kewenangan, peningkatan alokasi anggaran, serta strategi pembangunan infrastruktur yang lebih adaptif terhadap kondisi geografis desa. 
Penerapan Prinsip Good Governance dalam Perencanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Lampung Utara Kotabumi Selatan Adysti, Justitia; Rosalia, Feni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip good governance dalam perencanaan Program Makan Bergizi (MBG) di Kabupaten Lampung Utara, dengan penekanan pada implementasinya di Kecamatan Kotabumi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan para pengelola program, serta telaah berbagai dokumen resmi yang berfungsi sebagai sumber data primer maupun sekunder. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa Program MBG telah mengadopsi beberapa prinsip utama tata kelola pemerintahan yang baik dalam proses perencanaan maupun pelaksanaannya. Prinsip appropriateness tampak dari penyusunan menu yang diselaraskan dengan kebutuhan gizi anak sekolah berdasarkan kategori usia serta standar kecukupan nutrisi nasional. Prinsip accessibility tergambar melalui upaya pemerataan layanan hingga ke wilayah yang sulit dijangkau, sehingga memastikan bahwa seluruh sasaran program memperoleh manfaat secara setara. Selanjutnya, prinsip continuity diwujudkan melalui keberlanjutan pasokan bahan pangan, perencanaan logistik yang teratur, serta distribusi makanan yang konsisten setiap hari sekolah. Di sisi lain, prinsip technical tercermin dari pelibatan tenaga profesional, antara lain lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), ahli gizi, juru masak terlatih, serta tenaga administrasi yang bekerja sesuai standar operasional prosedur. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan Program MBG telah selaras dengan prinsip pelayanan publik yang efektif dan berorientasi pada kualitas. Meskipun demikian, peningkatan koordinasi antar-aktor, penguatan mekanisme evaluasi, serta pemantauan berkelanjutan masih diperlukan guna menjaga mutu layanan dan memastikan keberlanjutan program di masa mendatang.
Mengelola Konflik Antar-Generasi di Kota Bandar Lampung: Perspektif Manajemen Konflik Gunawan, Rafli Samdy; Rosalia, Feni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4139

Abstract

Kota Bandar Lampung sebagai wilayah perkotaan multietnis memiliki tingkat kerentanan terhadap konflik horizontal, khususnya yang dipicu oleh penyebaran ujaran kebencian berbasis etnis di media sosial. Dinamika keberagaman identitas, jika tidak dikelola secara tepat, berpotensi melemahkan kohesi sosial dan stabilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan karakteristik ujaran kebencian etnis, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong kemunculannya, serta menelaah implikasinya terhadap hubungan sosial antarkelompok. Selain itu, studi ini merumuskan strategi manajemen konflik yang relevan dan kontekstual bagi wilayah perkotaan multietnis. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan analisis konten dan triangulasi sumber data yang berasal dari jurnal ilmiah, regulasi pemerintah, laporan media massa, serta data statistik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan ujaran kebencian etnis berkorelasi dengan rendahnya literasi digital masyarakat, menguatnya polarisasi identitas, serta minimnya ruang dialog dan forum mediasi antaretnis. Pendekatan hukum yang bersifat represif dinilai belum efektif apabila tidak disertai dengan tata kelola kolaboratif yang melibatkan pemerintah, masyarakat sipil, dan tokoh adat. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi berbasis komunitas, penguatan literasi digital, serta internalisasi nilai budaya lokal Lampung memiliki peran penting dalam mitigasi konflik. Studi ini menawarkan model manajemen konflik berbasis lokal yang mengintegrasikan mekanisme deteksi dini, pencegahan, dan rekonsiliasi budaya. Temuan penelitian mendukung penguatan kebijakan pencegahan konflik melalui pendekatan edukatif dan multi-aktor guna menjaga kohesi sosial di Kota Bandar Lampung.
Peran Local Strongman dalam Hilirisasi Koalisi Partai pada Pemilihan Gubernur di Provinsi Lampung Tahun 2024 Adysti, Justitia; Rosalia, Feni
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7359

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran local strongman dalam proses hilirisasi koalisi partai pada Pemilihan Gubernur Provinsi Lampung tahun 2024, dengan fokus pada studi kasus koalisi antara calon Bupati Lampung Utara, dan calon Gubernur Lampung. Fenomena hilirisasi koalisi partai menggambarkan pola dukungan politik yang mengalir dari tingkat lokal ke tingkat provinsi dalam kerangka kepentingan elektoral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumen, dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa local strongman memainkan peran strategis sebagai penghubung antar aktor politik, penggerak mesin partai lokal, serta perancang strategi pemenangan yang kontekstual. Koalisi antara Hamartoni dan Rahmat Mirzani terbentuk tidak hanya karena syarat elektoral, tetapi juga karena jaringan kekuasaan lokal yang telah terbangun sebelumnya. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan koalisi dalam Pilkada sangat ditentukan oleh kemampuan local strongman dalam menyinergikan struktur partai, basis elektoral, dan dinamika sosial-politik daerah.
ANALYSIS OF CIVIL SOCIETY CIVIC CULTURE IN REALIZING THE QUALITY OF THE 2024 ELECTION Purba, Darmawan; Juantara, Bendi; Krisbintoro, R. Sigit; Rosalia, Feni
CosmoGov: Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Department of Government, FISIP, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cosmogov.v11i2.58303

Abstract

The quality of elections in emerging democracies is increasingly understood as a social outcome rather than a purely procedural achievement. This study examines how civic culture within civil society shapes public perceptions of the quality of the 2024 General Election in Lampung Province, Indonesia. Drawing on Civic Culture Theory, the study analyzes the configuration of civil society actors, civic orientations, and their implications for electoral quality at the subnational level. The research adopts a qualitative approach with a mixed-methods logic based on triangulation, combining in-depth interviews with civil society actors, election stakeholders, and observers, alongside a descriptive public opinion survey. The findings reveal an ambivalent role of civil society in the electoral process. Although procedural awareness and voter participation are high, evaluative civic orientations remain weak, reflected in the normalization of money politics and the dominance of symbolic and affective political mobilization. Public deliberation is fragmented and largely confined to elite spaces, resulting in elections perceived as procedurally orderly but substantively contested. This study contributes by contextualizing Civic Culture Theory and demonstrating that electoral quality shaped by asymmetrical civic development. Limited to Lampung provincial case, this study recommends comparative and longitudinal research to further examine civic culture and electoral legitimacy.
Fiscal Decentralization of East Lampung Regency 2020 – 2024 Study of Local Government Financial Performance Index and Ratio Analysis Arifin, Miftahul; Rosalia, Feni
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.7059

Abstract

This research aims to examine how fiscal decentralization can be effective in East Lampung Regency during the 2020-2024 fiscal years using the indicator and regional financial ratio approach method. This research examines regional fiscal autonomy, government transfer efficiency, and the management of Regional Original Revenue (PAD). The research is a quantitative descriptive study where secondary data will be obtained as represented by the East Lampung Regency Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) Realization Report for the relevant period. The research results show that the average fiscal independence index (IKF) is only 8.13%, which indicates significant dependence on central transfer funds. Similarly, the Fiscal Decentralization Level (DDF) is only 8.2, indicating that the region has low fiscal capacity. Comparing regional revenue performance shows that it significantly decreased in 2024 compared to 2020 (from 102.93% to 36.04%). Although the quality of government transfers is relatively high (97% to 99%), these funds are not sufficient to compensate for the deteriorating local revenue sources. Additionally, there was an overall average decline in capital expenditure of -14.2% per year, indicating that fiscal policy is still characterized by normal business spending rather than development-oriented investment. In conclusion, fiscal decentralization in East Lampung Regency has not yet met the desired goals within the broader scope of regional autonomy. Local fiscal performance still relies on central transfer funds, and the potential for local revenue has not been fully utilized. This paper suggests reforms in local revenue management, strengthening fiscal institutional capacity, and performance-based budgeting to enhance local fiscal autonomy.
PENYEDERHANAAN BIROKRASI UNTUK AGILE BUREAUCRACY DI BIRO ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI LAMPUNG Gunawan, Rafli Sandy; Rosalia, Feni
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 23 No. 1 Februari 2026
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v23i1.94145

Abstract

Permasalahan utama bagaimana penyederhanaan birokrasi untuk agile bureaucracy di biro organisasi sekretariat provinsi Lampung dan tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyederhanaan birokrasi untuk agile bureaucracy dengan fokus terhadap sistem kerja yang baru di biro organisasi sekretariat provinsi lampung. Dalam penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Biro Organisasi telah menjalankan prinsip prinsip tersebut dalam aktivitas kerja yang ada di Biro Organisasi, tetapi dalam implementasinya, masih belum terlaksana secara optimal karena adanya berbagai kendala yang masih sering muncul di berbagai aktivitas seperti masih ada sebagian dari pegawai yang belum memahami secara baik tentang prinsip Agile Bureaucracy terutama yang berkaitan dengan kompetensi baik yang berkaitan dengan penguasaan bidang kerja, efektivitas kerja maupun berkaitan dengan kualitas sumberdaya manusia, integritas pribadi yakni disiplin, tanggungjawab kerja, kemampuan beradaptasi, kemampuan untuk mengembangkan diri secara terus menerus.