Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Efektifitas Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berfikir Kritis pada Materi Shooting Bola Basket Peserta Didik Kelas X di SMK Yayasan Farmasi Semarang Fauzan, Muhammad Reza; Kresnapati, Pandu; Suwarso, Suwarso
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik di SMK Yayasan Farmasi Semarang melalui model pembelajaran problem-based learning (PBL). Adapun jenis penelitian yang dilaksanakan yaitu penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian yang digunakan yaitu kelas X FKK 3 yang berjumlah 30 peserta didik. Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan yaitu lembar tes yang didasarkan pada indikator kemampuan berpikir kritis yang digunakan sebagai kegiatan posttest di setiap akhir pembelajarannya. Kemudian data yang diperoleh dianalisis berdasarkan ketuntasan pembelajaran pada setiap siklusnya. Hasil ketuntasan pada materi shooting dalam bola basket digunakan sebagai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil ketuntasan terdapat peningkatan disetiap siklusnya. Siklus I memperoleh persentase sebesar 76,66% dan siklus II sebesar 93,33%. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL dikatakan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Measuring Level of Motoric Ability Utilizing Bocce Ball for Children with Mild Mentally Disabled Kresnapati, Pandu; Fatkhu Royana, Ibnu; Setyawan, Danang Aji
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 6 No 1 (2024): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2024.6.1.13534

Abstract

Adaptive physical education is designed for children with disabilities. The school system, learning strategies, and the overall school environment need to be prepared to overcome the challenges faced by children with disabilities. The main obstacle in learning adaptive physical education is the low enthusiasm of children during the learning process. This research used a quantitative descriptive approach. The primary variable is the ability of children with mild mental disabilities to throw the ball at the bocce game. The research subject is 26 mentally disabled students, consisting of 16 males and 10 females. Data analysis techniques using descriptive statistical techniques using percentages. The study's results reveal that Post-intervention results indicate a notable improvement in gross motor skills. The intervention significantly enhanced the gross motor skills of male students, with 81.25% achieving "Good" or "Excellent" scores in the final assessment, compared to their initial scores, which were predominantly in the "Less" category. In comparison, the gross motor skills of female students, with 70% achieving "Good" scores, compared to the initial scores predominantly in the "Less" category.
The Effect of Repetition and Duration Based Circuit Training on Body Mass Index and Physical Fitness Levels among Students Yusuf, Jamaludin; Panggraita, Gilang Nuari; Kresnapati, Pandu; Widiyanto, Wahyu Eko; Rizkyanto, Willy Ihsan
JUMORA: Jurnal Moderasi Olahraga Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Moderasi Olahraga
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/mor.v5i2.1905

Abstract

The findings from field observations show that out of the 61 students sampled at SMK Pelayaran Baruna Pemalang, 35 students have a Body Mass Index (BMI) within the normal (healthy) category. Meanwhile, the students’ overall physical fitness level is categorized as low, with 46 students included in this group. This research seeks to examine the influence of repetition-based and duration-based circuit training methods on the BMI and fitness levels of students at SMK Pelayaran Baruna Pemalang. The study utilized an experimental approach with a 2x2 factorial design and was evaluated using Multivariate Analysis of Variance. The independent variables consisted of repetition-based and duration-based circuit training, while the dependent variables included Body Mass Index (BMI) and fitness level. The population consisted of 89 students of SMK Pelayaran Baruna Pemalang, while the study involved a purposive sample of 55 students. The findings revealed that the circuit training method simultaneously had no significant effect on Body Mass Index, with a significance value of 0.879 > 0.05, whereas the circuit training method demonstrated a simultaneous significant effect on physical fitness, indicated by a significance value of 0.003 < 0.05. The study concludes that repetition-based circuit training is effective in enhancing physical fitness. In addition, there is an interaction between repetition- and duration-based circuit training on Body Mass Index and physical fitness. Future research may further develop other circuit training models to enhance fitness
The Effect Of Rotational Plyometric Training Methods On The Smash Accuracy Of Volleyball Extracurricular Students Pratiwi, Reka Diah; Widiyatmoko, Fajar Ari; Kresnapati, Pandu
STAMINA Vol 9 No 1 (2026): Journal of Stamina
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v9i1.1319

Abstract

Smashing is an important technique in volleyball. However, the accuracy of smashing remains a challenge for students in volleyball extracurricular activities. Muscle strength plays an important role in improving volleyball smashing skills. For this reason, core rotation plyometric exercises were chosen to improve smashing accuracy because they can increase muscle power. This study used a quasi-experimental method with a two-group pretest-posttest design, using an experimental group and a control group as a comparison. This study was conducted at MTS Sultan Fattah Gaji with a population of 8 students participating in volleyball extracurricular activities. The research sample used purposive sampling. The training program was conducted for 4 weeks with 3 meetings per week. Data were collected using the Smash Attack Test instrument and analyzed using a t-test with a significance level of 0.05. The results of the study concluded that there was no significant effect of core rotation plyometric training on the accuracy of volleyball smashes, with a mean value of -3.250, a t-value of -2.030, and a p-value of 0.135. Thus, p = 0.135 > 0.05, so H0 is accepted and H1 is rejected. Although there was an improvement from the pretest to the posttest, it was not strong enough to indicate a significant difference
Pelatihan Futsal Sebagai Sarana Peningkatan Prestasi dan Pengalihan terhadap Gadget Anak di Desa Warulor Kabupaten Pekalongan Setyawan, Danang Aji; Royana, Ibnu Fatkhu; Kresnapati, Pandu; Hadi, Husnul
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26611

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas fisik anak dan mengalihkan dari ketergantungan gawai. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat anak-anak di Desa Warulor Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan terhadap aktivitas fisik dan cabang olahraga futsal, seiring dengan meningkatnya kecenderungan bermain gawai. Metode pengabdian yang digunakan adalah Service Learning (SL).  Target dari kegiatan pengabdian ini adalah 29 anak-anak dengan rentang usia 10-15 tahun tahun. Langkah kegiatan mulai dari observasi, penentuan solusi, penerapan yang terdiri tiga tahapan, hasil dan juga evaluasi atau monitoring.  Hasil   perolehan minat anak terhadap olahraga futsal pada kategori sangat tinggi berjumlah 14 anak (48,1%), kategori tinggi sebanyak 9 anak (41,6%), dan kategori cukup tinggi sebanyak 6 anak (10,3%). Kesimpulan dari pengabdian ini membantu menurunkan ketergantungan anak pada penggunaan gadget. Dalam jangka panjang, program ini meningkatkan pemahaman orang tua terkait risiko cedera olahraga serta pentingnya aktivitas fisik untuk mengurangi penggunaan gadget pada anak.
Pengaruh Latihan Small Sided Games dan Rondo terhadap Akurasi Passing pada Ekstrakurikuler Futsal SMK Saputra, Zidane Wahyu; Kresnapati, Pandu; Wibisana, Muh. Isna Nurdin
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i1.3977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh metode latihan Small-Sided Games dan Rondo terhadap peningkatan akurasi passing siswa pada kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMK Pelita Nusantara 1 Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain Pretest–Posttest Control Group Design yang melibatkan siswa ekstrakurikuler futsal yang dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan. Pengukuran akurasi passing dilakukan menggunakan tes tendangan ke arah target gawang kecil yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan mampu meningkatkan akurasi passing siswa secara signifikan, namun tidak ditemukan perbedaan efektivitas yang berarti antara metode Small-Sided Games dan Rondo. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua metode latihan sama-sama efektif dan dapat diterapkan sebagai alternatif strategi latihan oleh pelatih atau guru dalam pembinaan teknik dasar passing futsal di lingkungan sekolah, sehingga pemilihan metode latihan dapat disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan karakteristik peserta didik.
Pelatihan Futsal Sebagai Sarana Peningkatan Prestasi dan Pengalihan terhadap Gadget Anak di Desa Warulor Kabupaten Pekalongan Setyawan, Danang Aji; Royana, Ibnu Fatkhu; Kresnapati, Pandu; Hadi, Husnul
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26611

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas fisik anak dan mengalihkan dari ketergantungan gawai. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat anak-anak di Desa Warulor Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan terhadap aktivitas fisik dan cabang olahraga futsal, seiring dengan meningkatnya kecenderungan bermain gawai. Metode pengabdian yang digunakan adalah Service Learning (SL). Target dari kegiatan pengabdian ini adalah 29 anak-anak dengan rentang usia 10-15 tahun tahun. Langkah kegiatan mulai dari observasi, penentuan solusi, penerapan yang terdiri tiga tahapan, hasil dan juga evaluasi atau monitoring. Hasil perolehan minat anak terhadap olahraga futsal pada kategori sangat tinggi berjumlah 14 anak (48,1%), kategori tinggi sebanyak 9 anak (41,6%), dan kategori cukup tinggi sebanyak 6 anak (10,3%). Kesimpulan dari pengabdian ini membantu menurunkan ketergantungan anak pada penggunaan gadget. Dalam jangka panjang, program ini meningkatkan pemahaman orang tua terkait risiko cedera olahraga serta pentingnya aktivitas fisik untuk mengurangi penggunaan gadget pada anak.
Pengaruh inklusivitas gender dalam pembelajaran terhadap motivasi belajar, kenyamanan gerak, dan hasil belajar senam lantai Agustina, Nelli; Ari Widiyatmoko, Fajar; Kresnapati, Pandu
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 14 No 1 (2026): Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/4f1w2j71

Abstract

Differences in learning motivation, movement comfort, and learning outcomes of floor gymnastics between male and female students are challenges in physical education activities. This phenomenon indicates that gender factors influence students' psychomotor and psychological readiness, so a learning model that can create equal interactions is needed. This study aims to analyze the impact of gender-inclusive learning on learning motivation, movement comfort, and learning outcomes of grade IX students at SMP Institut Indonesia Semarang using a quasi-experimental non-equivalent control group design consisting of a control group with non-inclusive learning and an experimental group with gender-inclusive learning. The intervention was implemented over three meetings, with 2 treatments given to each group. This study involved 48 students consisting of 23 students in the experimental class and 25 students in the control class. comes from one school so that the generalization of the findings is limited. The research instruments were the ARCS model learning motivation questionnaire, the PACES-18 movement comfort questionnaire, and the floor gymnastics learning outcome test. Significant results indicated an increase in the experimental class group with learning motivation scores (70.22 → 83.78), movement comfort (12.39 → 17.39), and learning outcomes (12.65 → 17.91). Statistical tests showed that the independent t-test analysis of the learning motivation posttest variable showed a significance value of 0.000 (p < 0.05). Meanwhile, the Mann–Whitney U test for movement comfort posttest showed a significance of 0.000 (p < 0.05). Meanwhile, the learning outcomes posttest showed a significance of 0.000 (p < 0.05). These findings confirm that gender-inclusive learning provides significant improvements in all three variables, thus recommending it as an effective learning strategy for floor gymnastics.