Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Gerakan Partisipatif Dalam Upaya Penurunan Prevalensi Stunting Di Desa Rogo Kabupaten Sigi Pitriani; Jamaluddin; Kiki Sanjaya; Nur Hikmah Buchair
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i1.124

Abstract

Salah satu permasalahan gizi yang sering terjadi adalah stunting yang secara implisit diartikan sebagai kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Kegiatan ini bertujuan untuk turut serta dalam gerakan partisipatif sebagai upaya penurunan prevalensi stunting di Desa Rogo Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu metode observasi, penyuluhan, studi dokumen serta metode dokumentasi. Pelaksanaan pengabdian dilakukan selama 26 hari (19 Maret - 15 April 2023), sehingga semua masyarakat sasaran memperoleh informasi yang memadai terkait pencegahan dan penanggulangan stunting. Target penyuluhan pada kegiatan ini yaitu 150 KK dan tercapai 100% melalui penyuluhan door to door. Pada penyuluhan terkait bahaya pernikahan dini pada 26 siswa/(i) SMA 10 Kab. Sigi diperoleh peningkatan pengetahuan yang signifikan, pada pertanyaan tentang usia pernikahan ideal, pemahaman peserta meningkat dari 3.8% menjadi 84.6%. pada aspek pengetahuan peserta terkait korelasi pernikahan dini & risiko stunting diketahui semua peserta tidak mengetahui, namun setelah diberikan penyuluhan pemahaman siswa/(i) meningkat dari 0% menjadi 76.9%. Dapat disimpulkan, bahwa metode penyuluhan cukup baik dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait stunting dan bahaya pernikahan dini.
Skrining Asam Urat dan Hemoglobin pada Masyarakat Hunian Tetap di Daerah Pasca Bencana Stefiani Bengan Laba; Nur Hikmah Buchair; Nur Fadhilah Sari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6814

Abstract

Transisi epidemiologi di Indonesia menunjukkan pergeseran pola penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Peningkatan kejadian penyakit tidak menular mengharuskan kita untuk terus aktif melakukan pemeriksaan berkala. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melaksanakan skrining penyakit tidak menular yakni asam urat dan hemoglobin pada masyaraka terdampak bencana yakni Hunian Tetap Tondo. Metode skrining digunakan dalam pengabdian ini dengan menggunakan Nesco untuk memeriksa kadar asam urat dan Easy Touch untuk memeriksa kadar hemoglobin. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketetahui bahwa sebagian besar masyarakat yang data dalam kegiatan screening berada pada usia lansia 46% dan berjenis kelamin perempuan 66%. Dari hasil screening diketahui bahwa 76% masyarakat Huntap Tondo memiliki kadar asam urat yang normal dan kadar hemoglobin normal 80%.
EVALUASI MANAJEMEN BENCANA BANJIR (PRA BENCANA) PADA PUSKESMAS PENDERE, SULAWESI TENGAH Stefiani Bengan Laba; Muhammad Jusman Rau; Muhammad Aji Satria; Nur Hikmah Buchair; Sulistiana Syahrir; Muh. Fadil Nursyawal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.18282

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana alam salah satunya adalah banjir. Banjir dapat terjadi kapan saja dan sejak 1815-2019 menjadi bencana yang sangat sering terjadi dengan jumalh 3885 bencana banjir. Sebagai negara yang rawan terhadap bencana, pemerintah dan masyarakat dituntut untuk dapat beradaptasi dengan bencana, salah satunya melalui manajemen bencana. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengevaluasi kegiatan pra bencana di Puskesmas Pandere, Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif dengan menggunakan metode studi evaluasi. Responden penelitian dalam penelitian ini adalah petugas surveilans di Puskesmas Pandere. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara dan studi dokumen. Puskesmas yang berada di Wilayah Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi yang terdampak banjir pada Bulan September Tahun 2022. Dalam hal manajemen pra bencana banjir, Puskesmas Pandere telah memiliki jalur evakuasi, inventaris sumber daya sesuai potensi bahaya yang mungkin terjadi,sudah dapat menerima dan menindaklanjuti informasi peringatan dini, tim kesehatan dalam Satgas dan telah melaksanakan koordinasi lintas sektor. Akan tetapi, Puskesmas Pandere belum memiliki Peta Geomedik Daerah Rawan Bencana yang ada hanyalah peta terdampak. Puskesmas Pandere dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kesiapan dalam manajamen pra bencana banjir mengingat wilayah kerja Puskesmas Pandere yang berpotensi untuk terus terjadi bencana banjir ketika musim hujan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menyediakan peta geomedik yang berisikan informasi  terkait potensi bencana tidak hanya dalam aspek kesehatan saja tetapi juga dalam hal sosial dan ekonomi. 
Skrining Asam Urat dan Hemoglobin pada Masyarakat Hunian Tetap di Daerah Pasca Bencana Stefiani Bengan Laba; Nur Hikmah Buchair; Nur Fadhilah Sari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6814

Abstract

Transisi epidemiologi di Indonesia menunjukkan pergeseran pola penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Peningkatan kejadian penyakit tidak menular mengharuskan kita untuk terus aktif melakukan pemeriksaan berkala. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melaksanakan skrining penyakit tidak menular yakni asam urat dan hemoglobin pada masyaraka terdampak bencana yakni Hunian Tetap Tondo. Metode skrining digunakan dalam pengabdian ini dengan menggunakan Nesco untuk memeriksa kadar asam urat dan Easy Touch untuk memeriksa kadar hemoglobin. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketetahui bahwa sebagian besar masyarakat yang data dalam kegiatan screening berada pada usia lansia 46% dan berjenis kelamin perempuan 66%. Dari hasil screening diketahui bahwa 76% masyarakat Huntap Tondo memiliki kadar asam urat yang normal dan kadar hemoglobin normal 80%.
Analisis Spasial Temporal Kejadian Kasus Campak di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Tahun 2023 Buchair, Nur Hikmah Buchair Hikmah; Kurniyanto, Fridarasta Triella; Sari, Nur Fadhilah; Vidy, Vidyanto
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.1919

Abstract

Peningkatan kejadian kasus campak di Kota Palu mencapai 213 kasus, hal ini menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada bulan September 2023 dengan kasus campak tertinggi berada di wilayah kerja puskesmas sangurara sebanyak 50 kasus. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kepadatan hunian, status imunisasi serta gambaran curah hujan dengan kejadian kasus campak serta pola distribusi spasial di wilayah kerja Puskesmas Sangurara Tahun 2023 dengan total sampel 50 kasus. Pengumpulan data menggunakan Data Sekunder untuk memperoleh time series kasus campak dan data primer untuk mengambil titik koordinat Lokasi penderita campak. Analisis yang di gunakan yaitu analisis spasial temporal dengan uji Spatially Weighted Regression menggunakan perangkat lunak GeoDa dengan derajat kemaknaan yakni α = 0,05 dan analisis pola sebaran menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil peneltian menunjukkan kepadatan hunian (p=0,000), status imunisasi campak (p=0,000), serta curah hujan mempunyai efek secara tidak langsung yang berkontribusi terhadap kejadian kasus campak dan terdapat pola distribusi spasial kejadian kasus campak yaitu berpola kelompok (p=0,000621). Kesimpulan bahwa status imunisasi campak, kepadatan hunian dan curah hujan berpengaruh terhadap peningkatan kejadian kasus campak di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara dengan pola distribusi spasial kasus campak yaitu secara berkelompok.
Gerakan Partisipatif Dalam Upaya Penurunan Prevalensi Stunting Di Desa Rogo Kabupaten Sigi Pitriani; Jamaluddin; Sanjaya, Kiki; Buchair, Nur Hikmah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i1.124

Abstract

Salah satu permasalahan gizi yang sering terjadi adalah stunting yang secara implisit diartikan sebagai kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Kegiatan ini bertujuan untuk turut serta dalam gerakan partisipatif sebagai upaya penurunan prevalensi stunting di Desa Rogo Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu metode observasi, penyuluhan, studi dokumen serta metode dokumentasi. Pelaksanaan pengabdian dilakukan selama 26 hari (19 Maret - 15 April 2023), sehingga semua masyarakat sasaran memperoleh informasi yang memadai terkait pencegahan dan penanggulangan stunting. Target penyuluhan pada kegiatan ini yaitu 150 KK dan tercapai 100% melalui penyuluhan door to door. Pada penyuluhan terkait bahaya pernikahan dini pada 26 siswa/(i) SMA 10 Kab. Sigi diperoleh peningkatan pengetahuan yang signifikan, pada pertanyaan tentang usia pernikahan ideal, pemahaman peserta meningkat dari 3.8% menjadi 84.6%. pada aspek pengetahuan peserta terkait korelasi pernikahan dini & risiko stunting diketahui semua peserta tidak mengetahui, namun setelah diberikan penyuluhan pemahaman siswa/(i) meningkat dari 0% menjadi 76.9%. Dapat disimpulkan, bahwa metode penyuluhan cukup baik dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait stunting dan bahaya pernikahan dini.
Skrining dan Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Tidak Menular pada Pedagang di Pasar Inpres Kota Palu: Screening and Health Education on Non-Communicable Diseases among Traders at Inpres Market, Palu City Syahadat, Dilla Srikandi; Buchair, Nur Hikmah; Sari, Nur Fadhilah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.339

Abstract

Skrining Penyakit Tidak Menular bertujuan untuk mencegah penyakit sedini mungkin sebagai pengendalian faktor risiko PTM, hasil dari pengabdian ini juga diharapkan agar seluruh lapisan masyarakat termasuk para pedagang di pasar tradisional, di pasar Inpres khususnya dapat meningkatan kesadaran dan kepedulian untuk mengendalikan penyakit tidak menular secara mandiri dan berkesinambungan sehingga dapat dilakukan pengobatan segera. Metode pelaksanaan Pengabdian dilakukan dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah pada masyarakat, serta konseling pribadi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 31,4% responden mengalami hipertensi, dan 5 responden (9,8%) terdiagnosis hiperglikemia. Masyarakat pedagang yang terdiagnosis hipertensi atau diabetes mellitus (DM) selanjutnya diberikan penyampaian untuk melakukan pemeriksaan dan terapi dari Puskesmas Kamonji. Hasil kegiatan ini diharapkan ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan di wilayah tersebut
DETERMINAN PENINGKATAN KEJADIAN CAMPAK PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA PALU TAHUN 2023 Sari, Nur Fadhilah; Buchair, Nur Hikmah; Laba, Stefiani Bengan; Kurnianto, Fridarasta Triella; Annisa , Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37665

Abstract

Campak merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus campak dari family paramyxo virus dan genus morbili virus. Penyakit ini sangat menular karena ditularkan langsung dari percikan droplet infeksi melalui udara dan pernafasan (batuk dan bersin) yang biasa dikenal dengan Air Borne Disease (Penyakit yang disebabkan oleh udara). Mudahnya penularan virus ini menyebabkan terjadinya lonjakan kasus yang signifikan. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) mencatat 140.000 kasus meninggal pada tahun 2018 diakibatkan oleh penyakit campak yang sebagian besar terjadi pada usia balita. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk “Menganalisis faktor determinan yang berhubungan dengan Peningkatan Kejadian Campak pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Kota Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Ibu yang memiliki balita berusia 12 – 60 bulan. teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah purposive sampling yakni pengambilan sampel berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Variabel yang diteliti meliputi riwayat pemberian vitamin A, tingkat pengetahuan ibu, dan status kelengkapan imunisasi campak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui data primer dan data sekunder. Data primer dilakukan observasi lapangan terlebih dahulu sebelum melakukan wawancara kepada responden dengan menggunakan kuesioner dan data sekunder mengambil data yang sudah ada di Puskesmas. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji chi-square yang dilakukan terhadap variabel status imunisasi campak dan kejadian campak, diperoleh nilai p = 0,024 atau p value < 0,05, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara status imunisasi campak dengan kejadian campak pada balita. Pada variabel riwayat pemberian vitamin A dan kejadian campak, diperoleh nilai p = 0,001 atau p value < 0,05, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara riwayat pemberian vitamin A dengan kejadian campak pada balita. Sementara itu, untuk variabel pengetahuan ibu dan kejadian campak, diperoleh nilai p = 0,543 atau p value > 0,05, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara pengetahuan ibu dengan kejadian campak pada balita. Terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara status imunisasi campak, riwata pemberian vitamin A dengan kejadian campak pada anak balita. Sementara itu, variabel pengetahuan ibu tidak memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan kejadian campak pada balita.  
Edukasi dan Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Sebagai Upaya Peningkatan Gizi Balita di Desa Lolo Kabupaten Sigi Buchair, Nur Hikmah; Laba, Stefiani Bengan
JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS Vol. 2 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpsf.2024.v2.i2.17038

Abstract

The problem of toddler nutrition is still unresolved in Indonesia. Improper provision of MPASI is one of the factors that causes growth disorders and malnutrition. This service aims to increase knowledge and understanding regarding complementary foods for breast milk (MP-ASI) from mothers with babies/toddlers in the Lolu Village area, Biromaru District, Sigi Regency. The method used in this service is the lecture and question and answer method. The team also distributed the porridge of chicken moringa MPASI as an example of MPASI made from local food. The service activities went well and achieved the expected goals, where the community could understand the educational activities well and have a positive attitude towards imitating MPASI from local foods.
Association Between Basic Environmental Sanitation and Diarrhea Incidence Among Children Under Five in Kamonji Health Center Area, Palu Riri Suwahyuni Wahid; Juwita Rahayu; Kiki Sanjaya; Nur Hikmah Buchair; Hasanah, Hasanah; Sendhy Krisnasari
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 04 (2025): Jurnal EduHealt, Edition October-December , 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the 2024 World Health Organization (WHO) report, diarrheal disease affected approximately 1.7 billion children globally and remains a major contributor to mortality among those under five years old. This research investigated the association between basic sanitation conditions and diarrhea incidence among children under five in the Kamonji Health Center area, Palu City. A quantitative design with a cross-sectional approach was applied. The total population included 2,926 children under five, from which 100 participants were selected using the Slovin formula and stratified random sampling. Respondents were distributed across four sub-districts: Ujuna (31), Kamonji (28), Siranindi (19), and Baru (19). Statistical analysis using the Chi-Square test indicated p-values of 1.000 for clean water quantity, 0.000 for latrine ownership, 0.000 for waste bin availability, and 0.574 for wastewater drainage. The results demonstrated significant relationships between latrine ownership and waste bin availability with diarrhea occurrence, while no significant relationship was identified for clean water quantity and wastewater drainage. These findings suggest that environmental health programs should focus on improving household sanitation facilities and promoting routine health education to enhance community understanding of proper sanitation practices and diarrhea prevention strategies.