Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Study of Excavation Volume Calculation Using Mapping Application in Irrigation Network Modernization Activities Pratama, Imron Sigit; Saily, Randhi; Jusi, Ulfa; Lyona, Vinka; Kurniyaningrum, Endah
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v6i2.10900

Abstract

The modernization of irrigation networks is a vital effort to improve the efficiency and effectiveness of water distribution for agriculture. This activity also represents the implementation of the government’s Asta Cita program in the context of national food security. One critical component of this process is excavation work, which significantly influences the success of such projects. This study aims to evaluate the accuracy of several interpolation methods in calculating excavation volumes based on design data, compared to existing conditions, using a tolerance threshold of 2.78%. The analysis indicates that interpolation methods produce varying results. The Kriging method shows a deviation of 2.30%, and the Surface to Surface (TIN) method shows a deviation of only 0.02%, both of which fall within acceptable deviation limits. These two methods also demonstrate high consistency and optimal accuracy for volume estimation. In contrast, methods such as Natural Neighbor (18.89%) and Radial Basis Function (RBF) (46.17%) result in significant deviations, indicating overestimation or underestimation that affects volume accuracy. Therefore, methods like Kriging and TIN, which meet the tolerance limits, are recommended for more accurate and efficient volume calculations in construction and topographic mapping activities.
Pengaruh Penambahan Pasir Sungai terhadap Kapasitas Penopang Tanah Lunak Manisya Aprilia; Ulfa Jusi; Harnedi Maizir
General Engineering & Applied Science Journal Vol. 1 No. 1 (2026): General Engineering & Applied Science Journal
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/gear.v1i1.86

Abstract

Masalah umum dalam konstruksi jalan di tanah liat lunak adalah bahwa daya dukung lapisan dasar relatif rendah dan pemadatan lapisan dasar memakan waktu lama. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan metode untuk meningkatkan daya dukung lapisan dasar (peningkatan tanah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan pasir sungai terhadap peningkatan daya dukung tanah lunak menggunakan metode uji California Bearing Ratio (CBR). Sampel tanah lunak diambil dari area Jalan Badak, Tenayan Raya, Pekanbaru, dan dicampur dengan pasir sungai dari Sungai Kampar dengan variasi campuran 0%, 10%, 20%, dan 30%. Uji laboratorium meliputi uji sifat fisik seperti kandungan air, berat jenis, analisis saringan, dan batas Atterberg, serta uji mekanik berupa kompaksi standar (Proctor) dan CBR dengan perendaman selama 4 hari. Hasil menunjukkan bahwa penambahan pasir sungai mampu mengurangi kandungan air optimum dan indeks plastisitas, serta meningkatkan densitas kering maksimum dan nilai CBR tanah lunak. Nilai CBR meningkat secara signifikan dari 1,73% pada tanah asli menjadi 6,10% pada campuran pasir 30%, menunjukkan peningkatan kapasitas dukung tanah lunak, sehingga cocok digunakan sebagai bahan pengisi. Temuan ini berkontribusi secara signifikan pada pengembangan teknik stabilisasi tanah lunak untuk aplikasi teknik sipil, khususnya dalam konstruksi perkerasan jalan. Kata Kunci: California Bearing Ratio, Daya Dukung, Pasir Sungai, Stabilisasi Tanah, Tanah Lunak
Penambahan Pasir Pantai terhadap Perubahan Nilai California Bearing Ratio (CBR) Pada Tanah Lempung Fathur Rozak; Ulfa Jusi; Ahmad Hamidi
Jurnal Vokasi Manajemen Dan Rekayasa Infrastruktur Sipil Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI 2026
Publisher : Teknik Sipil Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56208/jvmatriks.v3i1.48

Abstract

Tanah lempung diketahui memiliki kemampuan daya dukung yang rendah akibat karakteristik plastisitas tinggi serta perubahan volume yang signifikan terhadap variasi kadar air. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis sejauh mana penambahan pasir pantai dapat memengaruhi nilai California Bearing Ratio (CBR) pada tanah lempung di wilayah Kota Pekanbaru Upaya stabilisasi tanah dilakukan dengan mencampurkan pasir pantai Ketaping dalam beberapa variasi proporsi, yakni 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% dari berat total tanah kering. Pengujian  mencakup analisis sifat fisik dan mekanik tanah, seperti kadar air, berat jenis, batas Atterberg, uji pemadatan menggunakan metode Standard Proctor, serta uji CBR dalam kondisi soaked dan unsoaked. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penambahan pasir pantai secara umum mampu meningkatkan nilai CBR dan kepadatan tanah, sekaligus menurunkan nilai indeks plastisitas tanah lempung. Nilai CBR tertinggi ditemukan pada campuran pasir pantai sebesar 40%, yang menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan tanah asli tanpa campuran. Berdasarkan temuan tersebut, pasir pantai dapat dipertimbangkan sebagai material alternatif lokal yang efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk tujuan stabilisasi tanah lempung, khususnya di kawasan pesisir seperti Kota Pekanbaru